NovelToon NovelToon
Mafia Psycopath Jatuh Cinta

Mafia Psycopath Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tsabita

Arabella, dibesarkan oleh orangtua angkatnya yang cukup kaya raya, namun tidak pernah memberikannya kasih sayang. Hingga suatu hari, perusahaan orangtuanya terancam gulung tikar. Dan yang paling mengejutkan, bahwa dirinyalah yang menjadi jaminan atas semua hutang-hutang yang ada.
Elvan Aristides, seorang CEO dari sebuah perusahaan terbesar dan ternama. Status itu hanyalah peralihan dari kedudukannya, sebagai leader dunia bawah yang merupakan seorang psycopath dengan kekejamannya. Darinya tidak ada kata kasihan dan kesempatan kedua, bahkan dalam hidupnya tidak ada makhluk yang bernama wanita.
Dipertemukan oleh takdir, membawa mereka kedalam ikatan percintaan. Dipenuhi dengan berbagai halangan dan rintangan yang cukup berat, membuat ikatan tersebut semakin kokoh.
Sanggupkah Arabella untuk menghadapi dan menerima takdir tersebut?
Akankah seorang psycopath dan kejam mendapatkan cintanya?

Mohon dukungan like dan hadiahnya ya dan jangan lupa untuk tanggapannya, agar outhor menjadi semangat dalam berkarya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tsabita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30.

" Permisi." Vivi yang baru saja tiba dengan satu perawat bersamanya, ia menyapa kepada kedua orang yang sedang berhadap-hadapan.

Ni perempuan, baru saja dibilangin sudah main datang saja. Panjang umur dianya, bilang saja kalau mengambil kesempatan buat deketin kak Elvan lagi. Ah, kenapa juga tadi malah cerita sama ni orang. Nyesel gue! Rara.

" Bisa bicara dengan anda, tuan Elvan. Saya akan menjelaskan tentang keadaannya." Vivi sengaja menyembunyikan rahasia yang baru ia dapatkan tadi, bahwa Elvan dan pasiennya itu adalah sepasang suami dan istri.

" Silahkan dokter." Mempersilahkan dokter tersebut untuk memberikan penjelasan tentang keadaan Ara.

" Apakah anda suami dari pasien ini?" Tanya Vivi.

Tampak berpikir, alis mata kanan Elvan naik mendengar ucapan dari dokter itu. Sedangkan Rara, ia sedang mencoba untuk menahan emosinya kepada rekan kerjanya.

Wanita ini, sepertinya aku pernah bertemu. Sebentar, apakah orang ini yang dimaksud oleh Rara tadi? Heh, sepertinya boleh juga mengikuti sedikit permainannya. Elvan.

" Dia hanya seorang pekerja dirumahku, aku bertanggung jawab akan keselamatan darinya."

" Oh begitu, apakah dia sudah menikah?" Vivi seakan-akan sedang memancing keterangan mengenai pasiennya.

" Sepertinya anda terlalu banyak bertanya dokter, jelaskan saja yang menjadi permasalahannya." Elvan menekankan perkataannya, membuat Vivi menjadi tak berkutik.

Pria ini, masih seperti dulu. Tapi kali ini, terlihat begitu sangat tampan dan lebih dingin dari yang dulu. Vivi.

" Oke, saya akan menjelaskannya. Pasien mengalami tekanan emosi yang cukup berat, sehingga menimbulkan kontraksi pada rahimnya. Dan yang lebih utamanya, pasien saat ini sedang mengandung. Dan kehamilannya sedikit mengalami masalah, kandungan pasien sangat lemah. Diharapkan untuk tidak membuatnya tertekan atau stres, buatkah ia selalu merasa happy dan juga tidak tertekan. Untuk sem..." Penjelasan Vivi terhenti, dikala Elvan memutuskan perkataannya.

" Tunggu! Kau bilang, ha hamil?" Netapa kagetnya Elvan mendapati pernyataan dari dokter yang menangani kondisi Ara.

" Benar tuan, pasien ini dalam keadaan hamil. Apakah ini kejadian diluar sepengetahuan anda atau pasien ini adalah perempuan yang bisa dikatakan tidak baik?" Dengan sengaja, Vivi menyindir pasiennya.

" Oh tidak!" Gumam Rara dengan menepuk jidatnya perlahan, setelah melihat dan mendengar perkataan rekan kerjanya.

Perlahan tubuh tinggi, kekar dan sedikit menyeramkan (seramnya sesikit saja ya, biar nggak takut☺) itu berjalan mendekati Vivi yang masih melebarkan senyumnya.

" Akh, akh!" Tiba-tiba saja kerongongan miliknya menjadi terasa sangat sakit dan sulit untuk bernafas.

