NovelToon NovelToon
Biyanca, Serahkan Cintamu!

Biyanca, Serahkan Cintamu!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: Titin Supriatin

Biyanca yang diadopsi oleh keluarga sederhana terpaksa harus menelan pil pahit karena dirinya akan di lelang dihadapan banyak orang kaya demi melunasi hutang ayah angkat dan keluarganya. Di hari pelelangan, seorang pria yang sedang terluka karena tertembak, datang dan nyelonong masuk ke dalam kamar Biyanca.

Tak disangka, pemenang lelang jatuh pada pria yang tadi sempat ditolong Biyanca. Pria tersebut membayar Biyanca dengan harga sangat mahal mengalahkan semua kaum borjuis yang ada di tempat pelelangan ini. Alhasil, Biyancapun harus dinikahkan dengan pria tersebut.

Siapakah Pria itu? Akankah pernikahan mereka bahagia, atau sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin Supriatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 Sisi Lain dari Suami Biyanca

Melalui headset yang dikenakan Byon dibalik telinganya, mafia bule tampan itu mendapat informasi dari anak buahnya tentang apa yang terjadi pada Nare dan Aliya sehingga pasangan kekasih baru itu disandera sedemikian rupa. Byon terdiam dan dengan tenang, dia menatap Bii, istrinya yang berdiri disampingnya.

Sekian tahun lamanya dikelilingi oleh banyak sekali penjahat, Biyanca tak begitu takut dengan penjahat model orang-orang yang menyandera Nare walau ia tidak tahu apa alasannya. Biyanca hanya penasaran apakah suaminya itu akan menolong saudara angkatnya atau tidak. Ia menunggu reaksi Byon.

“Sepertinya, perjalanan kita menemui Camelia akan sedikit tertunda Bii. Baida sudah sampai bersama Eshild. Leon terkendala cuaca karena ia ada di pulau terpencil. Aku tidak tahu apa yang dilakukan bocah tengil itu hingga terdampar di sana. Dan sekarang, kita berdua, harus memberantas para penjahat ini. Bagaimana menurutmu Bii?” tanya Byon lirih dan cuek pada para penjahat yang menyandera Nare.

Mereka kira Byon patuh pada ucapan mereka agar tidak ikut campur, padahal Byon sengaja melakukannya karena ia sedang bersiap-siap untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya di depan Biyanca. Para penjahat itupun santai saja lewat di depan Byon karena suami Biyanca itu bersikap sok cuek-cuek saja.

“Kenapa kau tanya padaku? Kau kan juga penjahat sama seperti mereka? Lakukan saja yang menurutmu benar. Tapi … kenapa mereka menyandera saudara angkatmu? Apa kau tidak ingin menyelamatkannya?” tanya Biyanca penasaran.

“Mereka adalah komplotan mafia tanah yang ingin menguasai wilayah ini, Bii. Nare adalah tuan muda tuan tanah di sini. Mereka butuh Nare agar ayah angkatku mau menyerahkan tanahnya kepada mafia itu,” terang Byon dengan santai.

“Kalau begitu tunggu apalagi? Serang mereka sekarang juga! Kenapa kau malah diam berdiri di sini! Dasar kau ini! Cepat pergi!” sentak Bii dan mendorong tubuh suaminya untuk segera menyelamatkan Nare yang sudah di bawa pergi anak buah mafia tanah.

“Slow Bii … tenanglah … kau harus ada didekatku. Jangan jauh-jauh dariku, oke. Yang akan kulakukan ini agak sedikit berbahaya, karena aku adalah mafia. Raja mafia paling ditakuti di dunia.” Byon memamerkan siapakah dirinya di depan Bii supaya dipuji dan dianggap keren olah sang pujaan hati.

Namun sayang, bukannya pujian yang Byon dapatkan tetapi malah gelak tawa karena sampai detik ini, Biyanca masih belum percaya kalau suami bulenya adalah seorang mafia. “Buahahahaha … mana ada raja mafia model sepertimu Byon. Kau bahkan tidak membuatku takut sama sekali. Sudahlah jangan mengkhayal jadi mafia kelas kakap. Cepat selamatkan keluarga angkatmu,” cetusnya.

