NovelToon NovelToon
Married With Casanova

Married With Casanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ni R

Bukan sebuah keberuntungan bagi Linnie di kejar seorang pria tampan yang bergelar seorang Casanova. Meski pria itu terkenal kaya raya dan memiliki kuasa namun Linnie sungguh tidak tertarik dengan pria itu.

Linnie sendiri bekerja di salah satu bar milik Gavin Marva Liam. Seorang pria berusia dua puluh sembilan tahun namun sudah banyak meniduri banyak wanita di negara nya.

Tidak mudah bagi Gavin untuk menaklukkan hati Linnie. Gadis itu terlalu dingin membuat Gavin geram sendiri. Meski pun begitu, Gavin sangat sabar untuk membuat istri nya jatuh cinta pada nya.

Penasaran?? yuk....baca langsung😁

Jangan lupa Rate, Like, Vote and Comment 👍👍


Follow👇🏻

IG:Riani.Vii
Fb:Ni R
Tw:Ni R

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28.Berhenti Bicara

Malam ini turun hujan, sangat lebat bahkan kilatan petir saling bersahutan di atas awan. Linnie tidak bisa tidur, begitu juga dengan Gavin. Pria itu masih ingat bagaimana istri nya sangat ketakutan pada malam itu.

Jam sudah menunjukan pukul sebelas malam, Linnie menarik selimut nya hingga menutup seluruh wajah nya. Tubuh gadis ini gemetar, bayangan kecelakaan orang tua nya akan selalu datang menghantui Linnie di kala hujan turun dengan petir nya.

"Linnie, apa kau baik-baik saja?" tanya Gavin lali membuka selimut. Linnie langsung memeluk Gavin, erat sekali pelukan nya pertanda gadis ini sedang ketakutan sekarang. "Jangan takut, aku di sini. Kenapa tidak memanggil ku?" tanya Gavin lagi. Lelaki ini merasa iba pada Linnie, bagaimana gadis ini bisa hidup seorang diri dengan perasaan takut dan bersalah yang selalu datang menghantui nya.

"Petir nya keras sekali, aku takut!" kata Linnie dengan suara bergetar.

"Tidur lah, aku akan menami mu." ujar Gavin lalu naik ke atas tempat tidur.

Jika seperti ini, Linnie seakan lupa bagaimana diri nya bersikap dingin pada suami nya sendiri. " Gavin, jangan tinggalkan aku." pinta Linnie masih memeluk lengan pria itu.

"Tidak, aku tidak akan meninggalkan ku. Tidurlah, sudah larut malam." ujar Gavin.

Sekali lagi, Linnie terlelap dengan memeluk suami nya sendiri. Gavin rela tidak tidur hanya untuk menjaga Linnie malam ini. Menjelang pukul dua dinihari, tubuh Linnie mendadak panas hingga membuat Gavin khawatir.

Pria itu dengan cekatan mengambil air hangat dan handuk kecil, "Kenapa kau tiba-tiba sakit Linnie?" Gavin bertanya tanpa jawab.

"Dingin,...!" ucap lirih gadis itu. Gavin yang mendengar nya langsung menurunkan suhu ruangan kamar nya. Linnie membuka mata nya, wajah gadis itu juga mendadak pucat.

"Kenapa bangun? bagian mana yang sakit?" tanya Gavin panik.

"Aku haus,....!" kata Linnie pelan.

Pria itu langsung menuangkan air yang selalu tersedia di atas nakas. Ingin rasa nya Gavin memanggil Dokter, namun Linnie melarang nya karena ini adalah jam tidur. Gavin hanya bisa memberikan obat penurun panas, "Tidurlah, aku akan menjaga mu." kata Gavin sambil menyelimuti istri nya.

"Tubuh ku sangat dingin, aku tidak bisa tidur." sahut Linnie yang sudah menggigil sejak tadi. Gavin merasa aneh, tubuh Linnie panas namun gadis ini merasakan kedinginan.

Gavin bingung sekarang, jika memeluk Linnie itu artinya dia akan berperang dengan Linnie besok hari. Namun, melihat Linnie seperti ini hati nya menjadi tidak tega. "Boleh aku memeluk mu Linnie?" Gavin memberanikan diri untuk bertanya.

Linnie membuka mata nya, memandang lesu ke arah suami nya, "Jangan mencari kesempatan Gavin." kata Linnie.

"Eh,...maaf. Aku hanya bercanda, kalau begitu aku kembali ke sofa. Aku akan menjaga mu dari sana." ujar Gavin yang merasa malu.

Ketika pria itu hendak turun dari atas tempat tidur, Linnie langsung menarik tangan suami nya, "Kenapa tidak menjaga ku dari atas atap saja!" ujar Linnie.

Gavin semakin bingung, "Lalu, aku harus apa?" tanya Gavin.

"Tidur lah di sini, ini tempat tidur mu. Jangan tidur di sofa itu sangat dingin. Di luar masih hujan deras." kata Linnie membuat Gavin terdiam.

"Bagaimana jika aku melakukan sesuatu yang......?" Gavin tidak melanjutkan ucapan nya.

"Aku tidak takut!" seru Linnie dengan mata terpejam.

"Jika aku mencari kesempatan bagaimana?" tanya Gavin.

"Gavin,.....biarkan aku tidur!" kata Linnie.

Dengan perasaan berbunga Gavin langsung merebahkan diri di samping istri nya. Pria itu tidak hentinya memandang wajah Linnie sambil membolak balikan handuk kecil yang menempel di kening gadis itu.

Pada akhirnya, Gavin yang lelah dan mengantuk juga ikut terlelap. Sekali lagi, bolehkah Gavin egois? jika boleh pria ini berharap jika jarum jam berjalan mundur beberapa waktu.

