NovelToon NovelToon
Jodoh Pasti Bertemu

Jodoh Pasti Bertemu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa Modern
Popularitas:287.1k
Nilai: 5
Nama Author: Devi nyariska

Kisah cinta dua orang sejoli yang dipertemukan lewat aplikasi pencari jodoh hingga akhirnya berhasil menjadi pasangan
Namun Ditengah kemesraan mereka , masalah demi masalah mulai bermunculan
akankah cinta mereka berujung ke pernikahan atau malah kandas ditengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi nyariska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 "Mimpi Layla"

seorang lelaki mengendarai motornya di tengah derasnya hujan ..tak dia pedulikan rintikan hujan yang beberapa kali mengenai matanya ..tak dia hiraukan pula suara Guntur yang beberapa kali terasa menyambar nyambar langit hitam diatasnya .

tetesan air mata yang beberapa kali membasahi matanya membuat pandangan matanya sedikit kabur namun, tangan lelaki itu masih memaksa untuk memegang setir motornya agar terus melaju menembus derasnya hujan ..dia harus mengejar kekasihnya .

didepan sana kurang Lebih 100 meter sebuah tikungan tajam menanti nya .. namun tak sedikit pun ia memelankan lajunya .

dari arah berlawanan sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi..

braakkkkk

tabrakan antara motor dan mobil itupun terjadi .

darah mengalir deras dari tubuh lelaki malang itu , menyatu dengan derasnya air hujan yang menimpa tubuhnya .

sebelum matanya terpejam sebuah nama keluar dari bibir pucatnya

" Mas Anang "

Layla terduduk ngos ngos an di ranjang kamar nya ..keringat dingin mengucur deras dari dahinya ..ia mengusap dadanya halus

" hanya mimpi " batinnya

dengan segera dia meminum segelas air yang ada di atas mejanya .

ia menggapai handphone nya dan dengan cepat menelpon seseorang

dering ketiga baru panggilan diangkat .

" Mas Anang ? " panggilnya .

" Ada apa la ? " suara dingin di seberang sana membuat Layla ragu untuk bicara .

" La , ada apa ? " panggil Anang mengulang panggilan nya .

" Mas Anang kok belum tidur ? " tanya Layla

" masih banyak pikiran , ada apaa ? kalo tidak penting ..mas tutup " katanya acuh .

" Mas ..mbak Devi..." baru saja Layla ingin berbicara , sambungan telepon telah dimatikan oleh kakak laki laki nya .

dengan segera dia menelpon seseorang .

dering pertama langsung diangkat .

" Layla? " panggilnya halus.

"Mbak Dev , golongan darah mbak Devi apa ? " perempuan diseberang sana hanya mengernyitkan dahi mendengar pertanyaan Layla yang cukup aneh menurutnya .

" Ada apa la ? kok tanya begitu ? " tanya nya .

"Jawab aja mbak , suatu saat pertanyaan mbak Devi akan terjawab " kata Layla mencoba menutupi suaranya yang panik , Layla tidak akan memberitahu siapapun tentang mimpinya ..karna itu adalah sebuah takdir yang telah digariskan oleh pencipta dan dia tidak berhak mengubah takdir yang sudah digariskan dengan cara memberitahukan kepada orang lain , walaupun itu orang terdekatnya sekalipun.

" Darah mbak Devi AB- " perempuan itu tetap menjawab pertanyaan lawan bicaranya Walaupun dia tak mengerti apa maksud Layla .

" Syukurlah kalo gitu mbak , mbak Dev dua hari lagi jadi berangkat ? "

" Jadi la , titip ibu sama bapak yaa " Layla tersenyum , seharusnya mbak Devi menitipkan mas Anang bukan kedua orang tuanya ..namun alih alih membantah..Layla hanya mengiyakan pernyataan mbak Devi.

" Ya sudah , layla tidur ya sayang ..baca doa ..pakai selimut ..udah malam " kata mbak Devi kepada Layla setelah mendengar kata iya dari Layla , sambungan telpon pun mati .

kalau orang lain yang bermimpi mungkin Layla akan menganggap nya hanya sekedar bunga tidur .

namun , ini adalah mimpi nya ..dan selama ini mimpinya slalu menjadi kenyataan ..dia adalah satu dari sekian banyak orang yang beruntung diberikan keistimewaan dari sang pencipta untuk melihat kejadian yang akan terjadi .

Layla Segera memakai selimutnya kembali , membaca doa penghantar tidur dan langsung memejamkan mata nya .

Esok paginya ,

" Buk " Layla memanggil ibunya yang akan pergi ke sawah ,

" Ada apa nduk ? " ibu hanya memandang Layla sekilas .

" Buk , ngga usah ke sawah ya ..bapak juga " Layla menahan tangan ibunya .

" Ada apa nduk ? kok tiba tiba gini ? " ibunya memandang Layla heran .

" Mbak Devi mau kesini , besok lusa kan mbak Devi mau berangkat " jawab Layla berbohong

" Owalah yaudah , tak masak ibuk buat mbak Devi " Layla menghela nafas lega .. setidaknya ibunya hanya akan membuang bahan makanan sia sia , tidak membuang waktu berharga nya nanti .

kringggggg

dengan segera dia mengambil hapenya , mengangkat telpon dari mbak Devi ..ini mungkin saatnya batin Layla .

" ini ibu dan bapak udah dirumah " kata Layla seakan tau apa yang akan disampaikan oleh lawan bicaranya.

" mas mu kecelakaan la , kamu pasti udah tau kan ! " suara di seberang sana terdengar panik dan menangis sesenggukan ..Layla mengusap air matanya pelan .

" Mbak kesini ya , jemput ibu bapak sama Layla ..mbak Devi akan sangat dibutuhkan disana ..kita harus cepet " ujar Layla .

