NovelToon NovelToon
Aura Story

Aura Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Afria Lusiana

[Sequel dari Novel "My Poor Wife"]

"Dulu kau seenaknya acuh, mengabaikan rasa hingga membuat aku tersiksa. Kini, kau kembali dan meminta untuk mengulang segalanya. Maaf, bagiku cinta tidak sebercanda itu"

"Ra. Please, kita bisa mulai semua dari awal lagi" Ucap Kevin memohon.

"Nggak bisa kak Kevin. Karena semuanya udah nggak kaya dulu lagi"

_______________________________________

"Lupakan segala hal yang telah menyakitimu, dan bahagialah bersamaku" @Faris Ananda Putra.

Aura, pernah menyukai seorang senior di kampusnya. Namun, gadis itu di sia siakan begitu saja. Hingga saat Aura telah melupakan segalanya, dan memulai kehidupan baru dengan seorang yang mencintai Aura dengan tulus, Kevin tiba tiba datang kembali ke dalam hidupnya. Meminta untuk mengulang segalanya.

Apakah Aura akan goyah dan kembali bersama Kevin? atau bertahan bersama Faris, seorang pria yang tulus mencintai Aura?


Copyright © Afrialusiana.
Dont copy my story. Ingat dosa!!

Jangan lupa Follow ig Author @Afrialusiana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afria Lusiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebetulan Lagi

Kevin kini berada di depan sebuah Bar. Pria itu berdiri menatap tempat haram tersebut dengan raut wajah datar. Sungguh, ini adalah kali pertama Kevin pergi ke tempat seperti ini. Entahlah, entah setan dari mana yang membawa Kevin ke tempat ini, tempay yang belum purnah ia kunjungi sama sekali.

Kevin merasa frustasi karena Aura yang benar-benar sudah berubah. Begitulah, behitulah penyesalan. Penyesalan yang kini sudab tidak ada artinya lagi.

Kevin frustasi, pria itu tidak tahu lagi bagaimana caranya untuk mengatakan pada Aura, bagaimana caranya meminta maaf pada gadis itu. Kevin sungguh merasa bersalah. Tapi semua sudah percuma, nasi sudah menjadi bubur, semuanya kini tak lagi sama. Dan Kevin sudah menyia nyiakan kesempatan yang ada dulu.

Dengan langkah berat, Kevin mencoba masuk ke dalam sana. Telinga Kevin benar-benar terusik dengan dentuman musik yang sangat Keras tersebut. Kevin memperhatikan suasana sekitar. Pria itu melihat banyaknya perempuan dengan pakaian minim tengah berjoget-joget ria. Dan Kevin benar-benar merasa geli melihat semua itu.

Kevin fikir, pergi ke tempat seperti ini akan menenangkan fikiran dan hatinya seperti yang sering ia lihat di sinetron. Tapi ternyata semua diluar dugaan Kevin. Ini sangat memalukan, wanita-wanita itu, Kevin juga tidak menyukainya.

Kevin hendak pergi secepat mungkin dari sana. Tapi langkah Kevin terhenti tatkala dirinya melihat dengan samar-samar seseorang gadis yang ia kenal tengah duduk dikelilingi oleh beberapa pria di kursi paling pojok. Gadis itu tampak sudah mabuk berat.

"Alvin.. Alvin kamu jahat" Ucap gadis yang tidak lain adalah Tasya. Gadis itu benar-benar sudah mabuk. Tasya berbicara kemudian tertawa menunjuk beberapa laki-laki yang ada di hadapannya dengan jari telunjuknya.

"Enggak sayang. Aku nggak jahat. Ayok ikut aku, kita pulang" Rayu laki-laki tersebut.

"Nggak. Aku nggak mau" Ucap Tasya yang sudah hilang kesadarannya.

"Ayoklah sayang, aku akan memuaskanmu malam ini. Aku nggak akan jahat lagi" Ucap laki-laki itu mencoba menarik tangan Tasya. Namun, tiba-tiba tangan Kevin menghentikan laki-laki itu.

