Seorang pekerja kantoran bernama Satoru Kamizawa yang kini berumur 32 tahunsudah menjalani hidupnya dalam pekerjaan nya selama 7 tahun lamanya,rasa bosan dan lelah mulai muncul dalam dirinya.
Akibat kekelahan karena sering lembur dalam bekerja,dirinya kemudian tertidur dalam lelapnya malam hari,namun sekaligus dia menutup hidupnya...
Kemudian saat dia membuka matanya lagi,dia terlahir di tubuh bayi yang baru saja lahir dari rahim seorang ibu,dan dirinya menjalani kehidupan keduanya sebagai seorang gadis.
Kehidupan keduanya terasa begitu indah ketika dia hidup di dunia lain dengan peradaban yang masih kuno,namun terdapat hal menakjubkan dalam dunia itu...
Benar..itu adalah sihir,keluarganya adalah keluarga miskin yang berkecukupan,dia hidup dengan dua saudara nya,yaitu seorang adik perempuan dan seorang kakak perempuan.
Hiudpnya berjalan dengan baik,hingga dirinya di berkati sihir yang membuatnya harus masuk ke dalam akademi sihir,dan memulai pengalaman hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.29 Hutang Budi
"apa yang kau lakukan?" sekilas,sebuah suara yang tidak asing berdengung di kepala Rose,terdengar begitu jelas dan sangat jernih
Rose pun membuka matanya,dan melihat seorang wanita dengan pakaian yang di penuhi darah dan tampak lusuh,berdiri di samping Rozagor itu sambil memenangi kepalanya dengan sangat kuat
...DUAARRR!?...
Rozagor itu terpental jauh hanya dengan sekali tendangan,mata Rose terbelalak lebar ketika melihat sosok yang menyelamatkan nya itu
"bukanya kau kuat...bukanya kau bisa sihir,lalu kenapa kau diam saja saat kau hampir di bunuh?" tanya Airi yang berdiri melihat Rose yang meringkuk di tanah dengan tatapan kosong
"kau...." Rose tampak masih seakan tidak percaya dengan hal itu
di tangan kanan nya,Airi membawa pedang kayu yang sudah terlihat hampir rusak
"kenapa kau menolong ku?" tanya Rose yang merasa sedikit berterimakasih
Airi pun berbalik pandang,fokus ke arah Rozagor sambil menyiapkan kuda kudanya,lalu Airi menjawab "aku hanya mendambakan sosok petualang yang suka menolong...itu saja" ucap Airi
Dan tiba tiba
...BAM!?...
dengan kecepatan yang sangat brutal,Rozagor itu menerjang Airi,dia membungkukan kepalanya,mengarahkan bagian terkeras di tubuhnya supaya dapat menabrak Airi
"Egh!?" tapi Airi segera menaikan pedang kayu nya, dan membelokan Rozagor itu, yang membuat Rozagor itu menerjang ke arah yang tidak seharusnya dan menabrak barang kayu besar hingga kepalanya tersangkut di dalam kayu itu
Di sisi lain,Airi menyarungkan pedang nya di pinggang kiri,lalu sedikit menundukan badan nya,sambil kaki kanan sedikit di majukan yang arahnya sesuai kepala,dan kaki kiri di arahkan sesuai arah dada ke kiri
Airi kemudian mengambil nafas dalam dalam,menunggu waktu yang tepat untuk menebas Rozagor itu dalam sekali serang
Dan di saat Rozagor itu berteriak
...GGGGRRRAAAARRRRRRRRRRRR!?...
itulah saat diana nyawanya melayang,dalam sekejap Airi seperti berpindah tempat hingga meninggalkan jejak retakan di tanah yang di pijak nya sebelum nya
Dan setelahnya,Rozagor itu terbunuh dengan leher yang tersayat begitu dalam,membuatnya tidak bisa bernafas ataupun bersuara
"ugh..." namun di sisi Airi jika menerima luka dalam
tubuh Airi kemudian melemas,kutu Airi kemudia menyentuh tanah,tubuhnya begitu lemas hingga Airi bertumpu pada pedang kayu nya
"puft!?" dan tiba tiba,darah yang sangat banyak keluar dari mulut Airi,bahkan mata Airi terbuka lebar saking terkejutnya
Dan kemudian...Airi langsung terjatuh ke tanah,tak sadarkan diri
"h-hei..k-kamu kenapa?" tanya Rose yang tidak melihat Airi muntah darah karena terlalu jauh
Namun firasat Rose merasa begitu buruk,Rose pun segera berdiri menghampiri Airi,walaupun kakinya masih gemetaran karena ketakutan dengan Rozagor
Tapi firasatnya membuat Rose bernar benar khawatir,hingga Rose sampai di dekat Airi,dia baru sadar tubuh Airi benar benar dalam kondisi yang sangat buruk
"HEI BANGUNLAH!?" Rose segera berlutut di samping Airi,mencoba segala cara untuk membangunkan Airi
di saat yang sama,salah satu pengikutnya Rose,yang sangat khawatir dengan Rose berlari menghampiri Rose "Rose-sama!?" teriak nya mengikuti jalan Rose
di belakangnya di ikuti Sven yang masih kelelahan untuk berlari "h-hei tunggu,itu berbahaya!" nafasnya terengah engah saat dirinya mencoba mengejar pengikut Rose itu
Namun saat pengikut Rose berdiri di tempat yang tinggi,dia melihat Rose yang sedang berlutut di tanah dari jauh "Rose-sama!" gumam nya gembira
Tanpa basa basi,dia segera berlari menghampiri Rose "aku bilang tunggu!" diikuti dengan Sven
Tapi saat pengikut Rose itu dekat dengan Rose,dia baru melihat ada orang lain yang sedang terbaring lemas di depan Rose "gasp!"
