NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Janji

Bukan Sekedar Janji

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:38.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nhay_23

Hubungan persahabatan yang terjalin antara Reyhan dan juga Nehta, harus berubah karena sebuah ikatan pernikahan yang terjadi karena keinginan Hanifah, neneknya Reyhan.
Hanifah ingin sekali melihat Reyhan menikah sebeluk akhir hayatnya. Karena Reyhan telah gagal menikah sebanyak dua kali. Maka dari itulah, Hanifah meminta Nehta agar menikah dengan Reyhan.
Tidak ingin membuat Hanifah kecewa, akhirnya Reyhan menuruti keinginan neneknya.
Lalu bagaimana kelanjutan pernikahan mereka, setelah kepergian Hanifah? Akankah berakhir bahagia atau tidak? Terutama dengan kehadiran Sara, perempuan yang begitu terobsesi dengan Reyhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhay_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendekati Tunanganku

Apa yang tengah dilakukan Ferdinan saat ini, membuat Reyhan dan Arman, bahkan Laura menatap tak percaya. Pasalnya, belum lama laki-laki yang usianya mungkin baru menginjak empat puluh tahunan itu, memberikan persyaratan pernikahan, jika Reyhan ingin kerja sama mereka berhasil. Padahal Reyhan sudah dengan jelas menolak persyaratan yang di berikan oleh Ferdinan.

“Kalian pasti bertanya-tanya dengan apa yang saya lakukan.”

“Saya akan tetap bekerja sama dengan Heich Group. Sekalipun tuan Reyhan menolak persyaratan yang saya ajukan.”

“Kenapa, tuan?”

“Saya tidak akan pernah salah memilih perusahaan anda untuk bekerja sama. Karena memiliki pemimpin yang jujur dan menjunjung kesetiaan.” Ucapnya dengan bibir yang tersenyum.

“Terima kasih banyak, tuan Ferdinan.”

Jangankan Reyhan, Arman pun ikut gembira. Karena mereka berhasil bekerja sama dengan perusahaan nomor satu di Jerman itu. Secara tidak langsung, semua ini berkat istrinya.

Pertemuan mereka berakhir saat waktu menjelang siang, Ferdinan dan juga asistennya pamit meninggalkan Reyhan, Arman termasuk Laura. Perempuan itu beralasan masih ada urusan.

“Aku penasaran. Perempuan seperti apa istrimu itu? Sampai kamu rela mempertaruhkan kerja sama yang bisa saja berimbas pada perusahaanmu, kalau sampai hal ini gagal.” Laura mendadak mengubah panggilannya menjadi aku dan kamu setelah Ferdinan pergi.

“Bukan urusanmu! Tapi satu hal yang pasti, istri saya bukan orang yang suka memanfaatkan keadaan orang lain seperti anda.”

Tak ingin lagi berada dalam satu ruangan dengan Laura, Reyhan bergegas meninggalkan perempuan itu.

Sedangkan orang yang baru saja menerima penolakan itu, menatap kepergian Reyhan dan juga Arman dengan kesal.

Urusan dengan Ferdinan sudah selesai, tapi Reyhan tidak bisa pulang ke tanah air begitu saja. Dia berencana mencari investor yang mungkin tertarik untuk berinvestasi di perusahaannya. Dengan bekerja sama dengan perusahaan milik Ferdinan, maka akan lebih banyak kesempatan menarik investor baru.

Reyhan ingin, jika suatu saat dia harus melepaskan Wisnu, masih ada investor lain yang masih bekerja sama dengannya.

Seminggu yang dia habiskan untuk mencari investor, tidaklah sia-sia. Dengan persiapannya yang matang, dia berhasil menggaet tiga investor terkaya di dunia di antaranya ada Michael Robert, Anthoni Garibal serta Lee Kyung Jay. Mereka bukanlah dari negara yang sama, sehingga Reyhan harus terbang dari negara ke negara tempat tinggal mereka.

Arman begitu khawatir dengan kondisi sahabat sekaligus atasannya sekarang. Bukan hanya fisik yang lelah, tapi Arman juga dapat melihat bahwa Reyhan tengah merindukan seseorang.

“Man. Pesan tiket untuk kita pulang nanti malam!” Padahal wajahnya terlihat pucat saat ini.

“Kamu yakin, Rey? Apa kamu tidak mau istirahat dulu? Bagaimana kalau besok pagi?” Tawar Arman, bukan apa-apa, dia hanya khawatir Reyhan akan tumbang nantinya.

“Aku tidak apa-apa, Man. Aku hanya ingin pulang. Tapi kalau kamu masih mau di sini, aku izinkan. Tapi gajimu aku potong.” Selorohnya.

“Astaga. Itu namanya bukan cuti.” Gerutu Arman.

“Apa kamu tidak mau membelikan atau membawakan istrimu oleh-oleh, hmmm?”

“Misalnya... kamu bawa dia. Minimal fotonya mungkin...” Arman menunjuk sebuah poster iklan besar yang terpampang di bagian atas sebuah gedung pencakar langit.

Poster itu bisa telihat dengan jelas, mereka juga tidak perlu menengadahkan kepalanya. Karena mereka sedang berada di lantai yang sejajar dengan gedung tersebut.