Laki-laki itu menoleh. Ia sejenak memperhatikan Kevin dari atas sampai ke bawah. "Siapa lo?" Tanya laki-laki itu.

"Permisi. Saya pacarnya. Sepertinya dia sudah mabuk berat. Maafkan jika dia mengganggu kalian" Ucap Kevin ramah. Kevin sengaja berbicara baik-baik karena pria itu tidak ingin membuat keributan disana dengan laki-laki berbadan tegap dan berotot besar itu.

Dengan begitu, Kevin juga akan lebih mudah membawa Tasya dari sana. Sementara laki-laki yang tadinya merayu Tasya itu kini melirik Kevin dengan penuh curiga.

"Beneran lo pacarnya? Jangan sesekali lo bohongin kita ya" Ucap laki-laki itu dengan sorotan mata tajam dan menakutkan.

Kevin yang hendak menggendong Tasya, kembali menegakkan pandangannya. Pria itu mengambil ponsel dari dalam saku celananya. Kevin tampak mengotak atik ponsel tersebut.

"Ini. Anda bisa lihat sendiri" Ucap Kevin sembari mengulurkan ponselnya di depan laki-laki itu.

Kevin memperlihatkan foto dirinya dan Tasya waktu Kevin membawa Tasya ke danau waktu itu. Benar, mereka pada saat itu sempat berfoto bersama karena Tasya memaksa Kevin dengan alasan agar dirinya tak bersedih lagi dan bisa melupakan Alvin. Dan entah kebetulan apa lagi ini, foto itu juga di ambil di ponsel Kevin pada saat itu.

Laki-laki itu seketika percaya. Ia segera pergi meninggalkan Kevin dan Tasya dari sana dengan sedikit kesal karena tidak jadi mendapatkan mangsanya.

"Tasya..."

"Tasya sadar" Kevin menepuk-nepuk pipi Tasya.

Tasya kembali tersadar. "Alvin..." Ucap gadis itu terkesiap.

"Tasya sadar. Aishhhh bocah, ngapai juga lo harus pergi ketempat ini?" Umpat Kevin kesal.

Tasya menepis tangan Kevin. "Pergi kamu dari sini, aku nggak butuh penjelasan apapun lagi" Ucap Tasya.

"Tasya sadar woii. Aku bukan Alvin. Aku Kevin" Ucap Kevin.

"Apa lagi Alvin? Kamu udah berubah, kamu bukan Alvin yang dulu, kamu bukan Alvin yang aku kenal" Ucap Tasya. Gadis itu seketika meneteskan air mata.

"Aishhh. Cepat kita pergi dari sini. Kalo Farel sama kak Faris bisa tau lo pergi ke tempat kaya gini ****** lo di gangtung Sya" Ucap Kevin. Pria itu menarik tangan Tasya pergi. Namun, Tasya kembali menepis tangannya.

"Aku nggak mau pergi sama kamu Alvin. Kamu jahat" Teriak Tasya.

Tanpa berfikir panjang. Kevin menggendong Tasya dengan paksa, sungguh gadis itu sangatlah berat. Kevin benar-benar merasa terusik dengan suasana di bar tersebut. Ia tidak peduli meskipun kini Tasya tengah meronta-ronta di gendongannya.

"Tasya diam" Ucap Kevin.

Tasya tidak peduli, gadis itu masih saja bersikeras untuk ingin dilepaskan. Hingga akhirnya Kevin berhasil membawa wanita itu keluar dari sana.

Kevin bersusah payah membuka mobilnya dengan nafas ngos-ngosan. Pria itu menududukkan Tasya di samping kursi kemudi.

"Kamu mau bawa aku kemana Alvin? Aku nggak mau ikut kamu" Ucap Tasya. Karena yang ia lihat saat ini benar-benar wajah Alvin mantan kekasih yang telah mengkhianati dirinya itu.

Kevin mencengkram bahu Tasya hingga membuat gadis itu terkenjut. "Tolong lo sadar! Gue bukan Alvin, tapi gue Kevin." Suara Kevin sedikit meninggi dan diperkeras.

