NovelToon NovelToon
How I Forgot You

How I Forgot You

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Tamat
Popularitas:85.5k
Nilai: 5
Nama Author: Maybelll

Bagaimana perasaan mu ketika pria yang kamu tunggu selama hampir sepertiga usia mu ternyata menjalin hubungan dengan sahabat mu sendiri?

Takdir kah? Atau hanya sebuah kebetulan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maybelll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Siapa?

"Selamat malam tante. Saya Adam, teman nya Hannela"

Mama mengangguk. "Masuk dulu nak Adam"

"Maaf sebelumnya tante. Sudah sangat larut, saya harus segera pulang, Mama dan Papa sudah menunggu di rumah. Lain kali saya akan mampir" Adam menyatukan kedua tangan nya di depan dada.

"Baiklah. Terima kasih ya nak Adam sudah mengantar Ella sampai rumah. Hati hati dijalan."

"Baik tante. Saya permisi." Adam sedikit menunduk. Lalu menatapku dan memberikan plastik obat yang sedari tadi di pegang nya pada ku. "Aku pulang ya. Jangan lupa makan obat"

Aku mengangguk.

"Jaga diri." aku kembali mengangguk.

Adam masuk ke dalam mobil dan berlalu pergi.

Mama membawa ku masuk ke dalam rumah dan mendudukkan ku di sofa ruang tamu. Di pandangi nya diri ku mulai dari atas sampai bawah.

"Cerita sama Mama. Apa yang terjadi di bandara" Nada bicara Mama tegas, menandakan beliau sedang bicara serius.

Aku berd*hem. "Tadi waktu Ella lagi di parkiran taksi, ada dua pria yang gangguin Ella. Mereka ngambil paksa tas Ella, waktu Ella berontak salah satu dari mereka ngeluarin pisau, tangan Ella kena goresan pisau nya. Terus pria yang satu nya nampar pipi Ella. Adam datang nolongin Ella" aku menceritakan kejadian di bandara tadi dengan linangan air mata. Tiba tiba rasa takut muncul lagi dalam diri ku. Takut kejadian itu terulang kembali di lain hari.

"Kamu hubungin Adam?" tatap Mama penuh selidik.

Aku menggeleng cepat "Enggak Ma. Ella juga gak nyangka Adam yang nolongin Ella. Adam juga lagi pulang kampung ternyata. Kata nya tadi waktu dia jalan ke parkiran, dia ngeliat ada ribut ribut, terus Adam nyamperin. Adam juga gak tau kalau yang di bantuin itu Ella."

Mama membulatkan mulut nya membentuk huruf O."Terus tas kamu gimana? Dapet?" Tanya mama lagi. Aku mengangguk kemudian menghembuskan nafas panjang.

"Tas Ella udah di amanin. Tapi dibawa sama tim keamanan, sebagai bukti kata nya. Tadi Ella udah ngasih kartu nama Bang Bram sama Adam supaya Adam ngabarin ke Bang Bram masalah tas Ella itu. Untung Mama selalu simpan kartu nama Bang Bram di segala tempat" Aku memeluk Mama sebagai ucapan terimakasih. Mama memang menyimpan kartu nama Bang Bram dimana pun. Di tas ku, di dompet, di koper bahkan di casing ponsel ku. Kemarin kemarin aku beranggapan bahwa Mama lebay. Ternyata semua yang dilakukan Mama ada guna nya, dan itu untuk kebaikan ku.

"Terus tadi kok keliatan nya udah akrab banget sama Adam. Perasaan kemaren ada yang nangis nangis curhat ke Mama" Mama tersenyum jahil.

Aku segera membuang muka "Apaan sih Ma. Enggak ah"

"Yakin? Kayak nya yang tadi bukan pertemuan pertama deh, setelah sepuluh tahun" Mama menaikturunkan alis nya.

