NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:38.7k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Tak ada pilihan lain, Syafira memenuhi penawaran Putra. Ia tak ingin semakin memberatkan Khale setelah adanya masalah ini. Seperti yang Putra katakan, ia harus konsisten menjadi wanita mandiri.

Dengan tetap diantar oleh anak buah Khale yang menjaganya, Syafira tak mengatakan urusannya di restoran hotel kala itu, pun meminta mereka tak mengatakan hal ini pada Khale. Agar Putra tak mencurigainya, ia meminta anak buah Khale mengantarnya dengan mobil taksi yang disewa dan menurunkannya di lobi hotel. Lalu setelahnya, mereka berganti mobil untuk masuk ke dalam parkiran hotel dan standby di sana jika sewaktu-waktu Syafira memerlukan bantuan.

Dengan sisa keberanian yang ada untuk menghadapi Putra, Syafira menaiki lift dan berjalan menuju restoran hotel. Dilihatnya pria yang pernah menjadi bosnya itu sudah datang dan duduk di salah satu meja. Hanya ada staf restoran yang sedang bertugas, tak ada pengunjung lain selain dirinya dan Putra. Hal ini membuat Syafira cukup gugup dan takut.

Mendongakkan kepalanya, ia mendekat ke arah Putra yang duduk membelakanginya.

“Mana gaun yang harus aku pakai?” Tak menyapa, bunda kembar itu langsung to the point.

Dengan wajah sumringah, Putra berdiri dan membalikkan badannya. “Hai, aku senang akhirnya kamu mau datang, Nyonya Syafira.”

Tanpa basa-basi, Syafira mengambil sebuah kotak di atas meja yang diduga adalah gaun untuknya.

“Jangan lama-lama, aku menunggumu di sini,” ujar Putra genit.

Melengos, Syafira berlalu menuju toilet.

Buru-buru ia melepaskan bajunya dan membuka kotak tersebut. Namun, betapa terkejutnya ia ketika mendapati gaun yang Putra siapkan adalah gaun sexy. Sedangkan dirinya adalah wanita berhijab. Merasa dihina, Syafira geram.

Berusaha berfikir dengan kepala dingin, ia tak ingin mengulur waktu. “Oke, Syaf, tenang. Sekali ini saja lakukan, setelah itu semuanya akan berakhir.”

Terpaksa ia segera mengganti bajunya dengan gaun panjang yang sedikit terbuka di bagian dada itu. Selesai memakainya, ia menutup tubuhnya yang terbuka dengan kemeja yang ia pakai sebelumnya. Ia juga menyelempangkan hijabnya untuk menutupi rambutnya.

Berjalan kembali ke arah Putra dengan kepercayaan diri yang luntur karena gaun itu, Syafira meminta Putra segera menyiapkan makanannya.

“Tunggu, aku sudah bilang kalau kamu harus memakai gaun yang aku siapakan. Kenapa kamu masih pakai bajumu? Bukalah, Syaf, kamu lebih cantik dengan gaun itu dan tanpa penutup kepala,” ujar Putra membuat Syafira ingin marah dan menangis.

Putra memintanya untuk tidak malu karena di sana hanya ada mereka berdua dan para staf restoran yang melayani mereka, karena ia sudah membooking restoran malam ini.

Dengan perasaan campur aduknya, Syafira membuka kemeja dan hijabnya. Lebih cepat ia lakukan, lebih cepat pula semua ini akan berakhir. Putra pun tersenyum melihat kecantikan wanita di hadapannya itu, kulitnya yang putih kini lebih terlihat. Tak berkedip ia memandangi Syafira dari ujung kaki hingga ujung kepala.

Tak lama, pelayan menyajikan begitu banyak menu di meja mereka.

Berharap waktu cepat berlalu, Syafira hanya mengambil sedikit menu ke dalam piringnya dan mempercepat makannya. Di saat seperti ini, lapar pun tak ia rasa. Yang ada hanyalah keinginan untuk segera pulang bertemu kembar mengakhiri adegan menyedihkan ini.

“Pelan-pelan, Syaf. Santai saja jangan terburu-buru. Kita sudah lama tidak mengobrol. Dulu saja hampir setiap hari kita berbincang, 1 mobil pula,” tutur Putra tenang.

5 menit yang terasa bagai 5 jam, Syafira lalu meletakkan garpu dan pisaunya di atas meja, “Aku sudah selesai. Hutangku sudah lunas ‘kan? Kalau begitu aku bisa pulang sekarang.”

Syafira berdiri tapi langsung dicegah oleh Putra. “Tapi aku belum selesai, tunggu dulu.”

Kembali duduk, mantan istri Khale itu membuang muka.

Hingga setelah Putra selesai makan, ia mempersilakan Syafira untuk pulang. “Ayo sama-sama kita turun ke lobi.”

Sedikit lega, Syafira bergegas berdiri dan berjalan menuju pintu keluar restoran disusul Putra di belakangnya.

Keluar dari restoran, untuk menuju lobi mereka melewati beberapa ruangan para staf hotel dan manager. Syafira mempercepat langkahnya menuju lift untuk turun ke lobi. Namun, baru saja ia akan memencet tombol lift, Putra memeluknya dari belakang dan setengah menyeret tubuhnya menuju ke sebuah ruangan tak jauh dari lift.

Sontak bunda kembar itu berteriak meminta tolong.

