NovelToon NovelToon
New Story Famale Character

New Story Famale Character

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:300.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syche

Alisya adalah seorang gadis berhati lembut yang disukai oleh banyak orang. Dia adalah pemeran utama dalam sebuah novel yang mengisahkan tentang cinta yang berawal dari dare atau tepatnya tantangan.

Sedangkan Risa adalah gadis tertutup dan hidup dengan menyendiri. Bukan, bukan berarti dia bodoh dan miskin, tapi dia adalah seorang hackers terkenal diperkalangan Ahli IT..

Maka kenapa dia bisa masuk kedalam tubuh gadis bernama Alisya itu?

Kenzie lardfiez :"kau membuat aku tergila-gila kepadamu"ucapnya dengan seringai yang menjengkelkan

Yak!. itu bukan dialoqnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tentang perasaan

“kau sedang apa?”tanya Kenzie melihat Alisya mundar mandir sedari tadi dihadapannya. Kan-kenzie jadi pusing lihatnya. Sedangkan Alisya yang ditanya menoleh untuk berkata "mencari cara untuk membuatmu pergi secara halus dari sini selain ditendang"sinisnya kemudian berlalu pergi dengan membawa sebaskom Air bersih.

Diluar dugaan. Pria dengan mulut yang selalu mengunyah permen karet itu menjawab "Ah manisnyaaa"yang Masi didengar oleh Alisya dari kejauhan. Alisya dengan muka datarnya memutar bola mata "manis permen kali ah"gumam Alisya terdengar aneh.

Tentu saja aneh. Kosa kata yang digunakan Alisya terdapat dikehidupannya yang dulu. Berbeda dengan dunia novel ini, Penulisnya telah menciptakan kosa kata baku agar nyaman katanya..:'

Alisya mengaduk Seluruh nasi yang telah dicampuri mentega berkualitas pilihannya itu. Daun-daun pelengkap juga telah disebarkan yang otomatis Indra penciuman milik Kenzie menangkap sebuah Aroma masakan. Lantas pria itu beranjak dari kasur yang sedari tadi berpura-pura sakit dengan dalih tak bisa bergerak.. ini, apa sekarang?

Sayuran yang telah dipetik oleh Alisya dituangkan diatas kuali berisi air mendidih itu. Tiba-tiba ada yang menarik bahunya sehingga Alisya berbalik dan langsung diterjang oleh pelukan dari badan milik pria yang notabenenya adalah kekasihnya itu. Spatula ingin mendarat ke-kepala kenzie, tapi pria itu menghentikannya dengan menangkap tangan Alisya "hmhh.. Aku rindu padamu"

Lantas Kenzie mendusel-dusel wajahnya diperut Alisya yang membuat gadis itu berpikir ada ekor dibokong Kenzie serta kepala pria itu berkuping dengan bulu-bulu hitam. Alisya mengambil tindakan dengan mencubit telinga kenzie yang otomatis pria itu memekik tertahan dan melepaskan pelukan "ah!, Lepas-lepas.. kupingku membesar, sayang!"

Alisya melepaskan tarikan telinga itu dengan membuang muka. Ada sedikit senyuman geli dari bibir cantik itu kala mengingat panggilan menggelikan dari Kenzie. Alisya menekan tombol off untuk mematikan kompor dan berbalik untuk mengambil wadah untuk sayurannya beserta nasi campur yang dia buat tanpa melihat komuk Kenzie.

Pria dengan rambut ber-cat putih itu tampak sedang mengendalikan dirinya. Jangan sampai kelakuannya membuat Alisya ilfiel oke?

"Ayo makan. Aku ada kelas siang hari ini"

Kenzie menangkap tangan Alisya yang hendak mengangkat wadah yang telah ter-isi dengan nasi panas yang dibuat gadis itu. Asap mengepul kala Kenzie menjauhkan Alisya dari nasi itu dan mengangkatnya tanpa alas tangan lalu membawanya ke-meja Makan.

"tunggu.."Alisya tertegun sebelum berlari mengikuti langkah Kenzie, ekspresi khawatir-nya sangat kentara kala Kenzie terdiam ditempat yang Alisya yakin Pria itu tengah menahan panas dari telapak tangannya "dasar ceroboh"gumam Alisya menarik tangan pria itu.

Yang tak terduga, Alisya melahap jari-jari Kenzie dengan kecupan dan hembusan nafas dari Alisya sampai Kenzie menatap Alisya dengan tatapan dalam yang hanya tertuju pada gadis itu "aku semakin mencintainya saja"gumam Kenzie.

Sangat menyenangkan melihat orang yang sang acuh pada sekitar dan hanya menampilkan wajah tanpa ekspresi kini terlihat khawatir. Dan itu karena dirinya yang berarti istimewa. Tapi sialnya gadis itu belum mengerti tentang perasaannya sendiri.

"luka lama saja belum sembuh. Kau menambahnya lagi"sarkas Alisya dengan mengangkat kepalanya namun terdiam ketika tatapan mereka bertemu. Waktu seakan terhenti dan melambat hanya karena tatapan itu.

Tatapan Yang sangat dalam menghunus retina hitamnya.

"Kenapa kau harus menjadi pribadi yang tak tersentuh?"

Mendengar pertanyaan Kenzie membuat Alisya terdiam ditempat. Kenzie mengulurkan tangannya untuk membelai pipi halus Alisya, gadis itu tak menjawab bahkan tak berkedip "Kenapa seakan kau sangat tersiksa?

