NovelToon NovelToon
Tawanan Ceo Liar

Tawanan Ceo Liar

Status: tamat
Genre:CEO / Obsesi / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:124.6k
Nilai: 5
Nama Author: patrickgansuwu

Galen Ivander, putra pertama dari Albert yang kini menjalani bisnis sang papa, sukses menaikkan kembali pamor Galatama group setelah ditinggal kedua orangtuanya.

Saat ini Galen berusia 23 tahun, di usianya yang terbilang muda untuk dunia bisnis, dia berhasil meneruskan kesuksesan papanya di masa lalu.

Meski begitu, Galen putra Albert juga mewarisi sikap mesum sang ayah. Ya Galen terpikat dengan sang gadis karyawan magang di kantornya yang bernama Tiara dan memaksa Tiara untuk menjadi pemuasnya.

Seperti apa kisah cinta Galen Ivander & Tiara Maharani? Yuk disimak kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Ada apa?

Gadis itu beranjak sembari mengambil tasnya, lalu pergi dari cafe tersebut dengan perasaan kesal.

Tanpa disadari olehnya, Terry sedang mengamatinya dari jauh dan merasa bersalah pada Ciara.

"Maafin saya Ciara! Kayaknya saya gak pantas buat kamu, kamu terlalu cantik untuk saya yang burik ini. Saya gak mau kamu kecewa nantinya, maaf ya Ciara!" lirih Terry.

Setelahnya, Terry pun pergi juga meninggalkan cafe dan menyusul Ciara.

Bruuukkk

Di parkiran, Terry justru tak sengaja bertabrakan dengan Ciara saat ia sedang berjalan cepat menghindari gadis itu.

"Duh, jalan lihat-lihat dong! Sakit nih kaki gue tau!" kesal Ciara.

"Hah Ciara? Haish, kok malah saya tabrak dia sih? Bisa gawat nih, jangan sampai dia tahu kalau saya ini Terry orang yang dia tunggu!" batin Terry.

Ciara amat heran dengan tingkah pria itu, bukannya meminta maaf dan membantunya pria itu justru membuang muka sambil berusaha menutupi wajahnya dari Ciara.

Akhirnya Ciara bangkit sendiri tanpa bantuan si pria, ia menatap jengah ke pria tersebut.

"Woi! Lo punya perasaan gak sih? Lu udah nabrak gue, tapi lu gak ada minta maafnya sama sekali. Bantuan gue juga enggak," protes Ciara.

"I-iya, ma-maaf saya gak sengaja!" lirih Terry.

Ciara semakin heran, pasalnya pria itu seolah menutupi identitasnya dari Ciara.

"Lo kenapa?" tanya Ciara penasaran.

"Sa-saya gapapa kok, permisi ya!" jawabnya gugup.

"Eh tunggu!" Ciara menahan pria itu agar tak pergi.

Terry benar-benar terkejut saat Ciara menyentuh lengannya dengan erat, ia kembali menoleh ke arahnya dan terlihat gemetar.

"A-ada apa ya? Kamu kok tahan saya?" tanya Terry.

"Gue mau lihat muka lu dengan jelas, jangan-jangan lu buronan polisi ya!" ucap Ciara.

"Hah? Bu-bukan lah, saya bukan buronan. Saya cuma malu ketemu sama gadis cantik seperti kamu, udah ya saya pergi dulu!" ucap Terry.

Namun, Ciara masih menaruh curiga padanya.

"Bentar dulu, gue kayak kenal sama suara lu. Lu Terry kan yang ada di aplikasi pencari jodoh itu?" tebak Ciara.

Deg!

Terry benar-benar kaget, ia tak menyangka Ciara ternyata bisa mengenalinya hanya dari suara.

"Gimana ini gue jawabnya coba?" batin Terry.

"Heh! Lo ngapa diem aja sih? Bener kan lu Terry? Udah deh ngaku aja, gausah menghindar dari gue! Daritadi gue tungguin lu gak datang-datang, eh ternyata lu udah ada disini," kesal Ciara.

"Iya Ciara, saya minta maaf sama kamu! Saya emang udah datang kesini daritadi, tapi saya gak berani samperin kamu," ucap Terry gugup.

"Kenapa?" tanya Ciara lembut.

"Aku ragu aja buat samperin kamu, apalagi kamu kelihatan bukan dari golongan yang sama kayak aku," jawab Terry.

"Hadeh, masih ada aja ya cowok yang pemikirannya kayak kamu?" ucap Ciara.

"Aku cuma gak mau buat kamu kecewa Ciara, aku aja kesini pake motor. Sedangkan kamu naik mobil mewah, gimana bisa aku berharap buat milikin kamu?" ucap Terry.

"Itu gak masalah Terry, udah yuk kita ke dalam dan lanjut ngobrol disana!" ajak Ciara.

"Enggak Ciara, aku mau pergi aja sebelum perasaan aku ke kamu makin bertambah. Maaf ya Ciara!" ucap Terry.

"Kamu yakin gak mau ngobrol sama aku lagi?" tanya Ciara cemberut.

"I-i-iya Ciara, ini yang terbaik untuk kita. Aku mau kita sudahi semuanya sampai disini, terimakasih ya udah sempat bikin hari aku indah!" jawab Terry.

Ciara terdiam, tidak tahu kenapa ia sangat sedih mendengar perkataan Terry barusan.

Setelahnya, Galen pun beranjak pergi dari tempat itu meninggalkan ketiga karyawannya yang masih sama-sama terkejut itu.

Lalu, kini Mimin serta Edwin beralih mendekati Tiara dan menatapnya penuh pertanyaan. Seolah bingung dengan sikap Galen tadi.