mulutnya ternganga lebar,matanya terbelalak,melihat wanita yang di penuhi luka dan darah yang tampak mengerikan "k-kenapa kau tidak mendengar k-" saat Sven sampai,dia juga terhenti ketika melihat Airi yang tak sadarkan diri
"k-kejam nya...R-Rose kan namamu?,apa yang terjadi padanya!" tanya Sven yang mengkhawatirkan keselamatan Airi
Rose tak menghiraukan Sven dan tetap memasang wajah panik "senior,kumohon tolong dia!" Rose memohon pada Sven,rasa bersalah yang dalam menyiksa Rose
"tenanglah dulu,sekarang mana ku benar benar sudah habis,aku tidak bisa mengeluarkan sedikitpun sihir" ucap Sven yang memperlihatkan telapak tangan nya yang terlihat sedikit pucat
namun pengikut Rose itu sadar bahwa orang yang tergeletak di tanah itu tampak sangat familiar "Rose-sama...bukanya itu,si jelata?" tanya pengikut Rose dengan sedikit wajah puas
Namun tiba tiba Rose tampak marah "INI BUKAN MASALAH JELATA ATAU BANGSAWAN ORIANA! ?" bentak Rose dengan wajah mengerikan,seketika pengikut Rose yang bernama Oriana itu tersentak melihat nona nya membentak dirinya
"m-maafkan saya" sambil gemetar dan menundukan kepala,Oriana meminta maaf dengan perasaan takut
di saat yang benar benar gawat itu,Rose tiba tiba meraih kain lengan nya dan...
...krrraKKK...
tiba tiba Rose merobek kain lengan nya dan segera mengikat bagian bagian luka paling parah pada Airi untuk menghentikan pendarahan nya
"Senior kumohon,gunakan sihir penyembuhan" ucap Rose yang tampak sibuk merawat Airi ketika keringatnya mulai bercucuran
"tapi ana ku-" saat Sven terpaksa menolak Rose karena kehabisan mana Rose tiba tiba memotong "akan ku gunakan mana transfer,jadi kumohon setidaknya ringankan lukanya"
Melihat perjuangan keras Rose,Sven pun merasa tidak ingin kalah,dan mengiyakan ajakan Rose "baiklah,mohon bantuan nya" ucap Sven
Namun di sisi lain Oriana ingin menghentikan Rose karena... "Rose-sama,mana transfer itu sihir yang tidak stabil,kalau tidak berhati hati bisa bisa anda-" namun Rose tetap bersikeras untuk melakukan nya
"diamlah Oriana,biarkan aku fokus" kata Rose de gan nada dan tatapan yang dingin yang seketika membuat Oriana terdiam
kemudian,Sven berlutut dekat Airi,sambil mendekatkan tangan nya "heal" awalnya tidak terjadi apa apa,tapi saat tangan Rose menyentuh punggung Sven "Mana Transfer" perlahan dari tangan Sven cahaya putih mulai muncul
Partikel partikel kecil mulai keluar dari tangan Sven,mengambang ke arah Airi dan menempel di luka luka Airi yang perlahan memulihkan lukanya walau tidak sepenuhnya
namun hanya berselang 10 detik,Rose sudah tampak sangat kelelahan "huh!...huh...." Sven yang prihatin pun membujuk Rose untuk berhenti "Rose,berhentilah biar aku sendiri saja" ucapnya yang fokus menyembuhkan Airi
Namun Rose menggelengkan kepalanya "tidak...aku masih bisa....." katanya ketika matanya mulai menutup dengan keringat deras yang bercucuran
tiba tiba,ada tangan lain yang menyentuh pundak Sven,Rose pun menoleh "Rose-sama... biarkan saya membantu juga" kata Oriana sambil tersenyum pada Rose
Rose tersenyum kecil melihat Oriana yang berinisiatif membantu "terimakasih" ucap Rose lalu terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri karena kehabisan mana
...bruukk...
"Mana Transfer" dan kini giliran Oriana yang menggantikan Rose,dan karena dirinya belum menggunakan sihir sama sekali,Oriana berhasil bertahan selama 20 detik dan akhirnya juga ikut terjatuh
...bruk...
"setidaknya ini...sudah cukup" Sven pun berhenti menggunakan sihir penyembuhan nya ketika melihat luka luka Airi sudha jauh membaik,setidaknya tidak di tingkatan kritis
Dan akhirnya,Sven pun ikut terjatuh karena kelelahan menggunakan sihir ketika tubuhnya hampir kehabisan mana
namun setelah mereka semua tak sadarkan diri,ada orang lain yang menghampiri mereka "hei! cepat kemari!?,akau menemukan empat orang lain nya!" teriak seseorang
Lalu beberapa orang pun berkumpul mengitari mereka berempat "kondisinya gawat,kita harus segera bawa mereka" dan masing masing dari mereka membawa ke empat orang itu pergi keluar dari hutan
Bersambung
gw ada ide cerita si,males nulis aja. mau denger gak?👍