NovelToon NovelToon
Suci Tak Lagi Suci

Suci Tak Lagi Suci

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:343.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rini Antika

Sebuah tragedi memilukan membuat gadis bernama Suci harus kehilangan kesuciannya pada malam sebelum pernikahan.

Suci harus menanggung aib yang disebabkan oleh lelaki yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan kehidupan Suci hancur.

Akankah Suci berhasil melewati cobaan dalam hidupnya? baca kisah selengkapnya dalam Karya ke-16 saya yang berjudul Suci tak lagi suci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 ( Permintaan Bu Rita )

Papa Ferdi akhirnya hanya bisa diam karena dirinya memang sudah melakukan kesalahan yang sangat besar terhadap Bu Rita.

Rita memang pantas membenciku, karena aku telah melakukan kesalahan yang sangat besar terhadapnya. Mulai sekarang aku akan berusaha menebus semua kesalahanku kepada Rita dengan cara apa pun juga, meski pun mungkin kami tidak akan pernah bisa kembali hidup bersama, batin Papa Ferdi.

Beberapa saat kemudian, Alina dan bayinya dipindahkan menuju kamar perawatan, dan Bu Rita meneteskan air mata ketika melihat wajah Alina yang saat ini masih belum sadarkan diri.

"Alina sayang, akhirnya kita bertemu lagi Nak. Maafkan Mama karena selama dua belas tahun ini Mama tidak bisa membesarkan Alina, Mama juga tidak bisa menemani hari hari Alina. Sekarang Alina sudah menjadi seorang Ibu, semoga Alina menjadi Ibu yang baik," ucap Bu Rita dengan mengelus lembut kepala Alina.

Bu Rita memutuskan untuk menjadi Pengasuh bayi Alina supaya Bu Rita bisa dekat dengan Anak dan Cucu nya, karena jika Alina tau kebenaran bahwa Bu Rita adalah Ibu kandungnya, Bu Rita takut jika Alina akan semakin membencinya.

"Nak Rian, apa boleh Ibu meminta tolong?" tanya Bu Rita.

"Tentu saja Bu. Memangnya Apa yang bisa Rian lakukan untuk Ibu?"

"Ibu ingin selalu dekat dengan Anak dan Cucu Ibu. Apa Nak Rian berkenan untuk mengijinkan Ibu jika Ibu berpura-pura menjadi pengasuh bayi Alina?"

"Kenapa Ibu harus berpura-pura? Alina adalah Putri kandung Ibu, apa Ibu tidak ingin mengatakan kepada Alina tentang siapa Ibu sebenarnya?"

"Ibu masih belum siap Nak, Ibu takut Alina akan semakin membenci Ibu, karena dulu saja Alina marah dan membenci Ibu ketika Ibu masuk ke dalam penjara."

"Sekarang Alina sudah dewasa Bu, mungkin Alina bisa menerima jika Ibu mengatakan kejadian yang sebenarnya."

Papa Ferdi yang mendengar permintaan Bu Rita untuk menjadi pengasuh Cucu nya Sendiri, akhirnya angkat suara.

"Rian, sebaiknya kamu ijinkan saja Rita untuk menjadi pengasuh Cucunya sendiri, karena Papa tau betul watak Alina seperti apa. Alina adalah tipe orang yang tidak akan mudah memaafkan jika dia sudah membenci seseorang, jad pasti Alina tidak akan menerima Rita begitu saja ketika dia mengetahui bahwa Rita adalah Ibu kandungnya, meski pun kita menjelaskan jika saat itu Rita hanya membela diri bahkan telah difitnah oleh Meri."

Rian akhirnya menyetujui permintaan Bu Rita, karena Rian merasa kasihan terhadap Bu Rita.

"Baiklah Bu, Rian akan membantu Ibu supaya bisa selalu dekat dengan Anak dan Cucu Ibu, meski pun tekad Rian sudah bulat untuk menceraikan Alina."

"Makasih Nak Rian, apa pun keputusan Nak Rian, Ibu tidak akan menghalanginya, apalagi jika sampai terbukti jika bayi yang Alina lahirkan bukanlah Anak kandung Nak Rian."

"Terimakasih banyak Bu, karena Ibu sudah mengerti Rian."

