Kisah gadis cantik bernama Natasya Amelia Gunawan, dia korban pelecehan seksual dan di bunuh dengan tidak wajar, jasadnya di buang kesebuah sungai di pedesaan terpencil.
Natasya adalah gadis kota yang sedang melakukan penelitian untuk tugas sekolahnya di sebuah desa terpencil.
Banyak yang menyebut, arwah Natasya bergentayangan dan selalu menampakan wujud nya pada laki laki yang melewati sungai.
Arwah Natasya terlihat memancarkan kebencian setiap laki laki yang di tampakan wujudnya.
Suatu saat ada seorang ustad yang berhasil menyempurnakan arwah penasaran Natasya dan menemukan jasad Natasya yang sudah tidak berwujud.
Setelah jasad Natasya di temukan, desa kembali damai dan aman kembali.
Saksikan kisah misteri nya, semoga kalian suka dengan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jeny chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Natasya 2
''Itu lah ceritanya daddy, ara membuka mata dan ara baru sadar kalau ara sedang di ruang rawat. '' ucap ara.
''Terus setelah itu gimana ceritanya?? '' ucap daddy.
"Saat ara sadar, ambu hasna bilang, kalau ara koma selama satu bulan dan saat ara menanyakan abi, umi dan kedua adik ara, ambu hanya menangis, dari sejak ara siuman, ara di bawa pulang ke pesantren dan ara dinyatakan lumpuh, karena memang kaki ara mati rasa dan gak bisa di gerakkan. '' ucap ara.
''Berarti harta kekayaan paman kamu saat ini, itu milik kamu ara, apa kamu mau mengmbil hak kamu atau mau kamu apa ara, bicara ke daddy dan daddy akan mengabulkannya. '' ucap daddy andra.
''Bagi ara harta tidak penting daddy, ara hanya ingin keadilan dan ara yakin saat paman tomy masuk garasi, dia mensabotase mobil abi. '' ucap ara.
''Apa di garasi ada cctv?? '' ucap rendra.
''Setiap sudut rumah ara ada cctv kecil, tapi rekamannya hanya bisa terbuka di ruang kerja abi dan rumah juga sekarang sudah di jual oleh paman dirga. '' ucap ara dan rendra hanya tersenyum.
''Gak masalah ara, asal kamu tahu tanggal, bulan dan tahunnya, kaka bisa mencari rekamanannya. '' ucap rendra.
''Benarkah kak, makasih kaka. '' ucap ara dan randra mengangguk.
''Ayo sebutkan kapan terjadinya?? '' ucap daddy.
''Tunggu daddy, leptop nya rendra ketinggalan di kantor dan sekarang udah malam juga, besok yah kita lanjutkan, asalkan ara hafal tanggal, bulan dan tahunnya, semua aman dan rendra akan mendapatkan rekaman itu dengan mudah. '' ucap rendra dan daddy langsung memukul lengan rendra.
''Kamu itu bikin penasaran ajah. '' ucap daddy dan rendra hanya senyum.
''Ayo sayang, mommy antar kamu ke kamar untuk istirahat yah. '' ucap mommy dan ara mengangguk.
Ara pamit pada kaka dan daddy nya, mommy langsung mengikuti suster yang mendorong kursi roda ara.
''Daddy yakin rendra, ini semua ada sabotase, awas yah kamu sampe gak menemukan rekamannya, daddy cincang kamu. '' ucap daddy dan rendra hanya senyum.
''Pasti rendra dapat rekamannya dadd, lebih baik daddy acak acak perusahaan pamannya ara, buat mereka sengsara, karena harta mereka saat ini milik orang tua ara, walaupun ara tidak menginginkannya, tapi kita harus mengambil haknya ara dadd. '' ucap rendra.
''Jangan menggurui daddy, sana tidur udah malam loh ini. '' ucap daddy dan rendra langsung ke kamar.
Daddy andra membuka semua penanam saham di perusahaan keluarga ara dan daddy kaget, karena kahfi adalah penanam saham terbesar disana, perusahaan kahfi sudah kerjasama dengan perusahaan orang tua ara sudah sejak lama.
''Kahfi kunci nya. '' ucap daddy andra.
Daddy andra meminta galih untuk mengatur jadwal pertemuan dengan perusahaan kahfi dan galih langsung melaksanakannya.
''Ayo daddy, kita istirahat sekarang, ini sudah sangat malam loh dadd. '' ucap mommy saat menghampiri suaminya di sofa ruang tamu.
