NovelToon NovelToon
About My Pain

About My Pain

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: USANG IDL

Setelah Maria menikah dengan Alfy, ia yakin perlahan-lahan Alfy akan mencintainya juga, tapi ekspetasi tidak sesuai dengan harapan Maria. Hingga Akhir pernikahan mereka, Alfy masih belum bisa mencintainya. Semua ini karena Yunna, wanita yang Alfy cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon USANG IDL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter Twenty Nine

Suasana ribut, serta banyak orang berlalu-lalang tidak mampu membuat Maria lepas pandangan dari pasangan yang sedang berdansa.

Maria memang tidak mendekati Alfy dan menunjukan bahwa dirinya ada di ruangan ini, dia hanya diam tidak berbuat apapun.

Seperti ini lah yang harusnya di lakukan Maria sajak awal pernikahannya bersama Alfy, tidak mendekati pria itu, tidak menyentuhnya dan membiarkan pria itu bahagia dengan pilihannya. Atau mungkin seharusnya dia menolak perjodohan tolol itu.

Yah, sekarang Maria benar-benar menyadari bahwa menerima perjodohan itu adalah salah. Berniat ingin bersama dan bahagia, tapi malah membuat Alfy serta dirinya sendiri menderita.

Ke egoisan Maria terus saja bertambah. Seharusnya dia sudah merasa cukup dengan mempunyai nama Alfy di belakang namanya, serta semua orang sudah memandangnya nyonya Yoan. Tapi kenapa dia malab ingin mempunyai hati Alfy yang sudah jelas dan semua orang tahu hanya Yunna yang memiliknya.

Maria mendekati Sonia yang sedang dansa dengan Patrik, bukan ingin menggangu dia hanya ingin bicara sebentar pada Sonia.

Setelah iti Patrik mengalah membiarkan dirinya berbicara dengan Sonia. Meninggalkan ke dua wanita itu dan mendekati Yogi yang sedang duduk dengan sahabat-sahabatnya yang lain.

"Sonia. Boleh aku meminjam panggung mu?" Maria membisiki Sonia agar tidak terdengat oleh yang lain.

"Panggung? Untuk apa Maria?"

"Aku hanya ingin bernyanyi di atas panggung." Jawab Maria.

Sonia menyugingkan senyuman lebarnya.

"Tentu saja boleh, lagi pula aku sudah lama tidak mendengar nyanyian mu. Aku yang akan memanikan piano untuk mu."

"Terimakasih, Sonia."

Ke dua wanita itu berjalan mendekati panggung yang tidak terlalu besar tapi cukup untuk grand piano hitam, gitar, biola, dan saksofon. Yah, di perkirakan 8 orang bisa ada di atas sana.

Sonia sudah stanby di kursi yang sudah di sediakan untuk pemain piano dan Maria membenarkan tinggi stand microphone agar sesuai dengan tingginya.

Saat Maria sudah siap dengan mic nya, Sonia memulai memainkam piano dengan otomatis musik yang mengiringi dansa berhenti dan semua orang kini fokus melihat panggung.

Begitu juga Alfy dan Yunna. Mereka sedikit terkejut melihat Maria ada di atas panggung.

Aku tau ku takkan bisa

Menjadi seperti yg engkau minta

Namun selama nafas berhembus

Aku kan mencoba

Aku tau dia yg bisa

Menjadi seperti yg engkau minta

Namun selama aku bernyawa

Aku kan mencoba menjadi seperti yg kau minta

Semua orang hanyut dengan suara indah Maria. Maria menyalurkan merasakan kepedihan di hatinya dan mereka dia seakan semua bisa merasakan apa yang Maria rasakan.

Setiap pasang mata mencari mata Maria mereka ingin melihat kepedihan dari mata Maria, tapi tidak bisa Maria membuat stand microphone nya lebih pendek sehingga Maria harus menundukan kepalanya.

Maria sengaja melakukan itu, dia tidak ingin orang melihat air mata yang membasahi pipinya, dia tidak ingin orang melihat bibirnya bergetar kerah menahan air mata agar tidak lagi jatuh.

Setelah selesai dengan satu lagu penuh tanpa menunggu Sonia, Maria langsung turun dari panggung dan langsung memasuki kamar salah satu bilik kamar mandi.

Maria tidak ingin menjadi wanita lemah, tapi tuhan lah yang mencipkan dirinya menjadi wanita lemah. Seperti terlah melakukan banyak dosa di kehidupannya yang dulu, di kehidupannya yang sakarang dia merasa tuhan membayar hutang dosanya dengan membuatnya menderita seperti ini. Tuhan memang sangat adil, bukan begitu?

