NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Om Arga

Cinta Untuk Om Arga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Syafitri wulandari

sequel dari i love you om

Bagi Tasya cinta dan pernikahan cukup terjadi sekali dalam hidupnya, menikah dengan Arga Fransisco tidak pernah terbayang sekalipun di benaknya karena yang ia tau hatinya menyukai Kelvin Anggara namun ternyata ia salah hatinya sudah tertaut sejak lama untuk Arga, sejak ia di titipkan oleh sang papa kepada Arga atau sejak Arga mendonorkan darahnya untuk Sandra. Tasya tidak tau kapan cinta itu hadir, namun setelah cinta itu hadir begitu besar untuk Arga dalam pernikahan mereka, kasih sayang yang selalu Arga berikan ternyata banyak menyimpan kebohongan.

"Aku memang pernah terluka, tapi tidak akan pernah siap untuk terluka kembali."

~Tasya~

"Berhenti! jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!"

~Arga~

Sanggupkah Tasya bertahan atau memilih pergi meninggalkan Arga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flashback

Happy reading

*******

2 tahun lalu

Kedua orang itu saling memandang, yang satu dengan tatapan tajamnya dan yang satu dengan tatapan sinar penuh cintanya. Masih tidak ada yang membuka suara, hanya helaan nafas panjanglah yang terdengar di antara keduanya. Sampai si wanita memberanikan diri untuk bertanya.

"Mas mau mandi? biar Tasya siapkan air hangatnya."

"Tidak perlu, duduk kembali di tempatmu!"ucap Arga dengan dingin menatap tajam ke arah Tasya. Tasya menurut, ia kembali duduk di tempatnya semula.

"Mungkin ini sudah waktu nya, aku tidak perlu berbasa-basi lagi padamu, silahkan tanda tangani surat ini."ucap Arga memberikan surat yang masih di dalam amplop berwarna coklat itu.

"Surat apa ini, mas?"

"Buka saja."

Dengan wajah bingungnya, Tasya mulai membuka surat yang di berikan Arga padanya. Wajah yang tadinya bahagia, kini sudah tergantikan dengan wajah syok dan sendunya, saat ia membaca kata demi kata yang tertera di surat itu.

"Su...rat...ce...rai."ucap Tasya terbata dengan tangan yang gemetar.

"Ya. Aku ingin bercerai denganmu, aku sudah muak dengan pernikahan ini, aku ingin kau segera menanda tangani surat itu dan kita akan segera bertemu di pengadilan agama."

"Tapi, mengapa mas Frans ingin menceraikan Tasya? Apa salah Tasya mas? Selama ini Tasya berusaha untuk menjadi istri yang baik buat mas."ucap Tasya dengan lirih bahkan air matanya sudah menjatuhi kedua pipinya, menatap Arga penuh dengan kecewa.

"Salah nya itu banyak! Selama ini aku tidak mencintaimu, kamu yang memaksa kehendakmu ingin menikah denganku, kamu berhasil membujuk kedua orang tua ku, agar aku menikah denganmu, kamu tau, kamu hanya gadis ingusan yang sialnya sangat manja dan aku tidak suka itu."ucap Arga dengan nada membentak membuat Tasya gemetaran tak berani menatap Arga sama sekali, Tasya hanya bisa menunduk menahan isakannya yang ingin meluncur dengan bebasnya.

"Kita sudah satu tahun menikah mas, tidak adakah cinta untuk Tasya di hati mas sedikit saja."ucap Tasya mengibah.

"Sudah ku katakan aku tidak pernah mencintaimu, pernikahan ini terjadi akibat kekonyolanmu karena memaksa kedua orang tuaku."

"Tapi, Tasya sangat mencintai mas."

"Kita akan tetap bercerai Tasya, segera tanda tangani surat ini."

"Mas."

"Abang."

Arga menatap gadis berusia yang sama dengan Tasya dengan tatapan datarnya, mata gadis itu menatap tajam Arga penuh permusuhan.

"Aku tidak setuju jika abang dan Tasya bercerai."

"Jangan ikut campur Elena, ini urusan rumah tangga kami."

