NovelToon NovelToon
The Power Of Love

The Power Of Love

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Cintamanis / Nikahmuda / Anak Genius / Anak Kembar / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Siti Hardianti

Seorang laki-laki tampan yang banyak digilai para kaum hawa namun sayang sikapnya begitu dingin , tetapi berbeda jika berhadapan dengan Naura, ia menjadi lebih hangat berbanding terbalik 360° , dan Naura tidak menyangka jika lelaki itu menjadi cinta sejatinya. Banyak rintangan yang mereka lalui namun tetap selalu bersama.
Sebelum membaca disarankan terlebih dahulu membaca Anak Genius : Ayah Lihatlah Aku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Hardianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beralasan

Naura masuk lewat pintu samping dan ia berpapasan dengan pak Saswi.

"Assalamu'alaikum pak" Ucap Salam Naura seraya mencium punggung tangan pak Saswi.

"Walaikum salam , tumben kak lewat ke pintu samping ?'' jawab Pak Saswi sekaligus bertanya.

" Iya pak sepertinya ada tamu jadi Naura lewat pintu samping aja " jawab Naura sambil tersenyum.

"Ya udah ayo masuk , anak-anak pasti senang kedatangan kakak , apalagi Aira yang udah sering nanyain " Ajak Pak Saswi .

"Eh pak kita ngobrol disini aja , sepertinya anak-anak juga lagi pada main sama tamu itu ya " Tolak Naura seraya ia menunjuk kursi yang berada disamping panti.

"Oh ya udah boleh kak , tapi bapak kasih tahu ibu dulu ya sekalian biar dibikinin minum " Jawab pak Saswi lalu ia melangkahkan kakinya masuk ke panti .

" Eh pak ga usah " Tolak Naura namun terlambat karna pak Saswi sudah masuk ke panti.

"Aduh gimana ni kalau kak Azka liat Naura disini ? " Gumam Naura seraya mendudukan badannya di kursi .

Iya tamu yang membawa mobil mewah itu adalah Azka , Azka Chairi Abiyya teman Naura.

Naura baru saja mengambil ponselnya dari tas kecil yang ia bawa , Namun diurungkan karna sudah terdengar suara Aira memanggil Naura dengan panggilan Buna.

"Buna" Teriak Aira yang berlari ke arah Naura diikuti anak-anak yang lainnya.

" Hallo Aira cantik " ucap Naura seraya langsung menangkap tubuh Aira dan dipeluknya , sedangkan yang lain ia langsung mencium punggung tangan Naura bergantian.

"Naura" Lirih seseorang yang berada tak jauh dari hadapan Naura.

Naura mendongak menatap ke asal suara yang memanggilnya.

" Kak Azka " lirih Naura sambil mematung dan beberapa detik pandangan mereka bertemu sampai akhirnya disadarkan oleh kedatangan bu Susi.

"Ya udah anak-anak kalian kembali main ya , ibu mau ngobrol dulu sama kakak " Ucap bu Susi yang membawa nampan berisi minum , dan anak-anak panti langsung menurut keculi Aira yang terus memeluk tubuh Naura , yang sekarang sudah berada digendongan Naura.

Naura menyalami bu Susi dan menanyakan kabarnya. Lalu mereka masuk ke dalam dan duduk diruang tamu untuk mengobrol.

" Oh iya kak Naura , kak Azka ini danatur baru yang ibu bicarakan tempo lalu " Ujar Bu Susi tiba-tiba dan membuat Azka dan Naura saling lirik.

"Naura ini teman saya bu bahkan kita sudah berteman sejak kecil waktu masih dikampung " Timpal Azka sopan.

"Oh jadi kakak Naura dan kak Azka ini berteman toh , kirain kalian belum saling kenal " Balas Bu Susi sambil tersenyum.

" Iya bu Kak Azka ini teman Naura bahkan sekarang kami satu kampus " Ucap Naura sambil tersenyum. Bu Susi dan pak Saswi langsung mengangguk mengerti.

