NovelToon NovelToon
Cinta Agusd Si Kucing Tampan

Cinta Agusd Si Kucing Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / BTS / Nikahmuda / Suami amnesia / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa Fantasi
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: Seokraina

'non human'
Juara 3 Event NT "Pasanganku Bukan Manusia"
dgn judul awal "Bukan Kucing Biasa"

Bagaimana bila menemukan kucing yang bisa berubah jadi manusia? Karena ini juga membuat Archila harus menikah dengan pria yang bahkan nggak dikenalnya.

Manusia kucing yang ternyata amnesia ini harus menemukan ingatannya yang hilang. Dengan dibantu Archila manusia kucing ini harus menyusun kembali kepingan puzzle dari ingatannya yang tercecer.

Berhasilkah Manusia kucing dan Archila ini menemukan masa lalu Manusia kucing?

Jadilah saksi suka duka mereka dalam perjuangan menemukan masa lalu Manusia kucing dalam kisah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seokraina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. di Hotel

"Ya ampun anak itu!" dengus Ibu merasa sangat khawatir untuk anak dan menantunya yang berada diluar rumah ditengah hujan deras seperti ini.

"Jangan khawatir Bu. Toh dia cuman ke depan komplek itu doang," jawab Kakak tanpa melepas fokusnya di handphone.

"Tetap saja di luar hujannya deras begini."

Setengah jam berlau belum ada kabar dari Ayah, Archi maupun Agust. Membuat Ibu semakin cemas. Handphone tidak pernah lepas dari genggamannya. Menanti kabar dari mereka.

Hujan mulai sedikit mereda ketika Archi masuk ke dalam rumah dan meninggalkan payungnya yang terkatup bersandar di tembok dekat pintu.

"Archi, syukurlah kamu sampai rumah juga. Tapi, Agustnya mana?" tanya Ibu saat Archi mencium tangannya.

"Agust? Aku nggak ketemu Agust," jawab Archi.

"Itu payung kamu?" Ibu menunjuk payung diluar, payung berwarna sama dengan yang Agust bawa tadi, biru muda.

"Itu aku beli tadi di Arfamart," jawab Archi.

"Ya Allah...terus Agustnya kemana? Tadi katanya, dia mau jemput kamu ke depan komplek," jawab Ibu mulai panik lagi.

"Tapi tadi, nggak ada Agust di depan komplek. Ya ampuun...Ibu, kenapa ibu Izinin sih Agust keluar!" tukas Archi panik. "Aku akan cari dia dulu." Archi menaruh tas laptopnya dan berangkat lagi.

"Hati-hati sayang!" wanti Ibu mengantar Archi ke depan teras. Archi membuka payungnya dan menerobos hujan menuju depan komplek.

Archi menelusuri jalanan untuk menemukan sosok Agust. Sesampainya di depan komplek dia mencari di plataran ruko-ruko yang berjejer dan dia pun tidak menemukan apa-apa. Dia tengok ke dalam-dalam cafe, resto, warung, minimarket namun nggak ada sosok Agust di dalam.

Deg....

Dia teringat sesuatu, "Mungkin Agust berubah menjadi kucing lagi?" pikir Archi dengan mata bulat besar.

"Kucing...kucing...!" gumamnya mengedarkan pandangan ke setiap sudut mencari kucing. Dia melihat sebuah warung tenda yang tutup di dekat ruko. Setengah berlari Archi menuju ke sana. Dia mencari di kolong-kolong meja dengan bangku panjang tiduran di atas meja dan rantai mengikat keduanya.

Matanya melihat payung biru muda di belakang warung. Archi berjalan lagi ke sana. Dia pun menemukan kucing terduduk di kolong gerobak, dengan bulu putihnya yang sedikit lepek, dan menggigil dingin.

"Agust!" Archi mengangkat kucing putih ke dalam pelukkannya. "Kenapa kamu harus keluar menjemputku," Keluh Archi.

"Meeoong!"

"Kamu khawatir padaku, ya?" sahut Archi.

"Tumben dia mengerti bahasa kucingku. Biasanya dia mengeluh dengan jawabanku," batin Agust mendengus.

"Sekarang bagaimana? Nggak mungkin kan aku pulang dengan membawamu seperti ini?" kata Archi masih berada di dalam warung tenda.

Matanya melihat deretan gedung tinggi yang menjulang tidak jauh dari tempatnya berada.

"Aku tahu!" serunya mendapatkan ide. "Di situ ada hotel yang pet friendly. Kita akan ke sana. Itu lebih baik, bersembunyi di sana daripada harus pulang." celotehnya sendiri.

Archi pun menggendong Kucing dalam pelukkannya sambil memayungi keduanya dari hujan yang belum juga reda.