●°●

"Maria. Are you oke?"

Suara yang baru di telinganya, tapi Maria tahu pemilik suara ini. Sara.

Sara mengikuti Yogi yang mengejar Maria setelah wanita itu menyelesaikan lagunya. Yogi tidak sanggup masuk ke dalam kamar mandi, kecilnya isakan tangis Maria saja sudah membuat hatinya sakit apa lagi jika dia masuk ke dalam. Jadi Sara lah yang masuk ke dalam kamar mandi.

Yogi tidak ingin Maria tersakiti, tapi wanita itu lah yang memilih pilihan untuk menyakiti hatinya. Yogi tidak bisa menyalahkan Alfy karena Yogi juga pernah merasakan cinta yang teramat seperti Alfy.

Semua pilihan ada di tangan Maria. Hanya Maria yang bisa memilih pilihannya sendiri entah itu yang membuatnya bahagia atau malah sebaliknya.

Maria menghapus jejak air mata di pipinya. "I'm fine."

"Maria kamu tidak harus terus menahannya." Tangan Sara bertumpu pada pintu bilik kamar mandi. "Kalau itu memamg tidak bisa kau miliki, biarkan itu lepas sebab itu hanya akan membuatmu semakin terluka. Aku yakin, pasti Tuhan sedang mengirim orang yang tetap untukmu dan orang itu lah yang akan membuatmu bahagia."

"..."

Maria terdiam, Maria mencerna semua perkataan.

Beberapa waktu berlalu, setelah di rasa tenang hatinya Maria keluar dari bilik kamar mandi. Maria mendapati Sara dengan mata bengkak dan bekas air mata di pipinya.

"Kau menangis, Sara?"

Sara menggeleng "tidak. Aku hanya kelilipan" ujar Sara sambil mengelap bekas air mata.

Maria tahu sekali Sara menangis. Mana mungkin pipinya bisa banjir seperti itu, kalau Sara hanya kelilipan. Alasan.

"Kau tidak cantik menangis, Sara."

"Kau juga." Balas Sara.

Lalu ke duanya tertawa, entah karena apa yang panting mereka bisa menghilangkan pikiran-pikiran buruk dengan tertawa lebar.

1
Anonim
Maria wanita bodoh tolol
Lia Haeliah
tetap semangat Kak, sejauh ini ceritanya bagus banget kok
Just cindy
aku ikutin cerita ini dari lama ka usang dan gak pernah bosan nunggu kelanjutannya
semangat ya ka
sakura
. ....
aNDiaNa
Pembaca baru di sini 😊
SeMaNGaT! FiGHTiNG! 💪🏼
ydnic_20
hallo kakaa semangatt ya bikin novel AMP nyaa dan jangan sampai novel ini berhenti karena novel ini terlalu bagusss jadi sayang banget kalo ga di lanjut i hope the author continues to be healthy and can get more ideas for this novel, thanks for making this novel
Azzora Yan's
Sebenernya ada niat lanjutin gak sich!udah mggu berbln² gak update wae,
Nday Rindi Antika
pokoknya buat Alfi nyesel dulu thor, tau gak sih Thor aku kasih masukan kalau sebenarnya Rasya itu bukan anaknya Alfi dan Alfi menyesal telah menyia"kan Maria dan anaknya,tapi buat Maria nikah SMA yang lain Thor biar lebih greget
Betty Rahmawati
diantara novel yg paling the best di novel toon. 💋
Betty Rahmawati
usang selalu nungguin kamu. 😢😢. sampai gbung digroup usang. nunggu usang. update. tpi. ngk nonggol. 😥. sampe brapa kali aplikasi novel ton bongkar pasang. tetap mantau Allah abaut pine. masih nunggu. menunggu. 😢.
⚜🌻əŁ🌞💠
akhir nyaaaa... up jugaaaa 🥳
Novi Safitri
good
mamorea
usang jangan ilang lagi ya😭😭
Betty Rahmawati: cerita kaya ada yg beda. yaa.
total 1 replies
mamorea
kok belum up lagi?
ayudia nugroho
makanya bercandanya jgn keterlaluan .....asal nyablak aja mulut maria....
ayudia nugroho
lah apa urusannya...makin oon aja maria
ayudia nugroho
maria koq masih caper....pdhal sudah jd mantan....bingung aja sama sikapnya
ayudia nugroho
maria tidak cocok kalo meneruskan usaha ayahnya....terlalu polos atau bodoh ya.....
Agus Susanto
ko g lanjut lgi ka.
SS
ka, update rutin dong, dulu aku suka banget cerita ini tp kok tiba2 tdk update2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!