" Iya mbak Devi , ini udah perjalanan kesana ..ibu bapak suruh siap siap " suara mbak Devi masih terdengar bergetar dan menangis .

Dengan segera Layla menuju dapur ,

" Buk , mas Anang " kata Layla .

" Ada apa sama mas mu ? " ibunya masih sibuk berkutat dengan masakannya .

" mas Anang , kecelakaan " ibunya mematung ..sesaat kemudian tangisan mulai terdengar dari mulut ibunya , Layla memegangi tubuh ibunya yang begetar hebat .

" bapak , mana Bu ? mbak Devi sudah perjalanan untuk menjemput kita " ibunya hanya menggelengkan kepala tak mengerti keberadaan sang suaminya ..dengan segera Layla membawa ibunya ke kamar untuk segera ganti baju ..tak lupa ia membawakan bapaknya baju ganti.

seperempat jam kemudian, sebuah mobil masuk ke rumah layla ..Devi keluar dengan wajah merah penuh air mata ..dia langsung masuk kerumah orang tua Anang dan memeluk ibu Anang ..

tangis ibu pecah ketika melihat kehadiran nya ..dengan segera dia menuntun ibu masuk ke mobil

" ayo Bu , ayah udah di dalem mobil ..kita harus cepet jalan ke Bojonegoro..Anang dibawa di salah satu rumah sakit disana "

kata Devi menuntun ibu dan Layla masuk ke mobil ..ia segera mengunci pintu rumah orang tua Anang dan menyusul masuk ke dalam mobil ..disana terlihat bapak merangkul istrinya untuk menenangkan tangisan istrinya .

satu jam perjalanan menuju Bojonegoro , akhirnya mereka sampai di sebuah rumah sakit ..setelah bertanya kepada resepsionis dimana ruangan Anang dengan segera mereka menuju ruangan nya..di depan ruangan Anang terlihat seorang dokter dan perawat yang sedang saling berbicara ..dengan segera Devi menghampiri mereka .

" keadaan Anang di dalam gimana dok ? " devi dengan segera menanyakan keadaan Anang.

" Mbak nya , anggota keluarga pasien di dalam ? " tanya dokter yang bername tag Budi .

" saya temanya dok , mereka keluarganya " jawab Devi .

" Jadi gini buk ..pak ..pasien mengalami benturan yang keras di badannya dan kepalanya ..dan sekarang beliau membutuhkan banyak darah .. kebetulan stok darah golongan itu .. di rumah sakit ini sedang kosong. .apakah ada salah satu keluarga nya yang golongan darah nya sama seperti pasien ? " dokter itu memandang keempat orang di hadapannya ..

Devi memandang Layla dengan dalam , jadi ini maksud Layla bertanya kepadaku kemarin malam. .dengan segera Devi bertanya kepada dokter di depannya .

" Kalau boleh tau golongan darah nya apa ya dok ? " tanya nya .

" Golongan darah pasien AB+ " Jawab dokter itu .

" suami saya AB+ Dok , tapi ia sakit gula" kata ibu Anang dengan tangisan yang deras .

"Golongan darah saya AB- dok , setau saya golongan darah AB- bisa didonorkan untuk AB+ " kata Devi memandang dokter di depannya .

" Benar mbak bisa " kata dokter itu memandang kearah Devi.

" kalau begitu , ambil sebanyak mungkin darah saya dok " dokter itu menghela nafas lega , akhirnya dia menemukan orang yang berdarah cocok dengan pasien ..karna dia takut kalau sampai 24 jam pasien tidak mendapatkan donor darah akan berakibat fatal pada keadaan pasien .

" Kalau begitu mari mbak , mengikuti pemeriksaan dan pendonoran darah di lab "

Devi hanya mengangguk , sebelum mengikuti dokter ke lab , ibu Anang dan Layla memeluk erat badannya sambil mengucapkan banyak terima kasih .

_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_--_-_-_-_-_-_-_-_-_

1
anggita
like👍+ iklan☝. semoga lancar sukses novelnya.
kartika wayankartika
ljut thor
Titik Handayani
jadi pengen bersepeda hiling
Maznah Saleh
Karya yang bags, terus kan berkarya ya..
Mien Dinar
Luar biasa
Qurratul A'yun
lnjut authoooor
Qurratul A'yun
lnjut authooor
mantap
Rinna Irawan
ayo lgi thor, semangaaatt yaa
biar bisa up lgi, lgi dn lgi lgi....🤭🤭🤣🤣
Cahy_Ramdn
demi apa
Cahy_Ramdn
ada ladaku gak
Sayangmu
hehe oke kak , pengen cepet selesai juga jadi biar bisa lanjut ke squel nya 🤪
Zalfa Neza
semangat buat up tiap hari
Sayangmu: makasih kak udah baca ❤️
total 1 replies
Niesa Rara
jangan lama2 Thor up nya..hiii maksa ya😅
Rinna Irawan
semangat kk💪💪💪
walaupun dunia fiksi dan dunia nyatanya berbeda kk tetep udah kasih yg terbaik buat yg baca kok, kali aja tar gak hanya sekedar harapan doang kn🤭🤭
Sayangmu: hehe makasiiiihhh kak support nya ❤️
total 1 replies
Any Yustiwi
semangat Anang, kali aja Devi mau karena melihat juna yg kasihan gk pernh merasakan punya mama
Any Yustiwi
inginnya jadian lagi aja sama anang
Rinna Irawan
iya sama2 kk. ditunggu kelanjutannya
Sayangmu
ntar up kok kak , kalo udah senggang ..btw makasihhh udah baca kakk
Rinna Irawan
up dong kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!