NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Simpanan

Bukan Wanita Simpanan

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shanti san

Cerita ini mengkisahkan seorang wanita cantik yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik seorang pria terhormat,sesuatu terjadi pada kedua nya dan memaksa mereka untuk menikah dan mengikat sebuah status di antara mereka,namun keterpaksaan menikah di antara kedua nya membuat mereka yang dekat tinggal satu atap tapi berasa berjarak.

pernikahan ini, hanya mereka dan keluarga yang tahu,tak ada satu orang pun yang di perusahaan yang mengira mereka adalah suami istri,kira - kira seperti apa kisah Rara dan Rehan menjalani status suami istri mereka,Yuk di simak.

Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29 - Bukan Hak mu

Rara lekas keluar dan memakan sayuran dengan cepat nya. "Pelan - pelan Ara."Ucap Nenek Lasmi mengeleng - geleng kan kepala melihat cucu nya makan dengan buru - buru.

"Udah telat nek,Nanti Pak Rehan marah."Jawab Rara dengan cepat. meminum susu dan lekas berdiri menyalami nenek nya dan berjalan keluar dari rumah.

"Ara jalan dulu ya Nek."Ucap Rara.

"Iya,hati - hati Rara."Balas Nenek.

Rara keluar dan melihat Rehan sedang di temani ngobrol oleh Yogi. "Tuh keluar juga lu kak,udah di tungguin dari tadi."Ucap Yogi saat melihat Rara keluar dengan terburu - buru.

Rara hanya terdiam menatap Rehan dengan rasa takut menyelimuti,ketika tatapan Rehan berpindah menatap wanita itu,Rara merasa sangat takut dan malu akan di marahi di depan adik nya.

"Kak Rehan,aku masuk dulu ya,mau siap - siap kerja."Ucap Yogi dan Rehan mengiyakan.

Tanpa berkata Rehan berjalan ke arah mobil nya Sementara Rara masih mematung melihat pria itu. "Kau menunggu apa disitu?,Mau gaji mu di potong?." Tanya Rehan.

"Eng - gak pak."Saut Rara dan lekas berjalan ke samping mobil Rehan dan masuk ke dalam.

"Kenapa kau terlambat?." Tanya Rehan datar sembari ia menjalan kan mobil nya menuju ke kantor Rehan.

"Em Saya semalam gak bisa tidur pak."Jawab Rara dengan pelan.

Rehan yang melemparkan pertanyaan sekali pun terdiam dan tak mengatakan apa pun,menatap lurus ke arah jalan,mendengar suara radio di mobil nya,sementara Rara begitu gelisah,ia duduk sangat tidak tenang kedua tangan nya saling bergenggaman dan jari jemari nya saling bermain,ingin ia tanyakan bagaimana soal lamaran Ibu Rehan waktu itu pada nya.

"Pak Rehan!." Ucap Rara dengan pelan,menoleh ke arah Pria itu yang bahkan tidak menoleh saat Rara memanggil nya.

"Hm."Balas nya singkat.

"Pak,saya tidak ingin menikah pak."Ucap Rara dan membuat Rehan menoleh ke arah Rara kali ini.

"Saya belum siap menjadi istri bapak."Lanjut Rara.

Rehan menghela nafas dengan kasar membuat Rara menelan Saliva nya. "Kau pikir aku mau menikah dengan mu?." Jawab Rehan menatap tajam ke arah Rara.

"Lalu harus bagaimana pak?,saya tidak mau terjebak di dalam pernikahan ini,meski pun hanya pura - pura."Ucap Rara merengek seperti anak kecil.

"Berhenti bicara,suara mu membuat kebisingan di telinga ku."Ucap Rehan dengan lantang membuat Rara ciut seketika dan terdiam menatap ke arah lain.

"Memang nya aku bicara pake toa sampai merasa bising."Gumam Rara dengan kesal nya.

"Saya mau batalkan saja kontrak pacaran kita pak,dengan begitu tidak perlu ada pernikahan."Ucap Rara lagi.

"Itu bukan hak mu,kau tak punya hak membatalkan nya."Balas Rehan,hingga mobil Rehan pun sampai di depan Kantor mereka.

Rara yang seharusnya nya turun di halte pun membuat Rehan lupa kalau Rara turun dari mobil nya. "Kenapa turun disini pak?." Tanya Rara menghela nafas.

"Kau terlalu banyak bicara,segera turun dan absen,sebelum kau telat dalam 30detik lagi."Ucap Rehan dan menyadarkan Rara,lekas wanita itu menatap jam tangan nya dan ia hampir terlambat.

bergegas turun dan tak perduli banyak mata melihat nya,ia berjalan dengan cepat dan tergesa - gesa. sementara Rehan yang masih duduk dari dalam mobil melihat perempuan itu masuk dengan tergesa - gesa,sebelum ia pun akhirnya turun dan masuk ke dalam kantor nya.

1
aryuu
walopun byk typo... tapi aku suka ceritanya thor.... makasih banyak sudah menghibur kaum rebahan sperti akoh... terus berkarya ya thorrr.........
Aneke Laoh
Luar biasa
sherly
sebenarnya alur ceritanya bagus hanya banyak banget typo yg seketika membuat ambyar jd ngk fokus
sherly
ternyata seperti itu.. baiklah
sherly
kamu yg ngk jelas woiii Rey... hrsnya kamu kasi tau donk si Rara kalo kamu Ama Luna tu dah teman aja, trus kamu tu dah ada rasa Ama rara
sherly
rans nih lama2 buat emosi....
sherly
agak kurang sopan ya Rara... hrsnya kan pakai mas atau pak aja skalian
sherly
kirain Rey main cewek ternyata hanya dijebak dgn ciuman... Luna artinya biasa aja cintanya Ama Rey masalah ngk berat tp sampai ninggalin..
sherly
hei pak Rey situ yg minta tolong Ama Rara untuk smua sandiwara ini situ pula yg kesel ... dasar ngk tau terima kasih taunya ngancam aja
sherly
bisa banget lu rans, mana bisa dosa ditanggung org lain dasar bos sama asst sama gilanya ...noh saja ajak kompromi malaikat
sherly
kok panggil nama aja sih, kurang mas tu Ra ... mas Reyhan
sherly
pandai juga si Rey bersiasat
sherly
saking keponya harus nginap ya Rin .. hahahahha
sherly
dikasi kartu buat belanja nunggu apa lagi Ra cusslah bobol tu kartu biar tau rasa si Rey...
sherly
oo pak Reyhan anda tu plin plan lain dimulut lain kelakuan td aja dah pegang tangan .. agak lain bapak ya...
sherly
dia yg jahat dia pula yg kesel
sherly
iih mulutnya si Rey nih perlu di ospek... ketemu kamu tu si Rara selalu sial...
sherly
ini baru CEO ngk perlu banyak kontak dihp yg penting aja .. tp kenapa ngk ada no mantannya...
sherly
jahat bener Sisil, cemburu membuatmu jd jahat
sherly
efek dah ditraktir plus diantar pulang langsung berubah ya penilaian terhadap Dion... hadew Rara kamu menilai org terlalu terbawa suasana...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!