Athlantas Bright Satterle. Hidup dalam kemewahan membuat semua orang menganggap Keluarga mereka sempurna. Tanpa tahu kisah sebenarnya dalam Marga Satterle.
Bagi Athlas, dunia ada dalam genggamannya. Tapi tidak itu yang Athlas inginkan. Hanya memiliki Keluarga utuh yg selalu dirasakan saudaranya, Sandreas.
Juga tentang Calysta Anum Maghenzie. Adik kelas pindahan yang selalu merecoki hidup Athlantas. Atlit lari yang sialnya memiliki wajah sangat cantik.
_________________________________________
"Athlas tahu? Athlas gak bisa melihat dunia, terlalu fokus menggenggam tapi gk pernah merasakannya. Athlas kurang menikmati sisi lain hidup yang Tuhan kasih ke Athlas."
Athlas menoleh, " Lo tau apa ttg gue?"
"Calysta tau kok, Athlas cowok dingin yang terlapis kata sempurna. Cowok beku yg butuh kasih sayang dan perhatian, tpi gak pernah merengek meminta. Athlas itu beda, dan Calysta suka sama Athlas."
_______________________________
WELCOME ATHLAS STORY🦁💙. SELAMAT MEMBACA KISAH HIDUP ATHLAS YANG BELUM PERNAH KALIAN TEMUIN DI CERITA LAIN✨.
(@fiudsa_)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon azalsaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
A29- Dibalik Layar.
...Kita yang selalu bertatap tak pernah bisa menguatkan, sering bertemu tanpa berpikir ingin merangkul. Sampai kapan? ...
...-kata tokoh. ...
...⏩...
...👑 Happy Reading👑...
...⏩...
Galen, Zayan, Arzan dan Bastian. Masih ingat mereka kan? Mereka berlima menghabiskan wekeend kali ini di CoffeShop Axelion'z.
"Besok inget lo Len, kita ada seleksi Axelion'z!" Bastian dengan nafas memburu memperingati Galen yang punya kebiasaan buruk, pelupa akut!
Galen memutar bola malas, "Lo setiap jam ingetin gue itu Bas!."
Arzan terkekeh, menyeruput TaroCoffe yang kini tinggal setengah, "ya gue dukung Bastian lah, secara lo pernah gak pakek cangcut ke sekolah karna lupa. HAHAHA."
"malu banget sih, mana dia omongnya nyantai banget gini 'arzan, gue lupa pakek cangcut gppa kan?' kelewat polos apa bego sih Len." Mereka semua tertawa, mengingat cerita konyol Galen di kelas X.
Zayan yang menirukan suara Galen semakin keras tertawa, tak heran jika meja mereka banyak dilirik pengunjung Cafe malam itu.
"Mereka bukannya adik kelas kita?"
Binta mengangguk, pertanyaan Langit memang benar. "Banyak yg suka jika mereka gabung di Axelion'z, dari fisik maupun prestasi mereka sempurna?"
"Iya, tapi kita lihat besok mereka dateng gak." Jawab Binta
Seluruh Axelion'z menoleh saat seorang Calysta menuruni tangga, mereka sontak berdiri. "gimana Athlas Cal?"
"Athlas cuma butuh istirahat aja, gue minta tolong biar Athlas tidur malam ini ya. Gue tahu besok kalian sibuk, jadi biar tubuh Athlas fit."
Semuanya mengangguk, saat ini kondisi Athlas jauh lebih penting dari apapun. Bahkan Binta sempat usul untuk menunda seleksi Axelion'z baru tpi langsung tidak disetujui Athlas.
"Disini ada dapur gak? Gue mau bikin bubur buat Athlas?"
"Ada, gue temenin." Sahut Sandreas dan lagi Calysta mengikuti dari belakang.
Calysta dengan sigap mengolah semua bahan dan sesekali menanggapi obrolan dengan Sandreas.
"Cal, Lo tahu sesuatu gak?"
Calysta memicingkan mata, "sesuatu apa? Kan Lo saudaranya harusnya lebih tahu."
"Semua orang bilang juga gitu, tapi kenapa gue gak ngerasa jadi saudara yg bener buat Athlas?"
Calysta menoleh, "maksud Lo?"
Sandreas menghela nafas pelan, memastikan pembicaraan ini hanya ada mereka berdua. "Lo tahu, saudara kembar pasti punya ikatan batin yg kuat. Bahkan walau mereka gak ditempat yg sama pasti rasain satu sama lain."
