NovelToon NovelToon
Aku Bukan Ayam Kampus

Aku Bukan Ayam Kampus

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:817.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Uni Ramadhani

Thania, seorang mahasiswi semester akhir harus bekerja keras untuk membiayai kuliahnya yang hampir selesai karena keluarga tengah dilanda Krisis ekonomi.

Thania terpaksa bekerja di sebuah tempat hiburan demi mendapat uang banyak untuk biaya kuliah nya sendiri.

Akankah perjalanan Thania mulus tanpa hambatan? atau malah akan membuat Thania menyesal seumur hidup?

Ikuti kelanjutan nya yahh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejar Setoran!!

"Mas,,, apa,, yang ingin mas lakukan?" tanya Nia kepada bara dengan takut-takut

"Memberikan pelajaran berharga untuk mereka!" jawab Bara dengan nada dingin

Thania mendengar nya saja sangat membuat tenggorokan nya kering. Apalagi jika mereka sampai bertemu bara nanti. Bisa-bisa para pegawainya itu akan di telan hidup-hidup oleh Bara

Tok

Tok

"Masuk!" ucap Bara dengan tatapannya tajam kearah pintu

Pintu terbuka dan masuklah 3 wanita yang tadi sempat menggosipkan Thania. Wajah ketiganya langsung pucat Pasih saat melihat tatapan bara yang tajam dan menusuk kearah mereka. Perlahan ketiganya mendekat

"A,,,ada apa ya pak?" tanya salah satu dari mereka dengan nada bergetar

"Kalian sudah bosan bekerja disini?!"ucap bara dengan nada super dingin

Deg!

"Tiii,,,Idak pak" jawab mereka

"Aku sudah mendengar semua yang KALIAN katakan tadi saat di lobby!! apa kalian pikir, kalian bertiga lebih baik dari istriku?!" ucap Bara

Ketiganya tertunduk dan mengingat kembali apa yang mereka katakan tadi saat di lobby. Buru-buru ketiganya meminta maaf kepada Bara karena sangat takut jika sampai mereka beneran di pecat

"Pak Bara,,,, kami minta maaf pak,,, kamu salah,,, harusnya kamu tidak mengatakan hal itu. Tolong jangan pecat kami pak" ucap mereka bertiga hampir menangis

"Sudah begini baru kalian merengek!!Harusnya kalian meminta maaf pada istriku!! bukan padaku!!" Sarkas Bara

Tidak menunggu lama, ketiganya menghampiri Thania dan segera meminta maaf atas apa yang mereka ucapkan tadi. Thania hanya terlonjak dan terlihat bingung sendiri

"Ibu Thania,,, kami minta maaf ya Bu,,, kami salah,,,, kami benar-benar minta maaf"

"Harusnya kalian tidak melakukan hal itu lagi, bukan hanya padaku tapi juga orang lain yang mungkin penampilan nya tidak sebanding dengan kalian. Jangan merendahkan orang lain, belum tentu dia lebih buruk dari kalian" ucap Thania

"Iyaaa Bu,,, kami mengaku salah,,,,sekali kami mohon maaf"

"Sebagai hukuman kalian!! Kalian bertiga harus membersihkan semua toilet yang ada di kantor ini!!" ucap Bara

"Apa pak??????"

"Tidak ada penolakan!! atau gaji kalian akan aku potong 70%!!" Sarkas Bara

"Baik pak!!! kami akan bersihkan toilet!! Permisi!!" ketiganya langsung ngacir keluar dan menjalankan apa yang di perintahkan Bara. Masih mending mereka di hukum membersihkan toilet daripada gaji mereka jadi korban. Lalu bagaimana mereka bisa membayar cicilan kredit jika gaji mereka dipotong.

"Mass,,," ucap Thania

"Apa?!" Jawab Bara yang kemudian berdiri dan berbalik menatap istrinya dengan dingin. Thania jadi gelagepan saat melihat tatapan dingin itu lagi membekukan hatinya

"Kamu juga harus dapat hukuman Nia!!" Ucap Bara yang Kemudian berjalan semakin dekat kearah Thania dan membuat Thania berjalan mundur.

