Seorang gadis kecil,harus menerima nasib buruk ketika ibu nya tiada.Sebut saja namanya Melisa gadis malang yang di asing kan ke luar negeri oleh Danu ayah nya sendiri ketika usia nya baru beranjak lima tahun.
Setelah beberapa minggu ibu nya meninggal,ayah nya memutuskan untuk menikah lagi dengan selingkuhan nya yang sudah mempunyai anak.
Di luar negeri,Melisa sendiri diurus oleh bibi nya yang bernama Rosa sekaligus sahabat ibu nya.
Setiap hari ingatan Melisa selalu membayangkan kejadian saat ibu nya tewas di bunuh.
Jangan lupa baca karya ku ya🙂
Jangan lupa Like Vote Rate and Comment
terimakasih.
Karya ini diterbitkan atas izin mangaToon Wiyola, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili MangaToon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ༂𝑾𝒊𝒚𝒐𝒍𝒂❦ˢQ͜͡ᵘⁱᵈ༂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Hana duduk di sofa sambil melibatkan tangan nya.Sorot mata nya menatap Danu dengan tatapan datar.
"Hana....apa kau sudah baikan?"tanya Danu mendekat.
"Cukup duduk di depan ku saja."pinta Hana.
Danu dengan wajah bingung langsung duduk di hadapan Hana.
"Seperti yang kau tahu,aku sedang berada di dalam suasana kesedihan atas kepergian ayah ku."ucap Hana.
"Iya aku mengerti Han!"balas Danu.
"Rasanya sudah lama kita tidak mengobrol berdua bukan?"tanya Hana tersenyum.
"Maafkan aku Hana,aku bisa menjelaskan semua nya tentang kejadian kemarin."ucap Danu menundukkan kepala nya.
"Kenapa begitu padaku?sebenarnya aku melakukan kesalahan apa?"tanya Hana menghela nafas dengan mata berkaca-berkaca.
"Dulu kau menyakinkan aku,sekarang kau yang menghancurkan aku!"ucap Hana dengan air mata bercucuran.
"Apa kekurangan ku selama ini?kau berselingkuh dan aku memaafkan nya dengan harapan kau bisa berubah kembali.Dan kau berjanji tidak akan mengulangi nya tapi apa?kau....kau berselingkuh kembali dengan orang yang sama hingga mempunyai anak!"cibir Hana.
"Hana....Hana maafkan aku sekali lagi,aku juga tidak menyangka jika akhirnya akan seperti ini."ucap Danu sujud memohon dibawah kaki Hana.
"Gampang sekali kau meminta maaf?lalu bagaimana dengan nasib Melisa jika dia tahu ayah nya berselingkuh dan mempunyai anak selain dia?"tanya Hana.
"Hana....aku mohon tolong maafkan aku sekali lagi,beri aku kesempatan!"ujar Danu.
"Selama ini aku sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk mu.Aku menutupi kejelekan mu kepada ayah agar ayah mengira kau suami yang tepat untuk ku,tapi inikah semua balasan mu padaku?"gerutu Hana menangis.
"Kata maaf sudah tidak berguna bagiku.Perasaan ku kini sulit di bohongi,ternyata kita bukan di takdir kan untuk sejalan.Dan kita tidak mungkin untuk hidup bersama lagi!"seru Hana mengusap air mata nya.
"Apa maksudmu?"tanya Danu beranjak berdiri.
"Kau adalah luka dalam hidup ku!"jawab Hana.
"Aku pernah terlalu perduli dan percaya kepada kau,tapi kau sedikitpun tidak menghargai ku.Kau terus saja berbohong.Jadi aku ingin mengakhiri pernikahan ini dengan bercerai.Mari kita bercerai saja!"lontar Hana.
Danu sontak terkejut mendengar ucapan istrinya.Dan memohon kembali kepada Hana agar ia tidak menceraikan nya.Namun Hana tidak menghiraukan permohonan nya.
"Hana....apa kau sudah gila bagaimana bisa kita bercerai?pikirkan anak kita yang masih kecil.Bagaimana bisa dia hidup tanpa seorang ayah?"tanya Danu.
"Bagaimana?"tanya balik Hana tersenyum."Semua tidak akan terjadi apabila kau tidak berselingkuh!"ketus Hana beranjak berdiri.
"Jangan berlindung di belakang anak atas kesalahan mu sendiri."ucap Hana geram."Aku menyesal telah menikah dan membuang waktu untuk laki-laki seperti mu."hina Hana.
"Hana....Apa kau benar-benar ingin bercerai dariku?"tanya lagi Danu dengan tatapan pilu.
"Tapi tenang saja,aku tidak akan membencimu atas apa yang kau lakukan padaku."ujar Hana berbohong."Apapun yang terjadi biarlah menjadi kenangan antara aku dan kau.Luka di hatiku cukup dalam kali ini."celoteh Hana melangkah kan kaki menuju keluar.
Danu seperti orang lemas tak bisa berkata apa-apa.Kedua bola mata nya berkaca-kaca mendengar keputusan Hana.
"Oh ya satu lagi!"seru Hana berhenti sejenak.
"Aku akan mengurus surat cerai kita dengan cepat,dan Melisa biarkan ikut bersama ku karena dia tidak pantas jika hidup bersama bajingan seperti mu."ucap Hana lalu pergi.
"Hana....Hana...."panggil Danu namun tak dihiraukan.
Tubuhnya seketika terasa sangat lemas,kedua lutut Danu jatuh ke lantai.Sambil mengepal tangan,Danu menangis atas penyesalan nya.
Lanjut
kasihan melisa,
bapak nya terlalu di butakan wanita sampah