Memasuki gedung hotel mereka di sambut hangat oleh security dan petugas hotel. Setelah memesan satu kamar Archi membawa Agust ke kamar yang telah dipesan.

"Kebetulan besok hari Minggu, jadi kita liburan dulu di sini!" ujar Archi sambil mengelap bulu-bulu Agust yang basah dengan handuk hotel.

"Bajuku juga basah. Aku perlu baju." gumamnya.

Archi mengambil handphone-nya. Dia membuat pesan singkat dan mengirimkan kepada Ibunya. Mengabari kalau dirinya dan Agust akan menginap di hotel tanpa memberi tahu di hotel mana mereka menginap. Daripada tiba-tiba Ayah atau Ibu akan datang menyusul mereka.

Setelah berkirim pesan Archi membuat pesanan di aplikasi ojek online untuk membeli baju dan mengantarkannya ke hotel.

"Aku nggak nyangka akan selama ini?" gumam Archi yang telah mandi. Hanya menggunakan bathrobe berwarna putih yang disediakan hotel. Dan handuk putih yang melilit di rambutnya yang basah.

Beruntung dalaman yang dia gunakan tidak basah jadi masih bisa digunakan untuk semalaman ini saja. Dia duduk di tepi tempat tidur, disebelah nakas lalu mengecek aplikasi dan melihat status pesanannya di handphone-nya.

"Masih di proses," membaca tulisan di rincian pesanan.

Sambil menunggu Archi membaca novel online di aplikasi novel. Tanpa dia sadari dia membaca sebuah novel rating usia 21+. Adegan ***-*** di dalamnya membuat dirinya yang hanya menggunakan bathrobe merasakan getaran gairah naik ke puncak kepalanya.

"Haduuuh...kenapa aku baca cerita yang ini lagi," protes Archi tapi tidak berhenti membacanya. Sampai matanya menangkap pergerakan dari sisi bawah tempat tidur.

Saat itu Kucing putih menggeliat dalam tidurnya. Archi melihat ada renggangan-renggangan di antara bulu Kucing. Archi yang menyadarinya segera menutup sebagian tubuh kucing dengan selimut. Beberapa detik kemudian Kucing berubah menjadi Agust manusia.

Seraya bergerak duduk, Agust menguap dan meregangkan tubuhnya. Menarik kedua tangannya ke atas, tubuh atasnya yang nggak memakai apapun memperlihatkan dadanya yang bidang dan kulitnya yang sangat putih. Tidak ada perut sixpack namun tetap menggoda mata Archi yang sedang dilanda gairah. Terutama saat matanya melihat antara perut dan bagian pusat tubuh Agust yang tertutup selimut. Membuat jantungnya berdegup kencang dan napasnya menjadi berat. Archi menelan salivanya.

"Ya ampun... Ini efek baca cerita tadi!" Archi memalingkan wajahnya dari Agust.

"Kamu kenapa?" tanya Agust menoleh ke arah Archi. Menatapnya heran.

"Nggak," jawab Archi gemetaran merapatkan bawah bathrobe dan bagian dadanya dengan tangan.

"Kamu kenapa berubah secepat ini sih!" kesal Archi masih nggak mau memandang Agust.

"Ya mana aku tahu. Dia berubah sendiri." jawab Agust.

"Kalau tahu berubah cepat tadi aku pesankan juga baju untukmu!" dengus Archi.

"Kamu kenapa sih ngeliat ke samping situ terus?" pekik Agust bingung.

Archi menolehkan kembali kepalanya. Memberanikan diri menatap Agust. Mata nakalnya melihat penampakan di bawah selimut. Ada yang menonjol tapi bukan bakat.

"Aaa...!" Archi menutup wajahnya dengan tangan. Jantungnya semakin nggak karuan.

"Kenapa teriak lagi?" tukas Agust kaget. Agust bangun, berdiri dengan selimut melilit di bagian pinggulnya. Archi bisa melihat pusaka Agust berdiri tegak di sana membuat hatinya berdebar. Tetapi sepertinya si empunya tidak menyadari akan hal itu. Semburat warna merah mewarnai wajah Archi sekarang.

"Kamu kenapa pakai handuk doang?" tanya Agust.

Archi terkesiap, gelagapan.

"Baju kita kan basah. Aku nunggu pesanan bajuku belum datang-datang," jawab Archi dengan suaranya yang tercekat.

Sedikit risih hanya memakai bathrobe yang tidak terlalu panjang dan mengekspos setengah pahanya yang mulus di depan Agust.

Archi tidak tenang dalam duduknya, sementara Agust menyalakan televisi.

"Alihkan pikiran...alihkan pikiran...!" ucap Archi dalam hatinya bagaikan baca mantra. Sambil menutup mata.

Sementara Archi sibuk membersihkan pikiran kotornya, Agust menonton chanel televisi yang biasa Kenji tonton untuk melihat kartun kesayangannya, Pororo.

