NovelToon NovelToon
COMPLICATED

COMPLICATED

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:254.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elza Veronika

Season 1 :
"Jika laki-laki yang menghamili mu adalah seorang Dokter, apakah papamu masih akan melakukan itu?"

Aurel tersentak, ia menatap Dokter itu dengan seksama.

"Apa maksud Dokter?"

"Aku akan menikahimu!"

Cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang dokter yang mati-matian menengang teguh sumpah jabatannya, hingga kemudian ia merelakan hidupnya, kepentingannya, perasaannya.

Lalu apakah akan selesai di sini? Masalah kembali datang ketika pria yang menghamili gadis itu muncul, dan tentang siapa sebenarnya pria itu dan apa hubungannya dengan Jessen, membuat hidup Jessen menjadi sangat rumit.

Season 2 :
Kehidupan baru David - Alea dimulai. Kehilangan bertubi-tubi yang dialami David membuatnya hancur dan rapuh.
Yang ia miliki sekarang hanyalah janin yang ada dalam kandungan Alea. Ia tidak ingin kehilangan lagi.
Bagaimana kehidupan mereka?
Siapa Ayah David?
Bagaimana dengan Jessen - Aurel?
Simak terus di COMPLICATED (David - Alea Story) ya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elza Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Dinas

Besok Jessen sudah harus kembali dinas setelah libur pasca menikah. Rasanya ia jadi malas kalau dapat jadwal jaga malam. Enak tidur di rumah lah daripada ruang dokter di IGD, kalau di rumah kan ada Aurel, di sana? Ahh ... Jessen tersenyum kecut membayangkan ia lebih sering harus tidur di sana bersama Dokter Julian daripada koas atau dokter-dokter wanita.

"Sayang, besok jaga malam?" tanya Aurel sambil melangkah mendekati Jessen yang duduk di meja makan itu.

"Iya, nanti pulang jam tujuh pagi, terus jam dua dinas di RS satunya, sore ke apotek tempat kita ketemu pertama kali dulu." jawab Jessen sambil terkekeh.

"Nggak capek?" tanya Aurel yang nampak iba dengan suaminya itu.

"Sudah resiko, Sayang. Sudahlah aku akan baik-baik saja." Jessen mengacak rambut istrinya dengan gemas.

"Berarti aku bobok sendiri besok malam?" tanya Aurel yang nampak seperti sebuah kalimat protes.

"Kamu takut? Atau mau aku antar ke rumah Papa dulu?" tanya Jessen sambil menatap dalam-dalam mata istrinya.

"Tidak ... aku dirumah saja, Sayang." guman Aurel sambil mencoba tersenyum.

"Yakin? Kalau ada apa-apa telepon ya, aku janji akan selalu standby buat terima telepon kamu." Jessen tersenyum manis, membuat Aurel benar-benar merasa tersentuh.

Apa sih yang kurang dari laki-laki di hadapannya itu? Semua tampak benar-benar sempurna! Ya sangat sempurna dan Aurel bersyukur akan hal itu.

"Oh ya, aku sudah pesan catering healthy meal buat kamu, jangan makan sembarangan ya."

"Harus ya pesan catering macam itu?" Aurel mengerutkan dahinya. Healthy meal? Pasti sejenis nasi merah dengan sayuran organik non MSG dan berasa hambar.

"Iya lah, aku mau yang terbaik buat kalian. Jadi tolong ya, mulai sekarang makan makanan sehat."

Mau tak mau Aurel mengangguk pelan, bisa apa dia menolak? Semoga saja bukan menu yang tidak menyenangkan lidahnya.

"Sudah malam, tidur yuk!" Jessen bangkit lalu melangkah ke kamar sambil memeluk istrinya erat-erat.

"Nggak pakai acara itu kan?" tanya Aurel sambil melirik ke arah suaminya itu.

"Tidak, kamu capek kan? Aku nggak mau maksa kok," Jessen tersenyum lalu mencium puncak kepala Aurel.

"Kalau mau peluk boleh kok." Aurel tersenyum, ia menatap dalam-dalam manik suaminya itu.

"Ya harus boleh lah, awas kalau nggak boleh." Jessen terkekeh, lalu membantu Aurel naik ke atas ranjang. "Mau dipijit?" tawarnya lembut penuh kasih sayang.

Aurel hanya mengangguk pelan, ia sendiri masih heran sampai sekarang, terbuat dari apa hati suaminya itu? Apakah Tuhan membuatnya dari bejana emas yang begitu murni hingga ia bisa begitu peduli dan sesayang ini pada Aurel, gadis remaja yang hamil diluar nikah dengan laki-laki lain. Gadis yang belum lama ia kenal. Aurel tersenyum, ia harus banyak-banyak berterimakasih pada Tuhan, karena Tuhan telah memberinya anugrah luar biasa sekalipun ia berkubang dosa.

***

"Sayang, bangun!" Aurel mengguncang tubuh Jessen yang masih terlelap dalam selimutnya itu.

"Hhmmm ...."

"Sayang, bangun dulu. Nanti telat, sudah jam lima pagi." Aurel tidak menyerah, ia sejak jam empat subuh sudah bangun. Masak nasi, nyapu dan lain-lain. Bahkan nasi goreng buatannya sudah siap di meja, dengan teh hangat yang dicampur lemon dan mint.

"Jam berapa?" tanya Jessen yang sama sekali tidak mau membuka matanya.

"Jam setengah tujuh!" jawab Aurel asal.

Sontak Jessen bangkit dan melotot tajam, jam tujuh? Ia buru-buru turun dari ranjang dan berlari ke belakang. Sementara Aurel hanya terkikik di tempatnya duduk. Tak beberapa lama Jessen kembali ke kamar dengan wajah begitu jelek.