" Eh Ra sepertinya anak-anak disini dekat banget sama kamu , belum lagi Aira yang terus menempel kaya gitu ?'' tanya Azka penasaran.

" Iya jelas kakak Naura dekat dengan anak-anak kan sebenarnya kakak Naura itu - " Jawab bu Susi namun perkataannya terhenti karna Naura memberi kode dengan gelengan kepala dan beruntung pak Saswi yang berada disamping bu Susi bisa langsung mengerti.

"Karna kakak Naura suka dengan anak kecil , jadi mereka langsung dekat " Timpal pak Saswi memotong perkataan bu Susi.

" Eh iya maksud ibu itu " ucap Bu Susi sambil tersenyum dan mengaruk teguk lehernya yang tidak gatal setelah diberi kode oleh pak Saswi.

"Iya kak mungkin karna Naura suka dengan anak kecil jadi mereka dekat dengan Naura " Ucap Naura yang membenarkan perkataan pak Saswi.

" Oh gitu ya " Timpal Azka seraya manatap Naura dan Naura langsung menganggukan kepalanya.

" Buna , Buna " Panggil Aira yang berada dipangkuan Naura.

" Iya kenapa cantik ?" tanya Naura seraya menundukan kepalanya untuk melihat Aira.

" Aila hali ini seneng ..... banget kalna Ayah baik dan Buna ke sini " Ucap Aira sambil tersenyum menampilkan barisan gigi putihnya.

" Maaf ya buna baru bisa ke sini " Ucap Naura sambil mengelus pipi Aira. dan Aira langsung mengangguk seraya kembali memeluk tubuh Naura.

" Aira dekat banget dengan kamu Ra sampai ia menganggap kamu Bunda nya padahal umur kamu masih muda banget buat jadi Bunda " Ucap Azka panjang lebar sambil terkekeh.

" Iya Naura juga tidak tahu kak tiba-tiba aja Aira memanggil Naura Bunda " Timpal Naura sambil tersenyum.

Karna melihat Naura dan Azka cukup akrab , bu Susi dan pak Saswi pamit untuk melihat anak-anak panti yang lain.

" Kamu sering kesini Ra ?'' tanya Azka .

" Mmm ga juga kak kalau sempat aja Naura main kesini " Jawab Naura apa adanya.

" Kamu donatur disini juga ?'' Tanya Azka lagi.

" Eh ngga kak mana ada Naura kan belum kerja , Naura hanya suka berkunjung aja dan main sama anak-anak " Jawab Naura beralasan.

" Iya juga sii " batin Azka membenarkan perkataan Naura.

Azka iya walau masih muda namun ia sudah memimpin perusahaan cabang milik Ayah nya , kepintarannya tidak diragukan lagi bahkan ia meloncati beberapa kelas waktu sekolahnya . Jadi tak heran jika Azka menjadi donatur tetap di panti Asuhan Pelita karna ia sudah punya penghasilan sendiri.

Setelah mengobrol banyak hal Naura dan Azka serta Aira bergabung dengan yang lain dan bermain sama-sama , Sampai waktu adzan dzuhur berkumandang mereka langsung melaksanakan sholat dzuhur berjamaah dengan diimami pak Saswi dang Azka yang melafadkan iqomah.

Semua sholat dengan tenang dan khusu , setelah selesai sholat tak lupa pak Saswi pun memimpin berdoa dan berdzikir lalu ditutup dengan bersalaman.

Semua membereskan kembali alat sholatnya masing-masing , lalu mereka sama-sama menuju ruang keluarga untuk makan siang bersama.

Azka dan Naura ia tidak ikut makan siang karna harus pergi bertemu teman-temannya.

Drama Aira ingin ikut pun dimulai ia tidak mau turun dari gendongan Naura.

