NovelToon NovelToon
Anaknya Disusui, Daddy-nya Yang Terpikat

Anaknya Disusui, Daddy-nya Yang Terpikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Janda / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Ibu susu
Popularitas:49.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Firdha diusir dengan kejam oleh Ibu mertuanya 2 hari setelah dia melahirkan bayinya. Dirasa tidak berguna lagi, Firdha diperlakukan seperti sampah.

Di sisi lain, ada Arman yang pusing mencari Ibu Susu untuk bayinya, tak disangka takdir malah mempertemukannya dengan Firdha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 : Jalan-Jalan

Dengan wajah tertekuk, Pras mulai bercerita, "Dek Firda itu dulu cegilnya si Arjuna itu, Bos."

"Cegil? Apa itu cegil?" Sebelah alis Arman sedikit terangkat mendengar kosakata yang asing di telinganya.

(Cegil \= Cewek Gila)

"Itu istilah anak muda jaman sekarang, Bos. Maksudnya seperti ini, dulu yang mengejar-ngejar Arjuna itu dek Firda. Dulu, dia suka sekali sama Bripka Arjuna, yang kini sudah jadi AKBP di usia muda."

"Tunggu dulu, maksudmu Arjuna itu seorang polisi?"

Pras mengangguk lemah. "Polisi sekaligus putra bungsu keluarga Hermawan."

Arman langsung menelan ludah. Tentu saja dia mengenal Tuan Hermawan, salah satu pengusaha sekaligus politikus ternama yang disegani di Kota Manggala ini.

Pras menceritakan bahwa saat orang tua Firda mengalami kecelakaan lalu lintas fatal, Bripka Arjuna yang saat itu menangani kasus tersebut, tidak hanya menyelidiki, tapi juga membantu Firda melewati masa-masa sulit. Arjuna berhasil menangkap dalang di balik kecelakaan maut itu, dan bagi Firda yang saat itu masih SMA, itu adalah titik balik. Di mata Firda, Arjuna adalah sosok malaikat yang membantunya bangkit dari jurang kehancuran.

Benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Firda, dan dia dengan sadar mulai mengejar-ngejar cinta Arjuna selama bertahun-tahun. Tapi Arjuna terus menolak karena Firda masih "bocah" menurutnya. Usia mereka memang terpaut cukup jauh, yaitu 10 tahun. Sampai akhirnya, Firda lulus kuliah di usia 21 tahun, Arjuna akhirnya setuju jadian. Sayangnya, hubungan mereka hanya bertahan 6 bulan karena Tuan Hermawan, ayah Arjuna, tidak setuju. Mereka dipaksa putus karena Arjuna harus menikahi gadis pilihan orang tuanya.

Beberapa bulan setelah putus dengan Arjuna, Firda bertemu Aris Kusnandar—sosok yang berhasil mengobati luka hati Firda karena kehilangan Arjuna. Mereka pacaran 1 tahun, lalu menikah.

Tapi juga, sekarang Arjuna sudah bercerai dengan istrinya. Pernikahan mereka hanya bertahan kurang dari 3 tahun karena tidak adanya cinta dan keharmonisan selama mereka berumah tangga.

"Bos, pantas saja Dek Firda tidak suka denganku, ternyata aku tidak sepadan dengan mantan-mantannya. Mendiang suaminya seorang CEO, putra tunggal dari Keluarga Kusnandar. Sementara cinta pertamanya seorang polisi dengan pangkat lumayan tinggi, sekaligus putra keluarga Hermawan. Kami benar-benar tidak sepadan, Bos. Aku sedih sekali. Siapalah aku yang hanya babumu. Tidak ada yang bisa aku banggakan."

Arman langsung menggeplak kepala Pras. "Sembarangan kamu kalau bicara. Meskipun kamu bukan CEO dan bukan putra dari keluarga konglomerat mana pun, tapi jabatanmu di Valmara Holding sangat penting. Kamu adalah tangan kananku, orang kepercayaanku. Kamu juga sangat kompeten dan bisa diandalkan mengurus perusahaan."

Pras menggaruk kepalanya yang barusan digeplak Arman, sambil tersenyum dipaksakan. "Tapi tetap saja, Bos, itu masih belum cukup membuat dek Firda jatuh cinta padaku."

Arman menghela napas kasar. "Pras, kalau aku boleh memberi saran, kamu sebaiknya move on saja dari Firda. Kalau kamu sudah tahu kamu bukan tipenya, bukankah sama saja dengan menelan racun yang bisa membunuhmu secara perlahan jika kamu terus memaksakan untuk mengejarnya? Di luar sana, masih banyak perempuan yang antri ingin menjadi kekasihmu."

Diberi saran begitu, Pras terdiam selama beberapa saat dengan tatapan lurus ke depan.

"Yang aku takutkan, mereka CLBK, Bos. Sekarang polisi itu duda, dan Firda juga seorang janda. Kalau dulu mereka tidak bisa bersama karena tuan Hermawan menganggap Firda tidak sepadan dengan keluarga mereka, beda ceritanya dengan sekarang, karena Firda sudah mewarisi PT. Sinar Abadi beserta seluruh harta peninggalan tuan Kusnandar."

Mendengar itu, giliran Arman yang termenung. Ada sesuatu yang tersentil di dalam dadanya.

...*******************...

"Tak terasa sekarang Akira sudah 7 bulan ya," ucap Arman saat menghampiri Firda yang sedang berjemur bersama Akira di taman samping.

Firda hanya menanggapi ucapan pria itu dengan senyuman.

"Oh ya, apa ada kabar terbaru tentang nyonya Risma?"