Huff.. percuma berbohong pada Mama. Mama jauh lebih mengenal ku, dibanding aku mengenal diri ku sendiri.

"Kita pernah ketemu sebelum nya, sekali. Dan itu gak sengaja. Lagian Ella juga jaga jarak kok sama Adam. Jaga hati sih lebih tepat nya. Ella gak mau perasaan Ella yang dulu tumbuh lagi, susah payah Ella menguburnya selama ini. Ella gak mau nyimpan perasaan buat pacar sahabat sendiri."

Kali ini senyum mama di iringi anggukan. "Mama bangga deh sama anak gadis Mama ini" Kata Mama sambil membelai pipi ku. Aku yang bingung hanya bisa mengangkat sebelah alis ku.

"Kalau apa yang kamu ucapin tadi bener, Mama bangga sama kamu. Kamu memang harus menjaga hati kamu. Jodoh memang sudah di tentukan Tuhan, tapi selagi kita masih bisa menjaga hati kita, ya lakukan. Ingat kan pesan Mama tempo hari tentang sesuatu yang sudah ditakdirkan untuk kita?"

Ku anggukan kepala ku dengan tegas. Jujur, getaran itu masih ada dan masih sangat kencang setiap kali aku dekat dengan Adam. Tapi biar bagaimana pun, aku harus tetap menjaga hati ku, hati Inez juga.

"Ya udah sekarang kamu mandi, makan dan langsung tidur. Kamu pasti capek kan. Pulang kerja langsung kesini. Malah ada kejadian gak enak lagi" Mama mengelus punggung ku dan berlalu menuju kamar nya.

Ya, tubuhku memang lelah. Tapi hati ku jauh lebih lelah. Entah kenapa, setiap kali berhadapan dengan Adam, jiwa dan raga ku selalu lelah dan lemah.

Ku bawa koper ku ke kamar dan segera mandi. Selesai mandi aku langsung makan. Perut ku memang kenyang. Tapi aku tidak mau membuat Mama kecewa. Mama pasti kelelahan menyiapkan makan malam untuk ku.

Aku tidak bisa tidur, pipi ku masih nyeri sekali. Tangan ku juga sesekali terasa perih meskipun masih ter verban dengan baik. Aku bersiap menonaktifkan ponsel ku ketika mata ku tak sengaja melihat postingan Sayna di pesbuk nya. Fyi, aku pinjam ponsel Mama sampai ponsel ku di kembalikan tim keamanan bandara.

Sayna memposting foto nya yang sedang duduk di cafe bersama beberapa teman nya. Tapi bukan itu yang menyita perhatian ku, tapi penampakan seorang perempuan yang duduk di belakang meja Sayna dan teman teman nya. Aku kenal betul perempuan itu, Inez. Tangan kiri nya sedang memegang gelas, sedangkan tangan kanan nya di pegang oleh seseorang, yang ku yakini adalah tangan laki laki. Karena tangan yang memegang tangan Inez memakai jam tangan laki laki dan tangan nya sedikit berbulu, khas tangan lelaki.

Foto yang di posting Sayna memang sangat jelas dan cerah, mungkin dia memakai ponsel dengan ikon apel digigit sebagian ketika mengambil gambar tersebut. Sayang nya wajah lelaki tersebut tidak ikut terpotret. Kulihat waktu yang tertera di postingan Sayna, lima jam yang lalu. Berarti sekitar jam tujuh atau jam delapan malam tadi.

Awalnya aku ingin tidak peduli, tapi entah bagaimana ponsel yang ku pegang sedang memanggil Sayna melalui aplikasi mesenjer. Aku tidak sadar kapan aku mengklik tombol tesebut.

"Ya ampun Mbak. Ini udah tengah malem. Ada apaan sih. Lo ganggu tidur gue tau nggak!" Terdengar suara Sayna di ujung sana.

"Em..Gak kok, gak ada apa apa" tiba tiba aku gugup.