"Kamu ngapain nonton film Pororo? kaya Kenji aja!" protes Archi.

"Setiap hari disuguhi kartun ini sama Kenji, aku jadi suka juga," jawab Agust polos.

"Ini, makan! Aku tadi memesankan ini untuk kita," Kata Archi menyerahkan kotak dimsum yang masih hangat.

"Dimsum!" seru Agust senang. Mereka pun makan bersama sambil nonton Pororo. Archi yang asik nonton sambil makan nggak menyadari kalau bawah batrobe-nya sedikit tersingkap.

Agust memandang ke sana. Dengan cepat Archi menutupnya.

"Apa liat-liat?" jutek Archi melotot ke arah Agust.

"Aku cuman mau bilang, itu keliatan!" kata Agust menunjuk paha Archi.

Archi mendengus dan berdiri hendak menuju kulkas kecil untuk mengambil minuman dingin. Saat melewati Agust, tangannya di genggam oleh Agust.

Agust berdiri. Berhadapan dengannya. Jantungnya kembali berdetak cepat. Kupu-kupu menari diperutnya. Hawa panas memenuhi wajahnya. Apakah ini saat yang ditunggu itu?

1
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
si jinnie ini minta di /Hammer/...
lanjut author penasaran aku....
kimraina: siap ka 😻
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
ya ampun mas agust gemes dah aku..... itu istri mu loh lagi hamil ank mu bisa²nya dgn polos nya km ngomong begitu depan istri🤦🏻‍♀️/Hammer/......
kimraina: sepertinya harus seperti itu ya ka 😿
total 3 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
loh si jinnie manggil nya juga agust tah? 🤔
kimraina: haha typo ka..kagok ganti-ganti namanya dah lama hiatus 😹
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
itulah pentingnya jujur sama pasangan sekalipun itu menyakitkan....
semoga Levi bisa menutup lembaran masa lalu dan membuka lembaran baru....
kimraina: haha iya ka 😹
total 5 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
sungguh nih basangat bengandung bawang😭
archi yang kuat ya😇
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤: ok siap thor.... 🤧🧻🧻🧻🧻
total 2 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
waah kayaknya tu duo bersaudara bakal memperjuangkan wanita yg sama lg nih ( tp dgn cara yg benar mungkin?) /Chuckle/

makasih thor up nya
kimraina: sama-sama juga ka . . terimakasih masih setia dengan cerita cinta Agust ini . . jadi terharu 😭🤭
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
alhamdulillah ternyata masih lanjut ceritanya 😭
semangat author ✊🏻
kimraina: siap . . terimakasih ka . . ditunggu update an nya malam ini ya ka 😺
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
ya Allah siapa lg tuh cewek😭😭
authornya seneng banget bikin readers nya gemes😭😖
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤: kasian si archi lg hamil 😭 dapet ujian yg sangat menguras tenaga esmosi😵
total 2 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
waah akhir setelah sekian abad up juga😭🤭
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤: iya author gpp yg penting tetep update😁 Terima kasih kembali thor😉
total 2 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
author kapan up lg.....??? 😔
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
hmmm aku kangen agust yg dulu.../Sob/
ayah marahin aja tuh si agust ceramahin sekalian biar tobat...
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
wuaah sedih aku liat agust yg kek gini😓 bisa² nya si agust bawa tuh barang kerumah nya si archi 🤐 klw ketahuan ayah gmn tuh ya
kimraina: itu juga yang archi takutkan ka 😿
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
agust kembali ke dirinya sebagai Yoongi......
semoga archi bisa menghadapinya aamiin🤲🏻
kimraina: betul harus tabah dan sabar menghadapinya ya ka 😿
total 3 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
udah lama gk nongol ni Jeremy nongol² bikin si kila tersipu🤭
kimraina: 😹 bisa jadi ka
total 3 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
aku pun sama terkejut nya 😹 ternyata ini yg di rencanain archi ok aku dukung deh👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
kimraina: ya ka 🐱
total 3 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
waaah parah nih si zeva gk setia kawan sekali 😒😑
kimraina: iya ka...waspadalah 😹
total 3 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
apa ya yg lg archi rencanain🤔

mangat author😹😹
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤: sama sama thor🤗
total 2 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
astaghfirullah bisa²nya author bikin calon anaknya ada kuping kucing nya /Facepalm/ apa karna waktu itu si agust nya msh jd manusia kucing? 🙀
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
aamiin semoga aja si ridwan bisa move on 😔
kimraina: aamiin semoga ya ka 🤭
total 1 replies
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤
harus memilih antara janji dan cinta semoga km gk salah memilih archi🤧
mangat author😸
𝕤𝕒𝕗𝕒𝕟𝕒𝕙_🖤: sama sama thor😊
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!