NovelToon NovelToon
Ustadz Sholehku

Ustadz Sholehku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: diah rahma18w

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ


اَسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
HANYA ISTRI BAYANGAN 8,18,28.


Tolong Tekan hatinya sebelum dan setelah membaca ❤️ / Favorite..
pleaseeee... Penggemar AiSho 🙏🙏
Yang mau buat cover novel boleh ke Ig nya temanku @deditrims.
Mohon para raeder komentar sesuai dengan isinya, hitung-hitung membantu auhtor tercinta naik level karya novelnya. 😅 Jangan silent raeder... Sekali-kali keluar lah

Di harapkan komen yang sopan dan jangan bikin author nya bleng karena hanya satu tulisan yang tidak mengena dihari author.

Asli : Author memang bukan penulis profesional.

Masih abal-abal. Kosa kata memang belum jauh. mohon maaf

Aisyah Zahrani

Namanya Aisyah Zahrani putri kedua dari seorang pengusaha namun Aisyah hanya memilih untuk menjadi seorang guru di suatu masa ia menghadiri sebuah tausiyah dari seorang ustad, tapi di situ Aisyah tidak tahu bahwa sosok ustad yang berada didepannya yang tengah menyampaikan tausiyahnya adalah calon suaminya yang telah di minta oleh ummi dari Sholeh sejak bayi untuk menjadi menantunya untuk membalas semua jasa yang telah di berikan oleh ayah Ibrahim yang telah menolong keluarga Sholeh yang pada saat itu lagi pada masa tidak mempunyai uang sekalipun untuk makan dan Ibrahim yang memang teman lama dari alab sholeh, Ibrahim yang mengetahui temannya sedang kesusahan pun kemudian membantu nya.

[ Sedikit sinopsis diatas. Semoga tidak mengurangi minat membaca kalian semua pada novel aku. ]


وَعَلَيْكُمُ السَّلَامْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah rahma18w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

تسعة و عشرون

Pagi hari pun menjelang.

" Ayah, Ibu. Kakak kemana? "

" Kakak kamu udah berangkat kerja duluan Syah. Kata nya Nggak pengen lihat kamu pergi ntr dia nangis. "

" Terus, Yang antarin Aisyah siapa? Ustadz, Bisa nyetir... "

" Nak Sholeh bisa nyetir sendiri kan ya? "

" Alhamdulillah, Sholeh bisa Bu. "

" Iya sudah, Aisyah dan Ustadz berangkat sendiri saja Bu ya. Bi Sumi, Aisyah minta tolong bawa kan barang-barang Aisyah serta punya Ustadz ke dalam bagasi ya. "

" Baik, Non Aisyah. "

" Iya sudah, Hati-hati di jalan nya nanti jangan ngebut ngebut Nggeh. Alon-alon asal ke lakon. Semoga selamat sampai tujuan. "

" Aamiin, Aisyah dan Ustadz Sholeh berangkat dulu ya Ibu,Ayah. Assalamualaikum wr.wb."

" Iya, Wa'alaikumsalam wr.wb. "

Di tengah perjalanan Sholeh menghentikan mobilnya secara mendadak. Ckkittt.. " Huhhhhhh... Huhhhhhh... Astagfirullah alladzhim... "

" Maafin Abah ya Ambu. Abah beneran nggak sengaja. "

" Ada apa di depan Abah? Sampai-sampai Abah ngerem mendadak ih, Untung Ambu enggak punya riwayat jantung. "

" Itu, Tadi ada sosok lewat. "

" Apa!! Beneran Ustadz... "

" Iya, Beneran. Rambutnya kribo, Mata nya merah, Ada taring nya juga. Hiiiii... "

Aisyah pun memeluk sang suami. " Abah, Yang bener nah? Ambu beneran takut nih... Mana mau magrib gini. "

Sholeh sebenernya lagi menakuti sang istri saja. Sholeh hanya diam mengamati wajah Aisyah yang sedang ketakutan, Kemudian ia tertawa seraya memecah keheningan diantara mereka berdua. " Hahaha... Mana ada hantu, Ambu ini. Berani menikah tapi nasih takut sama yang nama nya hantu. "

" Ih... Abah ini bah... Jahat jahat... Jahat, Ambu merajuk. Cepat buka pintu mobil nya, Mending Ambu naik taksi aja. " Ujar Aisyah sambil memukul-mukul dada sang Suami. Namun, Pukulan itu seraya di ikuti detak jantung yang menggebu dari dada mereka berdua.

