NovelToon NovelToon
Gadis SMA Versus Polisi Tampan

Gadis SMA Versus Polisi Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:169.3k
Nilai: 5
Nama Author: Eva seliman

Apa jadinya jika kita sangat membenci seseorang,tapi pada akhirnya kita juga sangat mencintai orang tersebut.

Moza Clarissa Putri seorang gadis cantik yang masih berada dibangku SMA,dia memiliki paras yang cantik serta terlahir dari keluarga kaya.
Dia menjadi bintang di SMA nya,banyak cowok yang mendekatinya tapi selalu dia tolak.

Yano Adiputra Dewantara,seorang polisi muda yang tampan,kaku,dan dingin.Dia jatuh hati kepada wanita yang dulu dia benci yaitu Moza.
Keduanya menjalin hubungan asmara,akan tetapi mereka harus kandas ditengah jalan,saat Yano menghilang begitu saja setelah mereka resmi berpacaran. Akan tetapi bumi seakan berpihak kepada keduany disaat keduanya kembali dipertemukan dengan cara yang tak terduga.
Akankah hubungan keduanya berlanjut?
Mampukah Yano membangun kembali hubungannya dengan Moza?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva seliman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Moza pulang

Setelah beberapa menit sudah lewati Moza mulai mengerjabkan matanya,dan melihat sekeiling yang pertama dia lihat yaitu sahabatnya Manda yang duduk tertidur memegang tangannya.Moza ingin bergerak namun selang infus ditangannya menghalangi,Moza baru menyadari kalo dirinya masuk Rumah Sakit.

Moza memegangi kepalanya yang sedikit pusing,dia berusaha membangunkan Manda dengan mengguncang tubuhnya.

"Manda bangun dong"panggil Moza pelan karena tubuhnya masih lemah.

"Dasar pria kaku"rancau Manda dengan mata tertutup,hampir saja Moza pingsan lagi dengan teriakan Manda.

"Manda bangun!,ishhh mimpi apa sih lo sampae teriak nggak jelas"kesal Moza melempar bantalnya kearah Manda yang tertidur lagi.

"Emmmm siapa sih yang lempar bantal kayak gini"Manda mengucek-ucek matanya guna mengumpulkan nyawanya,dilihatnya Moza duduk menatap dirinya dengan tajam.

"Za lo udah sadar,lo tahu nggak gue khawatir banget sama lo,masih ada yang sakit nggak?"

"Orang dari tadi sadar,lo aja yang keenakan mimpi hampir aja gue pingsan lagi gara-gara lo"

"Masa sih Za,emang gue ngigo ya?"tanya Manda tak percaya.

"Mending lo tidur lagi deh,supaya gue reka ulang"Moza malas meladeni Manda yang banyak bacot,saat ini dia masih belum fit.

"Oyaah ,Man kok gue tiba-tiba ada dirumah sakit sih,padahal seingat gue tadi itu gue nggak sengaja nabrak seorang pria,terus dia natap gue terus tapi gue nggak peduliin deh soalnya perut gue sakit banget,tapi tiba-tiba kepala gue pusing serasa gelap semua.Setelah itu gue nggak ingat apa-apa"jelas Moza panjang lebar.

"Apa si pria kaku itu ya?"gumam Manda pelan tapi didengar Moza.

"Pria kaku?"tanya Moza menaikkan satu alisnya.

"Emm anu Za,gue cuman asal bicara,ngomong-ngomong dokter bilang lo bisa pulang hari ini"elak Manda mengalihkan pembicaraan.

"Beneran?gue memang nggak bisa lama-lama di rumah sakit"ucap Moza sumriah dibalas anggukan kepala dari Manda.Sementara Bagas masih diluar ruangan Moza,dia ingin memastikan bahwa Moza baik-baik saja.

