NovelToon NovelToon
Bunda Untuk Neira

Bunda Untuk Neira

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:587.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lemari Kertas

Sekar Arum tidak pernah menyangka jika tuduhan penculikan bayi oleh seorang pelayan yang bekerja di rumah orang tersohor terhadap dirinya, pada akhirnya membuat dia bertemu dengan seorang pria menyebalkan bernama Arjuna Dewa yang ternyata adalah ayah dari bayi itu.

Pada awal-awal pertemuan pertama mereka kerap kali diwarnai dengan perdebatan, apalagi setelah Sekar menjadi pengasuh bagi Neira si bayi kecil itu.

Namun, telatennya Sekar dalam mengasuh Neira membuat Arjuna jadi mulai mempertimbangkan kehadiran gadis muda itu dalam lingkup kehidupannya sendiri.

Apa kalian tertarik mengikuti perjalanan cinta yang awalnya kata Sekar adalah sesat setelah dia bertemu dengan ayah Neira itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lemari Kertas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Denial

Nyonya Mira melepaskan kepergian Ema menuju perusahaan yang sekarang dipimpin oleh putera tampannya itu. Ia melambaikan tangan dengan sukacita.

Perjalanan Ema menuju perusahaan Arjuna tak terlalu lama, dia segera turun dan meminta agar supirnya segera pulang karena ingin bersama Arjuna lebih lama.

Arjuna yang tengah berada di dalam ruangan dan sedang mencermati sebuah proposal, mendengar sekretaris di depan sedang bicara di depan bel.

"Ada tamu untuk Pak Juna."

"Siapa, Hes?"

"Namanya Ibu Ema, Pak."

Juna diam sebentar, menarik nafasnya panjang kemudian sebelum akhirnya menjawab.

"Suruh masuk saja."

Tak lama berselang, Ema masuk. Perempuan itu nampak cantik, Arjuna tersenyum sekilas menatapnya.

"Baru sampe Jakarta?" tanya Arjuna berbasa basi.

"Udah satu jam-an yang lalu, Mas. Mas Juna lagi sibuk?"

"Sedikit, Em."

"Kalo gitu, aku tunggu mas Juna ya."

Arjuna mengangguk saja. Ema duduk di sofa kini sambil membaca sebuah majalah. Di sana ada foto Arjuna yang tampak tampan dengan kemeja ketat berwarna putih yang kancingnya terbuka beberapa. Garis otot perutnya membuat Ema menahan nafas dan membayangkan betapa mendamba dirinya jika berada dalam kungkungan lelaki itu.

Saat tengah asyik berkhayal, baik Arjuna maupun Ema terkejut ketika seseorang menerobos masuk. Lola berdiri dengan marah, tatapannya terarah lurus kepada Ema.

"Jadi dia yang bikin kamu mutusin aku, Jun?!" teriak perempuan itu sementara sekretaris Arjuna kawalahan menyeret Lola untuk keluar.

Arjuna berdiri, didekatinya Lola dengan tatapan lelah dan tak suka.

"Kamu siapa? Saya Ema, saya akan segera menikah dengan Arjuna."

Belum sempat Juna menenangkan Lola, Ema menambah amukan perempuan itu. Lola bersiap hendak menjambak rambut Ema tetapi Ema melawan dengan menahan tangannya.

"Sialan lo ya! Arjuna itu cowok gue dari lama! Elo, sama kakak lo yang udah mati itu sama-sama gak tahu malu udah ngerebut Arjuna dari gue!"

"Jaga bicara kamu. Kamu harusnya sadar diri, kenapa mamanya mas Juna sampai gak suka sama kamu."

"Gue kenapa?! Gak ada yang salah dari gue!"

Ema menggeleng melihat Lola yang kesetanan. Arjuna kemudian menarik Lola dari hadapan Ema, membawa perempuan itu keluar. Ema menatap keduanya dengan pandangan menyelidik.

"Kita gak ada hubungan apapun lagi, La. Gue udah capek sama hubungan kita. Lagipula, selama ini gue sadar, kita emang gak akan bisa bersatu."

"Tapi aku yang udah temenin kamu dari lama, Jun! Aku bakal berubah, aku ubah penampilanku, aku bakal sayang sama Neira. Bila perlu aku gak jadi model lagi. Aku janji, Jun."

