Apa tujuan dari kehidupan?
Kekayaan?
Kekuasaan?
Kejayaan?
Tidak, tujuan dari kehidupan hanyalah kesenangan.
Ketika mereka mendapatkan kekayaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kekuasaan, mereka senang.
Ketika mereka mendapatkan kejayaan, mereka senang.
Tujuan hidup sesimpel itu, pada akhirnya ketika mereka meraih tujuan, mereka akan senang.
Dan aku bereinkarnasi kedua kalinya untuk kesenangan.
Menggunakan segudang harta kekayaan dan pengetahuan, aku akan mencari kesenangan di kehidupanku yang ketiga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hermit of Imagination, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
028. Aliran sihir
Aliran sihir.
Aliran sihir adalah bagian dari hukum semesta agung yang dibangun dan dianut oleh penyihir. Sebuah aliran memiliki sebuah arah seperti, elemen api, harta, kehidupan, pencurian, fisik. Mereka yang menganut aliran api, akan mempelajari dan menggunakan sihir api, Begitu juga yang menganut aliran harta akan menggunakan sihir harta.
Di alam semesta ini ada berbagai aliran. Tapi banyak dari mereka yang dilupakan dan ditinggalkan karena munculnya aliran yang lebih efisien dan efektif. Seperti aliran pedang sudah mulai dilupakan, dan aliran api yang sekarang memiliki banyak penganut.
Tapi, setiap aliran selalu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, karena itulah, meskipun banyak aliran yang dilupakan dan ditinggalkan bukan berarti mereka melemah.
Pada awal waktu, tidak ada yang namanya aliran sihir. Para penyihir pada awalnya hanya bisa mempelajari sihir dengan memahami suatu hukum dari hukum semesta. Aliran itu terbentuk oleh pencapaian penyihir dari pemahaman hukum dan peringkat.
Terbentuk atau tidaknya aliran itu ditandai oleh kemunculan relik. Contohnya ketika dulu aliran api belum terbentuk secara sempurna dan penyihir penganut aliran api hanya terbatas di peringkat enam, maka relik api yang muncul hanya peringkat enam kebawah, tidak lebih tinggi dari itu. Karena itulah aliran sihir disempurnakan dari generasi ke generasi.
Ketika sebuah aliran terbentuk, itu akan memudahkan penyihir untuk maju ke peringkat yang lebih tinggi karena ada arah yang menuntun mereka.
Penyihir bisa menganut sebuah aliran dengan memasukkan rune yang sesuai. Rune itu sendiri bisa didapatkan dengan membedah sebuah relik yang terhubung dengan aliran yang ingin dianut. Setelah mendapatkan rune penyihir hanya perlu memasukkannya kedalam roh mereka.
Ketika seorang menganut sebuah aliran, itu akan memudahkannya dalam berjalan dia jalan sihir yang mereka inginkan. Karena dengan hanya adanya rune didalam roh mereka, mereka bisa memahami hukum dan membuat sihir yang sesuai dengan aliran rune itu.
Ini sangat berbeda ketika dulu tidak ada aliran. Para penyihir jika ingin menggunakan sihir api, mereka harus berdekatan dengan elemen api itu sendiri untuk memahami hukum api dan merancangnya menjadi sihir. Contohnya, mereka harus pergi ke gunung berapi, pergi ketempat tempat yang ada elemen api, setelah itu mereka harus meneliti dan memahami api itu sendiri sebelum membuatnya menjadi sihir.
Tapi sekarang setelah adanya aliran, penyihir tidak perlu melakukan itu karena rune itu sendiri sudah bisa menjadi akses untuk memahami hukum yang sesuai.
Di kehidupanku sebelumnya, aku menganut lima aliran sihir, dan masing-masing aku kuasai secara keseluruhan.
Aliran harta, aku anut jelas karena itu berdekatan dengan tujuanku menjadi yang terkaya.
Aliran pencurian, agar aku bisa mencuri harta milik orang lain. Bahkan aku juga bisa menggunakannya untuk mencuri istri orang.
Aliran kehidupan, karena aku takut akan kematian. Bagaimanapun mati karena tenggelam itu membuatku trauma akan kematian.
Aliran fana, aliran yang sangat cocok untuk membunuh makhluk abadi.
Aliran Fisik, karena aku terlahir dengan atribut tubuh yang lebih unggul dari roh, ini sangat cocok untukku.
Untuk kehidupan ini aku belum menganut aliran apapun, tapi aku berencana untuk menganut aliran jiwa, ruang dan waktu.
"Aliran apa yang ingin kau anut." Aku bertanya Alice yang ada di depanku. "Api? Atau logam?"
Itu adalah aliran yang populer di jaman ini.
"Bukan."
"Petir?" Ini adalah aliran yang dinilai paling keren dikalangan umum karena kekuatan penghancurannya.
"Bukan."
"Lalu apa."
"Fisik."
