NovelToon NovelToon
Frans Brian ; Love Story

Frans Brian ; Love Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:20.5M
Nilai: 5
Nama Author: Tris rahmawati

Frans Brian Eddison
berawal dari pengkhianatan kakak kandung nya yang menikahi kekasih nya,


Menjadi seorang yang sangat suskes,
mengawali karir nya dari nol, meninggalkan kekayaan orang tua nya, menjadi tangan kanan dan seorang kepercayaan millioner muda sekaligus pengusaha terbesar di negri ini.


Tapi tidak untuk masalah percintaan, tidak satupun mampu meluluhkan hati nya, hanya sebatas angin dan berlalu.

Hingga akhirnya dia pertemukan dengan seorang wanita yang selalu membuat nya berjuang dan jatuh bangun.




[Sekuel dari novel 'Pernikahan luar biasa']

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau menggunakan ini

Hari terakhir di pulau yang indah bak kepingan surga itu, rasa nya masih tak ingin kembali , 3 hari terasa begitu cepat berlalu, seakan-akan tak pernah cukup untuk bulan madu ke dua nya .

Nancy baru saja masuk ke dalam bathup mewah berwarna Gold, di dalam kamar resort nya, menetesi beberapa tetes aroma therapy dan menunangkan tetesan sabun, kemudian merendam kan tubuh polos tanpa sehelai benang ke bawah sana.

Sementara Frans masih meringkuk di bawah selimut tebal nya di dalam sana.

Nancy terus menikmati aroma-aroma theraphy dari dalam bathup kemudian meletakan ponsel nya di sebela nya setelah puas melihat photo-photo honey moon nya.

Mulai memainkan putik-putik mawar dan busa-busa yang menyelimuti tubuh nya, sesekali memandang keluar menatap teduh nya lautan di suasana langit yang sedikit mendung.

"Ehem... sayang..."panggil suara parau khas bangun tidur dari sisi ranjang setelah meraba sisi kosong di sebelah nya.

"Aku di sini..."sahut Nancy menelik ke suami nya.

"Kau berendam?"

"E.. emmm" sahut nya.

Frans mulai bangkit, dan turun dari ranjang nya meraih sebuah handuk di dekat ranjang nya dan melilitkan ke pinggang nya.

"Sayang tolong ambilkan ikat rambut ku di dalam tas,.."pinta nya melihat suami nya yang sudah berdiri menunjuk ke arah meja.

Frans pun berjalan ke arah meja, ke arah yang di tunjuk istri nya.

"Tas yang ini sayang,...?"angkat nya sebuah tas kecil

"Iya, buka dalam nya!" teriak nya lagi

Frans mulai membuka tas kecil milik istri nya,membuka satu persatu relsleting nya.

"Tidak ada sayang!"

"Ada, coba cari lagi..."

Frans terus membuka satu persatu sekat-sekat tas nya, namun belum juga menemukan yang di minta istri nya, hingga dia menemukan sesuatu yang lain, sebuah benda yang aneh bagi nya, langsung di raih nya.

Shit, "Apa ini?...umpat nya melihat sebuah benda tablet dengan dua lubang yang sudah terlihat kosong.

"Ada sayang?"tanya Nancy lagi.

Menghendus kesal, melempar dengan kasar benda pipih berbentuk tablet setelah membaca sekilas depan nya.

'PIL KB'.

"Kau menggunakan ini!" tanya nya datar.

"Menggunakan apa ?"teriak Nancy dari jauh melihat ke arah suami nya.

"Tidak ada ikat rambut mu, carilah sendiri! aku ingin mandi!" keluh Frans tiba-tiba kesal.

Nancy memutar bola mata nya.

"Ada kok, coba cari lagi sayang... "

Frans diam tak merespon lagi, menelan saliva nya susah payah dan berjalan ke arah kamar mandi.

plakk....

mendorong kuat pintu transparan di sisi bathup.

Nancy terkesiap.

"Sayang kau kenapa?

Kenapa dia marah apa yang di lihat nya, Nancy berfikir sejenak, aku salah apa?

hening......

"Oh pil itu...astaga,aku lupa" bathin nya seketika ingat mulai memijat tulang hidung nya.

Terdengar suara shower dari dalam kamar mandi yang begitu deras di hidupkan nya, Nancy pun menoleh menatap siluet dari dinding kaca yang samar di sebelah bathup nya itu.

Apakah dia marah??

Nancy pun melompat keluar dari dalam bathup berjalan pelan, ke sisi batuan alam jalan setapak menuju masuk ke dalam kamar mandi yang dekat nya itu itu.

Mendorong pintu kaca pelan dan masuk kedalam nya.

"Sayang, kau marah?tanya nya pada suami nya.