' Ya Allah, Apakah ini pertanda bahwa hamba mulai mencintai nya? ' Tanya hati Sholeh

" U... Ustadz... Ma.. Uu... Ngapain. " Ujar Aisyah. Sewaktu Sholeh mendekatkan bibir nya ke pipi Aisyah.

" Oh, Ini ada bulu mata jatuh. " Ujar Sholeh sambil mengambil bulu mata yang ada di pipi Aisyah.

" Ooo Oh. Aisyah kira... "

" Kenapa? Ambu masih takut akan hal itu... Kalau Ambu belum siap, Abah akan siap menunggu sampai Ambu benar-benar siap. Mari kita lanjutkan perjalanan kita. "

" Iii Iya Ustadz. "

Suasana pedesaan sangat membuat hati Aisyah menjadi tentram, Beda dengan perkotaan yang padat dengan polusi dan kemacetan.

Alam yang hijau nan asri sangat sejuk di pandang mata. Rasa kagum Aisyah benar-benar puas dengan pemandangan yang ia lihat. " Masyaallah Tabarakallah. Ini indah Sekali, Abah. "

" Iya, Disini sangat indah. Jika, Kelak Ambu tinggal disini bareng Abah, Ambu tidak merasa keberatan kan? "

" Mau Bah, Mau. Aisyah selalu minta sama ayah, Kalau Aisyah pengen tinggal jauh dari perkotaan tapi, Perkejaan Ayah tidak bisa di tinggal kan, Takut Kak Faishal keberatan dengan pekerjaan yang numpuk sehari-hari nya. "

" Alhamdulillah, Kalau Ambu mau. "

" Abah, Disini banyak orang bercocok tanam padi ya? Kok sepanjang perjalanan, Ambu selalu melihat kebun padi. "

" Iya, Begitu lah kehidupan di desa. Mata pencaharian mereka dengan bercocok tanam, Entah itu Umbi-umbian, Atau bahkan ada yang memelihara ikan kemudian ia jual lagi di kota. "

" Oh, Pantas saja banyak tanaman padi di sini. "

" Abah, Ngomong-ngomong umur Abah berapa sih? Kok mau menjadi Ustadz... Bukan apa nih ya... Orang yang berprofesi Ustadz kan harus punya ilmu yang cukup dalam, Lagian ya setahu Aisyah cara mensyi`arkan ayat-ayat suci Al-Qur'an itu harus benar-benar betul dengan sesuai bacaan dan juga arti nya. "

" Memang betul itu, Abah cuma ingin menjadi suami dan ayah yang baik dan yang bisa membimbing keluarga menjadi Sakinah Mawaddah Wa Rohmah. Jadi, Untuk mendapatkan semua itu Abah harus mempelajari dengan baik. Secara menjadi Ayah serta Suami yang baik dalam mendidik dan mengayomi bukan hanya dari segi materi saja. Tetapi, Dengan Ilmu Agama yang ia punya juga. Mungkin para suami-suami pikir kewajiban nya hanya menafkahi lahir dan batin, Lalu ia hanya menafkahi lahir dengan uang gaji yang ia berikan dan nafkah batin kepada Istri nya saja. Terkadang semua lelaki hanya memikirkan hal itu-itu saja. Tapi, Jangan salah... Kewajiban suami masih banyak, Terutama perkerjaan yang biasa nya kaum istri lakukan, Sebenarnya itu adalah tugas laki-laki. Terkadang wanita hanya ingin mencari ridho dari suami saja, Dengan cara membantu nya membersihkan rumah, memasak dan kebutuhan lain nya semata-mata demi ridho dari sang suami. "

Krucuk... Krucuk...

" Ambu lapar? "

" Hehehe... Iya Abah, Tadi di rumah makan nya hanya sedikit. "

" Kenapa enggak bilang sama Abah dari tadi, Kalau begini kan Abah yang merasa tidak bertanggung jawab alias lalai dengan kebutuhan Istri. "

" Gak apa kok, Bah. Lagian baru-baru saja perut Ambu lapar. "

" Ya sudah, Mari kita cari makanan. "

...****************...

"

" Abah, Seperti nya itu warung makan deh... " Tunjuk Aisyah ke warung makan pinggir jalan.

" Kalau Ambu tidak keberatan, Mari kita makan di sana. "

...****************...

...Warung Lesehan...

