NovelToon NovelToon
Wanita Pilihan Gus Fatih

Wanita Pilihan Gus Fatih

Status: tamat
Genre:Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:186.5k
Nilai: 5
Nama Author: skyl

Gus Fatih diberikan pilihan oleh kedua orang tuanya. Menikahi seorang gadis sholeha yang merupakan seorang ning atau menikahi seorang wanita malam.

Kira-kira siapa yang akan gus Fatih pilih? Apakah gadis sholeha yang pandai agama, atau seorang wanita malam yang hidupnya tak tahu arah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skyl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~Wanita Pilihan Gus Fatih~ part 28

Alfian kini menjajahi tempat orang yang ada saat orang tua Inara kecelakaan. Rumah yang terlihat mewah itu nampaknya sudah lama tak di tinggali.

Sudah di penuhi rumput berwarna kuning dan juga daun yang berjatuhan. Mereka yang datang ke sana pun merasa merinding, apakah Fatih tak salah memberinya alamat?

"Telfon, kak Fatih yakali ini rumahnya? Angker benar," sahut Devano.

Alfian langsung menghubungi abang sepupunya itu. Tak lama kemudian Fatih mengangkatnya, dan mengatakan tempat itu benar tempatnya, sebab Inara yang memberi tahukannya.

"Katanya udah benar!"

Vare melihat orang yang sedang menyapu di halaman rumah itu. Ia pun mendekatinya berniat untuk bertanya.

"Selamat, siang kek," salam Vare membuat kakek-kakek itu menoleh.

"Siang."

"Salam kenal, kek. Nama saya Vare dan di sana ada kedua teman saya, kalau boleh tahu nama kakek sapa?"

"Jamal."

Vare menganggukan kepalanya dan membuka tasnya untuk merekam percakapan mereka, siapa tahu jika ia bertanya ia bisa mendapatkan beberapa petunjuk.

"Kek, pemilik rumah ini siapa iya?"

"Oh pemilik ini sudah lama meninggal empat tahun yang lalu."

"Kalau boleh tahu, karena apa? Maksudnya, siapa tahu orang yang meninggal dua tahun yang lalu itu, meninggal di sebab kan apa?"

"Kalau itu saya tidak bisa memberitahunya, nak..."

"Vare," teriak Devano memangilnya.

Vare menoleh lalu memanggil temannya untuk mendekatinya. Mereka pun mendekatinya dan ikut mendengar penjelasan bapak itu.

"Kek, kami butuh sekali. Tolong jelasin kepada kita bagaimana pemilik rumah ini. Kami sedang menjalankan sebuah misi. Dan kami butuh sekali info tentang pemilik rumah ini. Kami mohon kek, kami janji tidak memberitahu siapa pun."

Kakek yang bernama kakek Jamal itu menghela napas dan menyuruh ketiga anak muda itu untuk duduk di sebuah rerumputan.

"Jadi gini, saya seorang pekerja di rumah ini, Bahkan saat pak Samsul meninggal. Saya sudah dekat dengan pemiliknya yaitu pak Samsul. Pak Samsul ini sangat baik budi. Saya dianggapnya sebagai keluarga, bukan hanya pak Samsul keluarganya pun. Namun, pada suatu insiden, saat pak Samsul sedang berada dalam masalah, saya kurang tau masalahnya tapi sepertinya masalah tentang perusahaannya."

"Saat itu pak Samsul pernah marah-marah di sebuah telfon dan membentak seseorang. Saya tak sengaja mendengarnya saat pak Samsul meminta saya untuk membuatkannya kopi. Dan saat itu tiba-tiba saja pak Samsul pergi dari rumah dengan keadaan emosi."

"Dua hari itu, pak Samsul tak pulang ke rumah. Entah kemana dia, tetapi saat dia pulang ke rumah. Nampaknya sangat pucat dan seperti menaroh sesuatu yang besar, wajahnya juga terlihat begitu ketakutan. Saya sering bertanya apa yang terjadi kepadanya kenapa seperti lemah gitu? Dan pak Samsul mengatakan jika dirinya baik-baik saja."

"Singkat cerita, seminggu pak Samsul sudah lebih baik keadaanya. Beberapa polisi datang ke rumah mencarinya. Namun, saat itu pak Samsul tidak ada. Beliau, sedang keluar kota. Polisi itu pun mengatakan, kota mana pak Samsul pergii dan saya mengatakan 'tidak tahu, pak.' Saya juga sempat bertanya alasan mengapa mereka mencari pak Samsul, polisi itu pun mengatakan, pak Samsul harus jadi saksi dari sebuah kecelakaan di sebuah gudang di mana ada suami istri yang tewas, dan pada saat itu hanya ada pak Samsul di sana menjadi saksi kedua suami istri itu tewas dan satu pria yang dikatakan pelakunya."

Devano, Alfian dan Vare saling memandang satu sama lain. Seperti pemikiran mereka sama.

"Jadi setelah itu apa lagi, yang terjadi kek?" tanya Alfian.

"Saat itu, pak Samsul tak balik lagi ke rumah. Dan satu tahunnya pak Samsul di kabarnya bunuh diri, karena tidak ingin menjadi saksi atas pembunuhan tersebut. Pelakunya sempat dj penjara. Namun, saat tak memiliki bukti akhirnya di bebaskan."

Mereka sama-sama terkejut. Pak Samsul rela membunuh dirinya sendiri yang terpentinh tidak menjadi saksi pembunuhan berencana tersebut?