Dari semua aliran, dia mengatakan salah satu dari aliran paling kuno.
Aliran fisik, salah satu yang paling diremehkan di jaman ini. Karena serangannya berbasis jarak dekat. Sedangkan kebanyakan penyihir zaman ini menggunakan pistol dan senapan yang serangannya berbasis jarak jauh.
Jika keduanya bertarung, kemungkinan besar mereka yang memiliki serangan jarak jauh yang menang karena sebelum penyihir fisik datang menyerang, mereka sudah dikalahkan oleh jarak.
Tapi, bukan berarti tidak ada yang memilih aliran ini. Aliran ini terkenal mudah dikelola dan hanya membutuhkan tubuh. Contoh penganutnya adalah Ferdinand, Vienna, dan para anggota ordo Stella lainnya.
"Kenapa fisik?" Aku bertanya kepada Alice.
"Untuk memaksimalkan tubuhku. Seperti yang kamu lihat, aku pengguna pedang."
"Kau memiliki bakat yang luar biasa. Kenapa menggunakan pedang. Agar terlihat keren?"
"Bukan untuk terlihat keren. Ayahku mengatakan bahwa pedang lebih berguna di peringkat enam keatas."
"Siapa, sih, ayahmu itu?" Aku memiliki kecurigaan. "Dia pasti berada diperingkat enam keatas untuk bisa mengetahui rahasia ini."
" Itu adalah rahasia."
"Kenapa tidak minta ayahmu saja untuk melakukannya untukmu?"
"Aku diusir dari rumah sebelum itu."
Aku memiliki beberapa tebakan disini.
"Kau diusir dari rumah karena pergaulan bebas."
"Tentu saja bukan." Ekspresi tenangnya yang dari tadi tidak berubah, sekarang dia mengerutkan dahinya sedikit karena perkataan ku. "Kenapa kau berfikiran seperti itu?"
"Adakah seorang wanita yang dengan santainya membiarkan pria datang ke kamarnya saat dia sendirian."
"Aku tidak akan melakukan ini jika bukan urusan yang penting."
Ding dong
Sebuah bel terdengar. Mungkin makanan yang diantar.
Alice beranjak dari tempat duduknya dan pergi membuka pintu sebelum menerima sebuah makanan. Setelah itu dia kembali ke tempat asalnya sambil menyerahkan makanan ke aku.
Itu benar-benar sate seratus tusuk dan tanpa nasi. Sedangkan Alice mendapatkan sepuluh steak.
Ini wanita nafsu makannya besar juga.
Sebelum aku makan, aku menyalakan televisi dan bertanya. "Ini gratiskan?"
"Iya."
Kalau itu gratis itu tidak masalah. Aku makan sambil menonton televisi, di sana ada reporter yang membawakan berita.
"Lihatlah pemirsa, belum satu hari tiba di kota ordo Stella sud-"
Aku langsung mengganti saluran ketika mendengar nama Stella. Hari ini aku sudah muak dengan Stella.
"Pemirsa, ordo Stella su-"
Langsung aku ganti.
"Ordo Stella sudah-"
Aku ganti lagi.
"Stella-"
"Stella-"
"Stella-"
"Stella-"
"Stella-"
"Stella-"
"Jangan bercanda." Aku melempar remote ke televisi sambil berteriak-teriak. "Stella ini, Stella itu, kenapa semuanya Stella. Nggak ada yang lain apa?"
"Sudah gila kau?" Alice bertanya sambil memasang wajah heran.
"Bukan apa-apa." Aku berkata sambil pergi makan semeja dengan Alice. "Hanya saja aku sudah muak dengan Stella hari ini."
"Oh." Hanya itu yang dia jawab, tidak memperpanjangnya.
"Ngomong-ngomong." Sambil makan, aku berbicara dengannya. "Darimana kau tahu aku penyihir aliran fisik?"
"Tubuhmu itu bukan tubuh sembarangan, kan. Dari sana aku tahu."
Dari hanya melihat. Itu artinya di memiliki mata mistis.
Selagi makan, aku memperhatikan matanya. Itu benar-benar hitam, sangat hitam seperti aku melihat jurang kegelapan yang tak berdasar. Tapi itu tidak buruk.
Meskipun itu terlihat menakutkan bagi sebagian orang. Di mataku, itu entah kenapa terlihat indah. Aku bahkan merasa tertarik dengan itu.
Eh.
Apa, sih yang aku pikirkan
Aku mengamatinya untuk mengetahui kemampuan jenis apa mata itu, bukan estetika.
Tapi, Harus aku akui bahwa aku tertarik kepada wanita ini.
sedikit.
iya, sedikit.
benar-benar sedikit.
pakai nama aja Thor
saudaraku mohon ini yg sering baca novel saya gk enak baca pakai pihak pertama
Salam Permata Elemen.
🔥SEMANGAT TERUS THOR NGETIKNYA👏👏👏🔥
'setelah meminumnya' yang bener thor