Rahma gadis yang baru lulus SMA,terpaksa harus menerima tawaran INSEMINASI dari Linda wanita mandul yang tak lain menantu dari keluarga Sudrajat yg kaya raya.
Karena membutuhkan biaya yang sangat banyak untuk operasi ibunya,Rahma pun menyetujui kesepakatan tersebut.
Linda sangat bahagia atas kelahiran Kevin bayi Rahma dari hasil INSEMIMASI dengan suaminya.
Setelah setahun berlalu Linda menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit Kanker yang sudah 2 tahun menggrogoti tubuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KhaRisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#29 Pernikahan Dini&Rio
Assalamualaikum balik lagi nih bersama author ecek-ecek selamat membaca semoga kalian syuka sama cerita aku
eperibadeh cekidot ya gays.hihihihi
.
.
Setelah mengalami berbagai macam ujian kehidupan, akhirnya Dini dan Rio telah sampai pada hari berbahagia mereka. Keluarga Rio termasuk keluarga yang cukup terpandang dan tak heran tamu undangan dipenuhi oleh banyak orang-orang penting. Termasuk Arman menjadi tamu penting di acara pernikahan Dini dan Rio, Orang tua Rio adalah salah satu partner bisnis pak Kamal.
Rahma dan Arman datang menghadiri pesta pernikahan Dini dan Rio, hampir semua mata tertuju pada pasangan itu.
("Lihat itu Pak Arman kan datang bersama istrinya mereka sangat serasi")
("Iya benar Pak Armannya sangat tampan dan istrinya juga sangat cantik")
("Pak Arman dulu duda kan punya satu anak duuh beruntungnya nasib istrinya bisa menikah dengan duda tampan dan juga kaya raya")
(" Denger-denger ya jeng istrinya itu sayang banget sama anaknya Pak Arman")
("Bagaimana gak sayang, dapetin suami srtampan dan sekaya Pa Arman pasti dengan secara otomatis akan menyayangi anaknya juga. Kalo saya masih muda gak akan nolak deh jadi istrinya Pak Arman")
("Hus jangan pada ngawur deh udah diem. Mereka udah deket tuh")
Begitulah obrolan ibu- ibu di tengah pesta. Ada yang positive dan ada yang menganggapnya candaan, bukan berarti Arman dan Rahma tak mendengarnya hanya saja mereka enggan untuk menyahuti mereka hanya membalas dengan senyuman.
Rahma dan Arman naik ke pelaminan untuk mengucapkan selamat dan memberikan kado pernikahan.
Rahma bersalaman dan cipika cipiki terlebih dahulu setelah itu memberikan kado istimewa untuk sahabatnya itu.
" Selamat ya Din, semoga kalian SAMAWA( Sakinah Mawadah Warohmah). Aku bahagia banget melihat kamu bahagia." Sambil memeluk Dini dan mengusap punggung Dini.
"Makasih ya udah sempetin watu kalian datang kesini." Ucap Dini
"Hey kamu ini kan sahabat aku pasti aku akan datang walau di ujung duniapun." Dini terkekeh mendengar jawaban Rahma.
Tak lupa Armanpun sama memberikan selamat pada kedua pasangan pengantin tersebut. Bukan hanya Rahma yang mendapat undangan tetapi Armanpun mendapat undangan menjadi tamu penting di acara ini.
Setelah naik ke atas pelaminan Arman dan Rahma menikmati hidangan yang disuguhkan, namun ketika mereka berdua makan tiba- tiba saja
"Mas aku boleh ikut gabung.?" Tanya suara wanita. Arman dan Rahmapun mendongaka kepalanya melihat siapa yang datang.
Linda?
"Maaf Linda sepertinya kamu telat, karena aku dan Rahma sudah selesai makan" Arman bangun dan mencoba mengajak Rahma untuk pergi.
"Loh mas tapi makanan nya belum habis." ucap Rahma bingung.
""Ayo kita pulang aku sudah kenyang." tak menunggu jawaban Rahma, Arman langsung menarik tangan Rahma hingga meninggalkan linda sendirian dan masih mematung melihat Arman berlalu pergi.
Jahat kamu Mas, lihat saja bagaimana nanti aku akan masuk lagi kedalam kehidupanmu akan aku pastikan kamu gak akan menolakku. Dan bahkan aku akan membuat kau memohon untuk bersama denganku. Tunggu tanggal mainnya, dimana aku akan membuat kau meninggalkan istrimu itu. Batin Linda
"Mas lepas sakit." Rahma menarik tangannya.
"Kamu kenapa sih Mas jadi kasar gini. Itu makannannya sayang banget baru aku makan sedikit tapi udah di tinggalin." Imbuh Rahma sambil mengusap tangannya yang tadi di cengkram erat oleh Arman.
"Astaga Rahma aku akan membelikan makanan yang jauh lebih banyak dan lebih mahal dari itu." Mengusap wajahnya kasar.