Mengunci pintu ruangan yang diduga adalah ruangan manager, Putra sedikit membanting tubuh Syafira ke tembok. Hanya berjarak 5 centimeter, ia mendekatkan wajahnya pada wajah wanita di depannya itu.

“Mau apa kamu? Brings*k!” teriak Syafira.

“Sssst…ssst, tenang, Syaf, jangan teriak-teriak. Aku hanya ingin memudahkanmu membayar hutangmu. Seharusnya kamu bersyukur aku begitu baik padamu. Mengajakmu makan malam dan ….” Putra tidak melanjutkan ucapannya, dengan tatapan nakal ia memandangi tubuh Syafira penuh hasrat.

Berusaha melepaskan diri dari Putra, Syafira memakinya. Ia tak berhenti berteriak meminta tolong. Mencoba meraih ponselnya untuk meminta bantuan anak buah Khale pun seakan adalah hal yang mustahil dilakukan dalam kondisi seperti ini.

Berusaha menciumnya, Putra meminta Syafira tenang dan menikmati malam ini. Ia tak berhenti memuji tubuh Syafira yang diinginkannya sedari dulu. Ia juga mengatai janda beranak dua itu tak pantas berpenampilan tertutup. “Sayang dengan keindahan tubuhmu itu kalau tak diperlihatkan.”

Tangan kiri Putra masih memegangi kedua tangan Syafira, sementara tangan kanannya mulai membuka jas dan kancing kemejanya.

Ingin menangis, sekuat tenaga Syafira terus berteriak meminta tolong berharap ada keajaiban.

Perlahan, Putra menurunkan satu tali di pundak kanan wanita berkulit putih itu.

...****************...

1
sunaryati jarum
Jangan luluh dulu,itu kesalahan terbesar Khale.Sudah istri kabur gara- gara dirinya nyamperin Karina,malah rajin mendatangkan bahkan membantunya.Jangan cepat luluh Syafira,biarkan dia benar - benar menyesal dan berjuang,selama perjuangan mendapatkan kamu mudah banget,bahkan masih bertemu dengan masih masih terus berhubungan dengan Karina,walau diakhir mencari bukti,Jangan terlalu mudah mendapatkan kamu walau akhirnya jika bersatu
sunaryati jarum
Semoga berhasil melawan Putra dan keluarganya serta dapat bukti pembakaran Gudang perusahaan Khale
cinta semu
,makin tegang dahhh...putra vs khale
JasmineA
kok udah end aja?
Happy Kids
ya benny ga salah. khale nya aja tuman. nyamperin tiap hari
Happy Kids
heleh tp uda ngapain aja sama karina 😅
Masitoh Masitoh
ya buka hatimu Syafira demi kembar
sunaryati jarum
Saatnya Putra dan keluarganya hancur , karena selama ini sudah menang dengan uang dan kekuasaan,tapi sekarang punya lawan yang tangguh, disertai fakta.Ayo Karina dan Helena keluarkan juga bukti kejahatan mereka.
sunaryati jarum
Jika kau menangani kasus Putra ,semakin hancur firma kamu Helena
sunaryati jarum
Berjuang untuk mendapatkan kepercayaan Syafira jika ingin rujuk ,Khale.
sunaryati jarum
Nah kehancuran Putra dan Karina otw , kutunggu.Kamu juga bodoh Khale jika kamu tidak langsung menemui Karina.Syafira tidak akan pergi.Itu kesalahan terbesarmu bahkan kau selalu disampingnya dan membantu membuatkan toko untuknya.
Eridha Dewi
buat ada cowok yg lebih segalanya dari khale
sunaryati jarum
Walau apa yang dilakukan Khale akhir - akhir hanya untuk mengorek dan memberikan kepercayaan Karina,namun perkataan di awal dan perlakumu yang langsung menemui Karina serta selalu menjalin hubungan layaknya kekasah selama Syafira pergi itu masih sulit memaafkan mu
sunaryati jarum
Terserahlah emak sedikit tahu Khale melakukan itu untuk mengetahui kelemahan Putra, dari bukti yang dimiliki Karina
penyukapink
tenang pemirsa, pegangan yg kuat, tarik nafas dalam2, harap tenang dulu yaaa🤣
Dewi Natasha
khale ini Bodoh atau apa ya..... gue klu jadi syafira jgk bakal ga mau sama laki2 kayak khale, bilangnya cinta sm istri tapi Masih aja meladeni mantannya..... Kase aja syafira sm damar, khale nya Bodoh amat.
Eridha Dewi
terlalu bertele tele menurutkan lebih baik hadirkan cowok yg lebih segalanya dari khale yg mencintai Syafira tanpa syarat
Happy Kids
ewh. ngomong ga ada hubungan tp slalu interaksi. bahkan pernah intim skali 😅 standar temen versi khale ini kaya gimana 🙏
sutiasih kasih
khale... km itu nmpel" mm si kmbar mulu... pdahal dlu saat kalian cerai... km pun mnikmati prhatian karina... bhkn km sll ada untuk karina dan anknya.... bhkn km pun mnikmati setiap kali kalian brcumbu...
dasar laki" emang buaya🙄🙄
sunaryati jarum
Dengan menangani Kasus putra dan Syafira merupakan awal meredupnya karirmu Helena
sutiasih kasih: sepertinya iya....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!