Tangan besar dan kekar itu menekannya dengan begitu kuat, bahkan Rara yang melihat bergidik ngeri. Terlihat jelas rahang wajah itu mengeras, semakin leluasanya ia menekan tangannya agar semakin menampakkan hasilnya.

" Le le pas kan! To to long." mencoba menggapai tangan yang menekan lehernya, Vivi semakin kehilangan nafasnya.

Perawat yang ikut bersamanya sedang bergetar dan menutup mulutnya dengan menggunakan telapak tangannya, matanya tidak berani melihat kejadian yang terjadi dihadapannya.

" Sebagai dokter, apakah pantas mengucapkan kalimat yang tidak mengenakan pada pasiennya? Benarkah itu dokter Vivi? Bahkan pasien ini lebih pantas disebut wanita berharga daripada anda!"

Brukh!

Dalam satu kali ayunan tangan, tubuh Vivi terlempar dan menabrak lemari yang berada disana. Merintih kesakitan yang juga mencoba untul bernafas dengan baik, Vivi tampak seperti seseorang yang begitu teraniaya.

" Aku peringatkan padamu, jangan pernah menghina wanitaku! Jika aku mendapatimu mengulanginya lagi, kau akan tahu akibatnya berurusan denganku!"

" Kak, ini rumah sakit. Jaga reputasiku, ah kau ini sungguh menyebalkan kak!" Rara menepuk lengan Elvan dengan sangat keras.

" Urus temanmu itu, jangan sampai dia menampakkan wajahnya lagi dihadapanku. Ganti dokter untuk Ara, jangan sampai aku melakukan hal seperti tadi lagi. " Elvan menekan perkataannya, agar tidak ada yang berani mengusik wanitanya.

" What? Ah, sepertinya aku sangat membutuhkan kacamata saat ini. Mataku menjadi minus saat melihat orang yang bermuka dua, sungguh malangnya nasibku." Rara menyindir Vivi yang masih merapikan dirinya dari lemparan Elvan.

" Dan kau Vivi, aku harap kau menyimpan ucapan kakakku didalam otakmu. Keluarlah, kau bukan lagi dokter yang menangani pasien ini. Pergilah, sebelum kakakku memberikan hadiah lagi padamu."

Rara mengarahkan perawat yang masih dalam ketakutan itu untuk pergi dari sana, dan Vivi pun Rara tarik hingga keluar lalu pintu itu ia tertutup.

Kalian beraninya menghinaku seperti ini, lihat saja nanti. Aku akan membalasnya! Vivi.

1
Anjelli
keren banget cerita nyh thor, the best pokok nyh
Dewi Yanti
klo kt aku karakter ara tdk cocok memiliku keluarga mafia yg setiap hr bkln dlm bhy dn bayak musuh.. terlalu lemah dn tdk bs menempatkan posisi mn yg perlu di kasihani atau tdk,kurag tegas pdhl dia jg keturunan mafia dr ayahnya. baik boleh tp bodoh jangan
Dewi Fajar
benar benar psyco
Dewi Fajar
mampir tor
nunnaJ
hahhaa monster
nunnaJ
baguslah mulai akur semoga anaknya kembar
nunnaJ
mungkinkah ara hamidun thor?
Qaisaa Nazarudin
Di kerjain anaknya 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣Ezra tau ya kalo daddy nya pura2 😜😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Ara bisa mengandung lagi,dr prideksi dokter terdahulu bilang Ara sudah gak bisa hamil lagi,karena keadaan nya yg mengenaskan saat dia melahirkan Ezra dulu..
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Namanya AraBella, Bella itu adalah nama ibunya..
Qaisaa Nazarudin
Elvan pasti sudah melihat bekas tamparan di pipi Ezra kan,,
Qaisaa Nazarudin
OMG ini Arion,rasanya bawahan Elvan tdk mengenali Arion,makanya bisa lepas gitu saja 😅
Qaisaa Nazarudin
Udah tau dia manusia berhati iblis madih saja kau tantang dan lawan,Bodoh,,Rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Akui saja kekalahan mu Xavier,2 kelompok besar sudah bersatu utk menghancurkan kelompok mu..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 tolong belikan sekalian utk aku satu..😜😜
Qaisaa Nazarudin
#Di tuduh Elvan menculik Ara
Qaisaa Nazarudin
Apa pun kadih tau Jack terlebih dahulu,Kalo gak kalian yg akan dituduh Rlva menculik Ara..🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Qaisaa Nazarudin
OMG😱😱😱Ara…Ara di culik..
Qaisaa Nazarudin
Aduuh Arion tolong amankan baby Ezra tuh,udah deh Ara udah ada tim medis yg menanganinya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!