“Ck. Apa bagusnya dia? Bukankah lebih tampan aku kemana-mana?”

Astaga. Ini bukan mimpi kan? Sejak kapan, Reyhan narsis begitu? Arman bergidik sendiri.

“Arman!”

“Kenapa bengong di sana? Ayo!”

Begitu sampai di lantai dasar, banyak sekali orang berkerumun. Namun lebih dominan perempuan yang memakai berbagai atribut, rupanya mereka adalah penggemar idol.

Kyaaa, Nunuuuu...

Nunu, Salanghaeyo...

Cha Eun Woo... Cha Eun Woo...

Suara mereka terdengar riuh di sana, ada yang berteriak namanya, ada juga yang menyanyikan yel-yel mereka untuk idola favoritnya.

Tanpa aba-aba, Arman mendorong Reyhan ikut dalam antrean panjang yang lebih tepat dikatakan ular naga bagi Reyhan. Karena saking panjangnya.

“Aku ke hotel duluan ya, Rey. Semangat!”

“Arman! Kembali!!!” Reyhan tidak bisa mundur lagi, karena dia sudah terlanjur masuk dalam antrean yang di batasi dengan tali tersebut.

Baru setengah perjalanan, Reyhan sudah merasakan kakinya yang begitu pegal. Karena terlalu lama berdiri. Tapi ketika terlintas wajah Nehta yang senang, karena mendapatkan tanda tangan dari laki-laki yang terkenal dengan nama panggung Cha Eun Woo itu. Reyhan mengabaikan rasa pegal di tubuhnya.

“Annyeonghaseyo (Hallo).” Sapanya dengan ramah.

Entah kapan dan dari mana Reyhan belajar bahasa Korea. Tapi yang jelas, saat ini dia bisa berbicara dengan fasih menggunakan bahasa dari negeri ginseng tersebut.

“Nae anaeege sain-eul haejul su issnayo (Bisakah anda menandatanganinya untuk istri saya)?”

“Mullon... Ileum (Tentu... Nama)?”

“Nehta Tania Zara.”

“Saengnyeon-wol-il (Tanggal lahirnya)?”

“1997 nyeon, 3 wol, 30 il (30 maret 1997).”

“Ye (ya)?” Laki-laki berkulit putih itu terlihat sangat terkejut dengan apa yang di sampaikan oleh Reyhan.

Pasalnya, ulang tahun mereka ternyata sama. Baik itu tanggal, bulan maupun tahun lahirnya. Bukan hanya dia, tapi manajer dan juga penggemar yang lainnya cukup terkesan. Ternyata ada salah satu penggemar Cha Eun Woo yang ulang tahunnya sama.

“Wae (Kenapa)?”

“Aniyo. Anaeege jeonhal mesijiga issnayo (Tidak. Apa ada pesan untuk istri anda)?”

“Aniyo (Tidak).”

Tapi laki-laki berkulit putih itu tersenyum penuh arti.

“Gamsahabnida (Terima kasih).” Reyhan berterima kasih sambil menundukkan kecil  kepalanya, setelah menerima poster dan tanda tangan yang di berikan oleh Cha Eun Woo.

...*****...

Hari yang Nehta lalui selama Reyhan berada di luar Negeri terasa begitu lama dia rasakan. Setiap harinya dia selalu menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Walaupun tak jarang selalu saja ada masalah yang menimpanya.

“Apa yang terjadi, Wina?” Nehta membantu Wina untuk bangun, karena saat dia datang perempuan itu tengah terduduk dengan kerudung dan bajunya yang basah karena tumpahan kopi.

“Ng-nggak apa-apa, Ta. Ayo! Aku harus membersihkan ini.” Wina menarik lengan sahabatnya.

“Mau kemana kamu? Urusan kita belum selesai!” Pekik Ailen.

“Urusan apa, nona Ailen yang terhormat?” Bukan Wina yang menjawab, tapi Nehta.

“Ck. Rupanya kalian berdua sama aja. Sama-sama pengganggu hubungan orang.”

“Apa maksudmu, Irena?” Nehta tersinggung dengan ucapan yang di lontarkan oleh perempuan yang bernama asli Irena Adelia itu.

“Tutup mulutmu! Jangan berani-berani kamu panggil nama itu padaku!” Pekik Ailen alias Irena itu.

“Aku tidak peduli. Sekali lagi kamu menghina sahabatku atau membuat ulah lagi padanya. Aku tidak akan segan-segan sekalipun kamu sepupuku atau bahkan kamu tunangannya tuan Alex!” Ancam Nehta.

“Ta, udah. Aku nggak apa-apa.”

“Apa yang aku katakan itu bukan hanya bualan. Perempuan itu selalu aja mendekati tunanganku.” Emosi Ailen dengan napasnya yang memburu.

1
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
fatimatuz zuhriyah
👍
Nhay_23: /Rose/
total 1 replies
Yenni Lestari
next
Nhay_23: siap kak 🤗
total 1 replies
Sallymach Zahra
bagus lanjutkan 👍
Nhay_23: makasih kak, siap lanjutkan 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!