Manda membantu Moza untuk bersiap-siap untuk pulang,tapi hal itu terhenti dengan kedatangan kedua orangtuanya Moza.Hal itu membuat Moza kaget dan menatap Manda mencari jawaban,namun Manda malah menggeleng.Pasalnya baik Moza maupun Manda sama sekali tidak menghubungi kedua orangtua agar mereka tidak khawatir.

"Za kamu nggak apa-apa sayang,masih ada yang sakit atau masih pusing?"tanya Emilia ibunya Moza dengan khawatir.

"Moza nggak apa-apa kok ma,Moza hanya kecapean aja ma"

"Anak papa bikin khawatir aja,ya udah mending kita pulang biar kamu dirawat dirumah saja"ucap Alberto mengelus kepala Moza.

"Tapi darimana mama sama papa tahu kalo Moza disini"tanya Moza menatap orang tuanya satu persatu.

"Emm itu anu papa ditelpon sama teman papa yang kerja dirumah sakit ini"jawab Alberto ragu tapi Moza percaya saja.

Mereka semua meninggalkan ruangan tersebut,Bagas yang melihat mereka mulai keluar dengan langkah cepat pergi menghindar dari sana.

...****************...

Disebuah rumah mewah dan megah ,seorang lelaki paruh baya sedang duduk dikursi kebesarannya sedang berhadapan dengan seorang pemuda tampan nan berkharisma yang begitu serius dengan ekspresi datar dan dinginnya dia adalah Revan Anggara seorang CEO muda dari Star Grup

Hawa keduannya begitu dingin,tak ada satupun yang membuka suara.Hanya tatapan serius yang menghiasi ruangan tersebut.

"Huftt,apa yang ingin kamu bicarakan?tanya lelaki paruh baya yang bernama Ardiansyah Gunawan itu memulai pembicaraan.

"Jelaskan tentang ini"kata Revan menyodorkan sebuah foto,lalu si pria baya itu menatap foto itu dengan wajah tenang namun perlahan-lahan berubah menjadi sendu.

"Darimana kamu dapatkan foto ini"bukannya menjawab Ardiansyah malah balik bertanya, tanpa mengalihkan tatapannya dari foto tersebut.

"Apa penting darimana dan dimana saya mendapatkan foto itu"ucap Revan tertawa sinis.

"Lebih baik kamu fokus kepada perusahaan saja,foto ini bukanlah hal yang penting buat kamu urus"jawab Ardiansyah enteng tak mau bila Revan mencari tahu tentang foto tersebut.

"Memang foto itu tidak penting buat anda,tapi bagi saya itu sangat penting.Dan ingat sampai kapanpun saya akan terus mencari tahu tentang wanita dan gadis kecil dalam foto itu"tekad Revan menatap tajam Ardiansyah yang terlihat tenang,setelah itu Revan meninggalkan ruangan itu dengan perasaan dongkol.Ardiansyah menatap punggung pemuda itu dengan sendu,dirinya sudah membohongi putranya sendiri.

"Ayah hanya ingin menjaga perasaanmu saja Van"ungkap Ardiansyah melangkah menuju sebuah laci kecil,dan mengeluarkan sebuah map yang berisi sebuah surat,yang bertuliskan surat adopsi dengan nama Revan Anggara.

Ardiansyah menutup kembali map tersebut dan memasukkannya kedalam laci tersebut dan menguncinya.Ternyata sedari tadi sepasang mata masih mengintip dari celah pintu yang tidak tertutup rapat.

"Aku akan mencari tahu sendiri apa yang papa sembunyikan"ucapnya berlalu dari sana dengan senyum devilnya.

*

*

Moza sudah sampai dirumahnya,sekarang dia beristirahat dikamarnya ditemani oleh Manda yang memutuskan untuk menjaga Moza sampai pulih,karena Manda juga hanya tinggal sendirian diapartemen milik nya sedang orangtuanya berada diluar negeri.Sehingga dia bebas untuk menginap dimana saja.

"Gue mau tanya satu hal sama lo Man"kata Moza melirik Manda yang asik menonton video idol di hp-nya.