"Tapi, gue engga Cal. Gue gak pernah rasain apa-apa ditubuh gue saat kondisi Athlas seperti ini. Gue seperti yang lain, seolah khawatir Athlas kenapa-kenapa tapi gak rasain hal yg sama dengan Athlas ."
Calysta menghentikan tangannya sejenak, jika begini Calysta merasa kasihan dengan Sandreas yang tak tahu apa-apa. Tapi ini lebih baik jika dirinya tak ikut campur.
"Sikap mamah juga beda Calysta, cuman didepan media Mamah Helen berperan sebagai ibu yang baik dengan Athlas. Tapi dikehidupan sehari-hari mamah sama sekali gak peduli sama Athlas. "
"Itu alasannya kenapa Athlas benci media?" Sandreas mengangguk, "gue selalu berpikir apa bener gue dan Athlas saudara kandung? Apa bener Mamah Helen ibu Athlas?" lirih Sandreas
Calysta berjalan mendekat, menepuk singkat pundak Sandreas untuk menenangkan. "apa jika sebenarnya yang terjadi diluar ekspektasi Lo, Lo marah?"
"Maybe. Tapi gue lebih nyalahin diri gue sendiri jika sesuatu hal buruk terjadi dengan Athlas lagi"
"Itu dia! Jangan salahin diri sendiri Sandreas, Lo lupa? Athlantas paling mengerti seorang Sandreas. Tanpa lo lakuin apapun, Athlas jelas tahu semuanya ttg Lo."
Sandreas menunduk, benar. Ucapan Calysta sangat benar. Athlas adalah orang pertama didaftar hidup Sandreas.
"Gue benci sikap Athlas Cal, dia selalu nunjukin kesempurnaan dia tanpa berpikir hal buruk tentangnya sendiri. Sedangkan gue? Cuma diem gak bisa apa-apa buat bantu dia."
Calysta tersenyum, "butuh pelukan?"
Dan yah, Sandreas langsung memeluk Calysta. Dalam diamnya Calysta tahu, Sandreas menangis di pundaknya.
"Semuanya akan baik-baik aja, San"
...🦁...
Araster, Rival Axelion'z sejak lama kini tengah berkumpul di markas mereka, Wardul (Warung Bang Dul).
"Ga, besok seleksi Axelion'z ganggu gak nih?"
Resga mematikan putung rokoknya, berpikir sejenak sembari melihat arah jarum jam. "Mereka besok lebih dari 400 orang dan kita kesana? Cari mati?"
"Dibalik layar lah Ga! Kita bisa kok sabotase seleksi mereka." ucap Vio yang justru menjadi provokator dalam Wardul.
Jujus saja, Resga sangat tak menyukai Vio. Anggota satunya itu merupakan seseorang yg pendendam. Resga tipikal orang yg mudah menebak kepribadian seseorang, lewat tatapan matanya, ucapannya, tingkahnya Resga tau pengetahuan itu.
"Gak usah deh Yo, waktunya gak pas." Itu Andro, anggota Araster yg paling disukai Resga. Dia yang bijak, tak ingin banyak masalah dan cinta damai.
"Gak pas apasih Ndro, kan tepat tuh mereka lagi kumpul semua."
Resga jengah, dia berdiri dari duduknya dan mengambil kertas di laci sebuah meja. Dilemparkannya asal di muka Vio. "Baca yg keras!" Tegas Resga
...SURAT KESEPAKATAN AXELION'Z & ARASTER. ...
...DIBUAT PADA TAHUN 2001 ...
...DENGAN BERTANDA TANGAN DIBAWAH INI, KAMI SELAKU AXELION'Z DAN ARASTER BERSEPAKAT: ...
...1. TIDAK AKAN MELAKUKAN TAWURAN TANPA BATAS WAKTU YG MENYEBABKAN HILANGNYA KORBAN....
...2. MENGESAMPINGKAN PERMUSUHAN DISAAT KEADAAN MENGHARUSKAN BANTUAN DARI KEDUA BELAH PIHAK....
...3. TIDAK MENGANGGU KEDAMAIAN, MENYERANG MARKAS UTAMA DAN MELAKUKAN PROVOKASI DALAM ACARA APAPUN, BAIK AXELION'Z PRIBADI DAN ARASTER PRIBADI. ...
...KAMI MEMBUAT SURAT KESEPAKATAN INI DALAM KEADAAN SADAR DAN DISEPAKATI OLEH KEDUA BELAH PIHAK. ...
^^^TERTANDA, KETUA AXELION'Z DAN ARASTER ANGKATAN-02. ^^^
"Skrang paham?"
