JANGAN COBA COBA PLAGIAT
KALAU GAK MAU KENA PELANGGARAN HAK CIPTA 😡😡😡
HARISTAN ELANO WIRATA
-tampan
-galak
-cuek
-angkuh
-sombong
-setia
memiliki cinta pertama sejak masa SMA namun hanya bisa memandnag dari jauh tak bisa digapai olehnya.
AMANDA BILBINA SYAHLA
-cantik
-mandiri
-ceria
-sedikit cuek
-cerewet
dikagumi banyak laki laki, tanpa disadari ternyata ada seseorang yang sudah lama memendam prasaan yang begitu besar kepadanya.
NEXT SILAHKAN DI BACA ❤️❤️❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 28
Sampainya di cafe berlian mereka ternyata sudah di tunggu oleh pemilik perushaan arthajaya, dan seorang wanita muda, lumayan cantik tapi dimata haris tetaplah manda yang lebih cantik.
"Selamat datang tuan haristan wirata" ucap tuan arthajaya mengulurkan tangannya.
"Apa yang akan kita bahas tuan arthajaya... Bukannya meeting kemarin semua sudah terselesaikan?" tanya haris
"Sebelumnya aku meminta maaf karna mengajak bertemu disini... Sedikit pribadi sebenarnya tuan haris"
"Katakanlah.. Karna aku tidak banyak waktu" balas haris dingin
"Kenalkan ini putriku... Bernama tasya arthajaya" tuan artha mengenalkan putrinya dengan bangga
"Aku tasya tuan haristan... Senang bertemu denganmu" ucap tasya dengan sedikit menggoda
Manda yang melihat itu begitu kesal dan mengubah mood nya
"Terus terang saja... Apa tujuan anda tuan artha" ucap haris
"Aku dengar anda sedang mencari wanita untuk menjadikan istri... Aku ingin kau mengenal putriku lebih dekat.. Aku rasa bagus jika kita menjadi keluarga" ucap tuan artha
Haris langsung menatap intens tasya membuatnya gugup dan malu karna tatapan haris itu.
Manda malah kesal dengan kelakuan calon suaminya itu. Bisa bisanya menatap lekat wanita lain di depannya. Rasanya manda ingin mencongkel mata haris.
"Ekhem... Mohon maaf tuan arthajaya dan nona tasya.. Apa kalian tidak tau kalau tuan haris akan segera menikah?" ucap manda tiba tiba
Tasya yang mendengar itu menjadi terkejut dan geram. Kalau benar haris sudah memiliki calon pendamping maka puous sudah impiannya menjadi nyonya wirata yang di segani
"Apa itu benar tuan haris?" tanya tasya
"Ya itu benar... Aku akan segera menikah... Jadi maaf tuan artha aku tidak bisa " ucap haris tajam
"Tidak... Aku memang sudah menyukaimu ruan haris... Aku sudah mencintaimu sejak lama" ucap tasya sendu
"Pak haris... Kita ada meeting segera di kantor.. Lebih baik kira cepat balik" ucap manda menatap kesal haris
Haris sangat tau jika manda sedang menahan kesal padanya.
"Baiklah.. Ayo kita kembali" haris pergi meninggalkan tuan arthajaya dengan putrinya tanpa mengucapkan apapun.
"Kau baliklah ke kantor lebih dulu... Aku ingin pergi bertemu teman" ketus manda
"Tidak boleh... Kau harus balik denganku" larang haris
"Tidak... Aku sudah ada janji dengan temanku" ucap manda
"Siapa... Wanita atau pria, dimana kau bertemu?, kapan kau balik?" Tanya haris beruntun
Manda hanya melongo tak percaya dengan ucapan haris..
"Kau banyak tanya... Sudahlah lebih baik kau balik kantor saja" kesal manda berjalan menjauhi haris
"Kau ini kenapa... Kenapa menjauhiku" haris mengikuti langkah manda
"Aku sudah bilang padamu bukan... Kenapa msih mengikutiku"
"Bukannya kau bilang kita akan meeting dikantor... Kau harus ikut aku"
"Aku hanya berbohong... Kau tidak ada jadwal apapun" ucap manda
Sebenarnya haris juga tau kalau amnda berbohong soal itu... Tapi ia pura pura percaya dan seolah tidak tau apapun.
"Jadi kau membohongiku... Kau menghancurkan perkenalanku dengan anak tuan artha... Kau tau itu" haris pura pura kesal
"Ohhh jadi kau senang bisa berkenalan dengan wanita itu...?" Tanya manda
"Tentu saja... Dia sangat cantik dan modis, body nya juga begitu bagus.. Tidak seper...." Ucapan garis terpotong
"Tidak sepertiku begitu kan maksudmu...?, aku memang tidak cantik, aku juga tidak kaya dan modis sepertinya.. Lalu kenapa masih mau menikahiku, kau bisa membatalkan pernikahan ini sebelum kau menyesal... Kau juga busa menerima tawaran tuan artha untuk menikahi putrinya... Bukankah itu wanita kesukaanmu" bentak manda
Ucapan haris menurutnya sudah keterlaluan... Membuatnya sakit hati.
Haris melihat wajah manda yang sudah memerah menahan tangis merasa bersalah. Niat hanya ingin mengerjai calon istrinya itu. Tapi tanpa sadar ucapannya malah membuat masalah.
"Maafkan aku" haris berusaha menggapai tangan gadisnya tapi manda menjauh.
"Kau dengan teganya membandingkan aku dengan wanita lain..." manda langsung menyetop taksi yang kebetulan lewat. Dengan cepat manda masuk ke taksi tersebut.
"Manda... Dengarkan aku dulu" teriak haris mengetuk kaca taksi yang sudah berjalan
"Pak lebih cepat..." ucap manda pada supir taksi
"Tapi nona... Pria itu"
"Jangan hiraukan pak.. Cepat" ucap manda
"Sial...." haris langsung berlari kemobilnya untuk mengejar taksi yang di tumpangi manda
main nyosor aja lo ris
somplak loh ris ris
kl cinta tuh pdkt nya yg betul
jgn kyk gitu
pejantan, klau udah kayak gtu nyesel kan
bahasanya ringan