"Kalau boleh tahu, bapak tahu siapa nama korbannya?"

"Oh tahu saya. Kalau tidak salah suaminya itu pernama Abdul dan istrinya bernama Sindi."

"Kalau nama pelakunya siapa, pak?"

"Saya tidak tahu, tapi saya mempunyai fotonya. Kalau kalian ingin ayo ikut denganku ke rumah saya masih menyimpan foto pak Samsul, korbannya dan juga pelakunya. Kebetulan saya ketahui mereka bertiga ini berupakan sahabat. Namun, sang pelaku mengkhinan."

Mereka pun ke rumah kakek Jamal yang dekat dari sana. Jadi mereka tak susah payah untuk jalan, mereka pun meninggalkan motor mereka di depan rumah pak Samsul dan berjalan kaki bersama kake Jamal ks rumahnya.

Semoga mereka bisa mendapatkan buktinya, dan Insya-Allah bisa memasukan pelaku itu ke penjara.

꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖♡꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖♡꒰⑅ᵕ༚ᵕ꒱˖♡

Di sisi lain Fatih tengah berkutat dengan pekerjaannya di kantor. Lagi dan lagi abinya memberikannya begitu banyak pekerjaan, membuatnya tak bisa pulang makan siang bersama dengan istrinya.

Saat makan siang tiba. Inara mengirimkan bekal kepada Fatih, awalnya bumil itu ingin memberikan langsung kepada Fatih. Namun, Fatih melarangnya dengan alasan matahari sangat panas hari ini dan sedang macet.

Akhirnya mereka hanya vid call saja. Inara memperhatikan suaminya makan dengan lahap dari balik layar ponsel, Fatih begitu lahap jika makanan itu masakan istrinya.

"Enak enggak mas? Enggak asing kan? soalnya tadi aku lupa ngukur garamnya."

"Enggak kok saya tetap enak." Fatih tersenyum dan berkutat dengan laptopnya, saat sudah berhenti mengunyah ia pun kembali mengisi mulutnya dengan makanan.

"Jangan terlalu buru-buru mas. Selesain dulu makannya terus lanjut kerja, takutnya nanti kamu keselek. Lagian abi ngasih suami aku banyak pekerjaan banyak banget," ketus Inara kepada ayah mertuanya.

Fatih hanya tersenyum dan memberikan istrinya kecupan jauh. Untungnya si bumil kembali moodnya, padahal tadi pagi mereka kembali ribut perkara membahas poligami. Fatih bahkan diancam akan di potong bela dua jika dirinya mempoligami si bumil tanpa persetujuannya.

Untunynya, Fatih punya kata-kata andalan yang mampu membuat si bumil lunak kembali.

"Iya benar itu, sayang. Tapi tenang aja iya mas pulang cepat kom hari ini. Bumil aku mau nitip apa, Hem?" tanya Fatih.

"Mau martabak naga aja, mas."

"Ha? Martabak naga? Emang ada martabak naga sayang? Yang ada martabak telur atau martabak manis. Enggak ada martabak naga, kamu ini ada-ada aja."

"Ya habisnya, bosan mas kalau makannya martabak manis sama telur Mulu. Aku maunya martabak naga, kayanya enak."

"Astaga." Fatih memijat pelipisnya. "Kalau tahu gini, mending enggak usah tanyain," guman Fatih.

"Ih mas, ngomong dong. Beliin iya martabak naganya? Terus mas belinya jangan di penjual martabak bapak-bapak, tapi anak muda punya kumis tipis, rambut bela dua terus harus tampan sama putih. Ini keinginan anak kamu." Setelah mengatakan itu Inara memutuskan vid callnya.

1
Surati
bagus
pretty girl's
luar biasa
Hardi Hardi
Luar biasa
Umi Maryam
masa ada emang daun hidung yah ?kalau daun telinga mah ada ,nah itu banyak kata yg keliru.
Umi Maryam
thor maaf banyak sekali tifo nya terus banyak kata2 yg ga ngerti ,padahal cerita nya bagus tapi sayang banyak tifo nya.
Sri Mulyani: dimaklumi saja umi
total 1 replies
Andriyati
nisa itu
•§¢•four10/Bila
ku pikir Fatir tetap hidup tapi ternyata dia meninggal
•§¢•four10/Bila
innalilahi wainnailaihi roji'un
Nendah Wenda
menarik
falea sezi
bukannya Rosulullah istrinya banyak ya
skyladel: iya kak, tapi sebelum ibunda Khadijah wafat, Rosul tidak memiliki istri selain ibunda Khadijah. Rosul memiliki istri lagi setelah ibunda Khadijah wafat dan di situlah Rosul melakukan poligami 🙏 itu yg author tau sih, enggak tau benar apa enggak, jadi yg author tulis sesuai yang Author cari tau
total 1 replies
falea sezi
typo. thor. haduh klien kali
falea sezi
farhan manusia serakah
falea sezi
farhan jahat bgt tau
falea sezi
effort kali
falea sezi
surprise kali
falea sezi
lebay bgt nanas di larang bodoh meski dikit ngeyel bgt sih jd orang gk bersukur dpet suami baik sok bgt ne cwek
falea sezi
pdhl Fatir baik lo
•§¢•four10/Bila
Yeee selamat ya buat Fatih dan Inara akan jadi orang tua
•§¢•four10/Bila
wah hamil ini si Inara 😁
•§¢•four10/Bila
untung Fatih Padang CCTV tadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!