"Elena memang tidak berhak ikut campur bang, tapi Tasya adalah sahabat aku sekaligus kakak ipar ku, bang. Apakah abang tidak bisa melihat mata Tasya yang selalu menatap cinta pada abang? Buka mata hati abang, sekarang di depan abang ada istri abang yang sangat mencintai abang."

"Kami tetap akan bercerai, jangan pernah mengurusi ku lagi! Kamu masih anak kecil yang tak tau apa-apa."

"Mas, Tasya tidak ingin bercerai dari mas, sampai kapanpun Tasya tak mau menanda tangani surat ini hiks...hiks."

"Terserah! Tapi aku tidak mau lagi bertemu denganmu, aku akan pergi dari rumah ini."

"Mas, jangan pergi ku mohon, beri Tasya kesempatan untuk membuat mas mencintai Tasya."

"Kamu tidak bisa mencegah kepergian ku, Tasya."

"Mas, Tasya mohon."

"Minggir."sentak Arga saat Tasya mencegahnya hingga tubuh Tasya terdorong kebelakang.

"Abang."teriak Elena penuh emosi membuat Arga menghentikan langkahnya.

"Ingat kata-kata Elena, bang. jangan menyesal jika nanti Tasya tak lagi mencintai abang, jangan menyesal jika Tasya membenci abang, jangan menyesal jika Tasya tak mau mengingat lagi tentang abang, akan Elena pastikan abang akan menyesali semua perbuatan abang pada sahabat Elena. jangan kembali pada Tasya di saat Tasya sudah memiliki pengganti abang. Karma pasti datang bang, kita lihat saja dan saat itu terjadi, akan ku pastikan Tasya bukan lagi milik abang. Ingat bang, karma tak semanis kurma."

Arga hanya diam, kemudian ia melangkah kembali keluar dari rumah yang membawa kehancuran hidupnya karena harus menikahi gadis kecil yang tak ia sukai.

"Mas Frans, jangan pergi! Hiks...hiks."teriak Tasya hendak menyusul Arga. Namun, tangannya di tahan Elena.

"Tidak perlu mengejarnya."

"Mas Frans tidak boleh pergi Elena, aku sangat mencintainya."

"Lupakan saja lelaki pengecut seperti abang ku itu, matanya buta tidak bisa melihat cintamu yang begitu besar untuknya. Kamu cantik Tasya, masih muda, banyak yang menyukaimu di luaran sana."

"Tapi aku hanya mencintai nya, Elena."

"Lupakan cinta itu, aku mohon kau jangan menjadi wanita yang lemah."

"Aku harus mengejarnya, tidak aku biarkan dia pergi meninggalkanku begitu saja."ucap Tasya dengan sangat lirih. Hatinya begitu sangat sakit, dadanya begitu sangat sesak saat orang yang ia cintai tak pernah membalas cinta nya. Tasya harus apa? Tasya sangat mencintai Arga, tak mungkin Tasya dengan mudah melupakan Arga. Tetapi, mengapa lelaki itu sangat dengan mudah melepasnya? Apa karena ia tak pernah berarti di hidup suaminya? Tasya tertawa miris di balik tangisannya. Ia sudah kehilangan arah hidupnya. Elena, memandang Tasya iba, jujur dirinya juga merasakan sakit yang luar biasa di hatinya, saat selalu melihat sahabatnya sendiri di perlakukan kasar oleh abang kandungnya. Elena bersumpah akan membuat Arga menyesali keputusannya seumur hidup pria itu.

"Tasya! Jangan mengejarnya, biarkan dia pergi."teriak Elena saat Tasya berlari mengejar Arga dengan langkah tertatih. Elena tak tinggal diam, ia mengikuti sang sahabat dengan cepat, ia tak ingin sesuatu terjadi pada sahabatnya. Elena berlari saat melihat tubuh Tasya terjatuh hendak mengejar mobil Arga yang sudah melaju dengan cepat.

"Ku mohon, bawa mas Frans kembali padaku."

"baiklah, kita kejar mobil nya."ucap Elena yang tak tega melihat Tasya yang begitu sangat rapuh. Elena membantu Tasya masuk ke dalam mobilnya, kemudian mobil itu melaju dengan kencang mengejar mobil Arga.