Firda menggeleng. "Kata kepala pelayan, dia tidak pernah lagi muncul setelah mengambil semua barang-barangnya waktu itu, Tuan."

"Baguslah. Tapi ... apa dia tidak pernah membahas soal putrimu?" Pertanyaan Arman dijawab gelengan. Pria itu lantas menoleh pada Firda yang terdiam. Dia melihat Firda tertunduk dengan mata berkaca-kaca, pasti sedih karena mengingat anaknya. Jadi Arman buru-buru mengalihkan topik pembicaraan. "Oh by the way hari ini adalah hari minggu, apa kamu tidak berencana keluar jalan-jalan bersama Akira? Pasti Akira senang dibawa keluar melihat dunia luar untuk pertama kali."

Firda mengangkat kepalanya. Menoleh sekilas ke arah Arman yang tengah tersenyum menatapnya. "Memang sudah boleh keluar, Tuan?"

Arman mengangguk. "Tentu saja sudah boleh," jawabnya, lalu menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu dia tidak memberi ijin karena masalah Firda yang dimasukkan ke dalam daftar orang hilang di berita dan sosial media oleh Risma, takutnya kalau Firda keluar malah jadi korban penculikan. Apalagi hadiah uang yang dijanjikan sejak awal tidak main-main.

"Memangnya Tuan Arman mau membawa Akira keluar jalan-jalan ke mana?" tanya Firda.

"Terserah kamu. Kamu bebas pilih tempat, asal aman untuk Akira," jawab Arman. Hati Arman kemudian menghangat melihat senyuman merekah di wajah Firda.

...****************...

"Jadi kita cuma bertiga keluarnya, Tuan?" tanya Firda saat melihat Arman sendiri yang akan menyetir mobilnya, karena biasanya Pras yang duduk di sana.

Pria itu mengangguk, memasang sabuk pengaman untuk dirinya sendiri, sementara Firda memangku Akira di jok belakang.

"Memangnya kamu pikir kita akan berangkat bersama siapa?" Arman menoleh, melempar senyuman ke arah wanita itu.

Entah mengapa, Firda merasa ada yang berubah dengan sikap Arman akhir-akhir ini. Dari yang biasanya sulit diprediksi mendadak hangat dengan konsisten.

Pagi itu sesuai keinginan Firda, mereka akan membawa Akira jalan-jalan ke kebun binatang, setelah itu lanjut ke mall.

Tak terasa matahari bergulir semakin tinggi. Momen jalan-jalan pertama yang menyenangkan banyak yang diabadikan. Selanjutnya mereka sudah mendarat di toko perlengkapan bayi dan anak-anak yang ada di mall. Saat Firda mulai memilih baju-baju, sepatu, aksesori, bahkan mainan anak yang menurutnya lucu-lucu, Arman hanya mengekor di belakang sambil menggendong Akira. Sesekali mereka terlihat berinteraksi dan tertawa bersama, seperti sebuah keluarga kecil yang bahagia dan harmonis. Mereka tak sadar, bahwa sejak tadi sepasang mata tengah memperhatikan gerak-gerik mereka.

"Setelah ini kita pergi ke mana lagi?" Arman bertanya sambil menyeimbangkan beberapa kantong belanja di tangan dan menggendong Akira yang menghadap ke depan, wajahnya terlihat santai tanpa lelah sedikit pun. Sepertinya dia juga menikmati momen kebersamaan mereka.

Firda menggeleng. "Saya rasa tidak ada lagi, Tuan. Mungkin sebaiknya kita langsung pulang saja."

"Loh, kenapa harus langsung pulang? Ayo kita cari makanan yang enak. Apa kamu punya restoran favoritmu di mall ini? Untuk hari ini, aku mengizinkanmu untuk bebas memakan makanan apa pun yang kamu mau. Termasuk makanan yang sudah aku larang sebelumnya."

Sikap Arman hari ini benar-benar membuatnya heran. Seandainya mereka cukup akrab, Firda pasti sudah menempelkan punggung tangannya di kening pria ini lalu bertanya, "Tuan, apakah Anda sedang sakit?" Namun, dia tidak memiliki keberanian untuk itu.

1
Samsiah Yuliana
lanjut kak chan ceritanya,,,
semangat untuk up episode nya🙏🙏🙏🥰
Samsiah Yuliana
lanjuuuut🙏🙏🙏
Alissia
/Facepalm//Facepalm/
Alissia
/Joyful//Joyful/
Lisa
Gpp Kak Ita..terimakasih y udh update
Ita Yulfiana: terima kasih kembali Kk Lisa
total 1 replies
Lisa
Nah ini yg ditunggu² 😊 Arman melamar Firda..sipp dech 👍
Lisa
Ada² aj nih Arman..lg caper rupanya 😊
Lisa
Wah Arman pasti cemburu nih klo tau Firda ketemuan sama polisi
Lisa
Ciee Arman langsung menyatakan cintanya nih 😊
vania larasati
lanjut
vania larasati
lanjutt
vania larasati
lanjut
vania larasati
lanjutt
vania larasati
lanjut
Lisa
Ngapain nih si mantan muncul lg 🤭
vania larasati
lanjut
Lisa
Good morning Kak Ita..makasih y utk updatenya..
Lisa: Sama² Kak Ita..Amin..terimakasih juga y Kak..🙏💪
total 2 replies
vania larasati
lanjutt
vania larasati
lanjut
Indry Saleh
bagus karya..
Ita Yulfiana: ulala Kak Indry... thanks sudah jadi orang pertama yang kasih penilaian😍🫰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!