''Iya sayang, ayo kita istirahat sekarang. '' ucap daddy andra.
Ara di kamar sedang merenungkan semuanya dan tiba tiba sosok tasya hadir kembali.
''Kak tasya. '' ucap ara yang melihat sosok tasya menghampirinya.
''Turunlah dari ranjang itu dan yakinlah kamu bisa berjalan ara, kamu akan dapat berjalan dan melangkahkan kakimu ara. '' ucap tasya.
Ara langsung menurunkan kakinya dan berusaha menapakkannya.
Ara berkeyakinan penuh dan benar, ara bisa berjalan walau dia harus terjatuh dahulu.
Sosok tasya langsung mengusap kakinya ara dan ara langsung bisa berjalan.
''Makasih kak, ara senang sekali. '' ucap ara.
''Saya yang berterima kasih pada kamu ara, makasih kamu setuju di angkat anak oleh orangtuaku, makasih kamu sudah terbuka pada kedua orangtuaku, jagalah mereka dan sayangi mereka seperti keluarga kandung kamu ara, karena di tubuhmu akan ada saya yang memasuki raga kamu ara, semua masalah kamu akan teratasi ara dan barulah saya akan pergi. '' ucap tasya.
''Baik kak, ara akan berusaha menjadi anak yang berbakti, menjaga mommy dan daddy, menjadi adik yang baik untuk kak rendra. '' ucap ara dan tasya tersenyum.
''Tidurlah dan esok ada kejutan untuk kamu ara. '' ucap tasya dan ara langsung menaiki ranjang dan tertidur.
Sosok tasya datang ke kamar daddy dan mommy nya, tasya tersenyum melihat ketenangan di mata terpejam orang tuanya.
Tasya saat ini menuju rumah kalandra dan menghampirinya.
''Kalandraa.....'' ucap tasya dan kalandra langsung membuka matanya.
''Tasya, kamu kah ini. '' ucap kalandra dan tasya mengangguk.
''Tasya ingin kaka melupakan kenangan kita, karena sampai kapanpun kita tidak akan pernah bersatu dan tasya minta, jangan dukung keputusan papah nya kaka untuk menghancurkan daddy, karena nanti keluarga kaka lah yang akan berbalik hancur, ingak kak jangan pernah menyetujuinya. '' ucap tasya dan langsung menghilang.
''Tasyaa.....'' teriak kalandra dan terbangun.
''Apa itu mimpi tapi kenapa begitu nyata. '' ucap kalandra yang terbangun dari mimpinya.
Sosok tasya hanya tersenyum dan seketika menghilang dari kamar kalandra.
Di rumah kahfi saat ini, kahfi baru selesai mengerjakan kerjaannya dan langsung menuju kamarnya.
Saat kahfi membuka pintu kamarnya, sosok tasya tersenyum dan kahfi sempat kaget di buatnya.
''Ada masalah kah?? '' ucap kahfi dan tasya menggelengkan kepalanya.
Kahfi masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih, kahfi mengganti pakaiannya dan langsung melaksanakan sholat malam, tasya hanya menatapnya dan duduk di ranjang kahfi.
Setelah selesai kahfi duduk di ranjangnya, tasya menatap kahfi dan membuat kahfi malu, walau sosok tasya tidak berwujud manusia, tetap sajah membuat kahfi malu.
''Besok daddy akan bertemu dengan kaka, ingat kak bantu daddy untuk menuntaskan semua keganjalan dalam kecelakaan orang tuanya ara, semua sudah ayab rekam saat ara menceritakannya dan besok rendra akan meretas cctv di rumah ara yang dulu dan daddy akan sangat membutuhkan bantuan kamu kak, oh iya satu lagi kak, ara sudah dapat berjalan, walaupun belum lancar tapi ara sudah menappakkan kakinya di lantai. '' ucap tasya.
''Kenapa harus saya yang membantu om andra, emangnya ada hubungan apa aku sama masalah nya ara?? '' ucap kahfi.
''Besok kaka akan mengetahuinya, sekarang kaka tidurlah dan istirahat, karena esok akan ada kejutan. '' ucap tasya dan kahfi langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.
''Mimpi indah kak kahfi dan tasya akan sangat membutuhkan kembali bantuan kamu kak. '' ucap tasya sebelum menghilang.
.
.
.
.
......
lanjut thor