NovelToon NovelToon
JANDA MUDA KESAYANGAN BUJANG

JANDA MUDA KESAYANGAN BUJANG

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Janda / Romansa / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: REZ Zha

Pada umur 27 tahun, Airin Humairah memilih menjadi ibu tunggal untuk anaknya yang berumur 3 tahun, karena dia menemukan bahwa suaminya semenjak menikah terus berselingkuh dan membohonginya.

Gagah Prasetyo adalah seorang pria perfeksionis yang memiliki banyak kriteria untuk menjadi wanita idamannya, walaupun banyak wanita yang mendekatinya, namun tidak ada satu pun yang berhasil menggugah hatinya, sehingga belum pernah berhasil untuk menikah.

Ketika dua orang yang sangat berbeda ini bertemu, Airin telah lama kecewa dengan pria. Oleh karena itu dia tidak peduli dengan Gagah yang penuh pesona. Wanita yang begitu unik membangkitkan rasa ingin tahu Gagah, dan keinginan pria itu untuk menaklukkannya membuat dia melupakan semua kriteria tentang wanita idaman.

Rasa penasaran mulai menumbuhkan tunas-tunas cinta, Gagah tidak menyangka bahwa ketika ia jatuh cinta pada Airin, semua standar kesempurnaan tidak lagi berlaku.

Akankah Gagah mampu memenangkan hati Airin?
Bagaimana hubungan keduanya akan berkembang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tambal Ban

Tiba-tiba saja Airin merasakan tidak nyaman mengendarai motornya. Motor yang dikendarai olehnya berjalan oleng. Sepertinya ban motor yang dia kendarai kempes. Airin lalu menepikan motornya untuk melihat kondisi ban motornya saat ini.

Airin mendengus karena dugaannya benar, ternyata ada paku yang menan cap di ban motornya itu. Dia lalu mengedar pandangan mencari tempat tambal ban atau bengkel di sekitarnya. Namun, tak ada tukang tambal ban di sana, Dia ingat tempat tambal ban terdekat berjarak kurang lebih lima ratus meter dari posisinya saat ini. Airin pun terpaksa tetap menjalankan motornya dengan ban yang sudah bocor daripada dia harus menuntun motor itu ke tempat tambal ban yang lumayan jauh jika berjalan kaki apalagi dengan mendorong motor, pasti dia akan merasa kelelahan.

Dari arah yang berlawanan, Gagah mengendarai mobilnya ingin kembali ke rumahnya. Netra pria itu menangkap seseorang yang mengendarai motor dengan oleng. Terlihat pengendara motor yang ternyata seorang wanita terlihat kerepotan menjaga keseimbangan motor yang dikendarainya.

" Nekat sekali orang itu." Gagah yang belum mengetahui jika wanita yang mengendarai motor adalah Airin mengeluh dalam hati.

Gagah membuka kaca mobilnya untuk menegur pengendara itu agar hati-hati dalam mengendarai motornya, agar tidak mencelakai pengendara itu sendiri atau pun pengendara lain yang melintas di sana. Namun, saat jarak dia dan pengendara motor mendekat, Gagah mulai mengenali pengendara motor itu.

" Airin?" gumamnya hingga mobilnya melintasi Airin. Gagah memang tidak memanggil Airin, karena itu akan mengganggu konsentrasi Airin mengendarai motor, apalagi laju motor Airin sedang tidak stabil.

Gagah mencari celah untuk mobilnya dapat putar balik menyusul Airin karena kondisi jalanan yang cukup ramai karena banyaknya pengendara yang lalu lalang di sana.

Setelah berhasil membelokkan motornya, Gagah mempercepat laju mobilnya untuk menyusul Airin. Namun, saat sudah mendekat, Gagah justru mendahului Airin lalu menghentikan mobilnya sekitar lima puluh meter di depan Airin.

Gagah bergegas turun dari mobil untuk mencegat motor Airin.

Airin melihat sebuah mobil berhenti di depannya. Tak lama seorang pria turun dari mobil itu lalu merentangkan tangan kirinya menyetop dirinya yang sedang berkendaraan, persis seorang polisi yang sedang merazia pengendara yang tidak mematuhi aturan berkendaraan.

Airin terkesiap saat menyadari jika pria yang memakai pakaian setelan denim itu adalah Gagah.

" Ya ampun, Pak Gagah!" gumam Airin ketakutan. Dia sudah seperti pengendara yang melanggar dan ketahuan oleh polisi yang bertugas. Tentu saja karena dia sudah mengerjai pria itu dengan memberikan alamat lamanya kepada Gagah.

Airin tidak dapat menghindar karena dia tidak mempunyai ruang untuk kabur mengingat kendaraan yang melintas di sana cukup padat. Sehingga dia terpaksa menepikan motornya.

" Selamat pagi, Pak." Dengan menahan rasa malu Airin menyapa Gagah, dia merasa bersalah karena ketahuan sudah mengerjai Gagah.

" Kenapa motor kamu?" Gagah berjongkok memperhatikan ban motor Airin.

" Terkena paku, Pak." sahut Airin.

" Lantas kamu akan tetap berangkat dengan kondisi ban seperti ini?" Gagah kembali bangkit lalu menatap wajah Airin yang memerah karena menahan malu.

" Hmmm, saya mau tambal ban dulu di sana, Pak." Airin menunjuk ke arah dia akan menambal ban motornya.

" Masih jauh dari sini?" tanya Gagah.

" Sekitar tiga ratus meter, Pak." sahut Airin kembali.

Gagah lalu mengedar pandangan, mencari seseorang yang bisa menolongnya.

" Pak, Pak ...!" Gagah memanggil seorang driver ojek online yang sedang menyesap kopi di sebuah warung tak jauh dari tempatnya saat ini.