Tasya tak menyauti. Gadis itu justru merasa mual seketika. Hingga.... Gadis itu memuntahkan isi perutnya di baju Kevin yang berada di hadaannya kemudian tumbang begitu saja.

Kevin berdelik ngeri dan jijik. Pria itu melirik bajunya yang kini penuh dengan muntah Tasya.

"Aishh kenapa gue bisa nyampe kesini sih? Kenapa harus ketemu dia lagi" Umpat Kevin kesal. Pria itu segera memasang seatbelt Tasya. Kevin sejenak memperhatikan wajah gadis yang kini sudah tidak sadarkan diri itu dari jarak yang begitu dekat.

Seketika Kevin merasa iba. Ia juga seketika mengingat Aura. Fikiran Kevin penuh tanda tanya, apakah dulu Aura juga sesedih ini saat Kevin mengabaikannya? Ah! Kevin merasa pusing, pria itu segera menancap gas mobilnya untuk segera pergi dari sana.

.

.

.

Jangan lupa like, komen dan vote. makaasih

1
Ana
aku ngerasa ikut sakit rasanya 😢😢nyesek banget padahal ka Faris yang ngerasain
Yume Nijino
keren thor best banget, the rill, the best 👍💯
Yume Nijino
parah keren tutor dong, aku bikin sepi bah 😭
Ilan Irliana
enk'y di cintai drpd mncntai..
Haslinda
nah gitu dong thor kan sma2 bahagia,,,faris ama aura bahagia,author yg buat bahagia dan lbih bahagia lgi para pmbaca✌️😄
Haslinda
thor buat faris sembuh titik gak pake koma krn kesembuhan faris ada di tangan author bukan di tangan siapa2 gak adil nih klw gini ceritanya
Haslinda
wahwahwawh thor sungguh tega skali anda knp faris di kasi lumpuh sih gara2 nolongin aura sungguh terlalu udah sakit di hati tambah fisik jg terluka
Haslinda
pasti yg udah baca bab ini pada nangis smua kyak aku skrg😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭sakit thor
Haslinda
kan aku bilang jg apa pasti ada masalah perasaan aku gak enak baca bab sebelumnya pasti faris liat aura pelukan ama Kevin pas di cafe jdi slah paham deh
Haslinda
semakin pindah ke bab yg selanjutnya kok perasaan aku gak enak yah thor,,,mudah2an gak terjadi apa2 yah thor ama faris dan aura gak rela aku klw mereka gak bersatu
ceritanya sangat menarik
Siti Chotimah
faris ngidam tuh...aura hamil tp blm sadar
Siti Chotimah
itulah cinta...saling melengkapi kekurangan yg ada pada pasangan,saling menyayangi tanpa tapi....semangat thor
Siti Chotimah
giiillaaa...dalem bangetz thor. tisu mana tisu....mewek ini mah
Siti Chotimah
jgn biarin Aura sedih lg thor. Faris jg jgn bgtu,jgn selalu berkorban utk orla. Faris jg harus bahagia bersama org yg dicintai n disygi nya.
Siti Chotimah
penyesalan selalu dtg belakangan klu di depan namanya pendaftaran...hehehe
Siti Chotimah
dengan jarak jauh diantara mereka tanpa tatap muka,tegur sapa bisa jd rasa itu akan tumbuh di hati AURA. Rasa cinta n syg yg blm disadari nya.
Siti Chotimah
beda usia mah gk masalah yg penting bisa saling mengisi kekurangan dgn kelebihan msg",memahami,memaafkan,menyayangi dgn tulus. dewasa itu bkn dr usia tp bgmn cara seseorang dlm menyikapi masalah.
Parsiyah Goepang
ggggggggggfughmguduuugugfugfugt
gugfuugufggufug.sugkdysuafmfy
Titin Kahar
Aura coba buka hati ke Kak Faris dia baik jangan nanti menyesal di belakang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!