“Kau akan menyesalinya Bii. Kau meremehkanku.” Byon menatap istrinya dan hendak menciumnya. Tapi Biyanca refleks menghindar.

“Mau apa kau?” tanya Biyanca dengan jutek.

“Tunggu nanti malam Bii. Kau bakal jadi milikku sepenuhnya. Lihat saja! Jangan coba-coba kabur!” ancam Byon dan langsung menggandeng tangan Biyanca.

Sambil tertawa lepas Byon mengajak istrinya berlari mengejar para anak buah mafia tanah yang kini sudah memasuki pintu gerbang rumah Nare dan keluarganya. Suasana tegang langsung menyelimuti kediaman Nare. Para anak buah mafia itu benar-benar tak segan-segan membunuh orang sehingga membuat Byon jadi lumayan geram juga.

“Sebenarnya, apa yang kalian inginkan?” teriak ayah Nare yang murka karena orang-orangnya tiba-tiba di bunuh tanpa sebab.

“Kami hanya ingin kau memberikan semua tanah-tanah ini pada bos kami. Beres!” ujar salah satu pria bertato yang berdiri tepat di depan Nare. Ia bahkan berani memukul Nare tepat di depan ayahnya.

“Berapa kali harus kubilang pada kalian! Tanahku ini tidak dijual berapapun harga yang kalian tawarkan. Ini tanahku, bisnis keluargaku. Jika aku menjualnya pada kalian, mau makan apa anak cucuku nanti!” sentak Nare tetap keukeuh pada pendiriannya sehingga membuat komplotan para mafia itu naik pitam.

Nare dipaksa maju ke depan dan kepalanya siap ditembak. “Kalau begitu … bagaimana kalau anak-anakmu kubunuh semua. Kau tak perlu terbebani amak cucumu nanti makan apa. Haha …” penjahat itu benar-benar menggunakan Narendra sebagai sandera agar ayahnya mau menyerahkan semua surat-surat tanahnya.

Ibu Nare sudah menangis histeris dan meminta suaminya untuk menuruti semua keinginan para anak buah mafia tanah itu daripada kehilangan putra tercintanya. Namun, Ayah Nare masih galau dan bimbang. Bukan karena ia tidak sayang pada putranya. Tapi perkebunan the ini adalah mata pencaharian utama penduduk di desa ini. Apa jadinya mereka semua kalau ia menjual tanah hanya untuk kepentingan dan keselamatan keluarganya sendiri.

“Jangan berikan Ayah!” seru Byon yang tiba-tiba saja datang.

Sontak semua orang, termasuk kedua orangtua angkat Byon langsung menatap lurus ke arah suami Biyanca. Dengan tenang Byon masuk ke dalam rumah sambil menggandeng erat tangan Biyanca seolah enggan ia lepaskan.

“Kau lagi! Sudah kubilang kau jangan ikut campur urusan kami kalau memang kau menyayangi nyawamu …”

Dor!

Belum juga penjahat yang menodong pistol ke arah kepala Nare menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba saja terdengar suara tembakan menembus kepala penjahat itu sehingga ia langsung terkapar dengan bersimbah darah.

Kejadian mengerikan itu begitu cepat terjadi sampai semua orang yang ada di sini bingung, kapan dan bagaimana Byon menembak kepala penjahat yang menodongkan senjatanya pada Nare. Mereka bahkan tak sempat melihat tangan Byon mengambil pistol dari balik saku jaket kulit hitamnya.

“Pergi kalian semua dari sini, atau nasib kalian semua akan sama seperti orang ini!” tandas Byon tampak amat sangat menyeramkan karena ia menginjak tubuh ketua komplotan mereka yang sudah meregang nyawa tepat di depan mata kepala mereka sendiri.

Melihat betapa bengisnya Byon, sontak para penjahat itu langsung lari tunggang langgang berebut pintu keluar. Bahkan sampai ada yang terjungkal gara-gara gemetar ketakutan melihat tatapan mata membunuh Byon yang menakutkan.

