SILAHKAN UNTUK MENCARI LAPAK LAIN TERLEBIH DAHULU!!!!!!
SEBAB KARYA INI SEDANG DALAM TAHAP PERBAIKAN!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia*yve, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
eugh ini...." hanza menilik sekitar dan melihat dia telah kembali ketempat semula
" kau sudah sadar nak? " elize masuk kedalam kamar membawa bubur dengan senyuman merekah
" hmmm..." hanza mengangguk dengan dingin dan jujur dia tetap tidak mau mengakui mereka keluarganya
<
'kenapa?' hanza bertanya dengan bingung
<
hanza bingung dan kembali mendengar penjelasan lengkap system
<
<
<
hanza hanya mendengar dan terkejut dengan energi yang ada ditubuhnya dan bertanya "apakah ada cara mengendalikan energi ini system?"
<
hanza yang mendengarnya merasa bingung harus apa dan ini membuat hanza sedikit takut jika karenanya semua orang terdekat akan terluka
<
hanza mengangguk dan mengalihkan pandangannya pada elize yang saat ini membawa bubur
" makan lah ini nak,kau sudah 4 bulan tidur tanpa makan apapun..." elize berkata lembut membuat hanza sedikit tersentuh
" terima kasih..." hanza berkata pelan dan memakan bubur dengan perlahan jujur hanza memang agak lapar
" nak kami mohon jangan pergi lagi..." elize berkata lirih dan nada suaranya terdengar bergetar menahan tangis
"aku tidak bisa..." hanza menjawab dengan tenang tapi didalam hatinya sudah memberontak agar tidak berkata seperti itu karena jujur hanza ingin yang namanya keluarga
tapi trauma hanza pada keluarga membuat nya terasa enggan dan tidak bisa menerima semua keadaan yang terlalu cepat dan mendadak ini
" terima kasih sudah merawat dan menjaga ku," hanza berkata tulus tapi matanya seakan enggan untuk menatap manik indah mata elize
" itu sudah menjadi kewajiban setiap orang tua." elize menjawab dengan lembut
" besok aku dan pengawal ku akan pergi dan untuk semua bantuan dan perhatian aku ucapkan terima kasih " hanza berkata pelan takut menyinggung perasaan wanita didepannya.
" ke kenapa? " elize bergetar dan air matanya tumpah
" karena ini bukan lah rumahku dan juga keluargaku tak ada disini jadi untuk apa aku tinggal lebih lama " hanza menjawab dengan tenang
elize hanya diam tapi tatapan nya begitu sendu dan tak rela
" nak kau sudah sadar rupanya." hans masuk dengan senyuman menyapa hanza
"yah.." hanza mengangguk dan membenarkan posisi duduk nya
"aku mungkin tidak akan lama,besok aku akan segera kembali ke Indonesia dan mungkin seluruh keluargaku akan khawatir." ucap hanza.
hans diam dan tidak menanggapi,berat rasanya membiarkan hanza kembali pergi jauh tapi hans sudah bertekad akan ke Indonesia juga bersama hanza
"baiklah!" hans mengangguk dan tidak membahas lebih jauh
>>>>>>>>>>>
hari ini hanza sudah siap dengan koper dan baju bersiap pulang bersama 20 pengawal yang selalu setia bersamanya
" baiklah mari berangkat," hanza menghela nafas
" dek jangan pergi." nisa wijaya berkata lirih,sudah lama dia ingin bertemu dengan adik lelakinya tapi sekarang mereka harus berpisah kembali
hanza tersenyum dan jujur entah kenapa rasanya sedikit sakit melihat air mata ketiga gadis beserta wanita yang mengaku ibunya
"jangan menangis,jika ada pertemuan maka akan ada perpisahan,terima kasih untuk kebaikan kalian selama ini..." hanza berkata lembut,wajahnya yang tampan menambah pesona
"tak ada terima kasih dalam keluarga." nita berkata lembut
"hahh aku tidak mengerti arti keluarga seperti apa,ayah dan ibuku sendiri bahkan tidak pernah memberikan perlakuan yang seperti kalian lakukan." hanza berkata pelan dan meninggalkan hans beserta keluarga
"jika takdir kita berjodoh maka kita akan bertemu kembali..."
soalnya banyak novel mata uang logo dolar malah rupiah🗿