Tak berapa lama, pagi akhirnya menjelang namun gerimis masih setia membasahi bumi. Linnie dan Gavin masih sama-sama tertidur. Ketika Elyn hendak mengetuk pintu kamar kakaknya, Antonio langsung mencegahnya. "Biarkan mereka tidur. Jangan di ganggu!" kata Antonio.

"Kenapa? mereka tidak lapar atau bagaimana kok gak turun sarapan?" gadis itu bertanya dengan polos nya.

"Anak kecil tahu apa? pergi sana!" usir Antonio.

Elyn mengerucutkan bibirnya, gadis itu kemudian turun sesuai perintah dari Daddy nya.

Jam sudah menunjukan pukul delapan pagi, Linnie terbangun lebih dulu karena merasa haus juga nafas nya terasa sesak. Gadis ini terkejut ketika mendapati lengan kekar itu menindih perut nya.

Pada awalnya, Linnie ingin langsung marah namun gadis ini teringat jika diri nya yang meminta Gavin untuk tidur bersama nya. Linnie melirik jam digital yang berada di atas nakas, gadis itu kembali terkejut karena sudah terlambat berangkat kerja.

"Gavin,...bangun...!" kata Linnie sambil menggoyangkan tubuh pria itu. "Gavin bangun, kita kesiangan." sekali lagi gadis itu membangunkan suami nya hingga membuat Gavin terkejut.

Gavin yang terkejut langsung bangun, "Ada apa Linnie? apa yang sakit?" tanya Gavin panik.

"Tidak, aku baik-baik saja. Kita kesiangan!" seru gadis itu.

Gavin kemudian menempelkan telapak tangan nya ke kening Linnie, "Kau sudah tidak panas lagi, ada apa?" tanya Gavin.

"Sudah jam delapan. Kita kesiangan, aku akan mandi." kata Linnie bergegas turun dari atas tempat tidur namun dengan cepat Gavin menarik tangan istri nya hingga gadis itu jatuh ke dalam dekapan suami nya.

"Tidur sebentar lagi, aku masih sangat mengantuk!" ujar Gavin membuat lengan nya menjadi bantal untuk kepala istri nya.

"Tapi, ini sudah......!"

"Berhenti bicara! lanjutkan tidur mu." Gavin memotong ucapan Linnie.

Linni hanya terdiam ketika berada di pelukan suami nya, ada desir aneh yang tidak bisa di ungkapkan. Wajah Linnie menghadap tepat di dada bidang yang di balut kaos putih itu. Aroma tubuh pria itu sangat menghangatkan hati Linnie.

Tangan kekar itu satu nya masih memeluk erat pinggang ramping istri nya. Jujur saja, Gavin hanya memejamkan mata nya namun pria itu sebenarnya bangun. Kesempatan bukan? begitu lah Gavin, kalau ada kesempatan kenapa tidak?

Namun, karena Gavin merasa tidak enak hati pada istri nya, pria itu melepaskan pelukan nya. Linnie yang tidak kembali tidur melihat ke wajah suami nya yang mungkin masih tidur, akhirnya memilih turun dari atas tempat tidur. Gadis itu pergi mandi, bergegas menggunakan pakaian kerja nya.

"Mau kemana kau?" tanya Gavin yang tanpa sadar sejak tadi sudah duduk di tepi tempat tidur.

"Kerja, ini sudah sangat siang." jawab Linnie.

"Tidak usah kerja, kau masih sakit." kata Gavin.

"Tidak, aku baik-baik saja!" seru Linnie.

"Jangan membantah ku, istirahat lah di rumah. Aku juga tidak pergi bekerja."ujar Gavin.

Linnie menatap ke dua mata elang suami nya, gadis itu akhirnya menurut apa kata Gavin. Mau tidak mau Linnie berganti pakaian rumahan. Mereka kemudian pergi sarapan dan ternyata rumah sepi karena Elyn sudah pergi kuliah sedangkan Antonio pergi bermain golf bersama teman-teman nya.

1
Ani Kurniati
bagus
💟노르 아스마💟
seruu
Emy Leo
knp lnnie ny d ks mkn mie trus Thor 🙄🙄
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah lenie dah pandai mengancam asisten bos/suaminya
Dyah Oktina
banyak typo ya thor.. lebih baik d baca ulang sebelum d kirim ya thor... ✌️✌️💪
Dyah Oktina
black card kali maksutnya thor.. kla black gold.. mah tetep hitam mengkilat kali ya..🤭
Dyah Oktina
gavin berengsek banget jd orang.. perusak masa depan para gadis
Dyah Oktina
biasanya bar itu tutup d pagi hari thor.. makanya banyak orang yg mabuk..🤭
Desy Desy ratna sari
Kecewa
Desy Desy ratna sari
Buruk
JR Rhna
mudah sekali mencari perawan ya thor
Nadav effendy
sangat menarik. okeeee begeteeee
Nadav effendy
ihh gimna si maksudnya??? gairah udah memuncak tapi tubuh tidak mah bereaksi??? yg bnr ajaaa, klo udah gairah mah udah pastinya onn
Nadav effendy
manaaaaa ada bar yg pulang kerjanya jam 10. wkwkwk.. sdgkan jam 9 mlm aja baru buka
Ni Made Ernawati
keren
Endang Junaidi
Biasa
Mara
Happily ever after 😘😘😘...lanjut karya selanjutnya 😍
Mara
Hadir disini 😍 semangat 💪
Mamy Bayuk
alur ceritanya menarik,susun bicaranya jga simple dan mudah d fahami..aku suka..tetap semangat ya..chaiyooo..salam dari Sabah Malaysia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!