Diam,Frans hanya diam menutup mata, menepis kekesalan nya, terus mengusap-usap kepala dan tubuh nya berdiri di bawah guyuran deras nya air yang keluar dari shower yang di nyalakan nya.

"Sayang,lihat aku!" panggl nya lagi merasa bersalah.

Frans tetap tak mengidahkan istri nya, membiarkan air dingin shower terus membasahi kepala dan tubuh nya, berharap bisa mendinginkan hati nya.

Karena terus-terus tak di respon,

Nancy pun mulai melangkah lebih dekat berjalan pelan ke arah suami nya.

Dekat... semakin dekat dan membabat jarak antara kedua nya.

Tangan mungil Nancy mulai melingkar di perut berotot suami nya, tak menolak cipratan air yang juga mulai menyirami nya, seketika mendaratkan kepala di punggung keras milik suami nya

"Kau marah?" tanya nya ikut berguyur di bawah shower dengan tubuh polos kedua nya.

Frans lagi-lagi hanya diam, dan memejam lebih menikmati air-air yang membasahai tubuh kekar nya.

"Sayang..... "

Bibir Nancy mulai mengecap di sebalik punggung, mulai mengelus lembut bagian perut kekar milik suami nya, menggelitik-gelitik, membuat pola-pola abtrack, mengelus-elus lembut, Frans pun mulai menggelinjing menikmati rasa lembut sentuhan tangan dan kecupan-kecupan hangat di tubuh yang terus membangkitkan kelelakian nya .

Shit.. Amarah ku melunak Junior kau lemah sakali!"

Kutuk nya pada diri nya sendiri.

Seketika Frans membalik tubuh nya, menangkup pinggang istri nya, mengembangkan manik biru milik nya menatap lekat-lekat istri nya.

"Kenapa kau meminum nya?"

Nancy sedikit meringsut menggeser tubuh kedua nya dari guyuran air.

"Hem.... apa yang akan Mama mu dan Mama ku katakan jika tiba-tiba aku hamil?"

Frans melepaskan tangkupan nya.

"Kita sudah menikah, Kau istri ku, apa salah nya?"

"Ya aku tau, tapi--

"Terserah, kau seperti berat menerima ku!" Kesal melepaskan tangkupan nya dan beranjak pergi dari pemandian.

"Tunggu! " Nancy bergerak cepat menarik lengan kokoh nya suaminya, seketika menghentikan langkah nya, Frans pun memutar leher nya menatap istri nya.

"Apa lagi,.."kesal Frans.

Nancy menghendus kesal.

"Huh, kau seakan tidak ada waktu lain, kita bisa melakukan nya setelah benar-benar sudah sah!,tidak bisa kah kau lebih sabar,tidak bisa kah kau menunggu sebentar saja!" gerutu Nancy pun mulai tersulut emosi melepaskan tangan suami nya.

Frans pun mulai lemah menatap wajah yang sudah tampak marah, menarik nafas nya susah payah.

"Aku tau, tapi---"

"Tapi apa, sudah lah aku tidak ingin ribut!" ucap nya menjarakkan tubuh nya

Nancy pun mendadak diam tak semangat melanjutkan mandi nya, pergi ke sisi lain membilas tubuh nya dan segera masuk kembali ke kamar nya, pun Frans hanya diam melanjutkan mandi nya dan juga ikut masuk ke dalam.

Hingga kedua nya selesai memakai pakaian, pergi makan siang ke Restouran, dan kembali lagi ke kamar kedua nya masih saling diam-diaman tak saling berteguran, pun ketika tidur Nancy berbalik membelakangi suami nya.

Frans sesekali melirik ke belakang mengintip istri nya ,bergeser ke kiri dan ke kanan, tidak nyaman, rasa nya tidak enak, rasa nya tidak tahan tak mendengar rengekan dan suara istri nya.

Pertahanan pun mulai goyah, mulai membuang keegoisan nya, mulai menggeser tubuh nya lebih mendelati punggung yang membelakangi nya.

Mengarahkan tangan nya memeluk istri nya,

meletakkan kepala di tenguk mulus istri nya.

"Sayang.... "menghela nya "Aku minta maaf, aku harus nya mengerti!"

"Tidur lah aku lelah, aku tidak marah!" sahut nya cepat yang memang sudah hampir terpejam.

"Kau tidak ingin memeluk ku!"

Nancy menggeleng, mengerucuti bibir nya yang memang juga masih sedikit kesal.

"Tidak, aku mau tidur cepat!"kesal nya.

"Baiklah aku saja yang memeluk mu!", ucap nya semakin mengeliminasi jarak kedua nya dan mendekap istri nya.

Shit aku belum ngantuk, Junior kau jangan nakal, kutuk nya, merasa gelanyar nafsu mulai merasuki nya.

