NovelToon NovelToon
Albara Sang Penjelajah

Albara Sang Penjelajah

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Isekai / Pendekar / Militer / Detektif / Penyeberangan Dunia Lain / Light Novel / Tamat
Popularitas:57.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ero Senpai

Menjelajah ke dataran misterius membuatku bersemangat. dengan didampingi seorang gadis, atau aku memanggilnya dengan asisten sebagai rekan perjalananku menambah semangat dalam diriku.

Berhari-hari kami menjelajah dan berpetualang bersama. banyak masalah yang kami hadapi bersama. suatu saat nanti! tujuan kami akan tercapai dan menjadi seorang pahlawan!

Dengan menjelajah ke daratan misterius, kami mempelajari banyak hal. kami bertarung melawan musu bersama dalam pertarungan yang menegangkan.

Karena ... tujuan kami yang sebenarnya, adalah untuk menemukan, kota yang hilang.

Misteri, terus bermunculan. akankah kami berhasil? akankah kami bisa?

Baca cerita ini, Sekarang!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero Senpai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 30 - Istana pemanah

Ch. 30 - Istana pemanah

Saat tentara sibuk mencari keberadaan albara. sekarang, albara, alisya rein dan felisya sudah berada saat jauh. terlihat, mereka berada di tengah hutan.

Kemudian, albara dengan merasa senang berkata,"Huh ... sepertinya mereka sudah menyerah untuk mengejar kita. apa kalian semua baik-baik saja?"

Rein merasa sangat khawatir menyadari jika ia masuk ke dalam hutan itu. tubuhnya gemetaran, wajahnya terlihat sangat ketakutan, ia tidak bisa menjawab perkataan albara.

Tetapi, alisya menjawab,"Tuan ... sepertinya kita sudah berhasil kabur. kami baik-baik saja ... tetapi ada apa dengan rein?"

"Ha? rein? kau kenapa?" Albara memperhatikan rein, ia menyadari jika rein sangat ketakutan.

Kemudian, rein menjawab,"A-apa ... kau tau ... tempat apa ini?!"

Albara merasa sanga kebingungan, ia penasaran dan berkata,"Aku tidak tau. aku hanya tau ini adalah hutan."

"Bukan ... ini adalah wilayah kerajaan pemanah." rein merasa sedikit kehawatir saat mengatakan itu, sementara albara merasa sangat kebingungan dengan sikap rein.

Ia memperhatikan rein dan menjawab,"Jadi ... apa hubunganya dengan hutan ini?"

"Tentu saja ada hubunganya ... a-apa kalian pernah mendengar cerita gadis pemanah?"

Felisya mendengar pembicaraan mereka. ia mengetahui sesuatu mengenai wilayah itu. ia kemudian berkata,"Gadis pemanah? ini sangat menarik untuk dibahas."

Albara dan Alisya merasa keheranan, mereka kemudian menjawab, "Ha? gadis pemanah? kami belum pernah dengar!"

"Apa kalian tidak tau cerita itu? Huh ... aku mengira kalian para penjelajah tau cerita itu. gadis itu sangat kuat dan memiliki kekuatan sakti."

Alisya merasa sangat gugup mendengar perkataan rein, ia ikut gemetaran, dan juga merasa sangat takut.

"Begitukah? apa yang membuat cerita ini semakin horor? apa kau takut?" albara merasa sangat percaya diri saat mengatakan itu.

Kemudian ...

Wush ...

Pat ...

Tiba-tiba seseorang menembakan sebuah anak panah dan berhasil masuk ke dalam mobil itu. albara merasa kaget dan merasa sangat kebingungan dengan itu.

"Siapa yang sudah berani menembak kita?"

Rein kemudian menjawab,"Albara ... sepertinya di anak panah ini terdapat sebuah peta."

Albara menjawab,"Benarkah? coba aku lihat. siapa yang berani menyerang kita."

Rein kemudian memberikan peta itu kepada albara. albara memperhatikan peta itu, dan mengetahui sesuatu di dalamnya.

