NovelToon NovelToon
Kekasihku, Suami Ibuku

Kekasihku, Suami Ibuku

Status: tamat
Genre:Dosen / Trauma masa lalu / Selingkuh / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:100.1k
Nilai: 5
Nama Author: Salma Tiana *Biru

Terpaksa menyetujui pernikahan antara ibu dan kekasihnya adalah sebuah kebodohan terbesar yang telah seorang gadis itu lakukan. Dimana kebodohan itu justru membuka kembali luka lama, tidak hanya itu, kenyataan yang selama ini ibunya tutupi terbongkar dan kegilaan kekasihnya itu yang membuat hidup seorang gadis itu hilang arah dalam menentukan kehidupannya.

"Kamu tetap kekasihku Siren, dan Anita ibumu tetap istriku."

"Mama egois, mengkhawatirkan anak haram itu. Tanpa memperdulikan keberadaan aku."

"Kamu hanya kesalahan yang selalu merusak kebahagiaan Mama."

Sirena Dzakiya Thalita, seorang gadis cantik, manis, serta cerdas. Orang-orang menganggap Siren sangat beruntung, memiliki Ibu yang sangat pengertian, memiliki kekasih seorang Dosen yang sangat penyayang, serta harta dan tahta yang dimilikinya. Namun semuanya hilang lenyap begitu saja saat malam itu malam dimana kekasihnya meminta izin menikahi wanita yang tak lain adalah ibu dari Siren sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salma Tiana *Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Hukuman

"Mbak Siren bakal baik-baik aja kan Om?"

Bagas melirik ke arah Lio lalu merangkul nya, dia juga sebenarnya sangat khawatir dengan keadaan Siren saat ini. Namun Bagas harus terlihat tenang untuk terlihat baik-baik saja di mata Lio dan Oliv.

"Kamu percaya sama Siren kan? Dia itu anak yang kuat, seperti yang di ucapkan Oliv tadi kalau Siren sudah sering di pukul oleh Anita sampai masuk rumah sakit. Tapi Siren selalu bertahan, begitu pun sekarang Siren pasti kuat dan bertahan," ucap Bagas menenangkan Lio

Lio mengangguk kan kepalanya dia harus percaya jika Siren pasti baik-baik saja. Walaupun keadaan Siren tadi terlihat sangat memprihatikan, apalagi kepala Siren yang berdarah karena terkena pukulan balok dari Anita.

"Sekarang kita doain aja semoga Siren baik-baik aja dan bisa cepat sembuh," ujar Oliv seraya berjalan mondar mandir di depan ruangan Siren di periksa.

"Iya Mbak Oliv."

*

Anita terkulai lemas di atas sofa dia benar-benar di hukum oleh Saga. Dia tidak menyangka jika Saga akan menyentuh nya dengan cara yang sangat kasar. Sungguh dia ingin pergi ke kamar saja rasanya sangat sulit.

Dia mencoba bangun dan berjalan meskipun tertatih-tatih, saat dia membuka pintu kamar villa itu terlihat Saga sudah rapi dengan setelan hoodie dan celana jogger, membuat Saga terlihat sangat tampan dimata Anita.

"Mau kemana lagi kamu Mas?" tanya Anita

"Bukan urusan kamu."

"MAS!"

Saga membalikkan badannya lalu menatap Anita dengan menaikkan alis nya sebelah, seolah bertanya untuk apa memanggil nya.

"Kamu mau ninggalin aku setelah apa yang kamu lakuin ke aku?" tanya Anita

"Heh dengerin ya. Saya melakukan itu karena ingin menghukum kamu! Bukan karena cinta. Ingat itu! Jal*ng."

Setelah mengatakan itu Saga pergi begitu saja meninggal Anita yang menggeram marah, Saga brengsek bisa-bisanya Anita di perlakukan seperti budak pemuas nafsu nya saja.

"Sialan kau Saga!"

"Lihat saja, kamu akan menyesal Saga. Karena telah berlaku semena-mena terhadap Saya," geram Anita

*

"Saga bodoh gila! Lo ngapain lakuin hal itu ke Anita sih!" monolog Saga

"Argh, sialan gue seharusnya gak ngelakuin hal itu. Tapi sebentar hanya dengan itu gue bisa leluasa membuat Anita sakit tanpa harus memikirkan keadaan wanita itu kedepannya."

Saga tersenyum penuh arti, saat ini Saga mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia ingin melihat keadaan Siren, bagaimana keadaan Siren saat ini, terakhir dia melihat Siren terluka di bagian kepalanya dan beberapa memar di tubuhnya.

"Semoga kamu baik-baik saja Siren, Sayang."

Kini Saga telah sampai di rumah sakit tempat Siren di rawat, dia segera memarkirkan mobilnya lalu masuk ke dalam untuk melihat orang terkasih nya.

"Mau ngapain kamu kesini!?" tanya Bagas saat melihat Saga yang sudah berdiri di hadapannya.

"Saya hanya ingin melihat keadaan Siren saja Om, tidak lebih," jawab Saga

Bagas hanya terkekeh kecil mendengar jawaban Saga. Dia tidak akan semudah itu memberi izin Saga untuk melihat keadaan Siren. Saat ini Siren memang sudah bisa di jenguk karena sudah di pindahkan ke ruang rawat.

"Siren baik-baik saja. Tidak perlu kamu menemui Siren. Karena dia sudah tidak perlu kamu di hidupnya!" tekan Bagas

Saga tersenyum ke arah Bagas, dia mengerti dengan perasaan Bagas kali ini. Bagas pasti sangat khawatir dengan keadaan Siren apalagi dia baru bertemu kembali dengan Siren setelah 19 tahun berpisah.