"Gak mungkin gak ada apa apa. Kenapa Mbak? Gue ngantuk banget ini"

"Gue cuma mau nanya, postingan lo di pesbuk tadi foto baru atau lama?" Aku yakin Sayna pasti ngamuk mendengar pertanyaan ku.

"Mbak Joaaannn.. Lo tengah malem nelpon gue cuma mau tanya itu? Sumpah ya kalau gak mikirin dosa udah gue maki maki lo!!" Tuh kan Sayna ngamuk. Aku sampai harus menjauhkan ponsel dari telinga ku saking me lengking nya suara Sayna.

"Itu foto baru, masih anget kayak t**k ayam baru keluar dari pabrik nya. Abis foto langsung gue posting. Puas lo Mbak!!"

Tut.. tut.. tut..

Sayna langsung memutuskan sambungan telepon setelah puas teriak teriak. Haha maafkan aku Sayna sudah menggangu tidur mu.

Yang mengganggu pikiran ku sekarang adalah, siapa laki laki yang sedang menggenggam tangan Inez di foto itu? Tidak mungkin Adam, karena Adam sedang disini, di kota ku. Bukan di tempat Inez. Lalu siapa??

Maaf ya update nya lama.🙏

Padahal gak ada kata kata vu*g*r, tapi kata ntun harus di revisi

1
ArlettaByanca
bener pacaran dan suami istri itu beda romantisnya. Makanya ga ada pacaran setelah menikah. Pecaran ya pacaran, sdh nikah ya sdh nikah. Keduanya ada batasan masing2. Selain itu pacaran bisa putus, sedangkan suami istri hanya maut yang memisahkan harusnya.
Cita Solichah
ni ya kan yg critanya papanya dh meninggal pas dy br kenal adam
Remember: terimakasih koreksi nya kakak 🙏
siap diperbaiki ☺️☺️
total 1 replies
Cita Solichah
loh kq bukannya critanya papanya dh meninggal y. kq ni bs kirim no ponsel k papanya
Remember
hihihi... cinta kadang emang sebeg* itu kk 😅😅
Henrita Henrita
lemah sekali kau jo, sdh 10 thn bego, bego
Henrita Henrita
author jgn pernah Joanna kembali ke pd Adam. seiring waktu luka pastibakan sembuh dan jodoh akan menemukan jalannya. adam dan jo bkn jodoh.
R A
ikut emosi, galau, nangis
good job Thor 🥰🥰👍👍👍👍👍

lanjutkaan
R A: sama2 kak 🤗🤗🤗
selalu ditunggu kisah selanjutnya ya kak
sepertinya sudah semakin menyalaaa 🔥🔥
lanjutkan dan semangat 💪💪
total 2 replies
R A
hahaaaa
ngakaakk 🤣🤣🤣🤣🤣
R A
thor, aku ralat ya
kelapa = kepala
R A
jo, jantung Loe aman kan? 🫣🫣
R A
wkwkkk
menyalaa Adam 😆😆😆😆🔥🔥🔥🔥
R A
merindinggg
merelakan someone untuk sahabatnya 🥹🥹
kuatt ya Joo
R A
bang Rian = temen se ruanganku yg sudah pindah tempat 🥹
R A
menyalaaa Joanyaaa 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
R A
inez kamprettt 😩😩😩😩😩😩
R A
makasih thor, udah bikin aku nangis 😭😭😭😭😭😭😭
R A: hehee
but,bagus pake banget kak
jempol bnyk2 buat authornya 🥰🥰👍👍👍👍👍👍
total 2 replies
R A
adam lagi 🫣🫣
R A
temen loe kan juga cewek liiidd 😤😤😤🤣🤣🤣🤣🤣
R A
inez, temen nggak ada akhlak
YuWie
persahabatan yg membagongkan. dan Jo sokkkķkl bgt, sdh tau inez gk jelas gitu. iki critooo aoaan sihh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!