"Ra, lu sama pak Galen sebenarnya ada hubungan apa sih? Kok kalian dekat banget kayak gitu? Tadi di cafe kalian suap-suapan, terus barusan pak Galen kecup kening lu," heran Mimin.

"Kamu ngomong apa sih Min? Pak Galen begitu ya mungkin reflek aja kali," ujar Tiara.

"Gak mungkin Ra, gue yakin pasti ada sesuatu diantara lu berdua. Ya kan Ra?" ucap Mimin.

"Gue juga yakin begitu, soalnya kalian kelihatan kayak orang lagi pacaran tau," timpal Edwin.

Tiara dibuat kebingungan dengan pertanyaan dari kedua sahabatnya itu, ia tak tahu harus bagaimana menjawabnya saat ini.

"Aduh! Gimana ini cara aku jawabnya?" batin Tiara.

"Ra, lu kok diem aja? Apa jangan-jangan tebakan gue tadi benar ya? Lu ada hubungan sama pak Galen?" heran Mimin.

"Eee gu-gue..."

"Hey! Kalian bertiga kenapa masih pada berdiri disini? Sana balik kerja!" tegur pak Gibran yang tiba-tiba muncul disana.

"Hah pak Gibran? I-i-iya pak, ini kita pada mau kerja kok," ucap Mimin gugup.

Mimin, Tiara serta Edwin pun kembali ke meja mereka masing-masing dengan cepat.

"Awas ya jangan pada ngobrol terus!" pak Gibran memperingatkan mereka sambil melotot tajam dan satu tangan berada di pinggangnya.

"Iya pak," ucap mereka lirih.

Setelahnya, pak Gibran pun pergi meninggalkan mereka untuk mengecek karyawan yang lain.

"Huh syukurlah, untung ada pak Gibran!" batin Tiara merasa lega.

"Eh Tiara, lu belum jawab pertanyaan gue," bisik Mimin kembali membahas hal tadi.

"Haish, masih aja ya lu bahas soal itu? Gak lihat tadi pak Gibran udah tegur kita? Emang lu mau kena hukuman dari dia?" ucap Tiara.

"Ya kan sekarang orangnya udah pergi, dia gak bakal balik lagi," ucap Mimin.

"Tahu darimana? Gue gak mau ambil resiko, udah mending lu fokus kerja aja jangan ajakin gue ngobrol dulu!" ucap Tiara.

"Yah elah tegang amat sih lu Ra, biasa aja kali pak Gibran mah emang begitu, tapi nyatanya dia baik kok," ucap Mimin.

"Masalahnya gue masih magang disini, kalo gue gak lulus gimana?" ucap Tiara.

"Tenang aja kali, kan lu bisa minta pak Galen buat terima lu jadi karyawan tetap disini. Secara lu ada hubungan khusus kan sama dia?" ucap Mimin.

"Apaan sih? Udah gue bilang gue gak ada hubungan sama dia, cuma sebatas bos sama karyawan," elak Tiara.

"Jangan bohong Tiara! Kita lihat sendiri kok tadi kamu sama pak Galen suap-suapan di restoran, terus juga dia tadi cium kamu," ucap Edwin.

"Itu gue juga gak tahu kak, coba aja kalian tanya langsung ke pak Galen nanti!" ucap Tiara.

"Yaudah, kita fokus kerja aja dulu! Ngobrolnya nanti dilanjut lagi pas pulang kerja," ucap Edwin.

Tiara mengangguk setuju, namun Mimin terlihat masih belum puas dengan jawaban Tiara dan ingin mencari tahu ada apa sebenarnya antara gadis itu dengan Galen.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Liliani
ok ok ok
Pivi Maniz
terlalu banyak dialog yg kurang penting,,
pat_pat: maaf ya
total 1 replies
Asritah Amirah
sangt menarik
Fenty Izzi
good tiara... setidaknya kau masih mempertahankan harga dirimu meskipun nanti kau serahkan juga demi pengobatan adikmu👍😊
pat_pat: wkwk setidaknya dia sudah berusaha
total 1 replies
Fenty Izzi
suka... mereka kocak banget😂😂😂
Fenty Izzi
👍❤❤❤
Fenty Izzi
baru mampir kak😍🌹🌹
flas back... kok tiba2 udah jadi teman ranjang??gmna ceritanya?? penasaran😊
tira pasrah banget sih😁
pat_pat: pasrah soalnya enak🤣
total 1 replies
Rina Saleh
lanjut
pat_pat: udh tamat
total 1 replies
wulan dari
loh ko tamat sih Thor kn Galen dan Tiara blm nikah lalu Leon,nindi sma Rifka trs juga Gavin sma Ciara aj blm d trsin knp tiba" tamat thor
pat_pat: iya karena mau buat cerita Davin & Ciara😁
total 1 replies
Desi deviyan
lanjuttt
Mila Lase
bagus
pat_pat: makasih
total 1 replies
Mila Lase
karna cerita nya menarik
Desi deviyan
lanjuttt
Desi deviyan
lanjutttt
M Mamahnya Dewii
suka
Desi deviyan
lanjutttt
M Mamahnya Dewii: lanjut
total 1 replies
Zuraida Zuraida
tu adeknya bagusnya disuntik mati x
pat_pat: dibius aj
total 1 replies
Zuraida Zuraida
punya adek kok ga tau diri
Zuraida Zuraida
selalu cewek cantik dijadiin kudan sibos
pat_pat: yoi sangking cantiknya
total 1 replies
@its meitria 🍥✮
j
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!