"Hu,,,kuman mas?! tapi,,,, tapi aku salah apa mas?" tanya Thania gugup

"Salah siapa kamu cepat sekali memaafkan mereka hah!!" Ucap Bara yang kemudian menekan gagang pintu

Cekelek

Keduanya masuk kedalam dan hampir saja Thania jatuh jika bara tidak sigap menahan istrinya

"Tapi kan,,,, aku,,, tidak ingin memperpanjang masalah mas,,, lagian juga tidak perlu didengar ucapan orang"

"Justru kamu begitu, maka akan banyak orang yang akan menindasmu!! sudah ku bilang kan,,, menjadi istriku tidak boleh mudah di tindas!!" Ucap Bara yang kemudian mendorong istrinya hingga terjatuh di atas tempat tidur

"Rasakan hukumanmu Nia!!" Ucap Bara yang kemudian menindih Tahnia dan membuatnya sesak sekali

"Masss!! lepasin!! sesek!!" Ucap Thania

"Aku akan melepaskan mu setelah kita membuat anak!" ucap Bara yang kemudian sudah menyerang istrinya. Thania yang tidak memiliki kesempatan kabur akhirnya menyerah. Melawan percuma karena bara tidak akan melepaskan dirinya sedetikpun.

Sementara itu,,,,,

Papa dan mama Bara baru saja sampai diruangan Bara. Rencananya mereka akan mengajak Bara dan Tahnia makan siang diluar karena sempat kerumah Bara namun ternyata hanya ada ART dan scurity yang berjaga. Akhirnya mereka menyusul Bara dan juga Thania ke kantor. Saat keduanya masuk, samar-samar mereka mendengar suara -suara menggelitik diruangan Bara.

"Sayang,,,, terusss,,, iyaaa terussss"

Mama dan papa Bara terkekeh sendiri Mendengar suara dari dalam ruangan pribadi Bara yang seperti nya suara Bara. Mereka melihat pintu ruangan pribadi itu tidak di tutup tentu saja suara itu sangat jelas terdengar

"Dasar Ceroboh!!! pintu sampai gak ditutup kalau lagi gituan!!" Ucap mama dengan cepat berjalan kearah pintu untuk menutup pintu ruangan Bara.

Sekilas mama merlihat anak dan mantunya tengah bergulat didalam selimut, mama terkekeh sendiri hingga membuat kedua pasangan pengantin baru itu menoleh ke belakang

"Mama?!"

"Upps!! Maaf ganggu!! kalian sendiri yang lupa tutup pintu!"

Jediaaarrr!!

Mama menarik pintu dengan begitu kuat, Masih dengan cengengesan mama mengingat apa yang dilihatnya,

"Gimana ma?" tanya papa

"Ternyata mantu kita ganas pa!! dia yang mendominasi!!" ucap mama

"Hihihhi iya ya??! biar dia naklukin si bara!!" ucap papa kemudian mengajak mama keluar

"Cucu kita OTEWE!! mudah-mudahan cepat jadi!!" ucap mama

"Aamiin!!"

Kemudian papa dan mama Bara keluar dari ruangan Bara dan mengurungkan niat mereka untuk mengajak bara dan Thania makan siang bersama. Sementara mereka pergi, Thania dan Bara mengintip di balik pintu ruangan pribadi Bara dan mendengar semua apa yang dibicarakan papa dan mama. Thania begitu malu karena mama menyebutnya ganas, padahal tidak seperti itu kondisi nya.

"Hihihihhii" Bara cengengesan saat akan kembali ke tempat tidur

"Masss!!! jahat bangett sihh!!! tuh mama ngira aku kan yang ganas!! padahal kan gak gituu!!! iihhh bikin maluuuu!!!!!" ucap Thania mengejar Bara

"Hahahah udah gak papa,,, sama aja kan? mas ataupun kamu?! jangan ngambek gitu dong sayangggg!!!" ucap Bara menarik Thania dan membuatnya kembali terjatuh kedalam pelukannya

"Ceroboh banget sih!! pintu gak ditutup!! ngeselinnn!!!! pasti setelah ini aku gak berani ketemu mama!!! maluuuuu!!" ucap Thania menenggelamkan wajahnya di dada bidang Bara

