🚧🚧🚧🚧Bocil di larang mampir🚧🚧🚧🚧
🔥🔥🔥Area 18 +++😂
#Di sarankan membaca Wanita Ranjang Mr. Zee terlebih dahulu agar ngakaknya kuadrat😂
Tiba-tiba harus menikah di usia muda saja sudah membuat semua planning hidup Anne MAry yang begitu perfect harus menjadi berantakan. Hal ini semakin buruk saat pria yang menjadi suaminya itu adalah mahasiswa yang paling tulalit di kelas nya, tentu membuat Anne merasa sangat sangat frustasi. Anne benar-benar merasa tuhan sedang bermain-main dengan garis tangan nya.
"Kenapa nasib ku begitu buruk?"Seru Anne sambil menegak wine itu di depan sepupu nya Elka. "Aku mencintai kakaknya, tapi kenapa kini malah terjebak dengan adik nya yang tulalit itu?" Ujar Anne dalam keadaan mabuk.
Andaikan malam itu Anne tidak memutuskan untuk pergi minum-minum usai mengetahui istri pria yang dicintainya hamil maka semua ini tidak perlu terjadi.
"Kenapa tuhan tidak membiarkan ku memilih? Paling tidak jika aku tidak bisa bersama pria yang aku cintai, aku bisa bersama dengan dokter jenius yang brilian itu! Bukan malah dengan mahasiswa tulalit seperti si pucuk daun cabe itu!" Teriak Anne Frustasi meratapi nasib nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 29
🥷🥷🥷Kalau tidak mau di culik oleh Will, tolong like, sajen dan Vote di perketatkan... biar karya kak UPe ini bisa muncul di beranda... Semangat!!😤😤
📢::: Happy reading...
Anne menutup laptopnya usai melihat sebuah pesan masuk dari Mr.D yang belakangan ini diketahui adalah suami nya sendiri yang bernama Denis.
Anne sungguh tidak menyangka kalau pria yang dia kagumi disaat bersamaan adalah pria yang ingin dia hindari.
Anne bahkan tidak tahu apa yang sebenarnya dia rasakan saat ini. Senang? Marah? Benci? atau jangan-jangan semakin cinta? Anne benar-benar tidak tahu apa yang ada di dalam hati nya untuk pria yang bernama Mr.D itu.
Pria itu datang di saat bersamaan dengan dua karakter yang berbeda.
Pria muda nan polos yang makna malam pertama saja dia tidak tahu. Dan satu lagi, pria dewasa yang bahkan sudah mengajak Anne sebagai siswa nya di sebuah kelas malam nan panas dan menegangkan.
"Huuft .. "Anne menghela nafasnya, memejamkan matanya untuk menenangkan pikirannya.
Awal nya ingin membuktikan kecurigaan nya tapi ternyata tuhan berbelas kasih lantas langsung membukakan tabir kebenaran untuk nya.
Kini Anne ingin pria itu sendiri yang mengungkapkan kebenaran pada Anne sekaligus menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Siapa dari dua pria itu yang sebenarnya suami Anne. Denis Hardata kah? Atau Mr. D? Yang mana yang dari dua karakter ini yang merupakan karakter asli pria yang sudah melangsungkan pernikahan dengan nya dan melakukan malam pertama dengan nya.
Anne masih memejamkan mata nya sambil terus hanyut dalam rencana-rencana yang mungkin akan Anne terapkan untuk mengungkapkan identitas pria bunglon ini.
"Anne? Apa kau tidur?"
Sapa seorang pria yang suaranya sangat familiar di telinga Anne.
"Andrew?" Seru Anne sambil membuka mata nya dan menoleh ke samping.
"Astaga!! Ini benar kau Andrew!!" Teriak Anne kaget dan langsung memeluk sahabat lamanya itu.
"Apa kabar? Kapan kau kembali ke Indonesia? Dan kenapa kau kesini? jangan bilang kau ke sini sengaja untuk mencari ku .." Serentetan pertanyaan keluar dari mulut Anne saking Wow nya dengan kemunculan Andrew.
"Heem... ada begitu banyak pertanyaan, bisakah kita menjawabnya sambil makan Es krim?" Canda Andrew yang langsung membuat Anne memukul lengan laki-laki itu.
"Kau tidak berubah sama sekali." Ujar Anne.
"benar kah? Seharusnya aku lebih tampan dari tiga tahun lalu." tukas nya dan langsung menggandeng tangan Anne.
Tapi entah mengapa Anne malah menarik tangannya dan pura- pura mengambil ponsel nya dan pena nya di atas meja.
"Ayoo kita pergi!!!" ucapnya sambil langsung memasukan kedua tangan nya ke saku.
Andrew merasa ada yang berubah dari Anne. Tapi Andrew tetap tersenyum dan berjalan bersama Anne keluar dari ruang kerja Anne.
"Nah kau belum menjawab pertanyaan ku satu pun..." Lanjut Anne berbicara sambil berjalan menuju Cafetaria yang ada di rumah sakit itu.
"Enam bulan yang lalu " Jawab Andrew sambil menyamakan langsung kaki nya dengan langkah kaki Anne.
"lantas kenapa tidak mengabari ku? Dan baru muncul sekarang!!!" Protes Anne, berkecak pinggang.
"Heem...itu pertanyaan baru kan? kalau begitu harus masuk dalam daftar tunggu sebab pertanyaan mu tadi saja belum aku jawab!" Seloroh Andrew.
Seingat Anne, Andrew memang adalah sahabat Anne yang selalu berhasil membuat semua pikiran stress Anne Mary hilang.
Dulu sewaktu kuliah, banyak orang yang memandang Anne sebelah mata karena saat mengambil S.1 nya Anne benar-benar hanya seorang anak kecil yang seharusnya berada di bangku sekolah menengah pertama. Tapi karena otaknya jenius maka dia akhirnya sampai di bangku kuliahan. Dan Andrew lah saat itu yang satu-satunya bersedia berbicara dan menemani Anne belajar.
Rentang usia mereka yang cukup jauh tidak membuat persahabatan itu terasa kaku.
Sifat Andrew yang sangat lucu namun juga dewasa di saat bersamaan membuat Anne merasa betah menjadi sahabat Andrew hingga akhirnya pria itu memutuskan untuk menjadi relawan ke daerah konflik di Timur Tengah.
#Mohon bantuan untuk like komentar para pembaca lain ya.. supaya Novel Toon tahu kak UPe sedang nulis novel baru..😉
terima kasih🤧🤧🤧
Ayahnya Raya = Mr B jg
Sempat bingung.....