"Nak, apa bisa Ibu meminta tolong lagi?"

"Katakan saja Bu, Ibu tidak perlu sungkan."

"Kalau tidak keberatan, Ibu minta Nak Rian mengadzani bayi Alina? meski pun nanti pada kenyataannya bayi Alina bukanlah Anak nak Rian, tapi Ibu harap Nak Rian tidak membenci bayi tidak berdosa ini."

Rian menganggukkan kepalanya, kemudian Rian mengadzani bayi perempuan yang baru saja Alina lahirkan.

................

Suci tidak bisa tidur karena terus teringat dengan Rizky yang saat ini tengah tertidur dengan Arya, sampai akhirnya Suci beberapa kali melihat Rizky dan Arya yang terlihat tidur terlelap.

"Tumben Rizky tidurnya nyenyak sekali, padahal biasanya Rizky sering bangun malam," gumam Suci dengan menatap lekat dua lelaki berbeda generasi yang saat ini berada di hadapannya. Akan tetapi, sesaat kemudian Suci terkejut ketika mendengar Arya mengigau.

"Suci, maafkan aku. Aku menyesal telah menghancurkan hidup kamu, ijinkan aku menebus semua kesalahan yang telah aku lakukan," ujar Arya yang saat ini terus gelisah dalam tidurnya, dan Suci secara perlahan mendekatkan tangannya untuk memegang dahi Arya.

"Astagfirullah, Tuan Arya ternyata demam," ujar Suci, kemudian memindahkan Rizky ke kamar Hesti supaya Rizky tidak tertular demam oleh Arya.

Suci mengambil air hangat untuk mengompres dahi Arya, dan saat ini Arya masih terus saja mengigau meminta maaf kepada Suci.

"Kenapa Tuan Arya terus saja mengigau meminta maaf kepadaku? apa mungkin jika lelaki bejat yang telah menghancurkan hidupku adalah Tuan Arya? tapi aku tidak yakin jika lelaki baik seperti Tuan Arya bisa melakukan perbuat seperti itu," gumam Suci.

"Suci, jangan tinggalkan aku, aku ingin selalu bersama kamu dan Rizky," gumam Arya dengan menangis, sehingga secara perlahan Suci memegang tangan Arya supaya merasa lebih baik.

"Tuan, saya akan menemani Tuan, sebaiknya sekarang Tuan minum obat dulu," ujar Suci dengan memberikan obat penurun panas kepada Arya, meski pun saat ini Arya masih dalam keadaan setengah sadar.

Suci terus mengompres dahi Arya supaya demam pada tubuh Arya segera turun.

Setelah satu jam kemudian, Suci bisa bernapas lega karena secara perlahan suhu tubuh Arya mulai normal, bahkan Arya sudah berhenti mengigau.

"Alhamdulillah Tuan Arya sudah kembali tidur," ujar Suci yang hendak melangkahkan kaki ke luar dari dalam kamar, tapi Arya terus saja memegangi tangannya.

Suci yang tidak tega meninggalkan Arya memutuskan untuk duduk di samping Arya, sampai akhirnya Suci yang sudah mengantuk tidak sadar membaringkan badannya dan terlelap di samping Arya.

......................

Keesokan paginya..

Arya yang mendengar suara Adzan Subuh secara perlahan mulai membuka matanya.

"Kenapa sekarang yang aku peluk menjadi besar, bukannya semalam aku memeluk Rizky ya?" gumam Arya dengan mengumpulkan kesadarannya.

Arya tersenyum ketika melihat wajah cantik Suci yang saat ini berada dalam pelukannya, bahkan Suci yang mengira Arya guling, terus mendekap erat tubuh Arya.

"Sepertinya semalam aku demam, dan Suci yang sudah merawatku. Kasihan Suci pasti kecapean, sampai sampai Suci ketiduran di sini," gumam Arya dengan meraba dahinya yang masih terdapat sapu tangan yang Suci pakai untuk mengompres Arya.

Arya tidak menyia-nyiakan kesempatan langka tersebut, sehingga Arya mengeratkan pelukannya juga terhadap Suci, kemudian Arya berpura-pura tidur lagi ketika melihat pergerakan pada tubuh Suci.