Dengan merasa penasaran, alisya berkata,"Tuan ... apa yang kau ketahui? apa ini ada hubunganya dengan gadis pemanah?"

Rein berkata,"Benar ... apa yang kau ketahui?"

Albara kemudian menjawab,"Disini ... aku menemukan sebuah petunjuk penting."

Rein dan alisya merasa kaget mendengar itu, mereka merasa penasaran dan berkata,"Petunjuk penting? katakan apa yang kau ketahui!"

"Di peta ini ... aku megetahui jalan menuju istana. apa kau tau kenapa ada istana di tempat ini?"

Rein kemudian menjawab,"Aku tau ... istana itu adalah tempat dimana gadis itu berada. apa kau akan pergi kesana?"

"Hm ... menarik. tentu saja aku akan pergi ke tempat itu. aku adalah penjelajah, aku akan pergi kesana!"

"Dasar ... huh ... aku tidak bisa mencegahmu. aku akan ikut! alisya ... apa kau setuju?"

"Em! aku setuju!"

Albara merasa sangat senang, ia kemudian menjawab,"Bagus! petualangan akan segera dimulai!"

Brum ... Mereka pergi menuju istana yang berada di dekat tempat itu. Di peta, terdapat sebuah petunjuk dimana istana itu berada.

Di istana, terlihat seorang gadis berpakaian mirip seorang putri sedang membawa sebuah busur panah. ia kemudian tersenyum dan berkata,"Aku sudah menunggu kedatangan kalian! penjelajah albara."

Syuss ... Saat angin bertiup sangat kencang. gadis itu menghilang dan entah pergi kemana.

Kemudian, setelah melakukan perjalanan selama satu jam, Mereka berhasil menemukan istana itu. terlihat, istana itu terletak di bukit yang sangat tinggi. terdapat juga tangga untuk bisa masuk ke dalam istana itu.

Istana itu sangat tinggi, bahkan istana itu terlihat berada di atas awan. mereka harus menaiki tangga itu untuk bisa pergi ke istana itu.

Brum ...

Ckit ...

Albara memperhatikan tempat itu ... ia melihat istana itu dan memperhatikannya. ia merasa sangat khawatir melihat istana itu terletak sangat tinggi.

Alisya dan rein merasa keheranan melihat itu, mereka tidak menyangka bisa menemukan istana itu.

Albara turun, ia kemudian berkata,"Kalian ... apa kalian akan ikut bersamaku? tempat ini sangat tinggi. apa kalian yakin bisa menaikki anak tangga ini?"

Kemudian, alisya dan rein menjawab,"Kami yakin! ayo kita pergi!"

"Baik ... ayo!"

Push ...

Wush ...

Pat ...

Tetapi, saat mereka hampir menginjak anak tangga yang pertama. terlihat, sebuah anak panah melesat menuju ke arah mereka. anak panah itu hampir saja mengenai mereka.

"Apa itu?" Ucap Alisya dan rein karena sangat kaget melihat kejadian itu.

Albara melihat seseorang berada di atas istana itu. ia melihat seorang gadis berambut perak, berpakaian seperti seorang tuan putri sedang memperhatikan mereka.

Gadis itu tersenyum melihat albara. albara sangat merasa penasaran, ia kemudian berkata,"Siapa gadis itu? kenapa dia menembakan anak panahnya?"

Syus ... angin bertiup sangat kencang sampai dedaunan beterbangan, gadis itu menghilang dari hadapan mereka.

Kembali, albara merasa sangat kebingungan dengan apa yang baru saja ia lihat.

"Ini sangat aneh? siapa gadis itu? kenapa dia memiliki kekuatan seperti itu?" Begitulah yang ia katakan. ia terlihat sangat kebingungan dengan apa yang sudah terjadi.

Kemudian ia menoleh kebelakang, saking kagetnya ia melihat alisya, rein dan mobilnya menghilang.