Apa yang pernah kau alami aku tidak tau, tapi aku ingin tau"lanjut Kenzie

Alisya mengangkat kepalanya untuk menatap netra hitam milik Kenzie. Bibirnya lurus tanpa berkedut lalu menjawab "pertanyaan itu membosankan kau tau?, Bukan hanya kau yang menanyakan hal seperti ini"di kehidupan ku yang dulu "yang jelas, jawaban yang selalu aku katakan 'cuma aku yang mengerti diriku sendiri, dan aku tidak bisa mendeskripsikan diriku sendiri kepada orang Asing termasuk kau' "lalu memalingkan wajahnya kearah meja.

Tatapan Kenzie menggelap ditambah rahangnya mengeras "why?, Kenapa kau selalu menganggap orang yang menyayangimu sebagai orang asing?"

"kau tau apa tentangku?"sentak Alisya.

"AKU TAU!"

"Kau tidak tau!"

"Aku tau berdasarkan pengalaman hidup"

Alisya mendengus. Dia menunduk untuk mengendalikan emosi yang akan dia keluarkan "Aku ingin terbawa emosi sesaat.. dan akhirnya kehilangan"lalu dia mengangkat kepalanya dengan nafas tertahan "semu..a yang kumiliki, yang telah kucapai sejauh ini"

Kenzie tersadar oleh nada sendu itu. Ini pertama kalinya dia melihat setitik air mata dari mata indah kekasihnya itu. Nafas Kenzie tercekat seakan merasa bersalah, dia ingin memeluk Alisya tapi gadis itu mundur dan melanjutkan katanya yang membuat Kenzie semakin bersalah "Alisya"gumamnya.

"Aku sangat mengerti ini, karena sudah sering mengalami..

nyatanya Pengalaman tidak membuat siapa saja berani, malah membuat diri sendiri takut"Alisya menatap tangannya yang mulai bergetar "Aku tersiksa dengan perasaan bersalah, ingin menghilangkannya saja Aku perlu meminta bantuan. Sayangnya tidak ada yang tulus, semuanya palsu. Mereka tertawa dibalik layar dan aku terpuruk diperut dunia"

Tangan yang gemetar itu digenggam oleh Kenzie sehingga Alisya mendongak "Apa perlu mengulanginya kembali?"tanyanya yang jawabannya sudah pasti 'tidak' dan Kenzie menarik gadis itu kepelukannya "ini tak mudah"lirih Kenzie.

"jangan takut. Aku akan selalu bersamamu bahkan jika kau merahasiakan sebuah hal yang besar. Aku siap mendengar"

Aku bukan Roh asli dunia ini rahasia Alisya didalam hati mengucapkan. Dapat dia rasakan tangan milik Kenzie yang melepuh mengusap telapak tangannya yang halus. Perasaan hangat menjalar diseluruh tubuhnya yang bisa dibilang itu adalah suatu hal yang langka.

Sedangkan disisi lain Ghena Menatap Sebuah Amplop berlambang Love itu dengan tak sabar. Matanya melirik setiap kakak kelas yang masuk keruangan Olahraga. Matanya berbinar ketika mendapati seulet(1) Sosok tampan dengan baju basketnya memeluk bola. Lantas Ghena berlari menghampiri pria itu.

"Kak Ravin"

Sosok tampan bernama Ravine yang biasa dipanggil ravin itu mengangkat Alisya seolah bertanya apa maksud kedatangan Ghena. Lantas Ghena menyodorkan sebuah Amplop didepannya. Ah ternyata surat Cinta?, Revin menyeringai hendak mengeluarkan kata-kata kotor.

"dari Kak Alisya"

Alisya?

Alisya?!

Revin langsung menarik amplop itu dengan mata melotot sempurna. Yang benar saja?, Dia membulak-balikkan Amplop dengan tak percaya lalu menatap Ghena "Kau siapanya dia?"

Ghena tersenyum puas. Targetnya sangat tepat, selain acuh kepada gosip.. Revin sangat sibuk dengan pertandingan basketnya sehingga dia tidak dicurigai oleh pria itu "Aku adik sepupunya kak lili"

Revin terlalu tak sabar untuk membuka Amplop itu sehingga dia melambai untuk menyuruh Ghena pergi dari hadapannya "Alisya si Dewi sekolah?"gumamnya Masi tak percaya. Lantas untuk membuktikannya, dia memasuki kelas dan membuka isi surat itu.

WTF?!

Damn..

Jangan lupa tinggalkan jejak. Mari saling menghargai^^

1
Ibuk'e Denia
dialognya kok aneh, bahasanya tak seperti di cerita cerita yang lain..maaf....
Putri Kemuning
Luar biasa
Arix Zhufa
baca 1 bab udh bingung
Dede Mila
mulai baca
hiro😼
Author lucu, saya suka👏😽 bye thor, jaga kesehatan ya.
hiro😼
Ceritanya Best thor👍😮‍💨, makasih sudah membuat cerita sebagus ini😽
hiro😼
🗿Dhlh
hiro😼
Apakah sepasang kekasih dingin sudah tidak dingin?
hiro😼
Jika memang cinta itu seindah pelangi, pasti kisah cintaku juga seindah pelangi, tapi tidak, kisah ku awalnya indah berakhir dgn tidak indah.
hiro😼
Ternyata ada yang mau main2
hiro😼
Alisa namaku, thor🗿👏
hiro😼
Sadis tapi karakter lu mirip gw🗿👏
hiro😼
Ojal saha sih
hiro😼
Nih 👏👏 tepuk tangannya, btw ngakak bener 🤣🤣
hiro😼
Ok aku melihat ojal, ojal saha sih
hiro😼
Yah, aku tau perasaanmu, justin
hiro😼
Maaf ya tapi yang di katakan nya itu benar
hiro😼
Ojol mana thor?
hiro😼
Ojal saha sih thor_-
Hestika
knp pas lg seru²nya selalu gantung cerita nya 😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!