Kisah perjalanan seorang wanita yang pindah keyakinan demi pria yang dicintainya. Namun, setelah menikah, bukan kebahagiaan yang didapatnya. Dia kehilangan bayi yang bahkan belum sempat dilahirkannya, lalu pada hari itu juga dia di ceraikan oleh pria yang dianggapnya akan mencintai dan melindunginya.
Akankah dia tetap teguh dengan keyakinan barunya? Lalu bagaimana kelanjutan kehidupannya. Yuk, saksikan kisahnya dalam novel "Auristela (Mu'alaf cantik)"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RahmaYesi.614, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengungkapan
Pagi hari, hampir semua siaran tv menampilkan wajah Al dengan senyumnya yang menawan. Setiap kata jawaban dari pertanyaan yang diajukan padanya tadi malam, kini tayang tampa ada kata yang diedit. Hal itu membuat banyak fans yang mulai menelisik masa lalu Al, Kelvin, Marsya dan juga Auri yang namanya disebutkan oleh Al dalam wawancara itu.
Banyak analisis fans tentang hubungan mereka. Analisis tersebut membandingkan setiap detail photo dan juga status unggahan mereka dari sosial media mereka seperti IG dan sosia media lainnya. Mereka punya pandangan masing masing dengan hasil analisis mereka. Ada yang beranggapan semua itu hanya kebetulan dan ada juga yang menganggap itu semua memang kenyataan yang disembunyikan selama ini.
Bahkan sejauh ini, bertambah banyak fans yang mencurigai adanya perselingkuhan antara salah satu dari pasangan pasangan itu. Begitu juga dengan Mia, dari setiap analisis fans dia mulai mencocokkan hari dimana dia pernah melihat Marsya bersama laki laki lain saat masih menjadi istrinya Al.
"Kamu ngapain beb, sibuk banget sepertinya?" Gio yang baru sampai dengan membawakan sarapan untuk Mia pun heran dengan kesibukan kekasihnya.
"Sorry beb, aku penggemar sejati dan sahabat terbaik. Jadi, aku berjuang untuk menemukan fakta dibalik semua fitnah yang orang orang sebarkan." Penuh tekad.
Gio hanya menganggukkan kepala. Lalu dia duduk di sofa sambil menikmati sarapan paginya. Dan Mia masih saja sibuk dengan pekerjaannya mencari keadilan itu.
"Beb, kok kamu biasa aja? Bukannya kamu bilang Al itu sahabat kamu."
"Iya, Al sahabatku. Lalu kenapa?" Jawabnya dengan mulut penuh oleh makanan.
"Ya bantuin dong. Apa kamu nggak ingin membuat nama baik Al kembali bersih?" Rutuknya kesal.
Gio merasa bingung hingga dahinya berkerut. Dia tidak mengerti dengan kekasihnya. Toh baginya Al selama ini baik baik saja. Tidak ada hal yang membuat namanya tercemar juga. Tentang tuduhan Marsya pada saat dia masih merasa prustasi itu pun tidak merusak nama baik Al.
"Al selalu baik baik saja, beb. Namanya tetap bersinar kok, dia itu bintang besar yang tidak bisa dijatuhkan oleh siapapun." Penjelasan Gio membuat Mia merasa tersinggung. Tatapan matanya begitu tajam pada Gio sehingga membuat Gio menunduk dan menelan saja sarapannya dengan diam.
"Pokoknya aku akan melindungi Al dan Auri dengan caraku. Akan aku buktikan mereka adalah korban dari pasangan masing masing yang tidak bertanggung jawab dan munafik itu." Mia benar benar nekat dengan apa yang diucapkannya.
Mia adalah tipe yang akan menegakkan keadilan meski harus bertumpah air mata dan darah demi melindungi idola dan sahabatnya. Terdengar berlebihan bukan? Ya, itulah Mia. Dia terlihat cuek, dan keras, tapi sebenarnya hatinya sangat lembut dan mudah tersentuh. Dan pantang baginya melihat orang orang yang disayanginya disakiti.
Sementara itu, di kediaman Auri. Endah dan Widia juga melakukan hal yang sama seperti Mia. Mereka mulai mencocokkan penemuan mereka dari analisis para penggemar tentang hubungan Al, Marsya, Kelvin dan Auri.
"Aku akan membongkar keburukan Marsya. Berani sekali dia mengatakan Al berselingkuh." Tekad Endah.
"Aku akan buktikan, mbak Auri hanya korban dari keangkuhan seorang yang berkedok pimpinan pesantren." Widia pun juga penuh tekad untuk melindungi Auri.
Adit juga melakukan hal yang sama namun dengan cara yang berbeda. Dia berniat membuat acara tanya jawab terbuka untuk Auri. Sehingga para penggemar bisa bertanya langsung tentang Auri dan akan langsung dijawab oleh Auri. Dalam sesi tanya jawab tersebut harus dijawab dengan jujur oleh Auri.
Rancangan acara bincang tanya jawab tersebut kini sedang dikerjakannya. Tinggal menunggu kapan waktu Auri sempat untuk mulai penayangan secara live melalui channel youtube mereka yang beberapa minggu terakhir memang belum mengupload video apapun karena sibuknya jadwal Auri.
Melki dan Digo sudah siap dengan kamera mereka. Sedangkan Rudi baru saja menyiapkan ruangan khusus tempat mereka akan syuting. Ruangan sudah ditata dengan baik. Tinggal menunggu Widia dan Endah menempatkan sentuhan terakhir mereka agar tempat itu lebih nyaman dan terasa adem saat Auri mulai melakukan Syuting nantinya.