NovelToon NovelToon
Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Tamat
Popularitas:58.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: AngelKiss

Pertemuan antara widia dengan angga, pria yang merenggut kesuciannnya yang membuat hidupnya hancur. Yang membuat dia harus berpisah dengan kekasih yang sangat widia cintai.

Lalu setelah 8 tahun berlalu dia kembali bertemu dengan angga pria yang telah menghancurkan masa depannya.
Perlahan cinta antara widia dan angga. Akankah angga dan widia bisa bahagia, atau malah sebaliknya.
Bagaimana kisah Cinta widia dan angga selanjutnya.


Ig:@KismiBebby.


Jangan Lupa like dan Votenya. Agar author semakin semangat membuat novelnya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.29

Tak ingin mendengarkan penjelasan putri angga langsung pergi membawa widia meninggalkan tempat tersebut, dan menyuruh para penjaga untuk membawa keluar putri dari dalam gedung.

Terlihat angga membawa widia ke dalam ruangan di gedung tersebut, dan widia masih tertunduk sambil terlihat air mata menetes membasahi kedua pipinya.

"Kenapa kau menangis?"

"Bukan urusan mu." sambil mengelap air mata nya dengan kasar.

"Terimakasih telah menolongku." ucap widia sambil membungkukkan tubuhnya.

Lalu widia langsung melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan tersebut, dan saat widia ingin membuka pintu tangan angga langsung menahan pintu tersebut.

"Ada apa?"

"Kau kira ucapan terimakasih sudah cukup."

"Lantas apa mau mu."

"Layani aku." bisik angga.

"Kau kira aku wanita murahan." Bentak widia.

"Kenapa bukannya kita pernah melewati malam bersama, jangan so jual mahal widia."

Plak.

Tamparan yang cukup keras mendarat di pipi kiri angga, terlihat pipinya langsung berwarna merah.

"Kau dan mereka sama saja, selalu menganggapku wanita murahan! memangnya di mata kalian sehina itukah diriku hah? hingga kalian bisa menilaiku seperti itu." Terlihat wajah widia sudah memerah menahan amarah dan terlihat mata nya sudah berkaca-kaca.

Entah kenapa hati angga ikut sakit jika melihat widia menangis, dan kali ini dia menangis karena angga.

"Widia aku tak bermaksud seperti itu."

"Cukup, aku tak ingin mendengar penjelasanmu lagi." Lalu widia langsung berlari keluar dari ruangan tersebut sambil menangis.

Dan angga hanya bisa mematung ketika melihat widia pergi, ingin rasanya dia mengejar widia tapi entah kenapa tubuhnya berkata lain.

dilain tempat...

Terlihat irwan tengah mondar-mandir mencari keberadaan widia, tadi irwan meninggalkan widia karena harus bertemu dengan kliennya dan saat irwan kembali ke tempat widia, widia sudah tak ada.

"Hmm, kemana kamu sih wi." Dan irwan mencoba menelpon widia.

Dret, dret, dret..

Handphone widia bergetar, dan saat dia melihat nama kontak yang ada di layar ponselnya widia langsung bernapas lega.

"Hallo."

"Kamu dimana wi."

"Aku abis dari toilet, tapi sekarang aku nyasar mas."

"Nyasar? kok ketoilet pake acara nyasar segala wi."

"Ya aku lupa jalan keluarnya wi."

"Ya udah kamu tunggu di sana, biar aku kesana. dan kamu tinggal sebutin ciri-ciri tempat kamu sekarang."

"iya mas."

Sebenarnya widia tak ingin berbohong tapi dia juga tak ingin membuat irwan cemas, dan widia sangat kesal niat hati dia ingin lari dari angga, eh dia malah nyasar karena lari tak lihat ke sana ke sini yang penting lihat jalan langsung deh kesasar.

Cukup lama widia berdiam diri menunggu irwan, dan kemudian terlihat irwan berjalan mendekati widia.

"Wi."

"Mas irwan."

"Kamu itu yah, buat aku khawatir terus pake acara nyasar segala lagi."

"iyah maafin aku."

"Iya udah, ayo kita kembali ke pesta."

"Gak ah mas, aku mau pulang aja."

"Kenapa wi?"

Terlihat widia tak langsung menjawab pertanyaan irwan, dan irwan berpikir pasti ada yang di sembunyikan oleh widia.

"Gak kenapa-kenapa pengen pulang aja mas, kalau mas irwan masih mau di pesta itu aku bisa pulang sendiri kok."

"Hmm. Ya udah, ayo kita pulang."

"Mas gak mau nikmatin pestanya dulu, aku bisa pulanh sendiri kok mas."

"Gak ah, pesta ini gak akan seru kalau gak ada kamu wi."

"Mas irwan ini bisa aja."

Terlihat wajah widia sedikit memerah karena malu oleh ucapan irwan yang terdengar seperti sebuah gombalan.

Dan irwan hanya tersenyum ketika melihat tingkah lucu widia, dan irwan langsung memangang tangan widia dan mengajaknya keluar dari gedung ini.

1
Magda lena
Luar biasa
meris dawati Sihombing
mosok nabrak mulu, kalimat" melenggang" terlalu boros, cari kosa kata yg lsin thor, biar enak bacanya.
meris dawati Sihombing
Panggilan ibu atau mah thor
Hidriati Idefasa
Luar biasa
Allenn
Gitar spanyol
Wahyu tampan sempurna
kata' siapa ka" kerja di tempat karaoke uang nya halal


sedangkan hukum buat alat musik dan musik itu sendiri adalah harom'
dan di tambah dengan Joget" di depan para Ikhwan 😥 miris
LV Edelweiss: baca novel ku kk... 😊
total 1 replies
Anna Khairurr
Luar biasa
Anna Khairurr
Lumayan
Anna Khairurr
Luar biasa
Bunga
dasar bodoh angga
Ria Novita
Luar biasa
Andariya 💖
terpesona ya mas irwan
Andariya 💖
angga, kamu akan menerima karmamu
Andariya 💖
wah..wah dasar orang kaya
Chaira 62js
Luar biasa
Ratna Dian
Lumayan
Deni Supriadi
Luar biasa
@Tie
true
like
bagus
like
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!