Kembalinya Gio Adipati Mahendra mengubah semua yang ada di kota A. Gio yang dulunya seorang pria yang lemah sekarang malah menjadi seorang pria yang tidak terkalahkan di kota A dan dinegara mereka.
Gio kembali setelah 5 tahun menghilang karena sesuatu hal tapi dia kembali bukan untuk balas dendam yang pertama dia ingin menemukan istri dan anaknya kira-kira sekitar 5 tahun sekarang dan juga istri cantiknya tidak lupa dia sangat merindukan mereka meski Gio baru pertama kali bertemu dengan Viona tapi dia sudah jatuh cinta denganya, tentu 5 tahun tampa seorang istri banyak godaannya mau bagaimana lagi takdir yang sudah memperlakukan mereka seperti ini.
Bagaimana bisa baru pertama kali, Sudah memiliki anak suatu pertanyaan besar bukan?
Simak cerita selanjutnya di next eps....
Ini Hanya fiksi kesamaan Nama tempat dan lain-lainnya murni ketidak sengajaan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nabbhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Besoknya Viona datang bersama dengan Gio. Tangan Viona stay memeluk lengan kanan Gio sambil berjalan memasukkan perusahaan Superstar.Resepsionis yang melihat kedatangan Gio dan Vionapun langsung menyambut mereka berdua dengan ramah.
"Tuan Gio dan bu Viona?" tanya salah satu wanita yang menjaga resepsionis.
"Iya"
"Mari saya antar keruangan meeting" ajaknya.
Mereka bertiga pun berjalan menuju lift. Tidak seperti sebelumnya lift berjalan ke bawah tapi kali ini keatas.
Ting....
Pintu lift terbuka
"Mari... " ucap resepsionis tadi berjalan ke arah kanan lift, di ikutin Gio dan juga Viona.
Setelah berjalan beberapa langkah dari arah kanan, Lift. Mereka bertiga akhirnya sampai juga di ruangan yang di tuju. Didalam ruangan itu terdapat meja panjang dengan kursi-kursi yang sejajar di sisi kanan dan kirinya.
"Selamat datang tuan Gio silahkan duduk" ucap Alfa lalu menarik salah satu kursi didekat Gio.
Tidak hanya Alfa di sini juga ada Kaina, Kaina yang melihat kecantikan Viona kagum. Wajah yang sempurna, bentuk lekuk tubuh yang bagus, apa lagi ketika Viona tersenyum, membuat Kaina menjadi sangat iri.
Sedangkan Alfan, yang melihat Viona dari jarak dekat pun sampai tidak berkedip melihat perempuan didepannya. Namun sayang dia hanya bisa mengagumi karena Viona milik Gio untuk saat ini.
"Nona Viona ternyata sangat cantiknya" Puji Alfa kepada Viona. Viona yang di puji tidak peduli dengan kalimat yang Alfa katakan dia hanya cuek saja.
"Sebaiknya kita langsung saja tuan Alfa membahas tentang bisnis" Viona pun mengalihkan arah pembicaraan.
"Baik, langsung saja ini adalah surat kontraknya baca terlebih dahulu...
... Jika ada yang tidak nona pahami silahkan tanyakan saja" Tubuh Alfa pun semakin ia dekatkan ketika berbicara kepada Viona.
"Iya tolong... "
"Maaf.. " Viona memundurkan tubuhnya sedikit.
"Hem... " deheman ini berhasil dari Gio.
"Maaf" Alfa memundurkan badannya seperti semula.
"Dasar wanita murahan" -Batin Kaina.
Melihat perilaku Alfa kepada Viona membuat Kaina cemburu. Sehingga hanya bisa mengumpat nya didalam hati saja tidak berani mengatakan apa yang ingin ia katakan.
Sebelum mendatangi kontrak, Viona terlebih dahulu membaca kontrak tersebut. Setelah selesai membaca dan tidak menemukan masalah Viona langsung mendatangi kertas putih tersebut.
"Senang berkerja sama dengan kalian" Alfa pun mengulurkan tangannya kearah Viona.
"Iya" Berharap jika Viona yang menyambut uluruan tangan itu tapi malah Gio yang menyambut.
"Numpang sama istri aja sok berkuasa" -Batin Alfa.
Alfa hanya bisa mengumpat Gio didalam hatinya saja. Tidak berniat untuk mengeluarkan isi hatinya.
"Kalau begitu kami pamit dulu"
"Iya" Gio dan Vionapun menghilang di balik pintu.
"Kamu tadi apa-apa modus..." Ucap Kaina kesal karena pacarnya ini tergoda dengan Viona.
"Iyalah kan dia cantik lebih cantik dari kamu"
"Maksud kamu, aku udah gak cantik lagi begitu? "
"Iya, Kamu cantik tapi dia lebih cantik dan bodynya itu loh sexy"
Bukannya membujuk Kaina, Alfa malah membuat Kaina tambah cemburu hingga berakhir marah.
Suasana hati yang kesal, Kaina pun memutuskan untuk kembali ke ruangannya dari pada dia disini tambah kesal dengan Alfa.
"Jadi laki-laki kok enak banget nemu yang lebih cantik langsung buang yang ada disamping" Kaina pun melampiaskan kekesalannya dengan memecahkan vas bunga yang berada di meja, ruangannya.
Setelah mendapat kabar yang membahagiakan dari Alfa, Wiliam langsung membayangkan adegan-adegan romantis yang akan ia lakukan nanti bersama Viona. Berciuman, berpelukan, berpegang tangan, dan lain-lainnya.
Jangan menilai org dari luar nya saja .
Karena bisa saja luarnya terlihat dingin ternyata dalamnya hangat