NovelToon NovelToon
Pertemuan

Pertemuan

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Contest / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:115.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nur Azizah

Edward yang dikenal sebagai playboy, dan selalu mempermainkan wanita dalam hidup nya mengatakan bahwa cinta nya telah mati saat orang yang mengkhianati nya telah tiada. Miranda yang selalu memperhatikan Edward dalam diam dan mencintai nya sejak dulu terus berusaha membuka hati Edward dan mendapatkan cinta setia dari si playboy itu, Apakah Mira bisa mendapatkan hati dan cinta dari Edward? Apa kah cinta Miranda bisa menumbuhkan hati Edward yang telah mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 29 - MENERIMA

Lily memberikan tubuhnya sendiri karena ingin ketenaran yang dijanjikan pria itu. Hingga akhirnya Lily hamil, karena takut dengan kehamilannya yang akan diketahui Edward Lily berniat kabur dengan sang kekasih nya hingga terjadi kecelakaan itu.

Edward tak pernah bisa memaafkan Lily yang dengan mudah dan tidak malu nya memberikan tubuhnya kepada lelaki lain selain suami nya.

"Kau sadarkan betapa berbedanya sikap mu kepada Lily dan Mira?" Tanya Violet ketika melihat Edward yang berfikir dengan keras.

"Kurasa kau benar, tapi apakah Mira...."

"Pasti! Mira akan memaafkan mu! Mira itu wanita yang sangat baik, makanya dia bisa menjadi sahabat ku satu - satunya"

.

.

.

.

.

.

Malam hari.......

Edward melihat Mira yang sedang menikmati makan malam nya bersama ibu nya. Sudah lama Edward tak menampakkan dirinya di hadapan Mira.

"Malam semuanya, malam Mira" Sapa Edward dengan ramah.

Mira hanya terus memakan semua makanan nya. Ibu Edward dan Violet saling pandang memberi kode untuk membuka percakapan.

"Mira sayang, bagaimana dengan perlengkapan bayi? apakah sudah beres?" Tanya sang ibu.

"Sudah ibu, hari ini perlengkapan baju dan beberapa keperluan dasar sudah saya beli, besok kemungkinan box bayi akan dikirim ke sini" Jawab Mira.

"Apa?! Kenapa kau tidak diskusi padaku? Aku juga ingin membelikan anakku baju dan perlengkapan lain nya!!" Edward memprotes hal itu.

"Apa gunanya Aku memberitahu mu? Kau kan sibuk dengan urusan mu, urus saja wanita mu, aku sangat mandiri dan bisa mengurus diriku sendiri" Jawab Mira dengan ketus.

...Selama beberapa hari ini, kau tidak berusaha memperbaiki hubungan kita atau jujur kepadaku!!! Kau bahkan memindahkan ruang makan dan keluargamu kedalam ruang kerja dan mungkin masih menemui rona siapa yang tahu!!!"...

"Mira, mungkin lebih baik kau diskusi kan sedikit biar bagaimanapun anak itu kan anak kalian" Ucap violet mencoba menenangkan Mira.

"Vi! Sejak kapan kau mulai berpihak pada Edward? Lagian bukankah sudah terlambat mau tahu sedangkan dia tidak tertarik sama sekali?" Mira mengatakan hal itu sambil menyindir Edward.

Mira mengambil sebuh kecap di hadapan nya, tapi tangan Edward sangat cepat menjauhkan kecap itu.

"Ini kecap asin, akan ku ambil kan kecap manis" Ucap Edward.

Oh Edward! Sejauh mana kau akan membolak - balikan hatiku? Aku terus saja bimbang.

Edward menuangkan kecap manis ke dalam makanan Mira. Mira memang selalu suka makanan dengan kecap manis, hal itu adalah hal kecil dari yang Edward ketahui tentang Mira.

"Terimakasih" Mira mengatakan itu hanya demi sopan santun yang ia punya.

Edward sebenarnya ingin marah, tapi ia tahu diposisi ini ia tak pantas marah, karena akhir - akhir ini ia terus memalingkan diri nya dari Mira dan membiarkan Mira sendiri.

"Aku sudah kenyang" Mira undur diri lebih cepat dari biasa.

"Besok, bagaimana kita pasang box bayi bersama?" Tanya Edward.

Mira hanya memalingkan wajahnya sebentar untuk melihat ke Edward dan berkata....

"Urus saja wanita mu agar gosip itu hilang, aku lelah keluar dengan semua gosip itu"

Memang benar gosip itu bagaikan pisau yang menusuk jantung tanpa ampun. Bahkan tidak semua berita dalam gosip itu benar adanya dan terkonfirmasi oleh orang terpercaya.

Edward tahu telah menghancurkan hati Mira dengan sangat dalam. Tak ada lagi wajah senyum yang menantinya serta tawa dari Mira yang selalu menghangatkan hati nya.

Edward yang selalu menganggap Mira sebagai anak kecil karena ia teman violet adiknya, menolak perasaan Mira dulu dengan sangat jahat dan mengolok - ngolok perasaan tulus itu. Dan sekarang Edward sungguh menyesal akan hal itu. Terlebih sekarang rasanya tak akan ada jalan kembali untuk keduanya.

.

.

.