Frans mendekat ke ceruk istri nya, meresepi aroma-aroma manis di pundak mulus istri nya, mengecap-ngecap menggigit kecil.

Nancy menggerutu "Aku ngantuk!,jangan menganggu..."

Frans tidak mengidahkan penolakan nya, menarik kasar kaitan lingerie yang di pakai istri nya, mulai menelusuri punggung mulus nya....

Hemmmmmmmmp,

kemudian berhenti di sebuah bulatan hitam.

"Kau memiliki tanda lahir sayang"seru nya kemudian.

Nancy mengendikkan bahu nya.

"Entah, kata Mama ada tapi aku tidak pernah melihat nya!"

Tak mengidahkan lagi, Frans semakin menelusuri punggung istri nya,menghendus-hendus mengecap-ngecap.

"Sayang..... berhenti aku lelah sekali!!" keluh Nancy sedikit memutar leher nya ke belakang.

Frans pun beringsut pasrah

"Hemmmm Baiklah..."

"Huh Junior, tidur lah aku tidak tega melihat istriku!"ucap nya menatap wajah sendu dengan kedua pupy eyes memelas di hadapan nya.

Nancy pun mendadak tertawa mendengar ucapan suami nya,

"Baiklah, tidur lah sayang, kau bebas tugas hari ini!" ucap nya terkikik menggeser jarak nya.

"Huh, Tugas kau fikir aku apaan!"berbalik menarik cepat selimut nya.

***

Sudah dua hari mereka kembali ke Jakarta, Frans pun mulai melanjutkan aktifitas nya seperti biasa pergi ke kantor dan meeting dengan beberapa client nya.

Seperti saat ini dia baru saja kembali dari sebuah pertemuan dengan client nya, duduk di kursi berputar nya dengan tatapan fokus ke layar kotak di depan nya.

Memeriksa beberapa pekerjaan yang di tinggal nya, sesekali menerima beberapa bawahan nya yang masuk silih berganti meminta persetujuan dan tanda tangan nya.

Hingga pukul 4 sore, dia berniat akan keluar menemui Jordan yang sudah dari pagi di hubungi nya, mencari kejelasan apa yang di ceritakan Jullian kepada nya,dan tiba-tiba terdengar suara langkah ketukan yang beradu.

Tok

Tok

Tok

"Masuk!" sahut nya tanpa menoleh.

Seorang wanita cantik, bak model papan atas, dengan stelan hitam formal, rok span di atas lutut, kemeja berbelahan berjalan ke arah nya.

"Ada apa Clara?" tanya Frans melihat nya.

"i-ini pak, laporan yang bapak minta saya sudah memeriksa nya lebih dulu tadi, bapak bisa melihat nya ulang!"

"Iya letakkan di sini!"

Clara melangkah bak berjalan di sebuah Catwalk dan tiba-tiba..

Bugh.....

Dia menjatuhkan tumpukan kertas-kertas laporan yang di bawa nya.

"Aduh... Ma-maaf pak!" ucap nya membungkuk kemudian mengutip kertas-kertas nya.

Entah sengaja atau tidak, ketika Clara membungkuk memperlihatkan jelas sekali belahan aset kembar nya dengan ujung renda-renda merah nya.

"Shit... Frans mengumpat, tapi dia mencoba biasa saja.

Sangat jelas Clara jauh lebih sexy dari istri nya, dengan tubuh sintal dan berisi, body bak gitar uluh.. Uluh...,paha mulus kaki jenjang, wajah cantik dan bibir berbelah merah merekah.

Frans mencoba mengalihkan pandangan nya meraih ponsel nya, membiarkan Clara memunguti sendiri kertas-kertas yang di jatuhkan nya.

Sialan, ini Gay kali ya masak gak nafsu sih lihat gue, bathin Clara semakin membungkuk lalu mendongak kan kepala nya.

"Sudah Clar...?" tanya Frans tau Clara melihat nya.

"I-iya pak sudah... "jawab nya berjalan ke meja kebesaran Atasan nya itu.

Dih ni lakik beneran gak nafsu lihat gue, orang lain pada ngejar-ngejar gue tau, lu mah di suguhi yang indah-indah malah santai aja.

"Ini Pak, ini dari Ibu Indah Adminitrasi ini dari tim Rnd... "

"Oh, baiklah nanti saya periksa ulang, kamu boleh keluar, Terimakasih! "

Shitt... udah gini doang,gue udah mutar-mutar, naik turun 10 lantai, cuma lima menit di suruh pergi

Clara pun terus menggerutu keluar dari ruangan Frans menutup kembali pintu ruangan nya, dan menghentak-hentakkan heels nya.

"HUH DASAR GAY..., DASAR GAY..."

"Woy, ngape lu...?tegur Mbak Indah Kepala Administasi yang berjalan di dekat nya.

