NovelToon NovelToon
SALAH JODOH

SALAH JODOH

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Mafia / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:38.2k
Nilai: 5
Nama Author: MegaHerdian

Hanya karna melihat dari penampilan saja mereka sepakat untuk menikah karna perjodohan dari orang tua mereka.

Tanpa ada pendahuluan, awalan, pendekatan ataupun suatu ikatan cinta sebelumnya, tapi mereka dengan mantapnya menyetujui perjodohan itu.

Tata adalah seorang gadis yang sangat hyperaktif di segala kondisi dan cuaca serta kehidupannya yang sangat beruntung.

Sedangkan Bara, banyak hal yang dia rahasiakan tentang dirinya.
Mereka hanya melihat apa yang Bara perlihatkan sedangkan jauh disana, sebuah rahasia yang terjaga dengan baik sedang berada di ujung tanduk.

Akankah Bara mulai luluh kepada Tata? atau mungkin Bara yang mulai menceritakan tentang kebenaran dirinya kepada Tata? Apakah Tata bisa menerima semua ini setelah apa yang sudah terjadi?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MegaHerdian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29.

Di rumah, saat ini Tata sedang tidak menikmati makanannya sama sekali, tapi di sisi lain perutnya lapar juga meminta untuk diisi.

Tak lama Bara datang dan duduk di sebrang Tata, Bara hanya mendecih pelan melihat raut wajah menyedihkannya itu.

DDDDRRRREEEETTTTT DDDRRREETTTT.

Suara getaran ponsel mengalihkan lamunan Tata, dia meraih ponselnya dan melihat siapa orang yang menelfonnya.

Tata langsung tersenyum saat tau itu adalah ibunya yang menelfon, sangat jarang sekali dia menelfon dirinya di tengah kesibukannya bekerja.

'Hallo' suara sapaan dari sebrang sana membuat Tata tersenyum senang.

"Hi" Tata melambaikan tangannya kearah camera dengan senang, Tata bahkan menampilkan senyuman terbaik miliknya.

'Mana Bara?'

"Ih apaan si, kenapa nanyain dia! Ga kangen sama aku aja apa" Tata merenggut kesal, apalagi saat melihat wajah Bara itu, sangat menyebalkan!.

'Bukan seperti itu, mama dan papamu sangat menyayangi kalian berdua, bagi mama Bara juga anak mama sama seperti kamu'

"Yayaya terserah"

"Apa kau akan pergi" tanya Tata saat melihat mamanya sudah berpakaian sangat cantik seperti akan bepergian.

'Bagaimana penampilan mama'

"Cantik, sama sepertiku" ucap Tata yang di balas dengan tawa, berbeda dengan Bara yang mendecih pelan.

'Mama mau bicara sama Bara sayang'

"Nih mama mau ngomong" Tata menyodorkan ponselnya dan langsung di terima oleh Bara.

"Apa kabar ma" sapa Bara saat melihat wanita cantik di layar ponsel itu yang tengah tersenyum manis kearahnya.

'Baik, bagaimana keadaan kalian berdua'

"Baik, kami semua baik-baik saja"

"Seharusnya kau bertanya itu kepadaku dahulu ma..." rengek Tata tidak terima.

Terdengar suara kekehan mamanya dari ponsel itu.

'Bara, maafkan mama mungkin Tata tidak se sempurna wanita di luar sana dan lagi dia sangat cerewet' ucapnya dengan setengah berbisik di akhir ucapannya membuat Bara ikut terkekeh.

"Tidak apa, dia wanita yang baik"

'Kamu memang lelaki yang baik, mama tidak salah memilihmu'

Disana Tata sudah ingin muntah mendengarnya.

'Bara'

"Iya ma.."

'Boleh mama minta satu hal sama kamu'

"Tentu saja apapun itu"

'Mama minta, tolong jaga Tata'

"Itu bukan masalah, aku bahkan bisa meluangkan waktuku hanya untuk menjaga nya setiap hari"

'Ya kau harus melakukannya, dia anak yang nakal'

"Hey..aku mendengarnya!"

Tawa memenuhi seisi ruangan, mereka masih tertawa bersama saat mendengar ucapan mama Tata dari sebrang telfon, Tata yang mendengarnya saja terkekeh apalagi Bara yang sedari tadi berbicara bersamanya.