Bara masih terkekeh melihat istrinya mengamuk akibat kecerobohan mereka. Bara benar-benar lupa mengunci pintu karena terhanyut kedalam tatapan sendu istrinya

Teriakan Thania kembali menggema saat Bara memulai lagi dengan posisi mereka yang sangat passssss!! Tidak ada kata ampun bagi Thania apalagi berfikir ingin lepas dari suaminya. Erat nya tangan bara membuat Thania tak berkutik

"Kejar setoran sayang!! papa dan mama sudah minta dibuatkan cucu!!" Ucap Bara dengan smirk jahatnya

"Maaass!!!" Teriak Thania saat mendapat serangan bertubi-tubi dari suaminya

Disaat Bara dan Thania merajut asmara, Aryo yang berada di koridor kampus terlihat sangat lesu. Seperti tidak memiliki daya untuk hidup, 'hidup segan mati tak mau', ungkapan itu sangat cocok untuk Aryo sekarang.

Aryo melihat jam di tangannya dan sebentar lagi dosen yang akan di temui Aryo akan kembali ke ruang dosen. Lalu Aryo menenteng tasnya dan segera beranjak dari tempat duduknya

"Begini ya sakitnya patah hati?! sakit bangettt ya Allah!!" Batin Aryo

Bruuuukkkk!!!

"Astagfirullah!! Maaf ya kak,,!! gak sengaja!! saya buru-buru" ucap gadis manis berkacamata kuda saat tidak sengaja menabrak Aryo

Tas Aryo yang jatuh kemudian diambilkan gadis itu dan diberikan lagi kepada Aryo. Aryo tidak merespon apa-apa saat gadis itu meminta maaf kepadanya

"Ini kak tasnya,, sekali lagi saya minta maaf ya kak,, saya gak sengaja,,, permisi,,," ucap gadis itu lagi dan Aryo hanya diam dengan tatapan kosong.

Gadis itu bingung sendiri melihat Aryo yang tidak meresponnya, hanya diam dan ntah apa yang tengah dipikirkannya. Lalu gadis itu berlari lagi menuju ke Klinik yang ada di kampus itu. Sementara Aryo berjalan lunglai menuju keruang dosen.

"Kakak itu kenapa ya?? apa dia sakit?! aku ngomong Kok gak di respon sama sekali?! ahh mungkin dia lagi banyak pikiran kali?!"

"Shanummmm"

Gadis itu menoleh kesamping dan dilihat teman-temannya melambaikan tangan kearahnya, gadis itu pun membalas lambaian tangan teman-temannya, kemudian mereka berjalan bersama ke klinik kampus.

.

.

.

Bersambung,,,,, 💕

1
nana supriyatna
Luar biasa
Purnawati
Kecewa
Purnawati
Buruk
Wid
luar biasa
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor 💜
🌹🪴eiv🪴🌹
fyi ya aku baca sambil dengerin Maher Zein 😁🤭🤗🤗🤗🤗

gila nggak sih 😂
🌹🪴eiv🪴🌹
aku disini i
hasna asthyna
karya yang bagus Thor !! sukses terus yaaa
hasna asthyna
nah gitu Yo ... move on aja
hasna asthyna
asikkk udh gol
hasna asthyna
kelarin aja Yo .. daripada nanti bersolo karir hahahaha
hasna asthyna
mual nya kaya aku tu Thania ... suami ga aku bolehin pake parfum apapun pas Deket aku xixi
hasna asthyna
jangan banyak gengsi atuh aryooo... kan shanum nya udh halal 😁
hasna asthyna
bara ngidam hahahaha
hasna asthyna
ga ada cinta tapi Aryo maen lahap aja Thor 😁
hasna asthyna
uuunnnchhhh so sweet bara n Thania .. Thor tapi qo bisa perusahaan Aryo lebih besar dari punya bara ya
hasna asthyna
ih dasar Vera pengacau
hasna asthyna
lanjut thorrrr
hasna asthyna
🤣🤣🤣🤣 jail amat sih Aryo nih ... aku qo kebayang betilafea .. telenova dulu loh haha
hasna asthyna
bara sama thania lagi bucin, Aryo harus mulai move on ma shanum yaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!