"Bukan gitu Mas lagian ada apa Mas tiba-tiba ngajak pulang."
" Kamu gak liat tadi datang mencoba mengganggu kita. Aku sudah tau dia itu licik, aku gak mau dia mengganggu waktu berdua kita."
"Mas gak boleh souzon. Lagian apa salahnya mba Linda cuma duduk bareng sama kita."
Apa dia tidak sedikitpun merasa cemburu. Batin Arman
"Baiklah mau pulang atau melanjutkan makan." Tanya Arman bukannya menjawab pertanyaan Rahma, Arman malah mengalihkan pembicaraan.
"Udah gak mood." sedikit cemberut.
"Atau kita lanjutkan misi kita aja, kebetulan dikantor udah gak ada kerjaan jadi banyak waktu luang." menggoda Rahma dengan senyum jahil.
" Yaudah aku mau makan di Restoran seafood.!" Tanpa pikir panjang Arman langsung membawa ke Restoran seafood terbaik di kota itu.
***
Setelah acara Resepsi pernikahan yang begitu melelahkan dan cukup menyita waktu akhirnya Dini an Rio tiba dikamarnya dan di suguhkan dengan segunung kotak kado.
Yang pertama kali di buka adalah kado dari Rahma dan Arman,
Dini membelalakan matanya kaget dengan hadiahnya.
"Ya ampun kak lihat Rahma memberikan kita tiket bulan madu ke Paris." Ucap Dini senang dengan mata yang berbinar.
"Hemm." jawab Rio
" Rahma memberiku hadiah tiket bulan madu, sedangkan dirinya sendiri tidak pernah berbulan madu." gumam Dini.
satu persatu semua kado telah dibuka hingga tak terasa mereka pulas tertidur dengan bungkus kado yang masih berserakan di atas kasur.
***
Di rumah Linda
" Pah apakah tidak bisa hak asuh Kevin pindah ke kita." Tanya Linda serius pada orang tuanya.
" Akan sangat sulit sayang."
" Kenapa? Kita juga kan berhak atas Kevin."
"Kevin tinggal bersama ayahnya. Sedangkan disini ibunya juga sudah meninggal, jadi akan sangat sulit mengambil hak asuh Kevin." Tutur orang tua Linda.
Bagaimanapun caranya aku harus mendapatkan hak asuh Kevin, dengan begitu aku akan mudah mengendalikan Mas Arman, mungkin aku akan sedikit kejam Mas.
Begitulah yang ada dipikiran Linda. Dia berniat untuk mendatangi keluarga Kamal sudrajat untuk sekedar mencari celah kelemahan Rahma. Dengan tau kelemahan Rahma mungkin akan sedikit membatu Linda untuk mendapatkan Arman kembali. Bahkan jika Arman dan Rahma tidak bisa dipisahkan Linda rela menjadi istri kedua Arman.
***
" Sayang apa sudah saatnya kita bicarakan ini ke orangtuak ku tentang Kevin adalah anak kita." Ucap Arman sambil menyetir mobilnya.
" Kayanya jangan sekarang deh mas."
" Lalu kapan aku gak mau Linda menjadikan Kevin sebagai alat untuk mengganggu kita. Kamu tau sendirikan Linda itu bagaimana.?"
" Iya kita jelaskan tapi jangan sekarang kita harus pelan-pelan agar Ayah dan Ibu bisa mengerti."
" Baiklah setelah Kevin kita ambil aku gak akan mengulur waktu lagi. Saat itu juga aku akan menjelaskan semuanya." Ujar Arman dan Rahma hanya mengangguk menyetujuinya.
.
.
.
.
.Bersambung...
Maaf ya temen2 kalo cerita aku gak sebagus cerita yang kalian baca di sebelah.
Maklumlah aku kan masih belajar, mudah-mudahan kalian suka sama cerita aku.
Jangan lupa like ya. Like gratis kok gak bayar, jangan lupa juga komen tinggalkan jejak kalian.
Semoga kalian semua sehat selalu dan diberi Rejeki yang banyak.Amin
Salam sayang.emuah emuah emuah
Terima Kasih
jangan lupa mampir juga di ceritaku 'Save You'
Makasiii ❤
Aku mampir thor, juga udah ninggalin jejak
Jika berkenan mampir yah ke karya aku
Mari saling mendukung
jangan sungkan tuk komen
semuanya, 🤗🤗🤗
ajak reader
teman
dan semua
komen
dan, boleh vote 🤗🤗
tuntaskan misi
dengan karya sejati
saling feedback
dan selalu semangat
jangan lupa rate ⭐⭐⭐⭐⭐
favorit ♥️
like
komen
kalau ada poin, vote 🤗🤗🤗
Semangat update bab barunya thor 🤗
Salam dari
🌹 "Infinity" (romance)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku (Bukan) Pelakor" (young-adult romance)