7 tahun berlalu Briana Luna keluar dari rumahnya sendiri semenjak sang ibu meninggal dunia. Statusnya sebagai anak angkat membuat gadis tidak bisa melakukan apapun selain angkat kaki dari rumah tersebut.
Seperti biasa, saat libur semeter Luna akan berubah menjadi gadis gila pekerjaan. Semua dia lakukan demi kelangsungan hidup dan untuk biaya kuliahnya. Sampai hari itu tiba, Elova. Satu-satunya sahabat yang dia miliki menawarkannya sebuah pekerjaaan dengan gaji yang fantastis.
Niat ingin bekerja Luna malah dijadikan obsesi seorang pria aneh yang sialnya adalah majikannua sendiri. Dia Scott Diego Nevalion
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi ervendi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
“Suamiku, aku setuju membawa Scott kembali kerumah ini tapi tidak jika kau ingin memberinya jabatan sebagai direktur. Scott tidak…”
“Karena dia cacat? Tidak berpengalaman? Dan dianggap tidak mampu berbuat apapun? Kenapa semua meremehkan keputusanku.” Tuan Nevalion bergumam pelan.
“Okey, membawa Scott keperusahaan hanya untuk meredahkan isu jika kita menelantarkan putra keduamu. Tapi, bagaimana kau mengatasi rumor kalau dia pria penyuka sesama jenis?”
Tuan Nevalion terdiam, kepalanya berfikir keras. Bagaimana berita tentang Scott bisa bocor, bagaimana bisa media lebih dulu tahu jika putranya sedang ada di negara ini daripada dirinya? bahkan foto putranya bisa tersebar dijejaring media meski difoto itu tidak mengekspos wajah Scott. Namun, tuan Nevalion bisa menebak jika itu memang putranya hanya dengan melihat bahunya yang sedang duduk dikursi roda. Bukan hanya itu, belakangan ini berita tentang Scott sangat hangat soal ketertarikan seksualnya yang dianggap menyimpang hanya karena selama ini disisinya hanya ada sekertaris Don.
“Itu tugasmu, cari wanita yang ingin menikahinya, tutup mulutnya dengan uang atau apapun yang dia inginkan.”
“Ini gila, siapa yang akan menerima pria cacat, pemarah, bipolar dan memiliki kelainan seksual? Bahkan satu-satunya harapan terakhir. Putri tuan Rudolft, menolak mentah-mentah lamaran ini. Itu membuatku malu.” Ucap Nyonya Amora frustasi.
Tuan Navalion menghelai napas panjang, dia cukup frustasi semua masalah yang terjadi belakangan ini. Namun, langkah kaki mengalihkan perhtiannya pada Nyonya Amora.
“Tuan, semua sudah siap.” Kata Sekertaris Willian yang masih menjadi sekertaris pembantu tuan Nevaliaon, pria itu juga adalah teman masa kecil para tuan muda.
“Kita jemput tuan muda kedua sekarang!”
Langkah serentak lebih dulu keluar, sekertaris Willian yang memimpin diikuti tuan Nevalion. Sebelum langkahnya lebih jauh, dia menoleh pada nyonya Amora yang menatapnya. “Aku pergi, pastikan kau mendapat seorang gadis yang mau menikahi anak itu.”
Rombongan tuan Nevalion membuat heboh pengguna jalan, sampai membuat macet sepanjang jalan.
“Apa yang terjadi, bukan kah itu mobil keluarga tuan Nevalion?”
“Sepertinya mereka akan menjemput paksa tuan muda kedua untuk menyelamatkan kerjaan Lucas Nevalion.”
Saat kalimat itu keluar dari mulut saah satu pejalan kaki, semua orang mulai merapat.
“Benarkah rumor itu? Tuan muda kedua adalah pangeran buangan. Dia ditelantarkan sejak kecil oleh ayah dan ibunya? Sejak kecelakaan yang menimpanya beberapa tahun silam. Kasian banget sih kalau itu beneran.”
“Tapi kalau diingat-ingat, putra putri tuan Nevalion nggak ada yang gagal sih. Lihat putra pertama dan kedua, ketampanan mereka tidak terbantahkan lagi, mereka seperti sebuah pahatan Dewa Yunani yang sempurah. Dan Putri keempat mereka. Dia seperti dewi Aphrodite lambang keindahan. Aku tidak yakin jika putra kedua tuan Nevalion gagal haya karena rumor mengatakan dia pria cacat.”
Beberapa pejalan kaki mengangguk setuju dengan ungkapan gadis yang sudah lebih dulu melangkah setelah rombongan tuan Nevalion berlalu.
***
Scott tersenyum kecil, namun itu bukan hal yang baik setelah mendengar berita dari rumah utama.
“Menikah?” Scott mengangkat pandangannya pada sekertaris Don yang sejak tadi hanya menunduku. “Jadi, mereka ingin say menikah? Mengatur perjodohan dengan salah satu putri konglomerat rekan ayah?”
“Iya tuan.”
“Siapa wanita itu? Wanita yang mereka inginkan.”
“Putri Diana, Putri tunggal tuan Rudolft, pengusaha tekstil terbesar dinegara ini. Tapi…”
Scott mengerutkan keningnya, dia duduk menyilangkan kakinya dengan angkuh. “Dia menolak, karena rumor itu?”
Sekertris Don menghelai napas panjang, keterdiamannya sudah cukup menjawab pertanyaan tuan muda kedua.
“Lebih baik seperti itu, saya juga tidak berniat menikah dengan gadis manapun.”
“Perusahaan diambang kehancuran, rumor yang mengatakan anda memiliki kelainan sesksual membuat sebagian infestor menarik investasi mereka. Jika terus seperti ini perusahaan yang selama ini susah payah dibangun dalam sekejab akan runtuh tuan.” Jelas sekertaris Don. “Satu-satunya yang bisa menolong perusahaan hanya anda. Kembali ke rumah utama dan menerima perjodohan yang ayah anda atur, atau menolak dan perusahaan benar-benar hancur.”
“Saya tidak pernah perduli dengan perusahan.”
“Lalu bagaimana dengan pengorbanan Nyonya Zelina?”
Dalam sekejab wajah Scott berubah, sorot matanya menajam seolah ingin melahap hidup-hidup pria itu.
“Diam Don!!! Atau saya akan patahkan lehermu.”
“Meski itu terjadi saya akan tetap memberi tahu anda tuan.”
“DON!!!” Teriakan Scott seolah menggucang pilar mansion
“Tuan, malam itu saya melihat semuanya tuan. Malam dimana nyonya Zelina mengorbankan dirinya hanya untuk melindungi anda, melindungi apa yang beliau bangun hanya untuk diberikan pada putranya.” Sekertaris Don menunduk.
“Apa yang kau katakan?”
“…”
“Don?”
Dia mengangkat pandandangannya, menatap Scott dengan tajam untuk pertama kalinya. Bahkan Tanpa Scott sadari, Don mengepalkan kedua tangannya dibawah sana. “Grup Nevalion yang selama ini dijalankan oleh tuan Lucas anda adalah milik nyonya Zelina, ibu anda tuan. Nyonya Zelina menyerahkan seluruh hidupnya untuk perusahan yang akan dia berikan untuk putranya. Tuan muda Scott Nevalion.”
Deg!!!
are ok thor ?