NovelToon NovelToon
Menjemput Bahagia Bersamamu

Menjemput Bahagia Bersamamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:198.9k
Nilai: 5
Nama Author: Luna Hanayuki

Menemani seseorang dari titik nol hingga pada puncak pencapaiannya adalah sebuah titian takdir yang maha indah. From zero to be my hero, itulah yang di rasakan Kanaya pada suaminya Adrian. Pernikahannya diusia muda cukup membuatnya menjadi lebih dewasa dalam cara pandang. Laki-laki pilihan kakek yang hanya seorang seles penjualan pada sebuah perusahaan sepatu mengubah jalan hidupnya. Pernikahan yang ditentang oleh ayah kandungnya yang seorang pengusaha pengolahan susu sapi ternama. Mereka harus berpisah disaat cinta itu mulai tumbuh. Akankah mereka dapat bersatu? Akankah restu Papi dapat mereka peroleh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luna Hanayuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Keceriaan Naya

Drrr... Drr ....

Ponsel Rian berbunyi. Dilihatnya jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Sebuah nomor yang tak dikenalnya.

"Halooo...." Rian menjawab sambil terkantuk-kantuk.

"Kak Rian sudah tidur?"

Rian hampir melompat dari tempat tidurnya. Dia kenal betul suara itu.

"Dek...!" ucapnya setengah teriak.

"Maaf ya aku menggangu tidur Kak Rian"

"Tidak apa-apa. Aku senang kamu menelepon, Sayang?!"

"Kak ... Aku kangen sama Kak Rian" ucap Naya lembut.

"Sama Dek, Kak Rian juga kangen sama kamu. Bersabarlah sedikit Sayang. Setelah pembangunan gudang Kak Rian selesai, Kak Rian akan datang menjemputmu. Dengan segala kebanggaan untuk papi mu"

"Aku harap Kak Rian tidak pernah berubah. Sama seperti Kak Rian yang ku kenal dulu. Sama seperti suamiku yang dulu"

"Jangan khawatir Sayang, Kak Rian tidak pernah berubah sedikitpun. Dalam hati ini masih kamu yang Kak Rian sayang. Jiwa raga ini masih milikmu, istriku. Kak Rian harap kamu juga seperti itu, Sayang"

"Kak..." panggil Naya lagi.

"Hmmm..."

"Sampai kapanpun, dihati ini pun masih milik Kak Rian, jiwa ragaku semua masih menjadi hakmu sebagai istrimu"

"Terima kasih, Sayang. Kak Rian percaya pada mu. Sudah malam. Lebih baik kamu istirahat. Besok kita lanjutkan lagi, ya Dek?!"

"Aku masih, mau dengar suara Kak Rian"

"Iya, Sayang. Kak Rian juga masih ingin dengar suaramu. Tapi Kak Rian tidak mau kamu nanti masuk angin, dan sakit kena angin malam"

"Baiklah, Kak. Jaga kesehatan ya. Aku sayang Kak Rian"

"Ya, Dek. Kak Rian juga sayang kamu. Kak Rian kangen sama kamu. Jaga diri baik-baik ya, Sayang"

******

"Sudah siap, Teh?" tanya Doni pagi hari. Doni siap mengantarkan kakak perempuannya kekampus.

"Ya, Dek. Yukk... " Naya yang sudah rapi langsung menuju mobil. Doni membukakan pintu mobil untuk Tetehnya. Dia duduk dibelakang kemudi. Dia memandang Naya dengan penuh tanya, kakak tirinya itu terlihat begitu bahagia dan ceria. Dia melirik ke arah samping, Naya sedang asyik membalas pesan WhatsApp seseorang.

"Pagi, Sayang. .. sudah bangunkah?"

"Sudah dong, Kak. Aku lagi otewe kampus diantar Doni"

"Kampus?"

"Ya"

"Alhamdulillah, istri Solehah Kak Rian sudah jadi mahasiswi"

"Alhamdulillah, Kak. Jurusan Psikologi UNPAD. Doakan saja kuliahku lancar. Biar Kak Rian juga bangga nantinya"

"Pasti Sayang. Kak Rian selalu berdoa untukmu. Yang samangat ya kuliahnya. Jaga diri baik-baik disana. Love you, honey"

"Love you, too..."

Naya tersenyum sendiri membaca pesan dari suaminya itu. Hatinya terlihat berbunga-bunga. Long distance relationship yang dia jalani selama ini tanpa ada komunikasi, namun sekarang mereka bisa bertukar kabar melalui pesan WhatsApp.

"Teh ..." panggil Doni perlahan.

"Ya. .."

"Itu ... Pesan WhatsApp dari Kak Rian?"

Naya menoleh pada adiknya.