"Gak perlu, La. Semuanya udah selesai. Kalo lo mau berubah harusnya dari kemarin. Sekarang udah telat. Sekarang gue minta sama lo, buat gak temuin gue lagi."

Arjuna berbalik, sudah beberapa langkah kakinya, suara Lola kembali terdengar membuatnya menghentikan langkah.

"Aku yakin bukan karena Ema kamu ninggalin aku, Jun! Aku tahu gimana kamu kalo lagi jatuh cinta! Dan aku sama sekali enggak lihat kamu jatuh cinta sama Ema!"

Arjuna terdiam, tak dihiraukannya Lola yang masih saja berteriak seperti orang gila. Namun, setibanya di ruangan, dia jadi kepikiran apa yang dikatakan oleh Lola barusan. Memang betul, bukan karena Ema dia meninggalkan Lola. Ada hal lain, sesuatu yang sulit untuk dia jabarkan sendiri.

Lalu pandangan Arjuna berkeliling, baru disadarinya Ema tak lagi ada di ruangan itu. Arjuna tidak berusaha mencari, lebih bagus memang jika Ema pergi.

"Apa maksud kamu, Arjuna meninggalkan kamu bukan karena saya?"

Lola berbalik, ternyata, Ema sempat mengikuti kemana Juna dan Lola pergi bertengkar tadi dan sekarang dia kembali berhadapan dengan mantan kekasih Arjuna itu.

"Gue lebih dulu kenal Juna daripada lo, bahkan jauh sebelum dia menikah sama kakak lo yang udah mati itu. Gue tahu siapa Arjuna. Lo jangan ge-er. Belum tentu Juna itu punya perasaan yang sama kayak lo ke dia."

"Kamu cuma gak bisa menerima kenyataan kalau saya adalah perempuan yang pantas untuk Arjuna."

"Hahaha, percaya sama gue, Ema, Arjuna itu gak ada sedikit pun perasaan sama lo. Lo harus tahu, Arjuna gak mudah jatuh cinta kecuali sama perempuan yang benar-benar bisa mengusik hati dia. Dan gue gak lihat itu dari tatapannya ke elo."

"Terserah apa kata kamu, yang jelas saya dan Arjuna akan menikah gak lama lagi."

"Lo terlalu percaya diri. Gue berani jamin, Arjuna sekarang bukan lagi suka sama lo, tapi sama orang lain."

"Orang lain? Kamu terlalu mengada-ada. Arjuna juga udah setuju dengan rencana pernikahan kami kelak!"

"Percaya diri lo, sebentar lagi lo pasti kegeser sama anak bau kencur itu!"

Ema mengerutkan dahi, sementara Lola berjalan cepat meninggalkan perempuan itu. Lalu pikiran Ema tertuju pada satu nama, Sekar.

1
Endang Sulistia
jadi bayangin Sekar lari terbirit birit Thor ...🤣🤣🤣🤣
Endang Sulistia
ya ampun Sekar.....
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤭🤭🤭
Endang Sulistia
baru kali ni baby sitter yg songong...
🤭🤭 tapi aku sukaa 👍👍👍
Endang Sulistia
gini nih baru mantap nanny...
Efik Kristaufik
Luar biasa
Delita Nirayana
makan hati tu si eva nikah sama arjuna ,
masih juga berhubungan dengan pacar
Luzi Refra
wkwkwkww,,,seru kayaknya nih 🤣🤣
Sweet Girl
bwahahaha tapi baik Khan...???
Sweet Girl
kok malah dikasih ruang tho Bu Mira ...
piye thooooo!????
Sweet Girl
sejak hari ini, buat nyelametin Elooooo
Sweet Girl
Gak jelas nie orang... mabuk ya...???
Sweet Girl
Tatapannya setajam silet.
Sweet Girl
lha lha... kok manggil Mamas....???
Sweet Girl
Tapi dia bisa mengusik hatimu.
Sweet Girl
jangan jangan ada campur tangan Lola, kecelakaan yang dialami Eva.
Sweet Girl
Nah nah.... Mulai deh permusuhan nya.
Patrish
gimana sih Juna.... masa bercabang tiga... lola ema sekar...
Dini Dadi
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!