"Astagfirullah, aku sampai ketiduran, untung saja Tuan Arya masih tidur, kalau tidak aku pasti malau karena telah tidur dengan memeluknya. Bagaimana kalau nanti Tuan Arya sampai salah paham," gumam Suci.

Suci memegang dahi Arya untuk mengecek suhu tubuh Arya.

"Syukurlah suhu tubuh Tuan Arya sudah kembali normal. Sebaiknya sekarang aku bergegas Shalat dan masak mungpung Rizky masih tidur," gumam Suci, kemudian secara perlahan melepaskan pelukannya terhadap Arya, dan bergegas pergi ke kamar mandi.

Setelah Suci ke luar dari dalam kamar, Arya langsung tersenyum bahagia karena mendapatkan perhatian dari Suci, bahkan Suci terlihat mencemaskan keadaan Arya. Akan tetapi, saat Arya bangun, senyuman pada bibir Arya langsung hilang seketika pada saat Arya melihat sapu tangan yang dipakai oleh Suci untuk mengompres dirinya, karena sapu tangan tersebut adalah sapu tangan milik Arya yang dulu ia pakai untuk menyumpal mulut Suci.

"Bukannya ini adalah sapu tangan milikku? dan saat itu aku memakai sapu tangan ini untuk menyumpal mulut Suci? jadi selama ini Suci masih menyimpannya? aku harus menyimpan sapu tangan ini, karena pada sapu tangan ini terdapat sulaman namaku, dan nanti saat aku sudah siap untuk mengakui kesalahanku, aku akan menunjukan sapu tangan ini sebagai bukti kejahatanku terhadap Suci," gumam Arya yang merasa kecewa terhadap dirinya sendiri ketika Arya mengingat kelakuan bejatnya yang sudah menghancurkan hidup Suci.

*

*

Bersambung

1
Tri Andy
ceritanya bagus👍 🙏
Rini Antika: terimakasih banyak dukungannya Kakak..🙏 aku tunggu di karya ku yang lain 🙏
total 1 replies
Mbak Win
mungkin author lupa, baby baru seminggu kan masih nifas.. kok bisa melakukan malam pertama /Right Bah!/
Rini Antika: sepertinya begitu, 🤭
total 1 replies
Rswt Slv
Biasa
Rini Antika: tolong hargai Karya orang lain, karena membuat sebuah Karya itu tidak mudah, 🙏
total 2 replies
Kunil
Keren bgt ka novelnya
Rini Antika: makasih banyak Kak sudah berkenan baca Karya receh saya, 🙏
total 1 replies
Patrick Khan
.susi malu malu mau
Patrick Khan: hehehe
total 2 replies
Patrick Khan
.kasian bu rita..
Patrick Khan
.arya sering bgt pingsang..😂😂.
Patrick Khan
.rian aku padamu 🤗
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya Kak 🙏
total 1 replies
Indah MB
masih terngiang-ngiang syedihnya
Rini Antika: makasih banyak selalu nyempetin Baca karya recehku Kak Indah 🙏
total 1 replies
Indah Dewi irawati
##
Rini Antika: apa tuh pagar? 🤭
total 1 replies
himawatidewi satyawira
othor jaahat ih..masak irwan ma hesti dipisahin
Rini Antika: mereka gak pisah kok, baca lanjutannya ya, 🤭
total 1 replies
himawatidewi satyawira
yng pentingkan nama suamimu hurupnya A🤣
Rini Antika: 🤣🤣🤣 iya
total 1 replies
himawatidewi satyawira
kucing garong teh
himawatidewi satyawira
pindahin ke papua ajaaaa..sekalian jaauh biar ndak balik"
himawatidewi satyawira
tulang dengkul ma kl pelakor
himawatidewi satyawira
duuh othor ini lho demen bngt bikin cerita sedih bgini
Rini Antika: setiap kehidupan pasti ada sedih dan bahagia, 😢
total 1 replies
himawatidewi satyawira
biar rian jd donornya..mau ya yan
himawatidewi satyawira
pengen tak lakban trs tak setrum lanang iki
himawatidewi satyawira
rian sana gih balik ke pasar dulu yng jaauhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!