"Sayang, itu masih jam lima! Jahat ah!" Jessen mendengus, ia kembali hendak tidur hingga kemudian Aurel menarik tangannya.

"Ett ... ett ... mau ngapain?" Aurel mencegah suaminya itu kembali tidur.

"Ini masih pagi banget sayang!" protes Jessen dengan mata setengah terpejam.

"Buat sarapan sama mandi nanti sudah pas waktunya sayang. Tinggal berangkat ke rumah sakit nanti sampai sana nggak telat." gerutu Aurel sambil mati-matian mencegah kepala Jessen kembali ambruk ke kasur.

Tiba-tiba mata Jessen yang setengah terpejam itu terbuka. Ia menatap istrinya lekat-lekat.

"Aku tahu apa yang asik dilakukan pagi-pagi."

Aurel menatap suaminya dalam-dalam, firasatnya mengatakan bahwa Jessen hendak meminta sesuatu.

"Apa? Olahraga?" tanya Aurel was-was.

"Iya, olahraga bareng sama kamu." gumannya lalu menarik istrinya ke atas ranjang.

"Eh ... eh ...," Aurel hendak memberontak namun ia kalah kuat dengan laki-laki tiga puluh tahun yang menjadi suaminya itu.

Jessen sama sekali tidak membiarkan Aurel lepas. Ia terus melakukan aksinya, hingga kemudian pagi yang begitu dingin itu menjadi sangat panas untuk mereka.

***

"Nah kan mepet waktunya!" Aurel mencibir ketika Jessen tampak terburu-buru.

Jessen hanya meringis, ia meraih tas dan snelinya, lalu mencium kening istrinya.

"Aku berangkat dulu sayang!" pamitnya buru-buru lalu masuk ke dalam mobil.

Aurel hanya tersenyum dan melambaikan tangan dari depan pintu rumah. Aurel menyeka keringatnya yang terus mengucur sejak mereka selesai melakukan olahraga pagi mereka tadi. Dasar Jessen! Aurel kembali masuk ke dalam rumah setelah mobil Jessen sudah tidak tampak, rasanya ia hanya ingin tidur setelah ini.

Jessen bersenandung kecil sambil membawa mobilnya ke rumah sakit. Pagi harinya sekarang menjadi lebih indah dan berwarna. Semua karena gadis itu! Karena Aurel hari-hari Jessen begitu indah sekarang.

Ia membelokkan mobilnya ke halaman parkir khusus dokter, setelah mendapatkan tempat parkir, ia bergegas mematikkan mesin mobil lalu turun dari mobilnya.

"Eh pengantin baru sudah dinas nih?" sapa Handy, dokter umum yang sama-sama bertugas dengannya itu.

Jessen menjabat tangan Handy, "Apa ya mau libur terus sih, bingung kamu nanti kalau pas rame!"

Handy terkekeh, "Iya deh, by the way bini kamu masih kecil banget ya?"

"Iya nih, jangan ditiru ya." Jessen sama sekali tidak tersinggung, memang benar bukan Aurel masih cukup kecil, masih tujuh belas tahun.

"Yana sudah dua puluh empat kok, santai." Yana adalah tunangannya Handy, lulusan manajemen yang kampusnya tidak jauh dari rumah sakit tempat mereka dinas.

"Bagus deh kalau gitu." Jessen terkekeh, mereka melangkah bersamaan menuju IGD.

"Eh, dokter residen yang baru sudah pada masuk nanti."

"Oh ya? Lumayan lah kita dapat pasukan buat jaga malam."

"Cantik-cantik lho, banyak ceweknya!" guman Handy bersemangat.

"Ingat, kamu sudah ada Yana, lagipula mereka sudah residen, mana mau sama DU (dokter umum) macam kita?" guman Jessen mengingatkan.

"Siapa tahu bukan? Lagipula kan aku belum nikah." kilah Handy sambil tertawa.

"Oh ... aku bilangin Yana nih?" ancam Jessen sambil menunjuk Handy.

"Waduh, jangan dulu dong. Lihat dulu beneran ada residen yang mau sama aku nggak!"

Sontak Jessen tertawa, hingga kemudian matanya menatap sosok itu melintas. Itu kan ....

1
senjasabdaalam
kak ga lanjut kah?? padahal bagus banget.
Esti Afitri88
jalan ceritanya manis banget . suka
Esti Afitri88
kok ikut kuatir aq
senjasabdaalam
kak lanjut dong yang ini
senjasabdaalam
kapa lanjut kak?
Yus Nani
malas bangat segala muncul Mak lampir pelakor oh pelakor kegatelan garuk gih
Yena Kim
kak kapan up lagi:)
Yena Kim
apa dari bapaknya yang gonta ganti pasangan
Yena Kim
dari sini aku mumet.kasihan alea tapi kalo david tanggung jawab malah lebih kasihan lagi
Yena Kim
emang dokter sih coba orang jawa tulen trus awam juga pasti percaya begituan.:)
Yena Kim
pliss ini candu banget ceritanya:)
Yena Kim
resortnya bagus.bismillah bisa kesana sama suami
Yena Kim
aku ikut terharu
Wiwin
ceritanya keren... sayangnya judul di ujung senja pindah ke GN, kalau mau dapat ebook nya, apakah bisa? berapa mahar ny?
Fitha Millu
bawang beraps kilo sih Thor..... Charles 😭😭😭😭😭😭
Fitha Millu
isi ceritanya sesuai judul....complicated
Fitha Millu
jangan2 Daddynya David itu papanya Jessen ya thoy
Ama Lorina Raju
so sweet
Ama Lorina Raju
siapa yg fak luluh tor kalo sdh seranjang 😂😂😂
Ama Lorina Raju
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!