" Bule, Saya pesan bebek goreng nya satu, Jus nanas satu. Abah, Mau pesan apa? "

" Pesanan saya gulai ayam kampung + nasi putih sama es teh... Tolong di jadi kan satu saja sana Istri saya. "

" Sebentar ya, Mas Mbak. Saya buat kan dahulu. "

" Iya, Bule. "

✓15 Menit kemudian.

" Ini pesanan meja nomer 18 yo, Le. Tulung yo Le. " Ujar si Mbok yang tak sempat mengantar karena sangking banyak nya pembeli yang datang.

" Nggeh, Mbok. "

ΩΩΩΩΩ

" Ini pesanan nya, Mbak dan Mas. " Ujar Diki.

" Loh... Ini Diki, Ya to? "

" Eh... Sampeyan kenal aku toh? "

" Ya ampun, Lalu toh Karo aku... Aku Sholeh konca mu biyen main bola. "

" Lo. Lo.. Lo ... Sholeh anakke pak Husein toh, Yo kenal aku. "

" Piye kabar mu, Dik... "

" Yo, Alhamdulillah iseh di Paringin rezeki kanggo anak Karo bojo ku Nang omah. "

Sholeh pun ke asik kan berbicara tanpa memperdulikan Aisyah di samping nya, Sampai sang teman bertanya. " Iki sopo? Pacar mu kah... "

" Dudu Iki bojo ku. "

Diki pun mengulurkan tangannya hendak bersalaman. Namun, Aisyah terlebih dahulu menangkupkan kedua tangannya. " Saya Aisyah, Mas. "

" Oalah... Saya Diki. Kok pinter men awak mu golek bojo, Into ko ndi bening temen. "

" Hus... Jaga pandangan mu, Dik. "

" Oh, Iyo iyo... Lali aku, Enek Pak Ustadz kok di lawan. "

Sholeh pun berbincang sebentar lalu ia melanjutkan perjalanan nya yang tertunda menuju pesantren. Di pesantren Alab, Ummi, Aal'akhu Al'asghar, dan Abdul. Sudah menunggu ke datangan Sholeh dan Aisyah di pendopo pesantren.

^_^

[ °✓° ]

1
Nona QueenRa
bosan
Riyah Gpm
panggilannya di rubah Thor..
lebih baik abu umi aja.
kalau Abah n Ambu. ketua an.
saran saya .
Karena belum punya anak lebih baik panggilnya adek dan mas aja..
Shio Kelinci 🐰: Nggak bisa kak. Karya sudah tamat dan ribet juga jika mengganti kemungkinan harus ke semua bab. Dan saya masih mengerjakan novel lainnya
total 1 replies
Seny Saraswati Distributor Apple Stemcell
kok buruknya.. bisiknya klee
Seny Saraswati Distributor Apple Stemcell
banyak pelajaran yg bisa di simak utk meningkatkan kemenangan pembaca dr cerita ini
Alfa riski
bagus
Nafisatun Najah
kayaknya nanti ketemuan sama abdul deh hihihi
Nafisatun Najah
kak ini bukanya عفوا (a'fuwan ) kan pemaaf kak artinya,ya kak kok فغوا faghuwan.
Nafisatun Najah
maaf kak sedikit keritikan dan saran itu pakenya subhanallah kak, bukan masya allah, kalau masya allah untuk Kebagusan dan keindahan kalau subhanallah kalau lagi melakukan keburukan kak, dah itu aja sih kak setahuku, kalau ada salah kata mohon maaf🙏🙏🙏🙏
Nafisatun Najah
itu tadi calonya kamu nanti tadz, sampai jannahnya allah aamiin
Nafisatun Najah
berasa kayak lagi ceramah di panggung kak bacanya, makasih kak ilmunya.
Nafisatun Najah
calonya aisyah nihh, ustadz sholeh
tri susanti
lanjut thor...
Endri Tanti
naik mobil ber2 bkn muhkrim g bolh
lha it naik taxsi/gojek jg ber2 bkn muhkrim gmn hkumny kk
Nie Yanie
keren baca novel seklian belajar agama...good pisan
al Mah
tor manggilnya yg agak keren n romantis donk huby,dek,sayang,mas.. kan enak dibacanya
Eva Kristina
.
Wachidul Qohar Al Anshori
panggilannya terlalu tua Thor.....
Lisda Nasti
wa u ide bagustu...👍🏻💪
Anna Susiana
banyak petuah" yg bermanfaat untuk disimak dan di pelajari setiap orang
Lisda Nasti
baru gabung....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!