Jika seperti ini, mereka terlihat seperti keluarga yang bahagia walaupun aslinya engga.

Tapi demi orang tua, apapun masalahnya senyuman dan hal baik adalah hal pertama yang harus mereka perlihatkan, seburuk apapun itu.

Karna setelah ber rumah tangga, kita bukan lagi hak mereka melainkan hak suami bagi seorang perempuan, walaupun kehidupan terasa pahit setelah menikah, tetap saja di depan orang tua jangan pernah memperlihatkan segala keluhan jika tidak ingin mereka bersedih, jika siap menerima kesedihan mereka berceritalah dan setelahnya mereka akan berfikir bahwa mereka telah salah memilih untuk kebahagiaan anaknya, itu hal yang sangat sulit.

Namun begitulah faktanya.

Waktu semakin cepat berlalu, rasanya baru beberapa menit yang lalu mereka merasakan teriknya sinar matahari dan sekarang hanya sinar rembulan yang bersinar menerangi gelapnya malam.

Jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam, saat ini Tata dan Bara sedang tertidur di atas kasur yang sama.

Keduanya sibuk memainkan ponsel tanpa saling melirik satu sama lainnya, seolah ponsel lebih menarik ketimbang keduanya.

"******" ucap Bara tiba-tiba yang membuat Tata mendelikkan matanya.

"Hey kau tidak perlu tersinggung seperti itu"

"Tetap saja! Kau berbicara itu kepadaku bodoh!"

"Jangan berbicara padaku jika bukan sesuatu hal yang penting" lanjut Tata lagi yang membuat Bara mendengus kasar.

Tapi persetan dengan hal itu, sekarang ini ada hal yang lebih penting dari pada pembicaraan tak jelas seperti ini.

Bara memiringkan badannya menghadap Tata yang langsung mendecih saat melihat Bara yang tengah menatapnya.

Perasaan Tata banyak banget mendecih, ciri-ciri orang yang suka julid dan pemarah banget.

"Gausah ngeliatin kaya gitu juga brengsek!"

"Kenapa si gabisa sehari saja kita akur, sakit ini kuping!"

"Binatang juga bakal berbuat kasar sama orang seperti kau ini contohnya"

"Yaya apapun itu, aku hanya ingin bertanya"

"Hm"

"Apa kau tau bahwa Devan adalah ketua dari Catalo?"

"Apa!" Tata kaget, tentu saja.

"Tidak, aku tidak tau" lanjutnya.

"Sebenarnya aku tidak yakin ingin berbicara seperti ini denganmu karna kau sangat sulit untuk di percaya"

"Sialan! Aku bisa membedakan mana serius dan mana tidak tenang saja"

Tata meyakinkan bahwa berbicara dengannya semua aman.

Tata duduk di ikuti dengan Bara, mereka tidak pernah membicarakan tentang pekerjaan mereka masing-masing ataupun sekedar kesibukan yang mereka jalani, hidup mereka benar-benar sendiri-sendiri tanpa ada campur tangan di dalamnya.

Ini adalah kali pertama mereka berbicara serius, walaupun tidak di bilang terlalu serius juga.

"Bukannya Catalo itu yang sudah mengganggumu selama ini bukan?" tanya Tata, dia tau karna sekertaris Kim yang selalu menceritakan apapun yang terjadi antara keduanya.

Bisa di bilang Sekertaris Kim ini perantara penting untuk mengetahui mereka lebih dalam satu sama lainnya.

"Ya, dia bahkan sudah bertindak sangat jauh belakangan ini, mungkin kau sudah mendengar tentang hal itu bukan" Tata langsung mengangguk.

"Sebentar, dari mana kau tau bahwa Devan ketua dari Catalo?"

"Dia mengatakannya padaku"

Tata mengkerutkan keningnya, merasa aneh.

"Aneh ga sih, dia tiba-tiba datang dan mengatakan hal itu secara langsung setelah semua ini terjadi, bukan- maksudku karna perlakuannya juga salah satu pegawai Sila kehilangan nyawanya"

"Ini bukan suatu kebutulan!" tegas Tata lagi.

