karena wasiat sang kakek,seorang gadis SMA terpaksa harus menikah dengan guru nya sendiri yaitu doni saputra..
akan kah pernikahan nya bertahan lama?akan kah juga hidup mereka bahagia?..
penasaran?yuu bacaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mira Nurlita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
"pak doni" ucap kepala sekolah sedikit terkejut melihat kehadiran doni
"ada yang ingin saya bicarakan" balas doni serius
"ada apa pak?" tanya kepala sekolah lalu mempersilahkan doni untuk duduk
Bagaimana pun doni nada cucu pemilik sekolah ini,makanya doni selalu di perlakukan sedikit istimewa dan guru guru yang lain pun segan dengan nya kecuali jion
"keluarkan bu nisa dari sekolah ini" ucap doni tegas
"ada apa sebenarnya?" tanya kepala sekolah heran
"beliau guru yang tidak mencerminkan sikapnya sebagai guru,beliau telah merusak rumah tangga saya,jadi saya tegaskan sekali lagi keluarkan bu nisa saya tidak ingin melihat nya lagi besok,jika besok dia masih ada,maka jangan heran jika bapa juga ikut saya keluar kan!"ujar doni tegas, kepala sekolah terdiam,doni berlalu meninggalkan ruangan tanpa pamitan terlebih dahulu tujuan nya sekarang adalah ke rumah mertuanya membujuk istri tercinta
...****************...
"ehh itu pa doni" tunjuk riki saat sedang melihat ke arah lapangan sekolah
"bener woyyy"jawab chika
"lia ijin ga masuk karena sakit kan?" tanya Sinta
"iyaa" jawab siti
"kita jenguk yuk" ajak nina tiba tiba,nina ingin menghibur sahabat nya karena dia tahu betul apa penyebab lia sampai sakit
"yuuu" seru chika siti riki
"loo ga di ajak" tunjuk nina ke arah riki
Riki hanya memutar bola mata nya malas
...****************...
sesampainya doni di rumah mertuanya,doni langsung naik ke lantai atas ke kamar lia,di ketiknya pintu berulang kali namun tidak ada juga tanda tanda pintu kamar itu akan di buka
"sayangg buka dongg mas mau bicara" ucap doni di balik pintu
Di dalam kamar ada lia dan ibu asih,lia menumpahkan semua keluh kesahnya selama ini, tentang dia yang sebenarnya kesulitan beradaptasi sebagai seorang istri,tentang dia yang berusaha mencintai suaminya sekarang sudah cinta malah di selingkuhi
"nak suamimu kasian loh ketuk ketuk terus dari tadi ibu buka ya" ucap Ibu asih
"jangan bu lia gamau ketemu mas doni dulu" jawab lia
"sayang anak ibu,kamu pernah ga lihat ibu sama ayah bertengkar?" tanya ibu asih
Lia menggelengkan kepalanya, ibu asih tersenyum
"belum kan?ibu sama ayah ga pernah bertengkar lama, paling satu atau dua jam,sebelum tidur kita membicarakan nya sayang,jadi besok nya udah aku lagii"ucap Ibu asih
"lia masalah itu bukan di hindari tapi di hadapi nak,sekarang kamu sudah menikah,bukan masa pacar pacaran,pernikahan itu sesuatu yang sakral,bicarakan baik baik,jangan sampai perpisahan lagi yang terucap di mulutmu nak,sudah ibu mau ke bawah mau masak,kamu bicara dulu sama suamimu" lanjut ibu asih
Bu asih pun membuka pintu kamar lia,disana doni terlihat lesu sekali apalagi jantung mata nya yang terlihat menghitam,dia memang ke ruang tidur semalam
...****************...
"sayanggg" rengek doni lalu memeluk lia dari samping
Lia memberontak meminta di lepaskan,akhirnya doni pun melepaskannya
"kita bicara ya" ajak doni
"sayang sumpah mas ga ada main perempuan di belakang mu,kejadian kemarin terjadi karena keteledoran mas,maafkan mas yaa" lanjut doni
"terus kenapa mas ga ngasih tahu kalau pergi nya sama bu nisa?" tanya lia
"mas aja tahu nya H-1 sayang,mas waktu itu mau ngasih tahu tapi kamu nya keburu bobo, terus pas pagi pagi pas sarapan mas juga mah ngasih tahu kamu,tapi kamu nya ternyata ada rapat OSIS dadakan dan kayaknya sibu banget"jawab doni menerangkan
"alah mas cuma alasan kan bisa sebelum berangkat tinggal samperin lia" balas lia
"iya mas salah maafkan mas yaa"ucap doni lalu memegang tangan sang istri di kucup nya tangan itu berulang kali
"iya" jawab lia singkat
"beneran?makasih sayangg" jawab doni senang lalu memeluk lia
Lia memberontak meminta di lepaskan
"lepas mas!"ucap lia sedikit meninggikan suara nya,doni akhirnya melepaskan pelukan nya
"kenapa?"tanya doni heran
"lia maafin mas,tapi lia gamau dulu ketemu mas beberapa hari" jawab lia
"yahh jangan gitu dong" ucap doni memelas
"keluar mas" suruh lia dan mendorong doni ke arah pintu
Bughh
pintu di tutup keras dari arah dalam
Doni menghela nafas akhirnya dia menyerah dia memberinya ruang untuk istrinya
Rasain kamu don😛