"Aira ayo sama ibu nak , kakak Naura nya mau pergi dulu nanti ke sini lagi bawa mainan baru buat Aira " Bujuk Bu Susi sambil mengambil ailih menggendong Aira.

"Aila ingin ikut Buna bu " Jawab Aira yang sudah menitikan Air mata.

" Aira kan anak cantik , anak pinter , gak boleh nangis ya" Ucap Azka sambil mengelus kepala Aira.

" Ayah baik Aila mau ikut Buna " adu Aira pada Azka sambil berderai air mata.

" Bundanya mau beli boneka dulu buat Aira , nanti bundanya balik lagi ke sini , Aira tungguin disini sama ibu dan kakak-kakak yang lain ya " Bujuk Azka sambil mengelus pipi Aira yang masih berada digendongan Naura.

" Aila gak boleh ikut ?'' tanya nya sambil menatap Azka dengan mata yang berkaca-kaca.

" Iya Aira belum boleh ikut karna diluar sana banyak orang jahat " Balas Azka lagi , dan akhirnya Aira mau diambil alih oleh bu Susi.

Naura dan Azka berpamitan kepada Pak Saswi dan Bu Susi.

"Dahhh buna , Dah ayah baik " Ucap Aira seraya melambaikan tangannya kepada Naura dan Azka.

" Dah Aira cantik " Balas Azka dan Naura berbarengan , lalu mereka saling melirik sambil tersenyum tersenyum namun hanya beberapa detik karna Naura langsung menuju ke kendaraannya diikuiti oleh Azka.

Naura dan Azka meninggalkan kawasan panti dan menuju ke sebuah Caffe yang menjadi tempat kumpul mereka bersama para sahabatnya.

😘

😘

😘

Jangan lupa Tinggalkan Jejak 🤗🙏.

Terimakasih.

1
mimma
Luar biasa
Russyulfi
ikutan mewek thor. tetep semangat thor
Nora♡~
Waaaaaww... Tahniah... ya.. thor cerita nya mantap... dan terus lah berkarya..
Yulia Orif
naura belajar jadi mak comblang ya hahaha
Yulia Orif
👍
Yulia Orif
suka thor, sopan perkataannya, semangat
sari emilia
jd ky bc novel kartun.....mn byk bnr pemeran nya jd ga bgtu pham rentetan crt nya
Yulia Orif
ditolong malah nyopet, kepepet kali ya
Kurnianovi
bombay banget part ini ampe nyesek banget nangis bacanya author berhasil banget bikin aer mata meleleh kek apaan tau hiks
Susilawati Rela
ceritanya nano nano, sedih, happy, menggemaskan, menegangkan, gembira, mengharu biru pokoknya lengkap...😍😍😍🥰🥰🥰😘😘😘
Susilawati Rela
menarik...😍😍😍
Susilawati Rela
eh iya tuh Rasya...apa kabarnya...😁
Susilawati Rela
ya Allah Thor jualan bawang ke emak, ini awalnya nyesek banget tapi akhirnya lega sambil masih mewek apalagi saat the triplets ternyata masih hidup.... masyaa Allah...🥰
ada 🌹🌹🌹 buat the triplets....
Kurnianovi
bombay banget di part ini 😭😭😭
Kurnianovi
yah kok boong sih..... ayah bunda naura kan orangnya asik harusnya open lah ama mereka jadi kesan nya gimana gtu kalo boong karna sekali boong meskipun demi kebaikan bahkan ngulang lagi dan lagi dah
Kurnianovi
aduh babang dimas tinggal teplon atuh kalo rindu hadeeuuuu kan jaman udah canggih euy
Kurnianovi
kira2 mahasiswa baru itu sapa yak
Eka
naura kenapa aira ndak dibawa pulang saja biar buat adek azzim azzam,kasihan aira diganti raa
Eka
naura memang top
Eka
kenapa baura harus bohong,padahal kamu sudah gguh mulia hatinya,ayooo ayah Alex selidiki naura klau pengen tau betapa mulanya naura
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!