"Bukankah kau mantan kekasihnya? Bagaimana kau tidak tau tentangnya"

"Aku tidak tau terlalu banyak tentangnya, karna dia tidak pernah menceritakan tentang dirinya dan lagi aku tidak terlalu ingin tau tentang itu"

"Itu dulu, aku tidak tau tentangnya sekarang"

"Apa kau masih sering dekat dengannya saat ini"

"Ya, sesekali aku pergi makan dengannya"

"Apa kau tidak merasa sesuatu yang mencurigakan" Bara semakin gemas tentang semua ini, ada benarnya juga ucapan Tata ini, tidak mungkin ini semua bisa se simple dan se mudah itu.

Semuanya pasti memiliki proses, hanya saja dari banyak nya hal kadang kita tidak menyadari akan hal itu.

Ini sangat rumit.

"Karna aku memiliki beberapa urusan dengannya, aku akan mencari tau lebih banyak lagi" ucap Tata yang membuat Bara mengangguk.

"Tentu saja itu tidak gratis"

"Sialan, ku pikir kau benar-benar tulus menolongku!"

"Hell, sudah ku katakan berkali-kali bahkan seekor binatang saja tidak akan tulus untuk menolongmu!"

"Brengsek" Bara menarik rambut Tata, walaupun sekali tarikan tapi itu membuat kepala Tata langsung tertoleh.

Tata tidak mau kalah, dia melakukan hal yang serupa kepada Bara supaya adil.

Tapi memang dasarnya Bara yang selalu ingin menang dan Tata juga yang keras kepala selalu ingin menang sendiri, mereka saat ini saling memukul satu sama lain menggunakan bantal.

Walaupun pukulan mereka keras tapi perkelahian mereka kali ini diiringi dengan tawa dan beberapa lontaran ucapan dari keduanya yang membuat mereka saling tertawa.

"TUAN!"

Sekertaris Kim berlari kearah mereka membuat mereka kaget akan kedatangannya yang tiba-tiba.

Sekertaris Kim berlari dan terlihat sangat khawatir tidak seperti biasanya dia yang selalu tenang.

"Orang tuamu...me..mereka..." ucapan Sekertaris Kim tersenggal-senggal karna usianya yang terbilang sudah tua jadi dia tidak terbiasa dengan hal seperti ini.

"MAMA!"

Tata dan Bara saling pandang sebelum keduanya melompat dari kasur dan berlari keluar kamar, hanya itu yang terlintas di pikiran mereka saat ini.

Hanya satu permohonan.

'Tolong, jangan sekarang'.

1
Elin Elin jenong
nyimakk
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸
hallo kk salken ♡♡

jangan lupa mampir di karya aku juga ya kk
🥰
My Little Prince dan VCPD
writternim
Terimakasih, jangan lupa baca 2A ya, cerita baru 😊
cinya
semangat trus thor
writternim
Jangan lupa baca cerita terbaru 2A ya, menggantikan cerita ini 😁😊
sunshinegyspy
Yok jangan kasih kendor updatenya!
writternim: Jangan lupa baca cerita baru berjudu '2A' ya 😁😊
total 1 replies
DazzledSweetie
Thor! Ada banyak pertanyaan di kepala saya nih.. tapi untuk sekarang saya cuma bisa bilang 窶徂ayo buruan di update thooooor!!!!!!窶
writternim: Jangan lupa baca cerita baru 2A ya, menggantikan cerita ini 😊😁
total 1 replies
Sri Suciati
jangan lupa baca terjebak cinta aku dia dan sahabat, mana tau suka
terimakasih 🙏
writternim: Jangan lupa baca cerita baru 2A ya, menggantikan cerita ini 😁😊
total 1 replies
coastbycoast
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
__£__$N.
Iden kah , yg nyelametin tata thor ?
Sandro Au
gege itu laki" atau cwek thor binggung aku
Sandro Au: oke kak
total 8 replies
peto
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu嬉汳ェ剌
writternim: Ahhh seneng banget, makasih🤗
total 1 replies
sunshinegyspy
cepetan up thorr plisssss semangat cuy
writternim: Bentar sitiiiii😂🤗
total 1 replies
Jantung Taman
Thor up nya yang cepet dong...
writternim: Sabar sitiii😂🤗
total 1 replies
writternim
Mmm..menurut kamu gimana😁
__£__$N.
Apakah bara seorang gay thor
writternim
Hehe makasih udah nyempetin komen hehe, maaf ya ceritanya lagi di revisi sedikit lagi, maybe next week🤗
Labuh Ardianto
nanngung amat thor buset dah... lg seru"nya padahal... semangat ya thor.. lanjutin terus karyanya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!