"Saya ngerti, mungkin Om kecewa dengan saya. Tapi satu hal yang harus Om tau, saya memang bodoh karena telah meninggalkan Siren demi menikah dengan Anita yang tak lain ibunya Siren...," Saga menjeda ucapan nya

"Saya sangat mencintai dan menyayangi Siren melebihi rasa sayang saya pada diri sendiri. Siren adalah salah satu mahasiswi saya yang sangat menarik perhatian saya dari awal dia berkuliah," lanjut Saga

"Jika memang kamu cinta dan sayang sama anak saya, kenapa kamu malah menikah dengan Anita mantan istri saya yang juga ibu dari Siren hah!" sentak Bagas

"Saya menikahi Anita memang tanpa paksaan dari pihak manapun, karena saya memang sengaja menikah dengan Anita. Bukan karena saya sudah tidak mencintai Siren tapi saat itu keadaan nya memang sangat rumit...," Saga menghela napasnya

"Anita hamil anak dari Om saya sendiri, yaitu Om Wahyu. Om Wahyu dan istrinya tidak memiliki anak, mereka sangat menginginkan buah hati namun karena satu hal yang membuat istrinya Om Siren tidak bisa hamil...,"

"Lalu hubungan nya dengan kamu apa? Seharusnya Om kamu yang bertanggung jawab bukan kamu."

"Seharusnya memang begitu, tapi Anita memanfaatkan keadaan karena dia ingin merebut saya dari Siren. Anita siap mengandung anak dari Om Wahyu tapi dengan syarat dia bisa menikah dengan saya," jelas Saga

"Dan ya Anita rela menyerahkan tubuh nya hanya demi bisa bersama dengan saya, dan Tante Reni istri dari Om Wahyu setuju, bahkan Tante Reni yang meminta saya untuk menikahi Anita, saya tidak bisa menolak karena saya memiliki tanggung jawab terhadap Tante Reni."

"Selama ini saya mengetahui semua rencana itu tapi saya hanya diam. Dan saya juga tahu jika Anita selalu menyiksa Siren, meskipun Anita sempat merubah sikapnya itupun dia lakukan karena ingin mendekati saya dengan menjadi baik dan bersikap seperti ibu pada umumnya."

"Maka dari itu saya menikahi Anita adalah untuk membalas rasa sakit Siren yang selama ini dia terima dari Anita," ungkap Saga

Bagas yang mendengar penjelasan dari Saga mengepalkan tangannya, Anita wanita itu benar-benar tidak pernah berubah, alasan mengapa Bagas meninggal Anita 19 tahun yang lalu sama persis seperti ini karena sikap Anita yang selalu terobsesi dengan sesuatu yang menurut nya harus menjadi hak milik dari Anita seorang.

"Apa Siren tahu masalah ini?" tanya Bagas

Saga menggeleng kan kepalanya tanda jika Siren tidak mengetahui ini.

"Siren tidak mengetahui semua nya. Dia hanya mengetahui jika Anita hamil anak Om Wahyu, dan saya yang terpaksa menikahi Anita. Saya sedikit berbohong kepada Siren karena tidak ingin melihat Siren semakin kecewa dengan perilaku Ibunya sendiri," ujar Saga

"Terima kasih atas penjelasannya. Tapi maaf saya tidak bisa mengizinkan kamu untuk melihat Siren ke dalam. Siren masih harus istirahat agar kondisinya membaik lebih cepat," ucap Bagas

"Saya ngerti Om, kalau begitu saya pamit. Mungkin besok saya mampir lagi ke sini," pamit Saga

Bagas menatap punggung Saga dia tidak bisa percaya begitu saja dengan ucapan Saga, dia harus menelusuri kebenaran semua ucapan Saga.

*

"Hah aku lapar, tapi bagaimana ini untuk berjalan pun sulit sekali. Saga benar-benar kasar."

Anita berdiam diri di kamar namun perutnya keroncongan meminta di isi, dia melirik sekilas handphone. Mana mungkin dia menelpon Saga, Saga pasti tidak peduli dengan keadaan Anita saat ini. Namun pikiran Anita tertuju pada satu orang, dia segera mengambil handphone itu dan menelpon seseorang.

"Hallo Mas Wahyu!"

BERSAMBUNG...

Jangan lupa like komen dan subscribe yaa maaciw 💙

1
Diastin
adakah bonchp
Diastin
ternyta si saga kambuh lgi penyakitnya
desi mariani
saga juga kasih karma juga lah thor dia kan juga bersalah.
Diastin
maknya siren meninggoi aja
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
tr spa yg bkl dikenalin ke ica 🤣🤣
Myra Myra
DKT mne lio nk bwk ica
Cookies
menarik
Cookies
semangat thor, lanjut
Etotlly Somboton
lambat up cerita thor... lagi nyari idea /Doubt/
Myra Myra
x prnh SDR rupa Ae Anita...bila karma dia dpt...perlu hancurkan
Cookies
Anita kpn sadarnya
Myra Myra
jgn cmpy lio ckp Ngan Anita....kat mne siren...hrp siapa Ngan siren jgn Anita nk jgk
Myra Myra
dh terlambat dh Anita...emg hati ank mudah maafkan tapi syg klw hati dh mati...
Myra Myra
Anita x prnh berubah Ae Thor ..muak Ngan Anita...biar dia x bole gandung Agi...pdn muka...saga cerai dan tinggalkn Jew Anita cari pompun yg laen...
Cookies
Anita kg berubah,
Myra Myra
bukti PD siren kamu bkn MCM mantan x guna dia to...ok lio....
desi mariani
kasian juga si anita. sebenarnya yang jahat itu si saga.
Etotlly Somboton
di tunggu selanjutnya
Ida Aja
ceritanya sangat menarik
Cookies
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!