"Tanya apa?"

"lo yang antar gue kerumah sakit?,secara ditoilet waktu itu hanya gue sama pria yang gue tabrak doang"pikir Moza mengingat-ingat kejadian yang menimpanya.

"Emm ya gue lah yang antar lo kerumah sakit,lagian pria yang mana sih yang lo bahas"elak Manda tak mau memberitahu Moza karena dirinya enggan membahas pria kaku itu,terpaksa dia berbohong sama sahabatnya.

"Masa sih?,tapi kok aneh ya"ucap Moza masih ragu dengan jawaban Manda.

"Yaellah lo nggak percaya banget sama gue,kebanyakan nonton film lo"sindir Manda

"Emang apa kaitannya sama film"

"Misal begini ya Za si cewek ini identitas nya dipalsukan,dia diasuh sama orang lain.Terus orangtua aslinya itu menyuruh orang untuk menjaga anaknya dari jauh."Tebak Manda

"Emang kenapa nggak diasuh sama orangtua nya sendiri,atau kenapa sih anak itu disembunyikan identitasnya."Tanya Moza merasa tertarik dengan cerita Manda.

"Biasanya sih kalo yang begituan film mafia,anaknya itu jadi incaran dari musuh ayahnya yang merupakan mafia.Biasanya sih anak yang akan dibunuh oleh musuhnya."jelas Manda bergidik ngeri membuata Moza juga kepikiran dengan Black Tiger yang merupakan mafia kejam.

"Ihh udah ah Man,gue merinding nih"cegat Moza tak ingin Manda melanjutkan ceritanya,padahal diawal dia antusias banget.Manda terheran-heran dengan Moza yang melamun usai mendengar ceritanya,tapi dia tak ambil pusing karena dirinya lagi fokus sama idolnya dulu.

"Apa gue juga dibunuh ya kalo cari tahu tentang mereka"pikir Moza dalam hati.

"Man kalo kita cari identitas mereka,apa mereka juga bakal ngebunuh kita?"tanya Moza kepada Manda,yang ditanya berbalik menatap aneh sahabatnya yang memberikan pertanyaan yang dianggap konyol.

"Gue rasa otak lo udah tergeser gara-gara lo pingsan ditoilet,mana ada mafia didunia nyata itu hanya ada di film"

"Didunia nyata juga ada kok,contohnya Black.Ti"ceplos Moza tak melanjutkan

"Black apa hah?"tanya Manda menantang.

"Emm enggak kok,maksudnya Black itu kan nama mafia yang sering ada di film"cengir Moza tak ingin Manda semakin menanyainya,bisa-bisa dia membongkar rahasianya sendiri.

"Udah mau gila lo ya"sindir Manda.

1
nining
lanjut kak eva
nining
lanjut kak
nining
lanjut kak eva
Nhy
hadir kka
nining
akhirnya up juga.....kak eva kmn aja sih....ngilang nya lama banget...kirain cerita ini udah bungkus🤣🤣
nining
lanjut kk
nining
lanjut ka eva
nining
moza hamil lagi deh....lanjut kk
Omega S
memang disengaja ya😁
Mahmudah Mahmudah178
nama anak ya Moza sama anak ya Jesika kok sama thor
nining
ayo ka eva....semangat nulis nya
nining
lanjut ka eva
nining
lanjut kk
Aresco Athaya
suka
nining
lanjut kk ...nih aq kasih kembang biar semangat terus nulis nya.....
Omega S
Terima kasih banyak@nining ,selalu setia sama ceritaku🥺
nining
aih.....kmn aja kk....kirain cerita ini ga akan di lanjutin🤣🤣 tau nya up lagi...semangat kk nulisnya
nining
akhirnya up juga.....semangat thorrr....aq msh setia nungguin lho😍😍😍
nining
lanjut thorr
Airhujan
Like back iya ka🙏😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!