Arga tau, jika mobil adiknya mengejarnya, ia menambah kecepatan mobilnya tanpa memikirkan kesalamatanya. Dirinya sudah sangat emosi dan muak dengan pernikahan yang selama ini tak ia inginkan, walau Tasya adalah anak sahabatnya dan sahabat dari adiknya, tetap saja Arga tak suka dengan Tasya. Gadis itu terlalu manja untuknya. Arga muak, menuruti semua permintaan konyol Tasya termasuk menikahi gadis itu dan mengapa juga orang tuanya sangat menyukai Tasya? sehingga dengan mudahnya kedua orang tuanya menikahkan dirinya dengan Tasya.

Mobil Arga masih melaju dengan sangat kencang. Namun, tubuhnya kaku saat ia berhasil menyelip mobil yang berada di depannya. Helaan nafas lega itu terganti dengan hati yang sangat terkejut saat bunyi nyaring tabrakan terdengar dari arah belakangnya. Matanya membola, ia tak percaya jika mobil yang di belakangnya adalah mobil Elena. Arga menghentikan mobil nya, mencoba memastikan apa yang terjadi di belakangnya. Ia keluar dari mobil dengan langkah yang sangat perlahan.

Tidak mungkin!

Arga menggeleng, di saat melihat di depan kepalanya sendiri mobil Elena sudah remuk. Langkahnya berubah cepat, matanya menelisik korban yang berada di dalam mobil.

"Tasya, Elena."ucap Arga dengan lirih.

"Abang."

Arga masih dapat mendengar suara adiknya memanggil dirinya, tetapi ia tidak mendengar suara Tasya, gadis itu, sudah memejamkan mata dengan darah memenuhi kepalanya.

"E....le...na...ha...rap...ab...ang...tid...ak...ak..an men...ye...sal."

Tubuh Arga luruh di jalan, melihat dua gadis di depannya sudah menutup mata. Kepala Arga menggeleng, tidak mungkin! Mengapa semuanya terjadi begitu cepat? Mengapa penyesalan selalu datang terlambat? Bisakah Arga memutar waktu untuk memperbaiki semuanya yang ia rusak?

1
Muna Junaidi
🔥🔥🔥🔥
Kanaya A Puridianti
Luar biasa
Arti Hanny
kenapa belum Ada ya thor, selalu ditunggu cerita cinta sempurna sang gadis gendut,,, di cari jg blum ada/Angry/
Olla Tulandi Jom
anak kembar
Olla Tulandi Jom
candra yang jadi wali nikahnya Jasmin
Olla Tulandi Jom
ya sudah tes DNA saja biar ketahuan candea dan jasmin jakak beradik
Olla Tulandi Jom
Jasmin ponakannya Candra abak dari kakak Candra
atsu adik sepupu
Olla Tulandi Jom
iya kynan sama dokter candra saja, langsung nikah saja othor
Olla Tulandi Jom
ktnan sama dokter candra saha
Olla Tulandi Jom
kynan sama dokter saja
Olla Tulandi Jom
orang suruhan arga mana untuk.menjaga kynan dan semua acara, pengawal, pengawal mana mana haiyaa
Olla Tulandi Jom
sandra yang menjadi pendonor jantung byat gladis
Olla Tulandi Jom
reza andrian akan menyesali perbuatannya dan akan begitu bucinnya sama kynan heheheee
Olla Tulandi Jom
nathan sama gkadis saja;
Olla Tulandi Jom
bakal bucin sama gadis nih dosen Nathan hehehee
Olla Tulandi Jom
didunia nyata saja kasus seperti elena teman saya bisa hamil 3 kali malah, Sampai sejarang baik2 saja, apalagi ini dunia halusinasi ya othor selamatkanlah elena dan bayinya buatlah kelvin dan elena hidup bahagia bersama anak-anak mereka heheeeee
Olla Tulandi Jom
dirawat saja di rumah sakit sampai elena melahirkan, itupun harus operasi caesar, tidaj boleh melahirkan nornal, pasti keduanya selamat
Olla Tulandi Jom
dunia kedokteran dan peralatannya kan sudah canggih,,
Olla Tulandi Jom
teman perawat saya kasusnya seperti elena,, jadi selama hamil,, hanya tiduran dalam perawatan selama 9 bulan, sampai melahirkan, ini nyata sampai 3 kali setiap kali hamil,, dan tidak apa2
Olla Tulandi Jom
mas frans,,.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!