Driver ojek online itu menaruh gelas kopinya lalu berlari ke arah Gagah.

" Ada apa, Mas?" tanya driver ojek online setelah sampai di hadapan Gagah.

" Pak, kalau bengkel dekat sini di mana, ya?" tanya Gagah pada driver ojek online.

" Kalau bengkel ada ke arah sana, Mas." Driver ojek online menunjuk ke arah sebelah kanan.

" Tapi jam segini belum buka, Mas. Paling jam sembilan baru bukanya. Memangnya motornya kenapa, Mas?" Driver ojek online memperhatikan motor Airin.

" Ban bocor kena paku, Pak." Airin yang menjawab pertanyaan driver itu.

" Kalau tambal ban di sana saja ada, Mas. Jam segini sudah buka biasanya." Driver ojek online menunjuk arah yang sama dengan yang ditunjuk oleh Airin tadi.

" Saya minta bantuan Bapak kalau begitu." Gagah mengambil dompet di saku celananya, dan mengambil beberapa lembar uang seratus ribuan, kemudian menyodorkan pada driver ojek oline itu.

" Ini untuk Bapak, tapi saya minta tolong Bapak mengantar motor ini ke tempat tambal ban di depan." Gagah menyerahkan uang berjumlah lima ratus ribu dengan syarat driver ojek online itu mau membantunya.

" Oh, siap, Mas. Saya akan bantu Mas. Terima kasih, Mas." Driver ojek online terlihat sumringah. dengan uang yang ditawarkan oleh Gagah kepadanya. Tanpa berpikir panjang driver ojek

online itu menyanggupi permintaan Gagah.

" Pak, tidak usah repot-repot. Biar saya saja yang bawa motornya." Melihat Gagah sampai mengeluarkan uang untuk menolongnya, Airin langsung menolak bantuan Gagah.

" Kamu masuklah ke mobil saya!" Gagah melangkah ke arah mobil lalu membukakan pintu mobil untuk Airin.

" Tapi, Pak ..." Airin terasa berat menerima tawaran Gagah.

" Masuklah!" Dengan gerakan kepalanya Gagah menyuruh Airin masuk ke dalam mobilnya.

Airin menghempas nafas panjang, akhirnya Airin mengikuti perintah Gagah masuk ke dalam mobil.

" Motornya saya dorong saja, ya, Mas? Sayang ban sama velg nya bisa rusak kalau dipaksa jalan," ujar driver ojek online pada Gagah.

" Tidak apa-apa dipakai saja, sementara ditambal dulu, nanti gampang diganti yang baru di bengkel resmi. Kalau didorong lama sampainya. Jalannya menepi saja pelan-pelan." Gagah berniat mengganti ban dan velg motor Airin jika sampai rusak.

" Oh, baik, Mas." sahut driver ojek online kemudian naik ke atas motor Airin lalu menyalakan mesinnya.

" Nanti saya ikut dari belakang, Bapak cukup antar ke tempat tambal ban lalu Bapak boleh pergi" Gagah hanya membutuhkan bantuan driver itu membawa motor Airin sampai ke tempat tambal ban saja.

" Baik, Pak. Saya duluan, Pak." Driver ojek online sudah lebih pergi dari tempat itu.

Gagah lalu masuk ke dalam mobilnya akan mengikuti driver ojek online yang membawa motor Airin.

" Maaf, saya sudah merepotkan Bapak." Airin mengucapkan permintaan maaf karena apa yang menimpanya sudah membuat Gagah harus membantunya sampai mengeluarkan uang pribadi.

" Lain kali, jangan suka mengerjai orang! Kamu sengaja memberikan alamat yang berbeda kepada saya? Saya ini berniat menjemput kamu, bukan ingin bertemu dengan mantan suami kamu!" Kalimat yang diucapkan Gagah terdengar ketus dan membuat Airin menelan salivanya.

" Maaf, Pak." Hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut Airin, karena merasa bersalah telah sengaja mengerjai Gagah.

*

*

*

Bersambung ...

Happy Reading❤️

1
DARIZ
/Smile/
Maria Mahdalena Manalu
Luar biasa
Wiwik Roviyantini
Alhamdulillah akhirnya ada yg baru trmksh bang Rezha 👍
REZ Zha: Duh, Abang. Aku emak², Kak.😁 Jangan lupa mampir di novel terbarunya ya, Kak. Makasih🙏
total 1 replies
Rosnah Yusuf
Luar biasa
gia nasgia
Pak CEO memang paket komplit 😍🥰🥰🥰
gia nasgia
Hahaha kasihan sisca di kira tante😂🤣🤣kal jangan memancing amarahnya si bocil
gia nasgia
siap emmak
gia nasgia
Bingung sendiri lihat kedekatan Haikal dgn Gadis 😜
gia nasgia
lanjutkan
gia nasgia
siap emmak 👍
gia nasgia
Pak CEO di tantang untuk membuat adonan 😂😂
gia nasgia
Gadis udah welcome banget di keluarganya Haikal 😍🥰
gia nasgia
Next
gia nasgia
pak CEO masih sempat "nya tawarin jasa pijat 🤣🤣🤦‍♀️
gia nasgia
Hahaha ke buru brocol bumilnya 🤣
gia nasgia
semoga Mom Airin dan baby sehat sampai lahiran 😍
gia nasgia
Happy 🥰🥰🥰🥰🥰
gia nasgia
jeng.. jeng... jeng...
gia nasgia
semoga kencan si bocil sukses tanpa ada drama 😍🥰🥰
gia nasgia
Rasain giliran skrg bucinnya minta ampun , dulu lihat fotonya aja ogah 🤣😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!