happy reading ☺️
Cerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Nadira Winta gadis yang baru saja lulus dari SMAnya. Nadira dan teman-temannya pun merayakan hari kelulusan nya dengan berlibur. Tak di sangka waktu perjalanan pulang mereka kendaraan yang mereka tumpangi rusak, akhirnya Mereka memutuskan kan untuk mencari bantuan tapi nihil tidak ada seorang pun yang lewat di jalan sepi itu. Kevin yang merupakan kakak Nadira Winata mengingat bahwa di dekat situ ada rumah tuannya tanpa ragu-ragu Kevin pun memberikan Kunci rumah itu Dengan syarat jangan memasuki kamar tuan saya jelas Kevin pada Bu ladi guru Nadira.
Tapi Nadira yang terlena akan keindahan ruangan itu Mulai melangkah kan kakinya masuk ke kamar itu akibat kecerobohan nya Nadira malah terjebak dengan pria pemilik ruangan itu.
Akankah Nadira bisa terlepas dari jebakan pria itu?
Dan siapa sebenarnya pria itu.
Buat yang penasaran baca langsung ya cerita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devii💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam panas
Happy reading 😊
Deru nafas memburu seiring detik waktu yang telah melewati pertengahan malam. dibawah cahaya remang-remang itu terlihat dua insan sedang bergulat hebat.
Tetesan peluh telah mengaliri kulit mulus seorang wanita yang telah bergerak liar dibawah tubuh gagah perkasa itu.
"Ayo sayang teruskan " bisik Kevin dengan manja tepat di daun telinga Rossa
Kedua tangan Rossa meremas sprei erat, ia mendesah saat merasakan sesuatu yang berusaha masuk di bagian bawahnya.
Rossa memejamkan mata , menyerahkan seluruh kendali pada Kevin berharap rasa keselnya kepada Alex suaminya hilang sempurna bukannya hilang hati Rossa malah semakin memburuk.
Keindahan itu seketika menguap ketika rasa itu kembali menguasai jiwa.
brug..
Tubuh keduanya ambruk terhempas di ranjang berukuran king size tersebut, nafas mereka masih terengah-engah berusaha mendapatkan kembali kesadarannya.
Rossa menekan pedal gas dengan sekuat tenaga, wajahnya dibanjiri air mata. saat bayangan wanita yang berada di kamar suaminya. lagi lagi melintas di pikirannya membuat amarahnya bergejolak.
Di hatinya ia hanya ingin bertemu dengan Kevin untuk menghilangkan rasa sakitnya. tetapi ia malah kelewatan batas melakukan hal jika suaminya tahu mungkin akan langsung menceraikannya.
"Kamu kenapa sayang " tanya Kevin sambil mengeringkan rambutnya, yang hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya. memperlihatkan tubuh sixpack nya.
"Apa kamu tidak pulang? " tanya Kevin lagi mulai membuka lemari mencari pakaian yang ingin ia gunakan.
Rossa menghela nafas melangkahkan kaki jenjangnya ke kamar mandi tanpa menggunakan sehelai kain berjalan begitu saja tanpa memperdulikan Kevin
Sial kau membuatku tegang lagi maki Kevin dalam hati tetapi pandangannya tak sedikitpun terlepas dari Rossa.
Setelah memasuki kamar mandi Rossa langsung mengguyur tubuhnya dengan air dingin. ia sengaja melakukannya, walaupun sekarang sudah larut malam dia tak peduli lagi walaupun dia akan sakit nantinya.
Rossa mulai membasuh setiap inci tubuhnya ia juga tak berniat berlama-lama disana karena tubuhnya mulai menggigil dengan cepat Rossa langsung menutup tubuhnya dengan handuk saja.
Dan langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang terlihat Kevin bersandar di pinggiran tempat tidur sambil memainkan ponselnya.
"Ayo cepat bersiap aku antar pulang" tetapi masih fokus pada ponselnya
karena tidak ada respon Kevin meletakkan ponselnya lalu mendekatkan tubuhnya, sambil mengendus-endus tubuh Rossa yang membuatnya candu
"kau kedinginan?" memeluk Rossa agar masuk dalam dekapannya sambil berbisik " aku bisa membuat mu hangat kembali kau mau ?" godanya
Rossa menggeleng pelan " tidak " tegasnya tak acuh karena ia sudah tahu arah perkataan Kevin itu
Kevin tertawa terkekeh mendengarnya.
sementara Rossa tidak tahu bahwa suaminya telah kembali lebih awal tetapi ia malah menggila dengan pria lain
Alex uring-uringan paska melihat istrinya tidak di rumah ia telah menanyakan keberadaan istrinya kepada Bik Sumi pembantu mereka tapi jawabannya tidak memuaskan Alex
ia melihat jam yang melingkar ditangannya menunjukkan pukul 01:00 rasa kantuk mulai menyerang di tambah tubuhnya terasa capek dan pegel karena tubuhnya masih lengket dan berkeringat Alex langsung memutuskan mandi terlebih dahulu.
Selesai mandi Alex berharap istrinya sudah kembali menunggunya.raut wajah Alex berubah pias saat melihat istrinya belum pulang juga.
sudah lah mungkin dia nginap di rumah mamanya wajar dia tidak tahu aku kembali lebih awal batin alex tidak terlalu mempermasalahkannya
tanpa pikir panjang lagi Alex langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang.
di tunggu up selanjutnya