"Tuh pria idaman kalian kayak nya enggak demen perempuan deh!" ucap nya berjalan pelan kembali ke kubikel nya.

"Haha... Masak sih? Kekeh Indah mengikuti langkah rekan nya.

"Iya lu bayangi gua udah pancing-pancing kaya ulet uget-uget dia nya malah kagak sama sekali ngelihat, kesel gak sih!"

"Haha...dia juga enggak pernah kedengeran pacaran atau deket sama perempuan ya Clar,kayak nya..."

"Tuh, benerkan!, tapi menurut gosip dia pernah kok pacaran..."

"Iya yang nikah sama kakak nya sendiri itu kan?" sahut Indah lagi.

"Iya...iya lu bener, ya udah sih, besok coba lagi, kali dia suka perempuan yang kalem Clar, lu mah Agresif amat belum apa-apa udah gituan...hahahha"

"Lu gile, udah capek tau sejak perusahaan ini pindah management ke dia udah capek gue deketin, yang ada di usir mulu..."

"Tapi so far di baik banget loh, Clar! mana ada gitu atasan nyapa kita yang bawahan!"

"Tetep aja Mbak, kalo di sapa doang mah buat apa, aku tuh mau nya lebih... "

"Hahah, kamu sama aja kayak anak di divisi aku, yang di bahas dia mulu...."

"Tuh kan, yang demen bukan aku doang!"

"Udah ah, aku balik ke ruangan ku dulu ya..."

ucap indah berlalu pun Clara masuk ke dalam kubikel nya.

Siapa yang tidak tertarik dengan sosok pimpinan perusahaan Frans Brian Enterprises itu, di usia nya yang baru menginjak 32 tahun dia dengan mudah nya mengembangkan sebuah perusahaan yang hampir bankrupt. menjadi perusahaan yang sangat berkembang pesat dan mendapatkan banyak penghargaan.

Berperawakan blasteran, tubuh atletis, stelan klimis, walau dia sangat dingin tak banyak bicara tapi cukup murah senyum dan mau menyapa para karyawan nya.

Ya... prinsip nya, tidak hanya mengunggulkan kwalitas di setiap project nya, tapi juga mementingkan kepentingan karyawan nya, ya jika karyawan senang kita akan lebih mudah menang, itu yang selalu di ingat nya.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5, Frans pun mulai memanggil Pak Ferdian assisten nya untuk menghantarkan nya menemui Jordan.

"Pak Ferd... hantarkan saya menemui seseorang!"

"Baik pak Bos..."sahut Ferdian segera berlalu untuk menyiapkan mobil nya.

.

.

.

.

.

To be continue.

VOTE, VOTE, VOTE

Comment, like jangan cuma lewat doang 😘

🌾Up tipis-tipis ya, besok lagi....

1
dian rahma
baca lagi dan ini sgt menyesakkan
dian rahma
😍
Nayy
😭😭😭
Nayy
O...ooo.... manisss syekaliiiii
5 bunga
1 like
1vote
Khalisa Naadhira
Baca ulang yg ketiga kali
part paling melow
Nurhastuti Attar
bagussss susah move on
Nofta Putri111
/Rose//Rose//Rose//Rose/
Nofta Putri111
ada2 aj nena ini../Facepalm//Facepalm/
Nofta Putri111
teh yg biasa ny kau rskn tidak akn pernh ada lgi jull klo ditak dengan orng ny../Frown//Frown//Frown/
Nofta Putri111
jika tidk than jngan di prthan kn lgi dill sudah cukup sabar mu..bahagia lh kau pntas dn brhk bahagia/Smile//Smile/
Nofta Putri111
sabar ya dilvi/Frown//Frown//Frown/
Nofta Putri111
sejenis benda antik yg unyuu /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nofta Putri111
tahan ..aku ykin gak akn tahan/Facepalm//Facepalm/cobaan sabar aj
Nofta Putri111
bahagia sellu nency/Heart/
Nofta Putri111
mama ny menyukai nyy...uuuh lmpu hijau niich/Chuckle//Chuckle/
Nofta Putri111
cantik nency ny/Chuckle//Chuckle/
Nia Nurasiyah
kak tris,aku sedih gak bisa baca turunan nya julian end the geng,soal nya aku mh apa atuh gak bisa buka kunci nya,
Nia Nurasiyah
akkhhhh,kak tris balik lagi
udah lama aku nungguin cerita kk,
Ndah Sri
Luar biasa
Lela
ka author mau tanya dong kalo cerita nya dinda ada ngga,,,,soalnya rada2 lupa kanaya adeknya kennan kalo ga salah nikah sama anaknya dinda ya
Tris rahmawati: Ada di Goooodnovel, kbmm kakkk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!