[Drop]
Menceritakan tentang dua orang pemuda kakak beradik yang bekerja sebagai pembunuh bayaran.
Disaat akan menjalankan aksi mereka sang kakak yang mempunyai nama samaran Dragon merasa sedikit khawatir dengan misi kali ini.
Dan sang adik yang mempunyai nama samaran Shadow meyakinkan kakak nya jika mereka akan berhasil.
Tapi kecurigaan Dragon benar terhadap misi kalini, mereka telah dijebak oleh musuh mereka dan akan dibunuh untuk mengurangi para pembunuh bayaran yang berkeliaran di dunia.
Penasaran dengan kelanjutan nya, maka ikuti terus perjalanan hidup kakak beradik ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jal_Jul35, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27. Bersyukur, Kekuatan dan Titel Baru
Dihamparan rumput hijau dan hanya ada satu pohon beringin yang berada di tengah-tengah hamparan rumput itu, terdapat dua orang yang sedang berbicara satu sama lain.
Tidak kalian mereka adalah Kazuto dan Dewi Pencipta yang terlihat sedikit kesal dengan Kazuto dan Kazuto yang melihat Ibunya marah juga bingung.
'apa aku telah melakukan satu kasalahsn besar' pikir Kazuto dalam hati.
Kazuto yang melihat ekspresi wajah Ibunya menjadi sedikit takut dan mulai mengeluarkan keringat dingin, entah kenapa dia merasakan firasat buruk akan detang menimpanya.
"Jadi, bagaimana aku memanggilmu sekarang, sebagai Zen Masamune atau sebagai Kazuto Yamazaki?" Tanya Ibunya dengan senyuman yang membuat Kazuto sedikit takut.
"Ka.. kalau untuk masalah itu, I.. ibu bisa memanggil ku dengan nama yang mana saja, ta.. tapi jika Ibu bertemu dengan Ryu aku harap Ibu tidak memberitahukan jika aku masih hidup!" Balas Kazuto dengan ketakutan dan meminta agar ibunya bisa menjaga rahasia miliknya.
Dewi pencipta yang melihat jika anak pertamanya sedikit katakutan karena pertanyaan nya, dia langsung berjalan menghampiri Kazuto yang masih duduk dan tidak berani untuk bergerak.
Setelah jarak mereka sudah sangat dekat, Dewi Pencipta langsung tertawa terbahak-bahak karena dia telah berhasil membuat Kazuto ketakutan dengan ekspresi wajah nya dan pertanyaannya.
Kazuto yang melihat itu langsung kebingungan, hanya ada satu hal yang dia pikirkan 'apakah ada hal lucu yang membuat Ibu tertawa seperti ini' itulah yang ada di dalam pikiran Kazuto.
Dia tidak tahu penyebab Ibunya bisa tertawa lepas seperti saat ini, tetapi itu juga membuat Kazuto senang karena dia bisa melihat orang yang paling berharga baginya bisa tertawa lepas.
Setelah beberapa menit Dewi Pencipta tertawa, dia kemudian berhenti dan mencoba untuk menenangkan dirinya, saat dia sudah tenang, dia memberikan ucapan selamat kepada Kazuto dengan tiba-tiba.
"Kazuto, selamat atas pernikahan mu dengan Ramiris dan juga selamat karena kamu akan memiliki anak!" Ucap Dewi Pencipta Yeng memberikan selamat kepada Kazuto.
Kazuto yang mendengar itu langsung bingung dan merasakan jika kepalanya seperti dihantam oleh sesuatu, dia menjadi sangat bingung dengan sifat Ibunya yang bisa berubah-ubah seperti sifat yang dia miliki.
Dewi Pencipta yang melihat Kazuto semakin kebingungan langsung duduk di sebelahnya dan menjelaskan kenapa dia bisa berada disini.
"Aku akan menjelaskan kenapa aku bisa berada di dalam alam bawah sadarmu!" Kata Dewi Pencipta dengan sedikit serius.
Kazuto yang mendengar itu langsung diam dan mendengarkan pembicaraan dari Ibunya itu.
Ibunya menjelaskan bahwa Kazuto sekarang adalah Ras setengah Dewa, kenapa bisa begitu, karena Kazuto telah membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi Dewa dari Ras Naga.
Karena saat Kazuto melawan gelombang monster saat itu sendiri tanpa bantuan dari orang lain, dia mendapatkan kepercayaan penuh dari seluruh Benua Naga, Kazuto sendiri tidak menyadari akan hal itu, karena dia saat itu hanya berfokus untuk membunuh monster dan tidak akan membiarkan para monster itu pergi ke desa terdekat dengan hutan terlarang.
