NovelToon NovelToon
Lovely Rain, Sweet Heart

Lovely Rain, Sweet Heart

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:587
Nilai: 5
Nama Author: Liana29

Diantha dan Althaf saling mengenal dan menjadi sahabat di bangku SMA..
di sekolah, mereka benar benar tidak terpisahkan, bahkan satu sekolah mengira mereka pacaran.
sebenarnya mereka sama sama memiliki perasaan cinta, hanya saja , mereka sepakat untuk selalu menjadi sahabat dan tidak akan pernah pacaran, agar persahabatan mereka langgeng..
Sayangnya Diantha tidak sanggup untuk menahan perasaannya lagi hingga membuat jarak di antara meraka..
bagaimana kisah Diantha dan Althaf dalam cinta yang rumit dan persahabatan yang ingin di jaga..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai Sandiwara

Bagi Reyhan, pagi ini terasa seperti awal dari sebuah kemenangan besar. Kebahagiaan memancar jelas dari wajahnya. Akhirnya, tembok pertahanan Diantha yang selama tiga bulan ini begitu kokoh runtuh juga.

Sepanjang perjalanan, deru angin tak mampu menutupi ocehan Reyhan yang penuh semangat tentang berbagai hal—mulai dari hobi, lagu favorit, hingga rencana tempat-tempat seru yang ingin ia kunjungi bersama Diantha..

Di jok belakang, Diantha hanya membalas singkat. "Iya, Kak," "Oh, gitu," atau sekadar anggukan samar yang tak akan terlihat dari balik helm. Tatapannya lurus menembus jalanan, sementara pikirannya sudah melayang jauh ke gerbang sekolah..

Hingga akhirnya, motor matic Reyhan berbelok memasuki area sekolah. Tepat di saat yang bersamaan, sebuah motor lain baru saja berhenti di depan gerbang.

Itu Althaf dan Rian..

Diantha mendongak, dan pada detik itulah netra mereka saling bertabrakan.

Waktu seolah melambat. Tatapan Diantha yang biasanya hangat dan penuh binar ceria kini berubah—dingin, sarat akan pesan terselubung, seolah menantang dan berkata: Ini kan yang kamu mau?

Di balik kaca helmnya, Althaf terpaku. Tatapan Diantha terasa begitu asing dan menusuk, sampai-sampai Althaf tak sanggup mengartikan kilat kekecewaan yang tersembunyi di dalamnya. Ada rasa kaget yang menghantam dadanya tanpa ampun melihat Diantha benar-benar turun dari motor Reyhan.

Setelah memarkirkan motornya di deretan parkiran siswa, Reyhan melepas helm dengan senyum super sumringah. Ia langsung berjalan menghampiri Althaf dan Rian, lalu tanpa ragu merangkul bahu Althaf erat-erat.

"Thaf! Thanks banget ya, Bro!" seru Reyhan dengan nada sangat puas dan bersemangat. "Usaha lo beneran manjur! Ini pasti gara-gara lo yang ngebujuk Diantha kemarin, kan? Makanya dia mau berangkat bareng gue pagi ini. Lo emang sahabat terbaik gue, Thaf!"

Althaf merasakan dadanya kian sesak, seolah pasokan udaranya disedot habis. Namun, dengan seluruh sisa tenaga dan daya tahan yang ia miliki, Althaf memaksakan sudut bibirnya tertarik ke atas. Sebuah senyuman palsu terukir di wajahnya.

"Sama-sama, Kak... Bagus deh kalau Diantha akhirnya mau," gumam Althaf tenang, bersandiwara seolah ia ikut senang melihat perkembangan hubungan mereka. Padahal di dalam sana, hatinya menjerit hancur.

Rian yang berdiri di samping Althaf hanya bisa menghela napas panjang dan menggelengkan kepala pelan. Melihat kekonyolan dan 'kegilaan' situasi dua sahabatnya ini membuat Rian hanya bisa mengusap tengkuknya. Di satu sisi ia kasihan setengah mati pada Althaf yang harus menelan pil pahit sandiwaranya sendiri, namun di sisi lain, ia juga tak bisa berbuat banyak karena tak enak hati jika harus merusak kebahagiaan Reyhan yang polos tak tahu apa-apa.

Diantha yang baru saja menyerahkan helm pada Reyhan melangkah mendekat. Ia menatap Althaf tepat di matanya, lalu tersenyum tipis—senyuman formalitas tanpa kehangatan sedikit pun.

"Pagi, Thaf. Pagi, Rian," sapa Diantha singkat, lalu berjalan mendahului mereka semua menuju bangunan kelas tanpa menunggu balasan.

Melihat punggung Diantha yang menjauh, Althaf mengepalkan tangannya rapat-rapat di dalam saku seragam. Permainan yang ia mulai sendiri kini resmi berjalan, dan rasa sakitnya baru saja dimulai..

Mungkin inilah kebodohan yang akan paling ia sesali seumur hidupnya..

Diantha gadis pertama yang membuatnya terpikat pada pandangan pertama, Diantha cinta pertama bagi Althaf..

sayangnya ia harus melihat Diantha di gandeng cowok lain dan itu adalah sahabatnya sendiri..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!