Bilqis Humaira harus menelan pil pahit dimana di hari pernikahannya calon mempelai pria tidak datang
Keluarga Bilqis tidak mau jika pernikahan Bilqis gagal dan Paman Bilqis meminta Arsya untuk menikah dengan Bilqis
Arsya adalah sahabat dari mantan kekasih Bilqis yang sudah meninggal dunia karena kecelakaan
Bilqis sempat menolak mentah-mentah saat Paman BIlqis menyuruhnya menikah dengan Arsya
Arsya yang sudah lama menaruh hati dengan Bilqis mau menerima permintaan Paman Bilqis
Akhirnya dengan terpaksa dan tidak ingin membuat malu keluarga
Bilqis mau menikah dengan Arsya
Apakah Bilqis akan bahagia menikah dengan Arsya atau BIlqis akan mencari dimana keberadaan calon suaminya yang kabur?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Mila masih melarang Reyhan untuk keluar dari rumah karena Mila tidak mau jika suaminya akan melakukan hal yang sama seperti kemarin
"Sayang, Mas pergi keluar sebentar ya. Capek Mas dirumah saja" ucap Reyhan dengan nada merengek seperti anak kecil yang meminta mainan
Mila menggelengkan kepalanya dan meminta Reyhan untuk tetap di rumah
Reyhan langsung masuk ke dalam kamarnya kembali dan ia mencoba mencari cara agar bisa keluar dari rumah ini
Akhirnya dia mempunyai satu ide dengan memberikan obat tidur kepada istrinya dan ia akan menguras habis harta Mila
"Aku harus membalas perbuatan Arsya dan Bilqis" gumam Reyhan
Reyhan keluar dari kamar dan segera membuatkan teh hangat untuk istrinya
"Sayang, aku minta maaf. Ini aku buatkan teh hangat" ucap Reyhan sambil mencium bibir istrinya
Mila tersenyum dan ia langsung meminum teh yang baru saja dibuat oleh suaminya
"Terima kasih ya mas" ucap Mila yang tak lama kemudian dia merasakan kalau matanya sangat mengantuk sekali
Dan dalam hitungan detik Mila langsung memejamkan matanya dan segera Reyhan membopong tubuh istrinya
"Maafkan aku sayang, setelah ini aku tidak akan menganggu hidupmu lagi" ucap Reyhan dalam hati
Reyhan langsung mengambil semua barang berharga milik Mila dan setelah itu Reyhan meninggalkan Mila begitu saja
Reyhan melajukan mobilnya menuju ke negara yang jauh dari mereka semua
Di tempat lain dimana Arsya melihat istrinya yang masih tertidur pulas karena harus mengurus dirinya yang masih lemas
Arsya bangkit dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya menuju ke dapur. Dan segera Arsya membuat susu coklat untuk istrinya
Setelah selesai Arsya kembali masuk ke dalam kamar
"Selamat pagi sayangku, ayo bangun" sapa Arsya yang membangunkan istrinya
Mendengar suara suaminya, Bilqis membuka matanya perlahan lahan
"M-mas...." Bilqis langsung memeluk tubuh suaminya yang ada di hadapannya
Arsya mengecup kening istrinya dan meminta untuk meminum susu coklat yang baru saja ia buat
"Terima kasih ya Mas" ucap Bilqis
"Iya sayang sama-sama"
Bilqis menikmati susu coklat hangat dan setelah itu ia segera membantu suaminya untuk mandi pagi
Biqlis meminta Arsya untuk duduk dan ia mengguyurkan air hangat ke tubuh suaminya
Arsya sangat beruntung mempunyai istri yang sabar saat merawatnya
Huek Huek
Bilqis langsung menaruh shower dan segera ia memuntahkan semuanya
"Sayang, kamu kenapa?" Tanya Arsya yang sedang memakai kimono handuknya
"Nggak tahu Mas, mungkin masuk angin" jawab Bilqis yang kembali muntah
Arsya langsung memapah tubuh istrinya yang terlihat lemas
"Mas, maaf sudah merepotkan" ucap Bilqis yang merasa bersalah
"Sayang, tidak ada yang direpotkan. Sekarang kamu istirahat sambil menunggu dokter "
Bilqis menganggukkan kepalanya dan ia mengambil minyak kayu putih agar bisa meredakan mualnya
Beberapa menit kemudian dokter telah tiba dan segera memeriksa keadaan Bilqis
Arsya menatap wajah istrinya yang sedikit pucat dan setelah selesai pemeriksaan dokter memberitahukan kalau saat ini Bilqis sedang mengandung
"H-hamil dok?" Tanya Arsya
"Iya dan tolong dijaga kandungannya. Jangan sampai kelelahan" jawab dokter yang langsung memberikan obat dan vitamin untuk Bilqis
Setelah dokter berpamitan, Arsya melihat istrinya yang sedang menangis
"Sayang, kenapa menangis?" Tanya Arsya
"Apakah ini mimpi Mas?" Arsya langsung memeluk tubuh istrinya dan mengatakan kalau ini tidak mimpi
Arsya meminta Bilqis untuk menjaga kandungannya dan Arsya melarang Bilqis untuk melakukan pekerjaan rumah tangga
Arsya tidak mau kehilangan calon anaknya kembali setelah peristiwa yang lalu
lihat karakter pemeran utama pria dinovel2 pasti kau buat cinta mati dan cinta nya tidak tergantikan untuk pemeran utama wanita saja
bandingkan
cinta pemeran utama wanita yang berkali2 berganti kelelaki lain,
tapi di novel2 yang lain sampai istri kabur tinggal kan suami dan tinggal bersama pria lain kau anggap bukan dosa, istri menolak suami karena mencemaskan pria lain, istri yang perhatian dengan pria lain didepan suaminya, istri yang meyakinkan suami karena pria lain terluka, istri yang mengabaikan perasaan suami dengan merawat dengan lembut pria lain, istri yang membentak suami didepan pria lain
belajar lagi dosa2 istri thor, masih banyak lagi dosa istri selain pergi menemui pria lain
Zakaria pun lrbih deket ama Bilqis drpd Prabunya