NovelToon NovelToon
Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Kebohongan Besar Di Balik PernikahanKu

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:142.4k
Nilai: 5
Nama Author: Eys Resa

Pernikahan adalah tentang kepercayaan. Setidaknya itu yang diyakini oleh Arini selama lima tahun pernikahannya dengan Galang. Namun saat kenyataan itu terungkap secara tidak sengaja, ternyata pernikahan mereka hanyalah sebuah lelucon yang dibuat oleh suami dan selingkuhannya selama ini. Dan dia hanyalah wanita bodoh yang tidak tau apa-apa, dan sudah bekerja keras untuk membangun reputasi suaminya sebagai istri yang baik selama ini.

Hancur dan merasa di bohongi sudah pasti, lalu apa yang akan dilakukan Arini setelah mengetahui semua kebohongan suaminya?
Apakah dia bisa bertahan di kerasnya hidup tanpa Galang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eys Resa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebohongan Kedua Yang Terungkap

Sinar matahari pagi baru saja menerobos celah gorden kamar Arini ketika sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya. Itu dari Kevin, memberi tahu bahwa ia sudah berada di depan rumah. Sesuai dengan janji mereka di taman tadi malam, Kevin tidak menunda waktu sedikit pun. Ia telah mengatur janji temu dengan salah satu dokter spesialis kandungan terbaik di sebuah rumah sakit internasional ternama di Jakarta.

​Dengan setelan kasual namun rapi, Arini melangkah keluar rumah. Rasa cemas dan harapan bercampur aduk di dalam dadanya. Di dalam mobil, Kevin menyambutnya dengan senyuman hangat yang seketika mengurangi separuh dari rasa gugupnya.

​"Semua akan baik-baik saja, Rin. Kita hanya akan menjemput kebenaran hari ini," ucap Kevin sambil menggenggam lembut tangan Arini sebelum mulai melajukan mobilnya.

"Iya, aku harap juga begitu."

​Sesampainya di rumah sakit, suasana koridor klinik spesialis yang tenang justru membuat jantung Arini berdegup lebih kencang. Bayangan masa lalu kembali berputar di benaknya, saat di mana Galang dengan wajah penuh simpati palsu menyodorkan selembar kertas hasil lab dari klinik lama, memeluknya sambil berkata bahwa tidak apa-apa jika mereka tidak bisa memiliki anak, lalu tak lama setelah itu membawa Galih ke dalam hidup mereka.

​"Nyonya Arini Samudera," panggil seorang perawat dengan ramah.

​Arini menarik napas dalam-dalam. Kevin berdiri, merapikan jasnya, dan mendampingi Arini melangkah masuk ke dalam ruang periksa. Di sana, Dokter Stella, seorang dokter senior dengan pembawaan yang sangat tenang dan keibuan, menyambut mereka dengan senyuman.

​"Silakan duduk. Jadi, hari ini kita mau melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk program pranikah, ya?" tanya Dokter Stella setelah membaca berkas pendaftaran.

​Arini berdehem pelan, mencoba menata suaranya agar tidak bergetar. "Benar, Dok. Tapi, saya juga ingin melakukan pemeriksaan spesifik pada rahim saya. Beberapa tahun lalu, saya pernah mendapatkan vonis dari sebuah klinik bahwa saya... sulit memiliki keturunan karena ada masalah bawaan pada sistem reproduksi saya."

​Dokter Stella mengangkat kacamatanya, menatap Arini dengan saksama. "Baik, kalau begitu kita tidak perlu menebak-nebak. Kita lakukan pemeriksaan USG transvaginal dan tes penunjang lainnya sekarang juga untuk melihat kondisi aslinya."

​Proses pemeriksaan berlangsung sekitar tiga puluh menit. Arini mengikuti setiap instruksi dokter dengan perasaan yang berkecamuk. Di samping tempat tidur periksa, Kevin setia berdiri, menggenggam jemari Arini untuk memberikan kekuatan moral.

​Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, Dokter Stella kembali ke meja kerjanya sambil mengamati lembaran hasil cetak dan monitor komputernya. Ia membolak-balik berkas tersebut beberapa kali, membuat Arini semakin menahan napasnya karena tegang.

​"Bagaimana hasilnya, Dok?" tanya Kevin, mewakili Arini yang mendadak kelu untuk bersuara.

​Dokter Stella meletakkan berkas itu, lalu menatap Arini dan Kevin bergantian dengan senyum lebar yang sangat cerah. "Saya tidak tahu klinik mana yang memberikan vonis itu sebelumnya, Nyonya Arini. Tapi berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, USG, hingga kondisi sel telur Anda hari ini... rahim Anda sama sekali tidak ada masalah. Semuanya sangat bersih, posisinya bagus, dan Anda berada dalam kondisi yang sangat subur."

​Bagai mendengar petir di siang bolong, Arini terpaku. "Subur, Dok? Tapi... tapi dulu saya dikatakan tidak bisa..."

​"Itu mustahil jika melihat kondisi medis Anda yang sekarang," potong Dokter Stella dengan tegas namun ramah. "Sistem reproduksi Anda sehat total. Jika Anda dan calon suami merencanakan pernikahan dan ingin segera memiliki momongan, peluang Anda sangat besar. Jadi, buang jauh-jauh pikiran bahwa Anda tidak bisa memberikan keturunan."

​Begitu keluar dari ruang dokter dan berjalan menuju taman rumah sakit yang sepi, pertahanan emosi Arini runtuh. Ia duduk di sebuah bangku taman, menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Bahunya berguncang hebat.

​Kevin segera duduk di sampingnya, merangkul bahu Arini dengan erat. "Rin..."

​Saat Arini mengangkat wajahnya, Kevin bisa melihat perpaduan emosi yang sangat kompleks di mata wanita itu. Ada air mata kelegaan yang luar biasa besar, namun di saat yang sama, ada api amarah yang menyala begitu hebat di balik bola matanya.

​"Aku sehat, Kevin... Aku baik-baik saja," bisik Arini dengan suara yang bergetar hebat. Rasa lega yang teramat sangat menyeruak di dadanya, mengangkat beban seberat ton yang selama bertahun-tahun ini mengunci dirinya dalam rasa rendah diri sebagai seorang wanita.

​Namun, detik berikutnya, Arini mengepalkan tinjunya hingga kuku-kukunya memutih. Rasa lega itu dengan cepat berganti menjadi kemarahan yang membakar jiwanya.

​"Biadab kamu, Galang..." desis Arini, suaranya terdengar begitu dingin dan penuh penekanan. "Dia merusak mentalku, Vin. Dia membuatku merasa tidak sempurna sebagai seorang wanita, membuatku merasa bersalah setiap hari karena tidak bisa memberikannya anak. Dia sengaja memanipulasi dokter dan klinik itu agar aku dengan bodohnya menerima Galih, mengasuh anaknya dengan penuh kasih sayang, sementara dia tertawa di belakangku!"

​Arini mengingat kembali bagaimana dulu ia selalu meminta maaf kepada Galang setiap kali melihat anak kecil, bagaimana ia selalu mengalah dalam banyak hal karena merasa dirinya memiliki kekurangan besar sebagai istri. Ternyata, semua itu hanyalah bagian dari skenario busuk yang dirancang oleh pria yang pernah ia sebut suami.

​Kevin menggenggam kedua tangan Arini yang bergetar karena amarah. "Rin, tenangkan dirimu. Tarik napas dalam-dalam. Kejahatan Galang memang sangat keji, tapi lihat sisi baiknya hari ini. Tuhan tidak tidur. Kebohongannya telah terbongkar total. Sekarang, kamu tahu bahwa kamu adalah wanita yang sempurna. Kamu tidak memiliki kekurangan apa pun."

​Kevin menatap Arini dengan tatapan yang sangat dalam, mencoba menyalurkan kedamaian ke dalam hati wanita yang sedang terluka oleh masa lalu itu.