Semua orang yang ada di sini amat sangat terkejut melihat apa yang dilakukan Byon barusan tak terkecuali Biyanca sendiri. Ia baru tahu, ternyata Byon tidak berbohong saat ia mengatakan kalau dirinya adalah mafia. Raja mafia paling ditakuti di dunia. suami Biyanca ini tak hanya memiliki sisi lembut saja, melainkan sisi bengis dan kejam pula. Biyanca baru sadar kalau yang dikatakan suaminya itu memang benar adanya.

Byon sungguh seorang mafia, dan bahkan bukan mafia kaleng-kaleng. Terbukti dari apa yang dilakukannya barusan sehingga membuat Nare dan keluarganya sampai tak tahu harus berkata apa.

“Kalian semua jangan menatapku seperti itu," seru Byon dengan lantang. "Pria ini sudah memerkosa puluhan wanita dalam beberapa bulan terakhir. Menjual anak kecil dan bahkan mencuri organ-organ dalam mereka, untuk dijual. Tidak hanya itu, bajiingan ini juga menjadikan wanita yang berhasil ia tipu sebagai budak sekss. Penjahat model dia, tak perlu dikasihani dan pantas mendapatkan apa yang aku lakukan padanya. Bagaimana menurut kalian? Apa pria ini perlu dikasihani?” tanya Byon setelah memberikan keterangan tentang apa saja yang diperbuat pria yang barusan ia tembak mati dan jasadnya ia injak-injak.

Tidak hanya itu, sebagai penunjang bahwa Byon bukan hanya bicara omong kosong, ia menebarkan sejumlah selebaran foto yang entah ia dapatkan darimana. Foto-foto itu sudah dicetak sebagai bukti kejahatan yang kerap kali dilakukan pria jahat itu.

Rasa simpati yang tadinya sempat ada pada penjahat yang dibunuh Byon, secara dadakan langsung sirna ketika mereka melihat lembaran-lembaran foto bukti kejahatan yang sudah pria bejaat itu lakukan.

“Dasar biadaaab! Kau memang pantas mati! Enyah saja lau dari muka bumi ini!” teriak Nare menggebu-gebu setelah ia melihat kekejaman pria itu di foto yang di tebar Byon. Tuan muda itu bahkan ikut menginjak-injak jasad pria yang dibunuh Byon untuk meluapkan emosinya.

BERSAMBUNG

1
Abinaya Albab
bapaknya Leo /Silent/
Abinaya Albab
aku udh baca anak²nya emak bapaknya baru skg /Silent/
Rabiatul Wulan
dan ternyata perpisahan ini sangat panjang ya thor, 🤭🙏🙏 kapan up lg thor sudah kangen sama novel2mu. semoga saja dalam keadaan sehat ya thor supaya bisa terus berkarya 🙏🙏🤗🤗💪💪
Sabrina Azzahra
terharu 😭😭
Rika Joj
cinta kasihmu tdk sama ibu rose bion gk sama seperti ayahnya yg gk kokoh & berjuang demi cinta....
Rika Joj
jangan di pisahin dong bianca+ bionx🥹
Rika Joj
jadi wanita itu yg nolong leon terluka yg digigit beruang
Rika Joj
napa gk baida aja ya gati'in posisi bion secara kan mereka kembar🤣🤭
Rika Joj
jangan2 wanita yg di jodohin itu wanita yg bertudung merah...
Rika Joj
curiga liem pyordorva + adelerich musuh bebuyutan...
Rika Joj
karena itu mungkin kecelakaan makax gk inget...
Rika Joj
nama anakx. bion+bianca sama dgn anclex Leonardo pyardova ya kak Titin...
RatuKuyang 👻 ig @zariya_zaya: iyap betul kak
total 1 replies
Rika Joj
benar'an bi ngapain bion harus bohong...
Rika Joj
cinta yg rumit hanya karena strata
Rika Joj
napa mereka gk bisa bersatu apa mereka terhalang restu ya...
Rika Joj
makax jangan kabur untung bion selamatin kamu...
Anonim
Kn
Rika Joj
makax jangan kabur lagi keras kepala amat sih dibilangin gk percaya amat bion itu sayang banget bianca...
Elok embem
maaf thorrr di sini di tulis byon kembaran baida tapi kenapa baida hanya jadi bawahan 🤔🤔🤔
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
waaah ucapan adalah doa
harapan dan keinginan di masa sudah tercapai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!