aku juga istri mu dan sudah melahirkan anak mu.. kenapa kamu sekejam ini apa salahku ...
tangisku yang tak akan di mengerti
sesion ke dua
Aku mencintai mu walau kita berbeda
aku menyayangi walau banyak pertentangan
tapi ini nyata bukanlah Cinta ini juga ciptaan Tuhan
di terbitkan atas izin manga toon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ELKARINE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28. Amarah
Cafe 59
Setelah urusan selesai Nay segera pamit undur diri, karena hari ini dia interview di kedutaan, untuk pergi ke London. Setelah pak Yoseph menaiki mobilnya tiba-tiba sekelompok orang yang tidak di kenal menghadang Nay. Ada yang mencekal tangan kiri kanan Nay. Dengan secepat kilat Nay langsung melepaskan dari cengkaraman mahkluk yanh tidak di kenal itu. Dan langsung mengambil pistol yang di dalam baju jasnya. menembakkan di kaki para gerembolan itu dengan cepat.
dorr dorr kaki mereka langsung lumpuh.
" siapa kalian dan mau apa ?"
" Nona , kami hanya di suruh Tuan Roland untuk membawa anda"
" Nay berhenti " seru Roland setiba di cafe itu.
" kamu kenapa tidak pulang apartemen, kamu tingga di mana? sama siapa ? aku cari kamu di perusahaan semuanya bungkam ? apa kamu akan seperti ini terus dan menghindari aku, kita pulang kita selesaikan masalah kita !! " ajak Roland
" Elan tolong bawa mereka ke rumah sakit " perintah Roland lagi.
" aku akan pulang nanti, aku harus pergi ke dutaan untuk mengurus visaku"
" aku antar "
" tidak perlu "
Tangan Nay langsung di cekal Roland dan memasukan Nay ke dalam mobil Nay. Dan mengantarkan Nay ke dutaan.
Di sepanjang perjalanan Mereka hanya diam.
" kamu berencana sampai kapan akan menghindari aku ? " tanya Roland memecah keheningan.
" Nay, aku bicara kenapa tak ada jawaban dari kamu " Roland yang jenggah di diamkan Nay membuka suara lagi.
Lagi lagi diam adalah jawabannya.
Usai dari kedutaan Roland dan Nay menuju apartemen mereka. Tidak ada kata yang di keluarkan Nay maupun Roland.
" kamu dari tadi diam saja, sebenarnya apa yang kamu pikirkan kamu belum hamil tapi sudah mau pergi dari sini, apa kamu lupa dengan perjanjian kita ? " tanya Roland lugas.
"Memikirkan kehamilan bulan ini aku belum mendapat haid juga. Tapi besuk saja aku periksakan" batin Nay.
" aku tidak akan mengingkari perjanjian kita, walau aku seorang jalang , aku tidak akan menghianati apa yang sudah aku buat " jawab Nay.
" bagus itu. Lalu kamu sekarang tinggal dimana 2 minggu ini, kamu pergi tanpa pamit kepada suamimu. Sekarang aku itu suami mu dan kamu tanggung jawabku apa kamu paham sampai disini "
" aku tidak paham, aku hanya memenuhi keinginanmu untuk melahirkan anak, aku bisa bertanggung jawab terhadap apapun tentang diriku"
"cukup Nay, aku tahu pembicaraanmu dengan pengacaramu waktu di restourant itu, kamu hanya ingin pergi dari pandangan mataku dan mulai sekarang tidak ada kata lagi kamu berkerja 3 bulan kita menikah tapi tidak pernah kamu memakai uang yang aku berikan , mau menunjukan apa kamu lebih kaya dari pada aku dan mau memberontak padaku "
" kamu membawaku kesini hanya ingin berbicara seperti itu lebih baik kamu pulang ke rumahmu, Mirna pasti kesepian di rumah, dan ingat kamu sudah tanda tangan juga kalau aku bisa bekerja setelah menikah jadi tidak ada larangan kita hidup berdua sesuai kesepakatan, itu untuk melindungi secara hukum, sebagai istri yang tidak akan pernah kamu perhatikan."
Roland semakin geram dengan kata-kata Nay, dia tidak tahu betapa pusing dan binggungnya ketika Nay pergi dari pandangan matanya. Dan dia berkata Roland tidak perhatian padanya. Dengan kasar Roland menampar Nay.
Plak...
"apa yang kamu minta itu, bukankah kamu selalu menyebut dirimu jalang, apa kamu masih butuh perhatian dari suamimu ini, jangan lupa kodratmu Nay, kamu tetap wanita yang ada di bawah ku, dan mulai hari ini kamu tidak aku perbolehkan keluar dari apartemen ini sampai kamu tahu dimana letak kesalahanmu yang selalu membangkang dan tak tahu diri, apa kamu lupa kematian ibumu penyebabnya adalah kamu lari dari lamaranku Nay, aku akan buat kamu tunduk seperti kucing yang mendengkur di bawah kaki majikannya, ingat Nay, kamu sudah tahu aku tidak akan jatuh cinta pada kamu "
brakk
Pintu apartemen tertutup dengan kencang di banting Roland. Setelah menampar Nay hati Roland sejujurnya juga binggung mau berbuat apa. Tapi perhatian yang selama ini memang tertuju pada wanita lain yaitu Mirna. Tapi wanita itu sudah menghianatinya. Saat ingin merengkuh Nay, malah sifat arogan Nay yang keluar lagi. Sehingga pelampiasan tangan Roland yang sudah 2 minggu di tinggal Nay di lepaskan begitu saja oleh Roland di pipi Nay
ngak suka di skip aja.
kalo mau sesuai hati , buat novel sendiri aja.
itu saja repot