Di dalam kamar Mira, Mira menghidupkan lampu tidur nya dalam ke adaan remang. Mira meminta banyak bantal untuk kamar nya. Rasanya tempat tidur nya semakin kosong dan dingin tanpa Edward disana.

"Mama sayang sekali sama kamu nak, tidak alam lagi kamu lahir, ayo kita bertahan bersama, maafkan mama jika mama nantinya harus memisahkan kamu dengan papa mu ya, tapi semua ini karena mama hanya punya kamu saja dan mama tidak ingin kamu harus menanggung semua ini"

Mira berbicara kepada bayi nya sambil mengelus perutnya dengan pelan.

Mira sudah mulai merasakan sakit di perut nya sejak kemarin, tapi sakit itu datang dengan pelan lalu hilang. Bahkan kaki nya mulai bengkak dan kepala nya sering merasa pusing. Tapi Mira harus sadar bahwa ia hanya sendiri dan tak bisa bergantung kepada yang lain nya.

Terlebih hari ini, pandangan menusuk dari seluruh warga kota yang melihat nya. Saat Mira berbelanja untuk perlengkapan bayi, warga kota bahkan pemilik toko memandang nya dengan tatapan mengerikan, tak kurang dari mereka mencari - cari kebenaran dari gosip tersebut.

Diantara nya bahkan ada beberapa yang merupakan mantan wanita Edward yang terus bergunjing di hadapan Mira dan mengatakan Mira sebagai wanita menyedihkan dan istri yang terbuang.

"Sudah ku katakan Edward itu baddas dia itu Playboy yang menawan dan hebat di ranjang, tak mungkin mau dengan perawan tua itu"

"Wanita lugu seperti nya hanya akan memuaskan sebentar saja"

"Memangnya seberapa enak nya sih rasa wanita itu?"

"Hahahaha"

Seluruh kota menertawakan nya seperti itu, Mira menjadi bulan - bulanan orang yang membenci nya.

"Apa aku salah jika aku menikahi pria yang tak seharusnya kumiliki?" Mira mengatakan itu ketika pulang dari berbelanja.

"Maaf nyonya, tapi menurut saya tidak ada yang salah selama saling mencintai" Jawab supir Mira.

Air mata Mira hanya bisa membasahi pipi nya dengan pelan. Isakan nya semakin menyayat hati pak supir yang tahu bagaimana menderita nya nyonya rumah nya.

Saling mencintai.....? Hah? Bahkan tidak ada cinta dalam hati Edward, cinta nya hanya kepada Lily dan wanita hanya sebagai pemuas nya saja.

Ketika mengingat hal itu, Mira berkuat....mulai malam ini Mira berkuat akan terus berjuang dengan diri nya sendiri bersama sang anak nya nanti. Jika memang tak ada jalan keluar, Mira akan mengajukan gugatan cerai kepada Edward. Meski harus menggunakan semua usaha nya, ia ingin berpisah.

Ia tak akan sanggup jika melihat bahwa rona akan melahirkan anak Edward di hadapan nya. Kedepannya Edward akan semakin sibuk mengurusi anak rona. Edward akan mengabaikan dirinya dan anak nya nanti. Mira tak akan bisa bertahan, tak akan pernah bisa.

Mira tahu meski Edward tak cinta kepada rona atau mungkin memiliki perasaan khusus pada rona, tapi Edward akan mengurus rona dan anak nya mungkin akan menikah dengan rona juga, sebab ia harus bertanggung jawab. Sama hal nya ketika Edward menikahi nya hanya karena tanggung jawab....

-bersambung-

1
Nurul Mulyati
seru bngt baca nya
Scarlet
Tamat sudah
Scarlet
Suka cewk kyk emily
Deva Rara
tamat sudah ,,

di tunggu season selanjutnya ya thor
Tina Anton
Sayang thor ceritanya tamat.. Pdhl aku suka kebucinannya edward
Anonim
lama" darting thor...berantem mulu kerjaanya..
Tina Anton
Hahahaha emily tuh.. Ngomongnya tanpa tendeng aling2.. Langsung gaspoolll... Yuhuu gmn tuh bang patrick...
Ana Yulia
semangat thor 💪 lanjut terus 💪❤️ salam dari Khanza & Gracio
🤩😘wiexelsvan😘🤩
mampir ikutan absen dlu ach thorrr 😍😍😍 dengan jejak tertinggal 👍👍👍pastinya
Scarlet
Lanjut thor gemes liat edward dn patrick
Deva Rara
patrick itu pacar nya emily toh ,,

kirain spongebob 😂
Tina Anton
Lanjut thor.. Seru komunikasi edward n petrick.
Tina Anton
Lanjut thor.. Aku suka sm pembahasan... Cara komunikasi patrick memang keren.. Wajar jika patrick susah buat jatuh cinta.. Krn wawasan berfikirnya pun keren... Bs dilihat dr cara dia mematahkan kalimat2 edward..
re
Next
Who is My name?
Edward cemburu nya lucu
Tina Anton
Lanjut thor
Nalu
Edward bisa cemburu ya
Deva Rara
masih aja jaim dia 😂😂😂
Tina Anton
Lanjut thor
Tina Anton
Tau.. tau the end ah... Nunggu tiap up nya sll lama... Ngeselin.. Pdhl ceritanya bagus..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!