Setelah memberitahukan jika Kazuto sekarang memiliki Ras setengah Dewa, dia melanjutkan kenapa dia bisa memiliki sifat ganda yang bisa berubah-ubah dengan kemauan pemiliknya.
Dewi Pencipta memberitahukan jika dia memang adalah orang pertama yang bisa engendalikan sifat-sifat yang ada didalam dirinya sendiri, dia juga menjelaskan jika orang kedua yang bisa melakukan hal yang sama adalah Kazuto dan mungkin orang ketiga adalah Ryu adik dari Kazuto.
Setelah mendengar penjelasan itu, Kazuto menjadi sedikit paham dengan kedatangan Ibunya, tetapi dia masih bingung, kenapa seorang Dewi Pencipta bisa masuk kedalam dunia bawah sadar miliknya yang dewa sekalioun tidak bisa memasuki nya.
"Jika aku boleh bertany, kenapa Ibu bisa masuk kedalam dunia bawah sadar ku ini, alam bawah sadar ku ini termasuk alam bawah sadar yang paling kuat dan paling aman, bahkan Dewa tidak bisa memasukinya dan kenapa ibu bisa memasukinya?" Tanya Kazuto kepada Ibunya.
Dewi Pencipta yang mendengar pertanyaan dari Kazuto langsung sadar dan memberitahunya jika yang dia lihat saat ini hanyalah bayangan dari Dewi Pencipta itu, seperti saat mereka pertama kali bertemu setelah kematian yang dia alami.
Kazuto yang mendengar jawaban dari Ibunya itu langsung paham dengan apa yang dia maksud, Dewi Pencipta yang tahu jika Kazuto paham dengan apa yang dia maksud menjadi senag, karena Kazuto adalah anak yang termasuk sangat jenius, pantang menyerah dan suka membantu orang lain tanpa meminta imbalan.
Maski di masalalu nya saat di bumi, dia dan adiknya adalah kelompok pembunuh bayaran yang terken denga keberhasilannya dalam menjalankan misi dan hampir tidak pernah gagal.
Saat mengenang masa lalu nya saat dia membuang kedua anaknya, dia menjadi sedih ketika teringat masa-masa itu.
Kazuto yang melihat Ibunya sedih langsung menghampirinya dan mencoba untun menghiburnya.
"Ibu kenaoa sedih, sudah Ibu tidak usah sedih karena teringat masa lalu, aku tahu jika Ibu teringat kejadian di masa lalu saat Ibu terpaksa membuang kami, aku yang sekarang sudah berbeda dengan aku yang dulu Ibu, sekarang aku sudah memiliki istri yang cantik meski sedikit menyebalkan!" Ucap Kazuto yang mencoba untuk menghibur ibunya itu.
Dewi Pencipta yang tahu jika maksud dari Kazuto adalah untuk menghibur dirinya dan dai tidak ingin melihat dirinya tengelam karena rasa bersalah.
Tanpa aba-aba, Dewi Pencipta langsung memeluk tubuh Kazuto dengan cukup erat dan dia tidak mau melepaskannya, entah kenapa saat dia dekat dengan anak pertamanya, dia merasa jika kesedihan dan rasa bersalah yang terus ada dalam pikirannya langsung menghilang.
Kazuto yang tiba-tiba dipeku oleh Ibunya langsung kaget, tetapi entah kenapa Kazuto Engan untuk melepaskan oekuak Ibunya, dia merasa jika dirinya menjadi bahagia saat nyaman dengan Ibunya.
Memang dia saat dulu masih hidup di Bumi, dia tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang Ibu dan itu membuat nya dan adiknya menjadi pembunuh bayaran.
Dan saat ini dia sangat bahagia karena dia bisa merasakan kehangatan kasih sayang dari seorang Ibu.
Kembali ke tempat Ramiris dan Yuna..
Satu hari telah berlalu dari penyerangan monster.
Ramiris dan Yuna sekarang sedang menjaga Kazuto dan berharap agar Kazuto cepat bangun dari pingsannya, tiba-tiba Blue datang dan menjilati wajah Kazuto.
Saat blue menjilati wajah milik Kazuto, hal yang sulit untuk di percaya terjadi, Kazuto terbangun dari pingsannya selama seharian penuh.
Ramiris dan Yuna yang nelihat Kazuto akan segera terbangun dari tidurnya merasa sangat senang, meski Kazuto juga harus memulihkan keadaan miliknya yang masih kelelahan.
Pada saat Kazuto membuka matanya, Ramiris dan Yuna terkejut karena mata milik Kazuto berrubah dari yang sebelumnya.