Vio menatap surat itu dengan diam. Resga adalah Ketua Araster yg memang memikirkan nasib kedepan anggotanya. Dia tak pernah melakukan tindakan diluar batas atau tanpa pertimbangan yg matang.
"Gue larang kalian bukannya kita tunduk pada Axelion'z, gak akan pernah! Tapi, ada batasan tersendiri untuk setiap perlakuan. Gue ingetin! Kalau sampe ada Araster yg buat masalah besok, itu bukan tanggung jawab Rebagas!."
"SIAP KETUA!"
"Jar, pesen makan gih!"
Sontak perintah itu membuat semuanya bersorak, dan tanpa tahu ucapan itu hanya peralihan yg dibuat Resga untuk melupakan rencana Vio.
Resga bangkit dari duduknya, memilih duduk diteras Wardul sembari menikmati Kopi buatan Bang Dul.
"Kenapa to Ga? Muka kamu pucat bnget, lgi sakit?" Tanya Bang Dul
Resga tersenyum samar, bahkan dia juga merasakan apa yg cowok itu rasakan. "gapapa bang."
"Bang Dul juga pernah muda kayak kamu, jadi Bang Dul pasti paham apa yg kamu rasakan." Ucap Bang Dul, lelaki dewasa berusia 30 tahun.
Resga menyeruput kopinya perlahan, "Resga cuma mikir bang, kenapa Axelion'z dan Araster harus bermusuhan kalau sebenarnya mereka saling peduli?"
"Maksud kamu?"
"Surat kesepakatan, aturan tawuran, dilarang membunuh, mengesampingkan permusuhan, harus bertanggung jawab. Apa itu gak namanya bentuk kepedulian?"
"Mereka buat itu untuk memberi batas sendiri, semacam bentuk keluarga yang tak pernah bilang mereka saling menyayangi." Lanjut Resga
Resga menatap malam sunyi ini dalam sepi, berkecamuk dalam pikirannya sendiri. "Takdir lucu ybang, terkadang kita gak pernah nyangka sesuatu bakal terjadi."
"Bang Dul emang gak tau masalah geng motor kayak gitu, tapi daripada cuma berpikir kenapa gak kamu cari tahu aja?"
Resga menoleh, "cari tahu apa bang?"
"Cerita Dibalik Axelion'z dan Araster."
⏩
...____________________________...
...Yipiii Buna updatee ni gaesss✨❤️...
...MAAF BANGET TELAT UP😭🙏...
...Jadi bentuk peduli. Anyway kebanyakan orang peduli dengan menunjukkan dan hal itu membuat hampir semua orang beranggapan peduli itu harus tunjukkan. ...
...Tanpa Mereke mencerna lagi, dari sebuah bentakan, cacian, bahkan perilaku kurang menyenangkan sebetulnya terselip kepedulian yang begitu besar TAPI orang" seperti itu tak mengetahui cara menunjukkan kepedulian mereka. ...
...Bahkan terkadang orang" justru lebih butuh dorongan besar dari sebuah pandangan buruk orang lain untuk memacu kinerjanya menjadi lebih baik. DAN kepedulian yang lembut membuat sebagian orang terbuai dan akhirnya berpikir mereka sudah selesai, tanpa ingin maju untuk hasil yang lebih. ...
...Jadi, bagaimanapun kalian mengapresiasikan bentuk peduli jangan sampai merusak mental orang lain. Oke? ...
...SPOILER DIKIT NII ...
...AXELION'Z- ARASTER ITU JELAS ADA HUBUNGAN DENGAN SATTERLE-ELIO...
...DAHH!🤪...
...Gimana? Kalian punya opini sendiri ttg dibalik Axelion'z dan Araster? ...
...Tulis sinii 👉👉...
...JADWA ATHLAS UPDATE SETIAP SABTU/MINGGU (WEKEEND) JADI JANGAN LUPA JADWAL ATHLAS UP ✨💙🦁...
...JANGAN LUPA VOTE 🌟 DAN COMENT ✍️ DILAPAK ATHLAS ✨💙🦁...
...SalaManisBuna...
...See you next update 👋...
^^^Dipublikasikan, 23-Jun-21^^^
^^^ttd/buna^^^
^^^@fiudsa_^^^
baper parahhhhh😭
walaupun Helen enggak dpt cinta Hans tapi Helen dpt cinta dari kedua anknya
semangat Thor
dan sandreas baik banget setelah tau semuanya bukan malah membenci tapi dia mau bantu buat satuin keluarga Atlas
semangat Thor