Ia sangat kaget melihat kejadian itu, ia berteriak sambil berkata, "Asisten?! Rein?! Kalian berada dimana? Kenapa kalian menghilang? ada apa ini? apa yang sudah terjadi?!"

Push ...

Terlihat, sebuah surat beterbangan menuju ke arah albara. albara mengambil surat itu, ia membaca surat itu dengan merasa sangat khawatir,"Disini tertulis ... Teman-temanmu berada di istanaku! jika kau ingin menyelamatkan mereka. maka kau harus mencari mereka di istanaku. datanglah dan selamatkan mereka ... jadilah pangeranku ... Gadis pemanah ... jadi pageran? apa maksudnya?"

Byuss ... Surat itu berubah menjadi debu. sekarang albara tidak bisa membaca kembali surat itu. ia hanya bisa pergi ke istana itu untuk menyelamatkan teman-temanya.

"Dasar ... beraninya dia mempermainkanku! akan aku tunjukan bagaimana kemampuanku! dan menyelamatkan mereka! "

Syuss ... Angin bertiup sangat kencang.

Tap tap taap ... ia berlari.

Dengan membawa pistol dan pedangnya, ia naik anak tangga dengan berlari pergi menuju istana itu. terlihat, angin bertiup sangat kencang. bunga di sekeliling itu berjatuhan, dedaunan beterbangan tetapi tidak membuat semangat albara menurun. semangatnya meningkat, ia terlihat sangat bersemangat untuk menyelamatkan mereka.

Saat ia berlari naik tangga itu, ia berkata, "Asisten! rein! aku akan menyelamatkan kalian! tunggu saja ... aku akan datang menyelamatkan kalian!"

Tap tap tap tap tap ...

Terlihat, istana itu semakin besar. terdapat sebuah pintu gerbang besar yang tertutup rapat di istana itu. penjelajahan istana pemanah, baru saja dimulai.

**Bersambung ...

Semua para pembaca setia cerita ini. jangan lupa beri like dan beri vote cerita ini ya. terimakasih bagi yang sudah membaca cerita ini ... dukungan kalian sangat berharga bagi saya. semoga kalian suka ceritanya** ...

1
Welka Erita
Thor ceritany bagus, cm tlng d kurangi kalimat sambil merasa senang, sambil merasa kesal...Krn dlm part ini sangat banyak kata2 seperti itu..
Senajudifa
salken dr kutukan cinta y thor mampirlah jika berkenan
DaisyTeru
👍🏻👍🏻
min_suga
mo baca😁
Lenkzher Thea
9 like lagi telah mendarat, sampai bab 69 lanjut up kaka semangat
Lenkzher Thea
Lanjut dan semangat kaka, 10 like telah kudaratkan
Violetta Edith
mampir Thor ke karya ku
Lenkzher Thea
10 like hadir, lanjut kaka, sukses selalu 👍❤
M Anha🌹 Ig: anha5569🌹
mampir kak semangat 💪
Lenkzher Thea
Lanjut terus kaka, 10 like telah kudaratkan lagi, semangat💪💪
KumiKimut
aku mampir Thor

ceritamu menarik

lanjut up
Lenkzher Thea
lanjut semangat ka, 10 like hadir lagi
Rahmalia Maricar
mampir
M⃠
mampir thor
EroSenpai: terimakasih, dukung terus karyaku ya.
total 2 replies
Manusia Berimajinasi
Aku mampir kak. semangat terus, mampir juga yuk
EroSenpai: Baik, dukung terus karyaku ya kakak.
total 1 replies
Reo Ruari Onsiwasi
Iya penasaran rahasia alisa apa? 😷😷😷
EroSenpai: maksudnya ch 62
total 2 replies
Lenkzher Thea
semangat terus ka, 10 like hadir lagi
Lenkzher Thea: oke kita saling dukung
total 2 replies
Violetta Edith
Hey Thor violleta mampir
EroSenpai: Terimakasih, dukung terus karyaku ya kakak.
total 1 replies
Nindira
Semangat terus thor
Via🔥💰
aku mampir.. lanjut thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!