Kazuto yang melihat mereka terkejut hanya memasang senyuman, karena dia sudah tahu jika mereka berdua akan terkejut jika mata miliknya telah berubah sepenuhnya.
Tidak hanya mata milik Kazuto yang berubah tetapi ada tato yang berada di pundak kanan dan kiri miliknya, tato itu melambangkan elemen apa saja yang telah Kazuto kuasai.
Kazuto sekarang sudah bisa menguasai Elemen Api, Air, Tanah, dan Angin sebagai elemen dasra dan Elemen gabungan ysng telah dia kuasai adalah Es, Lava dan Kayu.
Kazuto mendapatkan tato elemen itu karena pelatihan dari Ibunya, Dewi Pencipta sudah tahu jika Kazuto berbakat dalam penguasaan Elemen, meski itu Elemen dasar dan juga Elemen gabungan.
[Flash Back]
Saat Dewi Pencipta masih berada di dalam dunia bawah sadar milik Kazuto, dia melatih Kazuto dengan keras dan tanpa ampun, meski latihannya sangat keras, Kazuto bisa menjalankan latihan itu dengan lancar dan meski mengalami sedikit kesulitan.
Saat Kazuto berlatih, dia disuruh untuk memecahkan elemen Lava yang masih belum bisa dia pisahkan.
Kazuto berlatih untuk memecah elemen Lava itu agar bisa mendapatkan dua elemen dasar api dan tanah yang ingin dia gabungkan dengan elemen lainnya.
Dalam percobaan pertama saat dia memisahkan elemen Lava, dia sudah bisa untuk memecah elemen itu, meski sudah bis memecah elemen itu dia masih belum bisa memecah elemen itu sepenuhnya, karena saat dia bisa memecah elemen itu masih ada gabungan dari elemen pendukung yang membentuk elemen Lava.
"Kamu cepat sekali untuk masalah pembelajaran elemen rupanya!" Kata Dewi Pencipta yang memuji Kazuto.
"Ini masih belum cukup, aku harus bisa memecah Elemen ini agar aku bisa membuat elemen kayu!" Balas Kazuto dengan penuh semangat.
Dan saat Kazuto memulai percobaan ke dua, dia berhasil untuk memecah elemen Lava dengan sempurna, Dewi Pencipta yang melihat itu langsung terkejut, karena anak pertamanya memiliki kemampuan yang besar dalam penguasaan Elemen.
Setelah selesai memecah elemen Lava, Kazuto langsung mencoba untuk menggabungkan elemen air dan tanah untuk membuat elemen kayu.
Dalam masa pembentukan dari elemen kayu, hanya dalam waktu tiga puluh meneit tepat, Kazuto sudah bisa menggabungkan elemen air dan tanah dengan semurna.
Dewi Pencipta yang melihat bakat Kazuto dalam memecah dan mengabungkan elemen menjadi senang, dia juga bersyukur memiliki anak seperti Kazuto yang kuat, penurut dan suka membantu orang lain tanpa pandang bulu.
[Flash Back Off]
Saat Kazuto terbangun dia mendapatkan notifikasi dari sistem, notifikasi pertama adalah tentang misi yang diberikan keoada nya telah berhasi dan untuk yang kedua dia mendapatkan titel Elementsalis dan juga Ras setengah Dewa.
Kazuto kemudian penasaran dengan status yang dia miliki.
"Open status!"
...[Status]...
...⟩Nama : Kazuto Yamazaki...
...⟩Ras : Half-God Dragonoid...
...⟩Umur :19 tahun...
...⟩Kelamin : laki-laki...
...⟩Title. : Anak dari Dewi Pencipta, Time Travel, Monster Hunters, The king of the Dragons Kingdom, Keturunan dari Naga Pendiri, Ras setengah Dewa, Elementalis, The Monster Slayer....
...⟩Level : 1007...
...⟩Poin pengalaman : 997.000/10.007.000 (Poin Pengalaman yang didapat akan dikalikan ×100)...
...⟩HP : 10.249.500/10.249.500...
...⟩MP : 21.770.000/21.770.000 (MP awal 10.885.000) (MP akan dikalikan 2 karena Title Elementalis)...
...⟩STR : 551.540 (526.873)...
...⟩DEF : 558.776 (539.877)...
...⟩AGI : 550.287 (530.998)...
...⟩VIT : 547.544 (521.625)...
...⟩INT : 553.987 (533.756)...
...⟩Job : -Shadow Assassin, Dual sword, Black Smith Master...
...⟩Skil/Keterampilan :...
...--Storage (peringkat S)...
...--Perubahan Bentuk Tubuh Naga (MP cost 10/detik) (peringakt A++)...