"Ya....." jawab Naya sambil tersenyum.

"Sudah kuduga" jawab Doni sambil membalas senyuman kakak perempuannya.

"Tahu dari mana kamu, Dek?"

Hahahahhaha.... Doni tertawa melihat ekpresi kaget kakak perempuannya itu. Naya sangat polos dan lucu dimatanya.

"Yang bisa bikin Teh Naya bahagia sebahagia ini pasti cuma Kak Rian"

"Pintar sekali adik teh Naya sekarang" puji Naya.

"Doni senang melihatnya. Dua tahun ini teh Naya kehilangan kebahagian dan senyuman daru wajah teh Naya. Tapi pagi ini tiba-tiba Teh Naya terlihat begitu bahagia. Dan orang yang berhasil membuat senyuman Teh Naya kembali itu pasti cuma Kak Rian" jelas Doni dengan penuh keyakinan.

"Iya, Dek. Setelah sekian lama akhirnya bisa berkomunikasi lagi. Walaupun hanya lewat telepon. Tapi jangan sampai papi tahu ya, Dek"

"Ya, Kak. Tenang saja. Doni bisa dipercaya kok"

Mobil Doni parkir di halaman kampus Naya, dia turun dan membukakan pintu mobil untuk kakaknya. Lalu dia mengambil tangan Teh Naya nya dan mencium punggung tangan Naya. Dia kembali kedalam mobil dan meneruskan perjalanan kesekolahnya. Hari ini memang sekolahnya sedang ada class meeting. Acara rutin perlombaan antar kelas menjelang pembagian rapor.

******

"Pagi sekali kamu datang, Naya" ucap seseorang disampingnya. Naya menoleh. Aldi muncul disampingnya dengan almamater lengkap. Namun Naya terus saja berjalan menuju ruang Puskom. Aldi masih saja mengikuti dirinya.

"Kamu ini maunya apa sih, jangan ganggu aku!"

"Aku mau ke menunggu dosen penguji. Hari ini aku ujian skripsi. Tapi karena dosennya belum datang, aku ketemu bidadari pagi ini" celoteh Aldi.

Naya diam saja dan meneruskan langkahnya. Sesampainya ditujuan Naya langsung masuk kedalam dan menutup pintunya. Aldi hanya tertawa geli melihat itu.

******

1
Henym
Luar biasa
Lina RA
skip, karena jijik dgn papa@ naya
Lina RA
nanti setelah ini david datang minta maaf, setelah itu udh.
Hazlina MNoor
terbaik
Hera sasuwe
yess cerita yg menarik
Hera sasuwe
gedek pasti naya liat ryan ama kawan ceweknya panas deh atinya naya
Oktaliska
uhhh meleleh hati adik bang..
💫✰✭𝓜𝓾𝓻𝓽𝓲𓅓 𓆊 𝕽𝖈⃞⃟〠
cerita'a bagus, singkat dan tidak berbelit2, semangat trs kak yuna
dina
ceritanya bener-bener bagus , alurnya teratur,tidak bertele-2. sangat menghibur.terimakasih author 😁🙏😍
Luna Hanayuki: terima kasih
total 1 replies
Karina Kurniati
aishhh ni isi nya bikin baper abis dari awal sampe akhir
Karina Kurniati
akhirnya mati juga hahahah
Karina Kurniati
aku baper yg baca
Didit Pindo
salut ceritanya ringkas dengan sedikit intrik tidak menguras air mata tapi penuh haru trims
Luna Hanayuki: matur nuwun ...
total 1 replies
Didit Pindo
pembalasan yg kejam langsung d musnahkan
Didit Pindo
kok aku yg emosi yA
Luna Hanayuki: sabar sabar
total 1 replies
Didit Pindo
beb ini awal karyamu ya maaf kata2nya agak beda dengan karyamu yg lain
Luna Hanayuki: hmm, begitu kah.
total 1 replies
Muh.mutawalli Munasib
aku suka Thor novel kaya gini menarik dan ga terlalu panjang.👍
Luna Hanayuki: terima kasih
total 1 replies
Maria Sari
ceritamu sangat bagus thor, sukses selalu...
aku mau lanjut lagi baca karyamu yg lain.
aku sudah baca 3 karyamu termasuk ini, lanjut yg ke 4, sukses selalu ya....
Luna Hanayuki: terima kasih, Sist
total 2 replies
Maria Sari
ceritanya sangat menarik, dan gak terlalu lebay, sesuai dengan kehidupan nyata hehe...
suka bgt gak terlalu panjang, uda gitu bahasanya juga enak dibaca...
Raudha Dermayoe
rian tinggalnya di batam centre ya thor
Luna Hanayuki: hooh, eh, orag Batam ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!