​"Galang sudah menerima balasannya di dalam penjara, Rin. Dia kehilangan perusahaannya, dia kehilangan statusnya, dan sekarang dia bahkan diceraikan oleh Dita dan kehilangan anaknya sendiri. Hidupnya sudah hancur. Jangan biarkan sisa-sisa kebohongannya di masa lalu merusak hari bahagiamu yang sekarang."

​Arini menatap Kevin, melihat ketulusan yang tak pernah berubah di mata pria itu. Perlahan-lahan, napas Arini yang memburu mulai teratur. Amarah yang membakar tadi perlahan mereda, digantikan oleh rasa syukur yang mendalam karena Tuhan telah mengirimkan Kevin untuk menuntunnya keluar dari labirin kebohongan Galang.

​"Kamu benar, Kevin," ucap Arini sambil menghapus sisa air matanya, kali ini dengan senyuman yang benar-benar lepas tanpa ada lagi keraguan yang tersisa. "Galang adalah masa lalu yang sudah membusuk. Hari ini, aku benar-benar bebas dari semua bayang-bayangnya."

​Arini menggenggam balik tangan Kevin dengan erat, siap melangkah meninggalkan rumah sakit itu untuk menyongsong masa depan baru yang bersih, jujur, dan penuh cinta bersama pria yang tepat di sampingnya.

1
Nani Te'ne
suka
Thewie
laki laki cuma modal Kon ajapun bertingkah.. eehhhh mati lah kau
ayu cantik
suka
Rosita Tumbelaka
Ada yaa suami gk tau diri spt Galang. .tertawa diatas ketingat darah istri yg setia
Violet
Yg paling the best dari karya cerita ini tuh gak harus beratus chapter tp bisa menjelaskan karakter wanitanya tangguh, tegas & berani utk kluar dr keterpurukan. Ditambah dgn pengolahan kata2 sprti motivasi makin level up bacanya 👏🏻👏🏻
Terima kasih utk karyanya kak 🙏🏻💐
Sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya 💪🏼🥰
Eys Resa: terima kasih kak, mampir juga di karya baruku yang judulnya Batas Kesabaran Renata 🙏🌹❤
total 1 replies
Wulan Azka
hmm, ini mereka ke dokternya kan belum nikah trus si arini mau periksa transvaginal, kok si Kevin pake disampingnya. padahal itu kan privasi karena pake ngangkang pula
WHATEA SALA
Belum apa apa anaknya sudah di serahkan ke laki laki lain
Ria Lita
kok ya gampang banget Dita dapet karma nya cobalah yg lama atau merasakan hidup dalam kemiskinan yg menyedih kan lho thor 🤭
Ria Lita
kok Dita gak dpt karma
sukensri hardiati
ni ceritanya arini sama galang ngadopsi galih....?
Mefiani
dah end aja gak nunggu arini lahiran🤣🤣ada gantine gak kak yg baru...
Eys Resa: udah kak, judulnya Batas Kesabaran Renata
total 5 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Linda Muslimah
syukur emang enak galang😄😄🤭
YuWie
lahhh sdh bipp aja
Tini Uje
lah..trnyata duluan dita yg ko'it 😄🙏
Mefiani
karma datang lebih cepat ke dita ternyata dari pada ke galang...syukur lah galang meninggal dengan tenang karena sudah dpat maaf dari arini..sedangkan dita pasti meninggal masih penuh penyesalan tpi semoga semuanya tenang di alam sana..
Tini Uje
ditunggu karma siditaa jalang thor..iihh gedeq bgtt tau liat sidita hidup nya bahagia
Anita Rahayu
Ah gk adil lu thor masa cuma galang yg ngenes pelakornya gk kena karma 😡😡😡😡😡😡😡
Mefiani
dita gak dapat karma kah...kok galang meninggal...gpp dech semoga galang tenang dialam sana..
Eys Resa: nih, di bab selanjutnya
total 1 replies
YuWie
nasibmu lang galang, dini masih makmur aja ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!