...--Full Control Elemen (MP cost tergantung kekuatan serangan yang dibuay) (peringkat S+)...
...--Auto Regen (MP cost 100/detik) (peringkat A+)...
...--Shadow Stap (MP cost 10.000) (peringkat A)...
...--One Hit One Kill (MP cost 10.000) (peringkat A++)...
...--Crafting Item and Weapons (MP cost tergantung pada peringkat senjata yang dibuat) (peringkat SS)...
...--Ice Sword of Death (MP cost 10.000) (peringkat S+)...
...--Manipulating Shadows (MP cost tergantung bayangan yang di manipulasi) (peringkat S++)...
...⟩Elemen gabungan :...
...-Magma, Es dan Kayu...
...⟩Elemen dasar...
...-Api, Air, Angin, dan Tanah...
...⟩Senjata/perlengkapan...
...⟩Shop Poin : 1.855.000...
...⟩Mata uang...
...⟩Shop Sistem...
...⟩Srorage...
...⟩Mision...
Kazuto yang melihat itu langsung senang karena usahanya tidak sia-sia, dia kemudian menutup Status miliknya dan mencova untuk duduk.
Saat dia ingin duduk, dia dibantu oleh Ramiris dan Yuna agar bisa duduk, setelah Kazuto duduk tiba-tiba dia dihujani dengan banyak pertanyaan dari Ramiris dan Yuna.
Kazuto yang melihat kelakuan dari Istri dan adik angkatnya itu langsung menghela nafas, dia kemudian menjelaskan saat dia pergi ke hutan terlarang.
Kazuto menjelaskan juga jika Job Assassin miliknya telah berevolusi menjadi Job langkah, yaitu Shadow Assassin yang hanya beberap orang yang memilikinya.
Kazuto juga teringat jika didalam cincin penyimpanan miliknya masih ada dua buah telur Difbeast tingkat tiga dan empat, yaitu Burung Finix dan Harimau Putih.
"Yuna, apakah kamu mau menerima hadiah dari ku?" Tanya Kazuto kepada Yuna.
"Memangnya hadiah yang seperti apa kak?" Tanya Yuna dengan bingung, sedangkan Ramiris tahu jika Kazuto akan memberikan salah satu telur yang tersisa didalam cinicn penyimpanan miliknya.
Kazuto kemudian mengeluarkan telur Difbeast tingkat empat yaitu Harimau Putih, Yuna yang awalnya tidak tahu jika itu adalah telur Difbeast tingkat empat, dia menjadi sedikit marah bercampur penasaran.
Kemudian dia bertanya kepada Kazuto tentang telur ini.
"Jadi, ini telur apa kak?" Tanys Yuna kepada Kazuto.
"Itu adalah telur Difbeast tingkat empat, Harimau Putih.. aku harap kamu mau menerimanya dan melatihnya!" Balas Kazuto dengan singkat.
Yuna yang mengetahui jika telur yang dia pegang adalah telur Difbeast tingkat empat, dia langsung berteriak kaget.
"Apaaaa.. kenapa kakak memberikan telur Difbeast tingkat empat ini kepada ku, kenapa tidak kakak gunakan saja!" Balas Yuna yang ingin menolak pemberian Kazuto.
"Sudahlah, kakakmu itu sudah memiliki Difbeast tingkat satu, yaitu Naga Langit!" Balas Ramiris.
"Yang dikatakan kakakmu memang benar, aku sudah memiliki Difbeast tingkat satu, yaitu Naga Langit.. bukankah kamu sudah melihatnya!" Lanjut Kazuto dan tiba-tiba Blue melingkar di leher Kazuto.
Yuna baru sadaru jika bayi Naga yang ada di pundak kakaknya adalah Difbeast tingkat satu, kemudian dia bertanya kepada Ramiris apakah dia juga memiliki salah satu dari Difbeast yang lain.
"Apakah kak Ramiris juga memiliki Difbeast juga?" Tanya Yuna dengan penasaran.
"Aku memiliki Difbeast tingkat dua, kamu kan sudah melihat Rubah Ekor Sembilan yang biasanya bermain bersama ku dan juga Difbeast milik kakakmu Kazuto!" Balas Ramiris dengan memberikan jawaban.
Yuna yang mendengar itu mulai sedikir pasrah untuk menerima telur Difbeast tingkat empat itu.
"Baiklah akan aku terima telur Difbeast tingkat empat ini!" Balas Yuna dengan terpakas.
Kazuto dan Ramiris yang melihat itu langsung saling pandang dan melempar senyuman, jika Yuna melihat senyuman itu, mungkin Yuna akan tahu jika kedua kakaknya yang merencanakan ini sebelumnya.